HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Pendidikan: Kemampuan Guru dlm Mengintegrasikan PKLH dgn Sains dan Sosial

Judul Skripsi : Kemampuan Guru dalam Mengintegrasikan Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) dengan Mata Pelajaran Sains dan Pengetahuan Sosial di SD Negeri Se-Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang Tahun 2006/2007

 

A. Latar Belakang

Perhatian dunia terhadap lingkungan hidup sebenarnya telah diawali sejak konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup di Stockholm, Swedia pada bulan Juni 1972. Konferensi ini mencanangkan Pembangunan Berkelanjutan yang Berwawasan Lingkungan (PBBL) dengan menghasilkan suatu keputusan untuk tetap meneruskan kegiatan pembangunan ekonomi, namun pada saat yang sama menjamin Lingkungan Hidup maupun Sumber Daya Alam akan tetap layak untuk diwariskan pada generasi mendatang.

Upaya menjaga kelestarian Lingkungan Hidup tersebut direspon oleh Indonesia melalui Program Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) yang sudah mulai dirintis sejak tahun 1975 berdasarkan SK Mendikbud No. 068/U/1974 dan secara sentral dilaksanakan oleh proyek PKLH Ditjen Dikdasmen (Anonim e 2002:3). Tahun 1976 dinamakan “Proyek Nasional Program Kependudukan” bekerjasama dengan BKKBN. Program Diklat Kependudukan mulai dilaksanakan di sekolah pada tahun 1978.

 

B. Rumusan Masalah Penelitian

Bagaimanakah kemampuan Guru SD Negeri Se-Kecamatan Semarang Selatan dalam Mengintegrasikan Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) dengan Mata Pelajaran Sains dan Pengetahuan Sosial ?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Kemampuan

Broke dan Stoine (dalam Wijaya dan A. Tabrani Rusyan 1992:7-8), menjelaskan bahwa kemampuan merupakan gambaran hakikat kualitatif dari perilaku guru atau tenaga kependidikan yang tampak sangat berarti. Sedangkan Robins (1998:46) (dalam Sitio 2006), mendefinisikan kemampuan adalah kapasitas individu melaksanakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan.

Pengembangan Kemampuan Guru

Peningkatan kemampuan profesional guru dapat diartikan sebagai upaya membantu guru yang belum matang menjadi matang, yang tidak mampu mengelola sendiri menjadi mampu mengelola sendiri, yang belum memenuhi kualifikasi menjadi memenuhi kualifikasi, yang belum terakreditasi menjadi terakreditasi (Bafadal 2003:44).

Kemampuan Profesional Guru dalam Proses Belajar Mengajar

Menurut Bafadal (2003:v), semua komponen dalam proses pembelajaran di sekolah dasar–materi, media, sarana dan prasarana, dana pendidikan–tidak akan banyak memberikan dukungan yang maksimal atau tidak dapat dimanfaatkan secara optimal bagi pengembangan proses pembelajaran tanpa didukung oleh keberadaan guru yang profesional yang didayagunakan secara profesional. Guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran harus memiliki kemampuan dalam mengelola kegiatan pembelajaran itu sendiri. Kemampuan mengelola kegiatan pembelajaran yang baik tentu akan menciptakan situasi yang memungkinkan anak didik belajar secara optimal.

 

D. Metode Penelitian

Populasi penelitian ini adalah guru SD Negeri pada jajaran Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang yang berjumlah 75 orang. Pengambilan sampel yang berjumlah 30 responden dilakukan dengan area proportional random sampling. Ada 2 (dua) variabel yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu: (1) pengetahuan guru terhadap ruang lingkup materi PKLH, dan (2) kemampuan guru dalam merencanakan pengintegrasian PKLH. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik deskriptif.

 

E. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan Guru SD Negeri Se-Kecamatan Semarang Selatan dalam Mengintegrasikan Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) dengan Mata Pelajaran Sains dan Pengetahuan Sosial berada pada kategori baik, hal ini dapat dilihat dari pengorganisasian bahan pengintegrasian; pengelolaan KBM; pengelolaan kelas; penggunaan media dan sumber belajar; dan penilaian hasil belajar siswa, dalam kategori baik.

Hal tersebut didukung dengan Pengetahuan Guru terhadap Ruang Lingkup Materi PKLH berada pada kategori baik, hal ini dapat dilihat dari pemahaman terhadap materi pengantar PKLH; kependudukan; lingkungan hidup; interaksi kependudukan, lingkungan hidup, dan pembangunan; dan pengelolaan kependudukan dan lingkungan hidup, dalam kategori baik.

 

Contoh Skripsi Pendidikan

  1. Kontribusi Pelaksanaan Karyawisata terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS Geografi Kelas VIII
  2. Kemampuan Guru dalam Mengintegrasikan Pendidikan Kependudukan Dan Lingkungan Hidup (PKLH)
  3. Pengaruh Variasi Mengajar Guru dan Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas X SMK Perdana Semarang
  4. Pengaruh Asal Sekolah terhadap Partisipasi dan Hasil Belajar Mata Kuliah
  5. Pengaruh Pembebasan Penggunaan Mesin Meja Gambar di Luar Jam Pelajaran terhadap Prestasi Belajar

 

Leave a Reply