HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Akutansi: Perubahan Struktur Modal utk Pengumuman Obligasi dan Right Issue pd BEJ

Judul Tesis: Risiko Return Saham Mengikuti Perubahan Struktur Modal untuk Kasus Pengumuman Obligasi dan Right Issue pada Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta (Periode Tahun 2000-2005)

 

A. Latar Belakang

Pasar modal merupakan salah satu wahana untuk memobilisasi dana, dari mereka yang kelebihan dana ke mereka yang membutuhkannya. Seperti halnya pasar pada umumya, pasar modal merupakan tempat bertemu antar pembeli dan penjual dengan resiko untung dan rugi. Kebutuhan dana jangka pendek umumnya diperoleh di pasar uang, misalnya bank komersial. Pasar modal merupakan sarana perusahaan untuk meningkatkan kebutuhan dana jangka panjang dengan menjual saham atau mengeluarkan obligasi. Pasar modal juga mempunyai fungsi sarana aloksi dana yang produktif untuk memindahkan dana dari pemberi pinjaman ke peminjam.

Alokasi dana yang produktif terjadi jika individu yang mempunyai kelebihan dana dapat meminjamkannya ke individu lain yang lebih produktif membutuhkan dana. Upaya-upaya yang sering dilakukan oleh manajemen keuangan pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) di dalam memperoleh dana tambahan di dalam menjalankan roda produksi pada suatu perusahaan, selain melalui penjualan saham, dan obligasi mereka juga menjual right issue.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah perubahan struktur modal yang terjadi karena adanya pengumuman obligasi akan diikuti dengan perubahan risiko return saham yang semakin tinggi?
  2. Apakah perubahan struktur modal yang terjadi karena adanya pengumuman right issue akan diikuti dengan perubahan risiko return saham yang semakin tinggi?
  3. Apakah perubahan risiko yang terjadi karena perubahan struktur modal untuk peristiwa pengumuman obligasi bersifat sementara (temporal) ?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Risiko

Hanya menghitung return saja untuk suatu investasi tidaklah cukup. Risiko dari investasi juga perlu diperhitungkan. Return dan risiko merupakan dua hal yng eidak terpisah, karena pertimbangan suatu investasi merupakan trade-off dari kedua faktor ini. Return dan resiko mempunyai hubungan yang positif, semakin besar risiko yang garus ditanggung, semakin besar return yang harus dikompensasikan. Resiko sering dihubungkan dengan panympangan atau deviasi dari outcome yang diterima dengan yang diekspektasi.

Pengertian Right Issue

Istilah right issue di Indonesia dikenal pula dengan istilah HMETD atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Right issue merupakan pengeluaran saham baru dalam rangka penambahan modal perusahaan, namun terlebih dahulu ditawarkan kepada pemegang saham saat ini (existing share holders) dengan kata lain pemegang saham memiliki hak preemtive right atau hak memesan efek terlebih dahulu, atas saham-saham baru tersebut. Tentu saja untuk mendapatkan saham tersebut pemegang saham harus melaksanakan right tersebut pada tingkat harga yang telah ditentukan, karena sifatnya hak dan bukan merupakan kewajiban maka jika pemegang saham tidak ingin melaksanakan haknya sehingga ia dapat menjual haknya tersebut.

Pengertian Obligasi

Salah satu strategi perusahaan untuk menguatkan struktur modalnya selain menjual saham kepemilikannya adalah dengan menerbitkan obligasi kepada para investor. Obligasi adalah surat pernyataan utang jangka panjang dari perusahaan yang menerbitkan, kepada orang yang memegang surat obligasi tersebut. Berbeda dengan saham biasa, obligasi diperdagangkan di pasar uang, misalnya Bursa Efek Surabaya (BES).

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini mengambil populasi dari perusahaan yang mempublik di Bursa Efek Jakarta yang mengumumkan perubahan struktur modal struktur modal (penerbitan obligasi dan right issue).

 

E. Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peningkatan risiko dan perilaku temporal risiko. Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya yaitu BHT (1993), Alam (1994), Budiarto dan Baridwan (1998), Safitri (2000), Pawlukiewicz et al (2000), dan Husaini (2003), Eko Prasetyo (2004). Hasil pengujian menunjukkan tidak terdapat peningkatan secara statistik antar median variance return 60 hari sebelum pengumuman dan 60 hari setelah pengumuman penjualan obligasi dan penjualan saham. Hasil penelitian ini juga menyebabkan untuk pengujian temporal risikonya tidak dapat dilanjutkan.

Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini dengan mengelompokkan peristiwa ke dalam peristiwa positif dan negatif (menguntungkan dan tidak menguntungkan). Kemudian dilakukan pengujian terhadap peningkatan risiko dari sebelum pengumuman dan setelah pengumuman perubahan struktur modal untuk melihat peningkatan risiko. Hasil pengujian menunjukkan tidak terdapat peningkatan risiko antara 60 hari setelah pengumuman penjualan obligasi dan penjualan saham, baik untuk peristiwa positif maupun untuk peristiwa negatif. Hasil ini tidak menyatakan bahwa pengumuman perubahan struktur modal akan merubah risiko baik untuk pasar modal berkembang maupun negara maju. Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh ketidakmampuan pelaku pasar untuk merespon pengumuman penjualan obligasi dan penjualan saham secara tepat atau mungkin dipengaruhi oleh kinerja perusahaan setelah pengumuman tersebut sehingga penelitian ini tidak berjalan sesuai dengan harapan peneliti.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Pengaruh Rasio-Rasio Keuangan Terhadap Return Saham Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta (2003)
  2. Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Metode Eva, Roa, dan Pengaruhnya terhadap Return Saham
  3. Persepsi Publik terhadap Kinerja Lembaga Ombudsman Daerah Propinsi DIY Dalam Perbaikan
  4. Reaksi Pasar Terhadap Peristiwa Stock Split yang Terjadi di Bursa Efek Jakarta (BEJ)
  5. Risiko Return Saham Mengikuti Perubahan Struktur Modal untuk Kasus Pengumuman Obligasi dan Right Issue

 

Leave a Reply