HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Stilistika Dan Nilai Pendidikan Pantun Melayu

Contoh Tesis– Analisis  Stilistika Dan Nilai Pendidikan  Pantun Melayu Pontianak Karya Abd. Rachman Abror

Kemampuan Membaca Novel Stilistika Dan Nilai Pendidikan Pantun Melayu

 

A. Latar Belakang Masalah

Masyarakat Melayu mempunyai banyak sastra lisan, baik yang berbentuk prosa, puisi maupun drama. Sastra lisan ini memiliki peranan dan kedudukan yang  meliputi berbagai aspek kehidupan masyarakat Melayu. Jenis sastra lisan berbentuk  puisi, misalnya: pantun, syair, gurindam, mantera, dll. Sedangkan yang termasuk prosa adalah mite, legenda, fabel, dongeng, dan cerita rakyat.

Pantun sebagai salah satu karya sastra yang lahir di tengah-tengah masyarakat pernah memegang peranan penting dalam budaya masayarakat Indonesia. Begitu pula pantun yang ada pada etnis Melayu Pontianak. Etnis Melayu Pontianak merupakan etnis yang mempunyai karakteristik berbahasa melayu, beragama islam, dan beradat Melayu. Dahulu, orang Melayu  mengungkapkan perasaan, hasrat, atau kata hatinya melalui pantun. Kepandaian seseorang dalam berpantun mence rminkan tingkat intelektualnya. Dengan demikian, selain untuk sarana ekspresi, pantun mampu mewakili tingkat dan derajat keilmuaan seseoarang.

B.  Rumusan Masalah

Berdasarkan  latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimanakah  unsur-unsur stilistika  Pantun Melayu  Pontianak  yang terhimpun dalam buku Pantun Melayu, Titik Temu Islam dan Budaya Lokal Nusantara karya Abd. Rachman Abror?
  2. Bagaimanakah Nilai Pendidikan  yang digunakan dalam Pantun Melayu Pontianak yang terhimpun dalam buku  Pantun Melayu, Titik  Temu Islam dan Budaya Lokal Nusantara karya Abd. Rachman Abror?

C.  Hasil Penelitian

Unsur stilistika yang digunakan dalam pantun ini telah mengandung berbgai unsur yang sudah dianggap layak disajikan kepada para remaja. Nilai pendidikan yang ada pada pantun ini juga telah mencapai kesempurnaan dengan tujuan yaitu memeprbaiki moral remaja, dengan harapan nilai sosial dan tradisi juga terjaga seimbang.

Incoming search terms:

Leave a Reply