HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pendidikan: Peningkatan Prestasi Belajar IPS Melalui Pembelajaran Kooperatif

Judul Tesis : Peningkatan Prestasi Belajar IPS Melalui Pembelajaran Kooperatif pada Siswa Kelas V SDN 03 Lalung Karanganyar Tahun 2008/2009

 

A. Latar Belakang

Ilmu sejarah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari proses perubahan kehidupan manusia dan lingkungannya melalui dimensi waktu dan tempat. Pada hakekatnya sejarah menyangkut berbagai aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, agama, keyakinan. Oleh karena itu dalam memahami sejarah harus dengan multidimensional (Djodjo Suradisastra, 1992: 21-23). Pelajaran IPS di SD adalah mata pelajaran yang mengkaitkan permasalahan dan perkembangan masyarakat dan masa lampau sampai masa ini. Ruang lingkup pembelajaran IPS yang tertera pada silabus materi mendiskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang serta Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Silabus IPS kelas 5)

Kualitas belajar IPS kelas V SD N 03 Lalung Karanganyar menunjukkan belum memuaskan dan masih rendah. Indikator rendahnya kualitas belajar tersebut berdasarkan hasil pengamatan dan catatan peneliti sebagai guru kelas adalah ditunjukkan dari sikap yang kurang antusias selama mengikuti proses pembelajaran, rendahnya respon umpan balik dari siswa terhadap pertanyaan guru, kurangnya konsentrasi perhatian siswa pada materi pembelajaran dan akhirnya ditunjukkan pada rendahnya skor dan nilai pekerjaan yang dicapai siswa.

 

B. Rumusan Masalah

Apakah penerapan model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas 5 SD Negeri 03 Lalung Karanganyar?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Prestasi

Menurut Zainal Arifin (1990:2) kata prestasi berasal dari bahasa Belanda yaitu pretatie, kemudian dalam Bahasa Indonesia menjadi prestasi yang berarti usaha. Menurut Buchori (1997:85) prestasi adalah hasil yang berupa angka, huruf serta tindakan hasil belajar yang berupa angka atau hasil karya yang dicapai juga dapat untuk memotivasi agar prestasinya lebih meningkat.

Pengertian Belajar

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam Baharudin (2003: 13), secara etimologis belajar memiliki arti “berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu”. Definisi ini memiliki pengertian bahwa belajar adalah sebuah kegiatan untuk mencapai kepandaian atau ilmu. Di sini, usaha untuk mencapai kepandaian atau ilmu merupakan usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya mendapatkan ilmu atau kepandaian yang belum dipunyai sebelumnya. Sehingga dengan belajar itu manusia menjadi tahu, memahami, mengerti, dapat melaksanakan dan memiliki tentang sesuatu (Fudyartanto, 2002: 13).

Prestasi Belajar

Menurut W.J.S. Purwadarminto (1987: 767) menyatakan bahwa prestasi belajar adalah hasil yang dicapai sebaik-baiknya menurut kemampuan anak pada waktu tertentu terhadap hal-hal yang dikerjakan atau dilakukan. Menurut Anonim (1990:700) prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran. Lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan guru. Muhibbin Syah (1997:14) menjelaskan bahwa prestasi belajar merupakan taraf keberhasilan murid atau santri dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah atau pondok pesantren dinyatakan dalam bentuk skor yang diperoleh dari hasil tes mengenai sejumlah materi pelajaran tertentu.

 

D. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pembelajaran kooperatif.

Rancangan penelitian tindakan yang dipilih yaitu model siklus dilakukan secara berulang dan berkelanjutan.

Terdiri dari tiga siklus, yang setiap siklusnya merupakan perbaikan yang didasarkan atas hasil refleksi dari siklus sebelumnya.

Setiap siklus meliputi unsur perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Analisis data yang digunakan adalah teknik komperatif yaitu membandingkan nilai prestasi belajar siswa pada suatu siklus dengan siklus dengan siklus-siklus sebelumnya.

 

E. Kesimpulan

  1. Dengan menerapkan pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
  2. Pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Yang sebelum tindakan prosentasi pencapaian nilai menunjukkan peningkatan dari pratindakan nilai rata-rata sebesar 66,1 dan pada pasca tindakan sampai Siklus III sebesar 80,1.

 

Contoh Tesis Pendidikan

  1. Di Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun
  2. Upaya Peningkatkan Kualitas Pembelajaran Akuntansi di Kelas X AK 2 Smk Negeri 3 Surakarta Melalui Penerapan Metode Direct
  3. Peningkatan Prestasi Belajar IPS Melalui Pembelajaran Kooperatif pada Siswa Kelas V SDN 03 Lalung Karanganyar
  4. Studi Sarana dan Prasarana Pembelajaran Penjasorkes Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Gatak Kabutapen Sukoharjo
  5. Studi Komparasi Antara Nilai IQ dan Pemahaman Nilai Sejarah terhadap Prestasi Belajar Sejarah Siswa Kelas XI SMAN 1

 

Leave a Reply