HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pendidikan: Upaya Peningkatkan Kualitas Pembelajaran Akuntansi

Judul Tesis : Upaya Peningkatkan Kualitas Pembelajaran Akuntansi di Kelas X AK 2 SMK Negeri 3 Surakarta Melalui Penerapan Metode Direct Instruction Tahun Diklat 2008/2009 (Penelitian Tindakan Kelas)

 

A. Latar Belakang

Pembelajaran akuntansi di SMK N 3 Surakarta saat ini masih belum menunjukkan proses pembelajaran yang kondusif. Dalam pembelajaran yang biasa dilakukan, terdapat berbagai permasalahan yang mengakibatkan tujuan dari pembelajaran tidak berjalan seperti apa yang diharapkan.

Dalam pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta ini didukung dengan buku paket yang mana masing-masing siswa berhak meminjam buku yang tersedia di perpustakaan sekolah. Namun, dalam kenyataannya buku atau literatur yang disediakan pihak sekolah kurang lengkap dan kurang bervariasi macamnya. Selain itu kondisi kelas yang kurang nyaman, pengaturan jadwal yang kurang mendukung (dalam artian terlalu siang untuk mata pelajaran akuntansi), dan media pembelajaran yang masih kurang menyebabkan siswa kurang semangat terhadap mata pelajaran akuntansi. Guru sudah mencoba membangkitkan minat siswa dengan memberikan pendekatan secara langsung dengan memotivasi dan menegur siswa yang tidak mau memperhatikan pelajaran. Namun, cara ini ternyata belum mampu membangkitkan semangat dan minat belajar siswa.

 

B. Rumusan Masalah

Apakah penerapan metode Direct Instruction dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Akuntansi di Kelas X AK2 SMK N 3 Surakarta Tahun Diklat 2008/2009?

 

C. Landasan Teori

Hakikat Belajar

Belajar merupakan suatu pola pikiran dan tindakan yang secara tidak langsung dialami manusia sejak dilahirkan. Seorang anak kecil/ bayi berusaha belajar minum air susu ibu. Secara naluri seorang bayi akan mencari air susu ibu dan sikap sederhana tersebut bisa dikatakan sebagai proses belajar. Menurut Drs. Soemarsono, M.Pd (2007:1) dalam hubungannya dengan strategi belajar mengajar, diungkapkan bahwa proses belajar adalah proses yang dialami secara langsung dan aktif oleh siswa pada saat mengikuti suatu kegiatan belajar mengajar yang direncanakan dan disajikan di sekolah, baik yang terjadi di kelas maupun di luar kelas.

Hakikat Kualitas Pembelajaran

Yenny Anjar Jayadi (2007:13-18) mengemukakan bahwa “Kualitas didalam pembelajaran yang meliputi faktor internal dan ekternal diwujudkan sebagai indikator kualitas pembelajaran yang meliputi motivasi belajar, partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, dan penguasaan konsep siswa.

Hakikat Mata Pelajaran Akuntansi

Salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada siswa akuntansi SMK Negeri 3 Surakarta adalah akuntansi. Akuntansi merupakan salah satu mata pelajaran penting yang diajarkan pada siswa SMK khususnya jurusan Akuntansi. Fungsi mata pelajaran ini di SMK adalah memberikan bekal pengetahuan atau konsep dasar mengenai akuntansi. Mata pelajaran akuntansi di SMK sudah dikhususkan untuk menghadapi dunia kerja. Selain itu, mata pelajaran akuntansi diberikan sebagai pengetahuan menghadapi Ujian Akhir Nasional dan ujian masuk universitas.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan menggunakan strategi siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Ak 2 SMK Negeri 3 Surakarta yang berjumlah 39 siswa. Obyek penelitian pada penelitian tindakan ini adalah berbagai kegiatan yang terjadi di dalam kelas selama berlangsungnya proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, guru kelas dan melibatkan partisipasi siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian tindakan ini antara lain informan, tempat atau lokasi, peristiwa, dokumen dan arsip. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Prosedur penelitian meliputi tahap: (1) identifikasi masalah, (2) persiapan, (3) penyusunan rencana tindakan, (4) implementasi tindakan, (5) pengamatan, dan (6) penyusunan laporan. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam 2 dan 3 kali pertemuan, alokasi waktu masing-masing pertemuan 6 x 45 menit dan 8 x 45 menit.

 

E. Kesimpulan

Penerapan metode Direct Instruction (pengajaran langsung) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran pada siswa kelas X Akuntansi 2 SMK N 3 Surakarta. Indikator peningkatan kulaitas pembelajaran antara lain :

  • Siswa terlihat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran akuntansi, keaktifan siswa dalam apersepsi menunjukkan peningkatan dari 48.7 % (pada siklus I) menjadi 76,9 % (pada siklus II). Siswa sudah tidak malu dan berani untuk maju ke depan kelas mempresentasikan tugas yang diberikan guru (siswa menjadi lebih aktif).
  • Siswa mampu memahami materi yang diberikan oleh guru. Hal ini bisa dilihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan peningkatan pencapaian hasil belajar siswa dari 59.5% menjadi 86,8%, sedangkan aspek dalam ketelitian dan ketepatan menyelesaikan soal pada siklus I terdapat 17 siswa, pada siklus II terdapat 33 siswa.
  • Siswa menjadi lebih menyadari pentingnya kerjasama dalam kelompok untuk menyelesaikan suatu tugas bersama. Selama proses pembelajaran berlangsung siswa yang menunjukkan keaktifan mereka dalam kelompok sebanyak 18 siswa pada siklus I sedangkan pada siklus II sebanyak 32 siswa.

Hambatan atau kendala yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi siswa kelas X Ak 2 SMK Negeri 3 Surakarta antara lain sebagai berikut :

  • Sarana dan prasarana sekolah yang kurang mendukung proses pembelajaran. Fasilitas pembelajaran yang minim menyebabkan kelancaran proses pembelajaran menjadi terganggu.
  • Kemampuan siswa dalam bekerjasama dan berkomunikasi dengan siswa lain masih belum maksimal. Hal ini menyebabkan kemampuan siswa untuk bekerjasama dengan kelompok yang menjadi agak sulit, khususnya dengan anggota kelompok yang bukan dari siswa yang sudah dikenal akrab sebelumnya.

 

Contoh Tesis Pendidikan

  1. Di Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun
  2. Upaya Peningkatkan Kualitas Pembelajaran Akuntansi di Kelas X AK 2 Smk Negeri 3 Surakarta Melalui Penerapan Metode Direct
  3. Peningkatan Prestasi Belajar IPS Melalui Pembelajaran Kooperatif pada Siswa Kelas V SDN 03 Lalung Karanganyar
  4. Studi Sarana dan Prasarana Pembelajaran Penjasorkes Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Gatak Kabutapen Sukoharjo
  5. Studi Komparasi Antara Nilai IQ dan Pemahaman Nilai Sejarah terhadap Prestasi Belajar Sejarah Siswa Kelas XI SMAN 1

 

Incoming search terms:

Leave a Reply

Alamat IDTesis Surabaya

Jl Gayungan VIII No 3, Surabaya (Carefour A Yani maju 100 m, ambil kiri ke arah Polsek Gayungan/Telkom Injoko)