HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Keberdayaan Petani Dalam Penyuluhan Partisipatif Pola

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Penyuluhan Model Bimas mempersepsikan Penyuluhan Pertanian sebagai alat untuk meningkatkan produksi seperti halnya pestisida, pupuk dan benih unggul dan bukan sebagai proses pendidikan bagi petani (Bank Dunia 1995). Menurut Deptan (2003), strategi penyuluhan yang digunakan saat itu adalah sebagai berikut : 1) pengelolaan penyuluhan dilaksanakan melalui pendekatan Top–down Planning, 2) model transfer teknologi, 3) petani sebagai pengguna teknologi, 4) menyampaikan rekomendasi teknologi, 5) agar terjadi adopsi teknologi oleh petani, 6) pembelajaran di kelas dan demonstrasi, 7) materi penyuluhan berupa paket teknologi, rekomendasi dan pesan-pesan pemerintah, 8 ) penyuluh bertindak sebagai pengajar teknologi, 9) pendanaan datang dari pemerintah pusat.

Penyelenggaraan penyuluhan pertanian belum dilaksanakan sesuai prinsip-prinsip penyuluhan partisipatif, penyelenggaraan penyuluhan masih berorientasi keproyekan, dengan demikian kemandirian petani belum terbentuk, keberlanjutan usaha petani masih terancam. DAFEP (Decentralized Agricultural and Forestry Extention Project) merupakan suatu program penyuluhan dengan mengutamakan peran aktif petani (partisipatif), dengan strategi : 1) penyuluhan dengan pendekatan Bottom-Up Planning, 2) teknologi spesifik lokalita, 3) petani sebagai mitra aktif dalam kegiatan penyuluhan dan pengkaji teknologi, 4) untuk memberdayakan petani, 5) agar terjadi petani memilih sendiri alternatif teknologi/usaha terbaik, 6) pembelajaran melalui pengalaman dan temuan lapangan dengan pendekatan POD, 7) materi penyuluhan berupa prinsip , metode dan informasi, 8 ) penyuluh bertindak sebagai mitra petani dan memandu petani, 9) pendanaan datang dari pemerintah dan atau swadaya petani (Deptan , 2004). Perubahan penyuluhan tersebut mendorong Kabupaten Bantul untuk berupaya mempercepat perubahan pelaksanaan penyuluhan menjamin tumbuhnya keberdayaan petani, dengan dukungan proyek DAFEP dan reguler. Harapan untuk tercapainya keberdayaan petani dan berkelanjutan atas kebenaran metode tersebut menjadi pokok pangkal keinginan peneliti untuk mengetahuinya. Muncul unit-unit usaha tingkat desa yang tergabung dalam kelompok usaha yang dikelola sendiri oleh petani. Secara naluriah timbulah nalar bahwa kejadian tersebut diterima sebagai indikasi awal hasil pemberdayaan ini. Namun apakah indikasi tersebut dapat diartikan bahwa telah muncul keberdayaan petani ? Ini perlu diungkap lebih lanjut .

Untuk mendapatkan daftar lengkap contoh skripsi pertanian lengkap / tesis pertanian lengkap, dalam format PDF, Ms Word, dan Hardcopy, silahkan memilih salah satu link yang tersedia berikut :

Contoh Tesis

Contoh Skripsi

 

Leave a Reply