Persepsi petani terhadap jenis pekerjaan yang akan dipilih, pasca alih fungsi lahan (kasus di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar) BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pertanian adalah suatu usaha untuk menghimpun pabrik-pabrik alami biologis yang dalam hal ini adalah tanaman agar menghasilkan produk yang sesuai dengan keinginan dari pengusahaan tersebut. Untuk
Read more →Judul : Pengaruh Populasi Awal Nematoda Puru Akar (Meloidogyne spp.) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annuum L.) Varietas Hot Beauty dan Tm-888 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Keberhasilan budidaya tanaman cabai (Capsicum annuum L.), tidak semata-mata tergantung pada teknik budidaya yang dilakukan, namun keberadaan hama dan
Read more →BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penyuluhan Model Bimas mempersepsikan Penyuluhan Pertanian sebagai alat untuk meningkatkan produksi seperti halnya pestisida, pupuk dan benih unggul dan bukan sebagai proses pendidikan bagi petani (Bank Dunia 1995). Menurut Deptan (2003), strategi penyuluhan yang digunakan saat itu adalah sebagai berikut : 1) pengelolaan penyuluhan dilaksanakan
Read more →BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia adalah sebagai negara agraris dimana sebagian besar rakyatnya terdiri atas petani yang hidup di daerah pedesaan, maka sektor pertanian yang meliputi berbagai jenis usaha tani tidak dapat dipisahkan dari petani padi yang memberikan andil besar dalam usaha pemenuhan swasembada sembilan bahan pokok. Indonesia
Read more →BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Secara umum kemasan plastik biodegradable diartikan sebagai film kemasan yang dapat didaur ulang dan dapat dihancurkan secara alami. Kelompok biopolimer yang menjadi bahan dasar dalam pembuatan film kemasan biodegradable antara lain campuran biopolimer dengan polimer sintetis, polimer mikrobiologi (polyester) dan polimer pertanian. Beberapa polimer pertanian
Read more →BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kondisi tanah yang kaya akan hara akibat banyaknya gunung vulkanik serta suhu dan iklim yang bervariasi, mendukung berbagai jenis tanaman termasuk buah-buahan dapat tumbuh subur di Indonesia. Hal ini membuat Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya tanaman buahbuahan. Selain itu, Indonesia
Read more →ABSTRAK Praktek magang ini bertujuan untuk melakukan pembudidayaan tanaman Selada Daun (Lacluna sativa). Dengan pertimbangan bahwa tanaman sayuran selada daun mempunyai prospek yang cukup baik kedepannya. Pelaksanaan magang dilaksanakan di kelompok Tani Manunggal, Sambi, Pakembinangun, Pakem kabupaten Sleman, Yogyakarta pada tanggal 5 Februari 2009 sampai tanggal 5 Maret 2009. Metode
Read more →BAB I PENDAHULUAN 1.1. Botani Aloe vera Aloe vera atau tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat, seperti dalam bidang kesehatan baik sebagai kosmetik, farmasi, maupun sebagai pangan (Atherton,1996). Pada zaman Mesir, Cleopatra telah memanfaatkan lidah buaya sebagai bahan pembasuh kulit yang mujarab (Atherton,1997; Santoso,2000). Aloe vera mempunyai
Read more →ABSTRAK Jeruk Keprok (Citrus nobilis Lour) buah terpenting ketiga di Indonesia setelah pisang dan mangga, sedangkan di dunia, jeruk merupakan buah yang popular setelah anggur (dilihat dari luas pertanaman dan jumlah produk pertahun). Oleh karena itu, perlu dikembangkan budidaya yang baik untuk meningkatkan produksi, diantaranya dengan memperbaiki pembibitan tanaman jeruk
Read more →ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pembelian bahan baku yang optimal, jumlah persediaan pengaman, waktu pemesanan kembali dan total biaya persediaan bahan baku kayu untuk tahun 2006-2008 dan yang seharusnya pada tahun 2009 di Della Furniture. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Lokasi penelitian ditentukan
Read more →ABSTRAK Praktek magang ini bertujuan untuk mengetahui, melihat, dan memahami secara langsung tentang pembudidayaan tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.). Dengan pertimbangan bahwa pembudiayaan tanaman Cabai Merah memberikan pengetahuan dan pengalaman praktis dalam rangka kesiapan dalam menghadapi dunia kerja yang mengarah pada kegiatan kewirausahaan dan menciptakan lapangan kerja. Pelaksanaan magang
Read more →BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembangunan pertanian merupakan bagian dari pembangunan nasional, dima-na salah satu tujuannya meningkatkan pendapatan petani guna menjamin kesinambu-ngan pembangunan di Indonesia. Menurut Soekartawi (2003) pembangunan pertanian diarahkan untuk meningkatkan produksi guna memenuhi kebutuhan pangan dan ke-butuhan industri di dalam negeri, meningkatkan eksport, memperluas kesempatan kerja
Read more →BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia merupakan daerah agraris yang menempatkan pertanian sebagai sektor sentral yang didukung oleh tersebarnya sebagian besar penduduk Indonesia yang hidup sebagai petani dan tinggal di pedesaan. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hidup petani, maka pembangunan di sektor pertanian perlu dilaksanakan. Dengan kondisi demikian, maka diperlukan
Read more →BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembangunan ekonomi di dalam pembangunan nasional jangka panjang di Indonesia mempunyai sasaran utama mencapai keseimbangan antara sektor pertanian dan industri. Keseimbangan tersebut dapat tercapai apabila kondisi perekonomian atau industri yang maju didukung oleh sektor pertanian yang tangguh (Soekartawi, 2001). Sebagai penggerak pembangunan pertanian, agroindustri
Read more →BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kerupuk adalah salah satu makanan ringan yang banyak digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Kerupuk sangat beragam dalam bentuk, ukuran, bau, warna, rasa, kerenyahan, ketebalan, nilai gizi dan sebagainya. Perbedaan ini bisa disebabkan pengaruh budaya daerah penghasil kerupuk, bahan baku dan bahan tambahan yang
Read more →




![Interpretasi Peta Riset VOSviewer : Antenatal Care [Kebidanan]](https://idtesis.com/wp-content/uploads/Network-Visualization-60x60_c.png)





