HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Kesenian Reog Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya di Kabupaten Ponorogo

ABSTRAK

Latar belakang penulisan laporan ini untuk mengetahui bagaimana kondisi kesenian reog di Ponorogo serta bagai mana peran kesenian reog Ponorogo dalam pengembangan kesenian reog sebagai ikon wisata Budaya di Ponorogo. Tujuan dari penulisan laporan ini adalah untuk mengetahui dampak sosial ekonomi dari adanya atraksi wisata budaya reog ponorogo, untuk mengetahui adanya ragam budaya khususnya kesenian reog yang berada di Kabupaten Ponorogo dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengembangkan kesenian reog Ponorogo.Adapun manfaat penulisan laporan ini adalah untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh diperkuliahan dengan keadaan yang sebenarnya dilapangan, untuk mengetahui dan mencoba memberikan suatu gambaran mengenai kesenian reog Ponorogo dan usaha-usaha pengembangan untuk menumbuhkan minat mengadakan kunjungan wisata pada masa yang akan datang.

Sejalan dengan tujuan tersebut teknik penulisan laporan ini menggunakan metode diskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang telah digunakan dalam penulisan laporan ini adalah observasi tentang kesenian reog Ponorogo, dilanjutkan dengan wawamcara kepada beberapa informan dan dokumen yang berupa arsip-arsip atau laporan tertulis dari atraksi dan objek di Ponorogo. Dalam penelitian ini diketahui bahwa bahwa lesenian reog Ponorogo mempunyai daya tarik tersendiri dibanding dengan kesenian yang lain. Maka pemerintah Kabupaten Ponorogo telah menbuat program-program untuk mengembangkan kesenian reog untuk jangka panjang dan jangka pendek. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa kesenian reog Ponorogo merupakan bentuk akhir dari suatu proses perkembangan panjang yang mengandung nilai filosofis, religius dan edukatif yang perlu dilestarikan. Dalam perkembangan ini tentunya tidak lepas dari peran serta masyarakat dan diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kabupaten Ponorogo secara geografis masuk wilayah Jawa Timur, namun secara sosial kultural Ponorogo ikut dalam kebudayaan Jawa Tengah khususnya Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Kabupaten Ponorogo berada disebelah timur lereng Gunung Lawu dan sebelah barat Gunung Wilis Ada beberapa jenis wisata yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, sehingga beberapa jenis wisata tersebut terus diupayakan pengembangannya oleh pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak yang berkepentingan dan peduli dengan pengambangan pariwisata. Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu kota wisata di Propinsi Jawa Timur mempunyai banyak potensi objek wisata alam, wisata budaya, wisata religi. Salah satunya atraksi wisata reog Ponorogo.

Kesenian reog Ponorogo sebagi kesenian tradisional, penuh dengan nilai-nilai historis dan legendaris yang tumbuh dan berkembang sejak dahulu hingga sekarang. Bukan saja menjadi kebanggaan daerah melainkan menjadi kebanggaan nasional. Penyajian dan penampilan kesenian reog Ponorogo dengan figur yang penuh batiniah dan dilapisi dengan magis yang merupakan perpaduan antara lahiriah dan batiniah secara serasi, seimbang dan tetap hidup berkembang dikalangan masyarakat Ponorogo.

Asal mula reog Ponorogo yang semula disebut “Barongan” sebagai sindiran dari Demang Ki Ageng Suryangalam terhadap raja Majapahit Prabu Brawijaya V (Bhre Kertabumi). Terwujudnya Barongan merupakan sindiran bagi raja yang sedang berkuasa yang belum melaksanakan tugas-tugas kerajaan secara tertib, adil dan memadai, sebab kekuasan raja dikuasai bahkan dikendalikan oleh permaisurinya. Budaya rikuh, pakewuh sangat kuat dibenak masyarakat untuk mengingatkan atasannya. Oleh sebab itu metode sindiran merupakan salah satu cara untuk mengingatkan atasannya secara halus. Ki Ageng Suryangalam menyadari bahwa sebagai bawahan tidak dapat berbuat banyak. Maka alternatif lain yang ditempuh terpaksa merperkuat dirinya dengan pasukan perang yang terlatih berikut para Waroknya dengan berbagai ilmu kanuragan.

Berawal dari inilah cerita reog Ponorogo dalam wujud seperangkat merak dan jathilan sebagai manifestasi sindiran kepada raja Majapahit yang dalam melaksanakan roda pemerintahan dipengaruhi oleh permaisurinya. Raja dikiaskan sebagai Harimau yang ditunggangi oleh Merak sebagai lambang permaisurinya. Kesenian reog merupakan salah satu modal dan kekayaan budaya di Jawa Timur. Reog Ponorogo telah berkembang berabad-abad lamanya didaerah asalnya, sehingga merupakan khasanah budaya nasional yang memiliki kedudukan khas dihati anggota masyarakat Ponorogo.

Berdasarkan cerita dari data yang telah dianalisis diperkirakan Ponorogo pada masa lalu bernama “ Wengker” berarti Wewengkon kang Angker, tempat keramat sebab merupakan hutan belantara. Masyarakat hidup secara berkelompok dibawah pimpinan seorang Warok. Secara historis kesenian reop Ponorogo erat kaitannya dengan tradisi dan kepercayaan yakni animisme. Masyarakat Ponorogo memandang bahwa burung Merak sebagai simbol keindahan. Reog Ponorogo merupakan kesenian tradisional yang telah mewarnai dan mempunyai perkembangan cukup lama didaerah ini. Kesenian reog ini merupakan hasil budi dan daya dan merupakan local genius dari masyarakat pendukungnya. Kesenian yang tumbuh dikalangan masyarakat ini merupakan tontonan yang digemari oleh masyarakat dari segala tingkat dan lapisan.

Suatu hal yang menonjol di dalam penampilan kesenian reog Ponorogo sanggup dan mampu memberikan hiburan yang segar, menggairahkan serta menimbulkan semangat. Kesenian ini memiliki atraksi tari yang khas dan tidak ada di daerah lain. Berbeda dengan Kuda Lumping dari daerah Tulungagung atau daerah Magelang. Kuda lumping ini mengusung tema Panji Asmara Bangun dan Dewi Sekartaji, sedangkan reog memiliki sejarah tersendiri berdasarkan kota kelahirannya. Di samping itu juga dapat dijadikan alat penggerak massa, karena ia mampu menghimpun masyarakat penonton. Untuk berwisata ke Ponorogo para wisatawan bisa melewati 2 jalur: pertama melewati jalur Solo-Madiun-Ponorogo dan yang kedua melewati Solo- Wonogiri-Ponorogo.

Leave a Reply

×
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?