HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Over Head Proyektor dan Liquid Crytal Display

Judul Tesis : Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Over Head Proyektor dan Liquid Crytal Display terhadap Penguasaan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Ditinjau dari Minat Belajar Siswa

 

A. Latar Belakang Masalah

Cara guru dalam menyampaikan materi pembelajaran juga sangat mempengaruhi proses belajar mengajar, dan dapat mempengaruhi tingkat penguasaan siswa terhadap suatu konsep materi yang sedang dipelajari. Guru diharapkan dapat mengkomunikasikan suatu konsep kepada siswa dengan baik agar dapat dipahami dan dikuasai sepenuhnya oleh siswa, akan tetapi tidak semua siswa dapat menguasai konsep secara baik. Hal ini yang menyebabkan prestasi belajar siswa yang masih rendah. Penggunaan metode pembelajaran sangat berpengaruh dalam kegiatan belajar mengajar antara guru dan siswa di kelas. Namun kebanyakan guru di Sekolah Dasar yang ada tidak semuanya mampu mengoperasikan komputer. Penggunaan metode pembelajaran yang berbeda diharapkan menjadi sarana belajar yang menarik dan menyenangkan bagi siswa, sehingga akan menumbuhkan motivasi belajar yang lebih besar. Motivasi tersebut merupakan motor penggerak yang mengaktifkan siswa untuk lebih melibatkan diri (berpartisipasi) dalam proses belajar mengajar dan diharapakan dapat meningkatkan prestasi IPS belajar siswa.

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut maka mendorong peneliti untuk mengadakan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh pembelajaran yang menggunakan media LCD proyektor dan OHP terhadap hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ditinjau dari minat belajar siswa.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah terdapat perbedaan pengaruh penggunaan media pembelajaran LCD proyektor dan OHP terhadap penguasaan kompetensi dasar mata pelajaran IPS siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri?
  2. Apakah terdapat perbedaan pengaruh antara minat belajar tinggi dan minat belajar rendah terhadap penguasaan kompetensi dasar mata pelajaran IPS pada siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri?
  3. Apakah ada interaksi pengaruh antara penggunaan media pembelajaran dan minat belajar terhadap penguasaan kompetensi dasar mata pelajaran IPS siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Media

Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar Modoe adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan (Arief S. Sadiman,dkk.2007:6) Menurut Azhar Arsyad dalam bukunya Media Pembelajaran (2007:3)mengmukakan bahwa: “Kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harfiah berarti ‘tengah’, ‘perantara’, atau ‘pengantar’. Dalam bahasa Arab. Media adalah perantara (wasail) atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Gerlach & Ely (1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, matteri, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, ketrampilan, atau sikap. Dalam pengertian ini, guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media.Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal”.

Pengertian Overhead Projektor

Overhead Projektor adalah sebuah perangkat keras yang berupa proyektor yang dibiaskan oleh sebuah lensa khusus yang berguna untuk memproyeksikan transparanmdengan ukuran 20×25 cm dengan sangat cepat ke permukaan layar yang menghasilkan berkas cahaya berbelok 90º dan dapat sebagai pengganti papan tulis.

Minat Belajar

Menurut pendapat Relly dan Lewis ( 1983 : 454 ) pengertian minat adalah kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu. Minat dapat pula dikatakan rasa suka seseorang terhadap sesuatu kegiatan, dimana minat menjadi sebab kegiatan itu dilakukan oleh seseorang dan juga merupakan penyebab munculnya partisipasi dalam suatu kegiatan.

Pengertian Kompetensi

Menurut Me Ahsan dalam Mulyasa ( 2005 : 76 ) menjelaskan bahwa kompetensi :”… is knowledge, skills, and abilities or capabilities that a person achieves, which become part of his or her being to the exent her or she can behaviors”. Berdasarkan pendapat tersebut kompetensi diartikan sebagai pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan yang dikuasai oleh seseorang yang telah menjadi bagian dari dirinya sehingga ia dapat melakukan perilaku-perilaku kognitif, afektif dan psikomotorik dengan sebaik-baiknya.

Mata Pelajaran IPS

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan perwujudan dari suatu pendekatan Interdisiplin (interdiciplinary approach) dari ilmu-ilmu sosial (sosial-sciences). IPS merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial seperti sosiologi, antropologi, sejarah, geografi, ekonomi, ilmu politik, psikologi sosial. Menurut Ischak dkk (2005:1.24) Ilmu Pengetahuan Sosial adalah bidang studi yang mempelajari, menelaah, menganalisis gejala dan masalah sosial di masyarakat denganmeninjau dari beberapa aspek kehidupan atau suatu perpaduan. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan mulai dari SD/MI/SDLB sampai SMP/MTs/SMPLB dan mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yangberkaitan dengan isu sosial. Pada jenjang SD/MI mata pelajaran IPS memuat materi Geografi, sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi. Melalui mata pelajaran IPS peserta didik diarahkan untuk dapat menjadi warga negara Indonesia yang demokratis, dan bertanggung jawab, serta warga dunia yang cinta damai.

 

D. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Sekolah Dasar negeri di Gugus Mawar Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri yang terdiri dari 10 Sekolah Dasar Negeri dengan sub populasi adalah siswa kelas VI SD Negeri di Gugus Mawar Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri eahun pelajaran 2010/2011.

Sampel penelitian diambil dengan menggunakan tehnik multistage cluster random sampling, sebanyak 90 siswa.

Tehnik pengumpulan data dengan metode angket untuk variabel minat belajar siswa dan evaluasi untuk mengetahui penguasaan kompetensi dasar mata pelajaran IPS.

Tehnik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan.

 

E. Kesimpulan

1. Terdapat perbedaan pengaruh antara penggunaan media pembelajaran LCD dengan OHP terhadap kemampuan penguasaan kompetensi dasar mata pelajaran IPS pada siswa Sekolah Dasar (Gugus Mawar) di Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri.

2. Terdapat perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki minat belajar tinggi dan minat belajar rendah terhadap penguasaan kompetensi dasar mata pelajaran IPS pada siswa Sekolah Dasar (Gugus Mawar) di Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri.

3. Terdapat interaksi pengaruh penggunaan media pembelajaran dengan minat belajar terhadap penguasaan kompetensi dasar mata pelajaran IPS pada siswa Sekolah Dasar (Gugus Mawar) di Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri. Penguasaan kompetensi dasar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa yang memiliki minat belajar tinggi lebih tinggi lebih baik dibandingkan siswa yang memiliki minat belajar yang rendah.

Incoming search terms:

Leave a Reply