HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengertian Prestasi Belajar

Pengertian Prestasi Belajar

Prestasi Belajar~Dalam melaksanakan tugas tentu saja kita menerima hasil dari apa yang telah dikerjakan. Tak terkecuali dengan prestasi belajar, dalam belajar kita juga dapat melihat sebuah hasil yang serng disebut dengan prestasi.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh suatu pelajaran yang lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka yang diberikan oleh guru.

Prestasi belajar merupakan ukuran keberhasilan siswa setelah mengikuti suatu mata pelajaran tertentu yang ditunjukkan dengan nilai tes berupa angka yang diberikan oleh guru, sebagai contoh nilai mid semester, nilai semester, nilai tugas, nilai ulangan, nilai raport dan sebagainya.

Prestasi dalam arti luas merupakan kemampuan siswa setelah mengalami belajar. Hal ini dapat diperoleh atau diketahui dari akhir kegiatan dan diperoleh atau diketahui dari akhir kegiatan dan diperoleh bukan karena kebetulan, namun prestasi diperoleh dengan penuh dengan kesadaran dan mengalami proses tertentu.

Pada prinsipnya, pengungkapan hasil belajar meliputi tiga ranah, yaitu ranah cipta, rasa maupun karsa (kognitif, afektif, psikomotorik). Walaupun pengungkapan tingkah laku seluruh ranah tersebut, khususnya ranah rasa siswa, sangat sulit. Hal ini disebabkan perubahan hasil belajar itu ada yang bersifat intangible (tak dapat diraba), namun yang dapat dilakukan oleh guru adalah hanya mengambil cuplikan perubahan tingkah laku yang dianggap penting dan dapat mencerminkan perubahan yang terjadi sebagai hasil belajar siswa.

 

Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

Secara global, faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa, terdiri dari 3 kelompok, yaitu faktor intern siswa, faktor ekstern siswa, dan faktor pendekatan belajar. Ketiga faktor yang mempengaruhi prestasi belajar tersebut dapat di jelaskan sebagai berikut :

  • Faktor intern siswa
    • Fisiologis, seperti kesehatan mata dan telinga.
    • Fsikologis, seperti intelegensi, sikap, bakat, minat dan motivasi siswa
  • Faktor ekstern siswa

Faktor ekstern siswa terdiri dari : lingkungan sosial dan lingkungan non-sosial.

a). Lingkungan sosial dapat dijelaskan diantara nya, seperti: guru, teman-tema sekelas, tetangga, orang tua dan keadaan masyarakat.

b). Lingkungan non sosialdapat dijelaskan diantara nya, seperti: rumah, gedung sekolah, sarana dan prasarana, dan sebagainya.

  • Faktor pendekatan belajar (approach to learn), yakni jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran materi-materi pembelajaran.

Jenis-Jenis Pendekatan Belajar

Pendekatan belajar sendiri dibagi menjadi tiga, meliputi:

  • Pendekatan surface. Manusia belajar karena dorongan dari luar antara lain takut tidak lulus yang mengakibatkan dia malu. Oleh karena itu, gaya belajarnya santai, asal hafal dan tidak mementingkan pemahaman yang mudah.
  • Pendekatan Siswa ini dimotivasi dari dalam dirinya (intrinsik). Oleh karena itu, gaya belajarnya serius dan berusaha memahami materi secara mendalam serta memikirkan cara mengaplikasikannya. bagi siswa ini yang lebih penting adalah memiliki pengetahuan yang cukup banyak dan bermanfaat bagi kehidupannya dibanding lulus dengan nilai baik.
  • Pendekatan pada umumnya dilandasi oleh motif ekstrinsik yang berciri khusus yang disebut ego-enhanchment, yaitu ambisi pribadi yang besar dalam meningkatkan prestasi keakuan dirinya dengan cara meraih indeks prestasi stinggi-tingginya.

Demikian artikel yang membahas mengenai prestasi belajar, faktor-faktor prestasi belajar, pendekatan prestasi belajar. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.

Leave a Reply