HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Komunikasi: Fotografi dlm Aplikasi Poster sbg Media Komunikasi ttg Pathologi Sosial

Judul Tesis : Fotografi dalam Aplikasi Poster Sebagai Media Komunikasi tentang Masalah Pathologi Sosial di Surakarta

 

A. Latar Belakang

Kota merupakan sebuah simbol moderenitas. Mobilitas manusianya yang bergerak dinamis, bahkan tanpa jeda, 24 jam non stop, telah membuat kota bagai mesin yang terus saja berdenyut. Dinamika kehidupan kota yang heterogen secara sadar atau tidak telah membentuk suatu dikotomi kelas sosial, yaitu kelas atas dan kelas bawah. Dilihat dari segi ekonomi tentu saja dalam menyikapi arus perubahan yang bergerak cepat, masyarakat kelas atas lebih punya keberuntungan untuk bertahan dan ikut mereguk nikmatnya perubahan itu, sementara yang lain hanya bisa gigit jari.

Adanya dikotomi kelas sosial ini merupakan salah satu penyebab dari timbulnya disorganisasi sosial. Yaitu suatu keadaan dimana terjadi proses melemahnya norma– norma dalam masyarakat sehingga terjadi problem sosial. Bisa dikatakan juga bahwa disorganisasi sosial merupakan suatau keadaan dimana telah terjadi ketidak harmonisan hubungan antara elemen–elemen sosial kemasyarakatan. Disorganisasi sosial yang terjadi di masyarakat akan menjadi bibit bagi tumbuhnya pathologi sosial atau penyakit sosial masyarakat yang tercermin dalam perilaku masyarakat yang menyimpang dari sifatnya sebagai manusia yang memiliki sifat kemanusiawian dalam aspek moralitas.

 

B. Rumusan Masalah

Bagaimana menyampaikan pesan moral,membangun kesadaran bagi audience tentang masalah pathologi sosial melalui fotografi dalam aplikasi poster di Surakarta dengan visualisasi yang tepat?

 

C. Landasan Teori

Tinjauan Tentang Manusia

Mengenai manusia berpikir juga telah dikemukakan oleh Rene Descartes, seorang filsuf dari Perancis yang terkenal dengan istilah “Cogito Ergo Sum”, yang berarti “saya berpikir maka saya ada”. Konsepsi mengenai “ada”, berawal dari hadirnya manusia di muka bumi . Ia lahir sebagai individu yang bertumbuh di antara individu–individu lain di sekitarnya . Dari semula ia tidak bisa apa–apa, kemudian mulai menyadari bahwa ia tidak sendirian , ia ternyata ada diantara individu lain di sekitarnya, lalu dari situ terjalin interaksi sehingga berkembang kemampuan berpikirnya. Interaksi tersebut membentuk manusia sebagai makhluk yang bersifat individu sosialitas.

Pathologi Sosial dalam Kehidupan Manusia Moderen

Pengertian lainnya dari pathologi sosial adalah suatu gejala dimana tidak ada persesuaian antara berbagai unsur dari suatu keseluruhan, sehingga dapat membahayakan kehidupan kelompok atau sangat merintangi pemuasan keinginan fundamental dari anggota dengan akibatnya pengikatan sosial patah sama sekali, dalam istilah lainnya adalah fenomena social disorganization/social maladjustment (B. Simandjuntak, 1981:1).

Masa-masa Awal Fotografi

Fotografi berasal dari istilah photos yang berarti cahaya dan graphos yang berarti melukis. Fotografi merupakan salah satu budaya visual dalam kehidupan manusia saat ini. Budaya visual foto bertebaran dimana–mana. Dari papan iklan out door yang megah di sudut strategis perkotaan, pada lembar–lembar majalah, koran, buku, tabloid, poster – poster artis di kamar, sampai dengan foto dalam dompet dan sebagainya. Perkembangan fotografi sendiri merupakan sebuah proses panjang. Kehadiran teknologi fotografi sampai yang sekarang muncul digitalisasi yang mengejutkan, bukan serta merta ada. Ia merupakan rentetan panjang tentang perkembangan wacana teknologi hasil kreasi manusia.

 

D. Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari proses pengerjaan Tugas Akhir ini mengetahui bahwa dalam dinamika kehidupan sebuah kota diera yang disebut-sebut telah mengalami moderenisasi sekarang ini. Ternyata menyisihkan sebuah problem sosial yang cukup komplek. Kultur masyarakat yang sudah semakin terbuka (open society), membentuk banyak sekali pola-pola baru dalam tata perilaku mereka. Persaingan hidup juga semakin rumit, ditambah lagi dengan keadaan yang kadang sangat jauh dari kesan nyaman.

Pergesekan antar tata perilaku yang ada menimbulkan gejolak memicu terjadinya disintegrasi sosial Terdapat juga dikotomi kelas sosial yang sangat nyata terlihat pada aspek ekonomi, golongan the haves dan kaum marginal. Kompleksitas problem sosial juga ditandai dengan melemahnya normanorma yang tidak mampu lagi menjadi acuan dalam bertindak bagi sebagian masyarakat. Munculah berbagai bentuk penyimpangan membawa sebuah masyaraka dalam kondisi sakit atau tidak wajar (pathologi sosial).

 

E. Saran

Melihat kondisi masyarakat dewasa ini, sebagaimana telah diuraikan pada bab-bab tersebut diatas. Maka kampus sebagai salah satu elemen masyarakat harus turut serta dalam proses pembentukan pola pikir dimasyarakat dalam menyikapi perubahan yang terjadi. Fakultas Sastra dan Seni Rupa, terutama Jurusan Desain Komunikasi Visual memiliki sebuah fungsi sosial kemasyarakatan. Yaitu menjadikan kajian keilmuan sebuah desain mempunyai fungsi pembentuk pola pikir masyarakat.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Tugas dan Peran Bidang Humas di Badan Informasi dan Komunikasi Pemerintah Kota Surakarta
  2. Proses Produksi Berita di PT. Radio Karavan FM Surakarta
  3. Mekanisme Kerja Divisi Grafis Surat Kabar pada PT. Suara Merdeka Perss Kantor Cabang Surakarta
  4. Media Desain Komunikasi Visual sebagai Refleksi Nilai Sosial terhadap Masyarakat
  5. Analisis Pengaruh Pesan Iklan Rokok Sampoerna A Mild di Media Cetak Terhadap Efektifitas
  6. Proses Keputusan Inovasi Program Buku Sekolah
  7. News Sport Radio Asri Sragen Sebagai Berita Olahraga Aktual yang Disiarkan Selama 5 Menit
  8. Fotografi dalam Aplikasi Poster Sebagai Media Komunikasi tentang Masalah Pathologi Sosial di Surakarta
  9. Perancangan Komik Hyang dalam Menumbuhkan Apresiasi Generasi
  10. Citra Politisi Lokal dalam Iklan Politik {Analisis Wacana Citra Mardjoko}

 

 

Incoming search terms:

Leave a Reply

Alamat IDTesis Surabaya

Jl Gayungan VIII No 3, Surabaya (Carefour A Yani maju 100 m, ambil kiri ke arah Polsek Gayungan/Telkom Injoko)