HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pendidikan: Hasil Belajar Matematika Melalui Pembelajaran Inovatif Siswa

Judul Tesis : Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Pembelajaran Inovatif Siswa Kelas 2 SDN 01 Jeruksawit Gondangrejo Karanganyar Tahun 2015/2016

 

A. Latar Belakang

Materi pelajaran matematika kelas 1 SD belum menampakkan kesulitan yang berarti, terbukti siswa kelas 1 senang sekali dengan matematika dan nilai yang diperoleh cukup memuaskan. Kelas 2 SD dengan materi yang sudah meningkat, perlu penanaman dan penguasaan konsep-konsep matematika yang baik, sehingga di kelas selanjutnya tidak banyak permasalahan. Materi penjumlahan, pengurangan, konsep perkalian maupun pembagian harus benar-benar dikuasai siswa. Bila kelas 2 telah menguasai konsep dengan benar, maka kelas selanjutnya tinggal pengembangan.

Langkah awal mengatasi permasalahan dalam pembelajaran diperlukan strategi yang tepat yaitu menerapkan model-model pembelajaran yang inovatif sehingga siswa senang belajar matematika. Langkah-langkah dalam pembelajaran matematika harus benar agar diperoleh hasil yang baik. Sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung yang digunakan dalam pembelajaran untuk menyampaikan pesan kepada siswa, memperjelas, memperlancar, merangsang, memotivasi, mempermudah belajar siswa digunakan secara optimal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

 

B. Rumusan Masalah

Apakah pembelajaran inovatif dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 2SD?

 

C. Landasan Teori

Hakikat Hasil Belajar

Dimyati dan Mudjiono (2006 : 20) berpendapat bahwa hasil belajar merupakan suatu puncak proses belajar. Hasil belajar tersebut terjadi terutama berkat evaluasi guru. Hasil belajar dapat berupa dampak pengajaran dan dampak pengiring. Kedua dampak tersebut bermanfaat bagi guru dan siswa.

Pengertian Matematika

Dalam kurikulum 2004 (2004 : 4) menyatakan bahwa matematika merupakan suatu kajian yang memiliki sifat abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dan kebenaran sebelumnya sudah diterima sehingga keterkaitan antara konsep dalam matematika bersifat kuat dan jelas.

Pengertian Belajar

Belajar merupakan proses orang memperoleh kecakapan, pengetahuan, keterampilan dan sikap. Belajar dimulai dari masa kecil sampai akhir hayat seseorang. Ada juga pendapat bahwa manusia harus belajar sejak dari ayunan hingga liang lahat. Orang tua wajib membelajarkan anak-anaknya agar kelak dewasa ia mampu hidup mandiri dan mengembangkan dirinya.

 

D. Metode Penelitian

Variabel yang menjadi sasaran perubahan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 2 SDN 01 Jeruksawit Gondangrejo Karanganyar dengan pembelajaran inovatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah action research.

Populasi dan sampel adalah seluruh siswa kelas 2 SDN 01 Jeruksawit Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 23 siswa terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan observasi, tes, wawancara dan dokumentasi.

Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang mempunyai tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan atau verifikasi.

 

E. Kesimpulan Tesis

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dalam tiga siklus pada pembelajaran matematika siswa kelas 2 SDN 01 Jeruksawit Gondangrejo Karanganyar Tahun Pelajaran 2015/2016 dapat disimpulkan bahwa : Pembelajaran inovatif dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 2 SD.

 

Contoh Tesis Pendidikan

  1. Pembelajaran Seni Tari Bagi Siswa Tuna Rungu di SLB Bagaskara Sragen Tahun Pelajaran 2015/2016
  2. Pengembangan Bentuk Penyajian Kesenian Tradisional Emprak Sido Mukti
  3. Pengaruh Modifikasi Intake Manifold dan Variasi Aktivasi Zeolit
  4. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Pembelajaran Inovatif Siswa Kelas 2 SDN 01 Jeruksawit Gondangrejo Tahun Pelajaran 2015/2016
  5. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) dan TAI (Team Assisted Individualization) ditinjau dari Aktivitas Belajar pada Pokok Bahasan Getaran dan Gelombang untuk Siswa SMP Tahun Pelajaran 2015/2016

Leave a Reply