HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Pendidikan: Pengelolaan Kelas Guru Mapel IPS di SMP Negeri

Judul Skripsi : Pengelolaan Kelas Guru Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial di SMP Negeri Kabupaten Banjarnegara Tahun 2005/2006

 

A. Latar Belakang

Pendidikan dan pengajaran yang efektif tidak hanya sekedar efektifnya proses pemindahan ilmu pengetahuan dari pendidik ke peserta didik. Pengajaran tidak hanya sekedar memonitor peserta didik apakah mereka bertingkah laku seperti yang diajarkan pendidik atau tidak. Pendidikan yang efektif menuntut pendidik sebagai pribadi yang berfungsi penuh sedemikian sehingga mampu menciptakan relasi pribadi yang bersifat mendidik, sehingga peserta didik mampu menumbuhkembangkan dirinya secara utuh dan optimal.

Salah satu usaha guru dalam pengelolaan kelas adalah memberikan dorongan dan rangsangan terhadap anak didik untuk belajar oleh karena itu kelas harus dikelola dengan sebaik-baiknya oleh guru. Pengelolaan kelas sangat dibutuhkan oleh guru karena dari hari ke hari dan bahkan dari waktu ke waktu tingkah laku dan perbuatan anak didik selalu berubah. Hari ini anak didik dapat belajar dengan baik dan tenang tetapi besok belum tentu. Kemarin terjadi persaingan yang sehat dalam dalam kelompok sebaliknya, di masa mendatang boleh jadi persaingan itu kurang sehat. Tanpa adanya pengelolaan kelas yang baik maka akan mudah terjadi suatu penyelewengan tindakan dalam kelas. Penyelewengan tersebut disebabkan oleh banyak hal seperti kurangnya perhatian dan pengenalan, kurangnya ketegasan dalam disiplin, bosan, dan sebagainya.

 

B. Rumusan Masalah

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Sejauh mana tingkat pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru mata pelajaran pengetahuan sosial di SMP Negeri Kabupaten Banjarnegara tahun 2005/2006.

 

C. Landasan Teori

Pendekatan Pengelolan Kelas

Menurut Ahmad Rohani dan Abu Ahmadi (2004: 139) terdapat 4 pendekatan dalam pengelolaan kelas antara lain:

  1. Pendekatan Perubahan Tingkah Laku (Behavior-Modification)
  2. Pendekatan Penciptaan Iklim Sosio-Emosional (Socio Emotional Climate)
  3. Pendekatan Proses Kelompok (Goup Processes)
  4. Pendekatan Eklektik

Pengelolaan Kelas Kurikulum Berbasis Kompetensi

Pengelolaan kelas berdasarkan kurikulum berbasis kompetensi merupakan penyempurnaan dari pengelolaan kelas kurikulum 1994, secara fisik faktor-faktor pengelolaan kelas kurikulum 1994 dan kurikulum 2004 sama, hanya dari segi pembelajaran pada kurikulum berbasis kompetensi menggunakan pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning), yakni bagaimana menghidupkan kelas. Kelas yang hidup adalah kelas yang memberdayakan siswa atau berfokus pada siswa, yaitu kelas yang produktif dan menyenangkan sehingga guru harus bervareasi dalam pengelolaan kelasnya (Nurhadi, 2004:106)

Pengertian Pengetahuan Sosial

Adalah seperangkat fakta, peristiwa, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan perilaku dan tindakan manusia untuk membangun dirinya, masyarakatnya, bangsanya, dan lingkungannya berdasarkan pada pengalaman masa lalu yang dapat dimaknai untuk masa kini, dan diantisipasi untuk masa yang akan dating.

 

D. Metode Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru mata pelajaran pengetahuan sosial di SMP Negeri Kabupaten Banjarnegara yaitu sebanyak 106 orang guru. Ada dua cara dalam dalam pengambilan sampel yaitu secara ‘‘Area Probability Sampling dan ‘‘Random Sampling’’.

Lokasi sampel pengambilanya dilakukan dengan cara ‘‘Area Probability Sampling’’, hal ini dikarenakan Kabupaten Banjarnegara terdiri dari 18 kecamatan, setiap kecamatan terdiri atas beberapa SMP Negeri.

Sedangkan untuk menentukan responden pengambilannya secara acak dan diambil sebesar 25% dari jumlah populasi, yaitu sebanyak 26 orang guru. Pada penelitian ini hanya terdapat satu variabel yaitu pengelolaan kelas. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, metode observasi dan metode angket. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif persentase.

 

E. Kesimpulan

  1. Persentase pribadi pendidik yang meliputi tipe kepemimpinan, sikap guru, suara guru adalah sebesar 61,9% dengan kriteria sedang.
  2. Persentase disiplin kelas yang meliputi pengenalan siswa, melakukan tindakan korektif dan melakukan tindakan penyembuhan adalah sebesar 62,9% dengan kriteria baik.
  3. Persentase penetapan hubungan yang dilakukan pendidik meliputi komunikasi, kejujuran dan keterbukaan adalah sebesar 73,4% dengan kriteria baik.

 

Contoh Skripsi Pendidikan

  1. Pengelolaan Kelas Guru Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial di SMP Negeri Kabupaten Banjarnegara Tahun 2005/2006
  2. Pengaruh Persiapan Fisik dan Persiapan Materi Perkuliahan terhadap Kesiapan
  3. Pengaruh Penggunaan Lembar Kerja Siswa dalam Pembelajaran Berbasis Kompetensi
  4. Kontribusi Pelaksanaan Karyawisata Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS Geografi Kelas VIII
  5. Kemampuan Guru dalam Mengintegrasikan Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH)

Leave a Reply