HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Pendidikan: Kekuatan Otot Perut dan Kelentukan Togok dgn Kemampuan Menyundul Bola

Judul Skripsi : Hubungan Kekuatan Otot Perut dan Kelentukan Togok dengan Kemampuan Menyundul Bola Posisi Berdiri terhadap Mahasiswa Putra Semester IV PKLO FIK UNNES

 

A. Latar Belakang

Berkaitan dengan kelentukan atau fleksibilitas togok, pada dasarnya bertumpu pada luas tidaknya ruang gerak sendi-sendi tubuh. Lentuk tidaknya seseorang ditentukan oleh besar atau kecilnya sendi-sendi tubuh dalam bergerak, dan dipengaruhi oleh elastisitas otot-otot, tendon dan ligamen. Dengan demikian seseorang dikatakan memiliki kelentukan togok yang baik jika orang tersebut mempunyai luas gerak bagian togok yang sangat luas dalam sendi-sendinya dan elastisitas otot perut dan otot punggung yang baik, Kelentukan merupakan salah satu aspek kondisi fisik yang sangat penting dalam pencapaian prestasi optimal. Kelentukan sangat di perlukan sekali hampir di semua cabang olahraga yang banyak menuntut banyak ruang gerak sendi seperti senam, loncat indah, beberapa nomor atletik, permainan-permainan dengan bola, anggar, gulat, dan sebagainya (Harsono.1988:163). Sedang kekuatan otot perut termasuk komponen pendukung dalam usaha mendapat hasil sundulan yang maximal akan membantu gerak atau ayunan tegak ke depan dengan cepat.yang dihasilkan oleh kontraksi otot perut bagian depan dan belakang badan.

Berorientasi pada pemilihan judul tersebut di atas, dapat di asumsikan bahwa terdapat hubungan antara kekuatan otot perut dan kelentukan togok dengan kemampuan menyundul bola. Sehingga dapat disusun sebuah judul penelitian “Hubungan antara Kekuatan Otot Perut dan Kelentukan Togok dengan Kemampuan Menyundul Bola pada Mahasiswa Semester IV PKLO FIK UNNES Semarang”.

 

B. Permasalahan

  1. Apakah ada hubungan antara kekuatan otot perut dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri pada mahasiswa putra semester IV PKLO FIK UNNES Semarang Tahun 2004?
  2. Apakah ada hubungan antara kelentukan togok dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri pada mahasiswa putra semester IV PKLO FIK UNNES Semarang Tahun 2004?
  3. Apakah ada hubungan antara kekuatan otot perut dan kelentukan togok dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri pada mahasiswa putra semester IV PKLO FIK UNNES Semarang Tahun 2004 ?

 

C. Landasan Teori Skripsi

Permainan Sepakbola

Sepakbola sebagai salah satu cabang olahraga permainan, sangat digemari oleh seluruh lapisan masyarakat, baik di kota maupun di desa. Perkembangan sepakbola di Indonesia semakin pesat karena pembinaan dilakukan sejak usia dini melalui sekolah-sekolah sepak bola (SSB) yang tersebar di segenap penjuru tanah air.

Pengertian Teknik Menyundul Bola

Teknik menyundul bola merupakan salah satu teknik dasar yang penting dalam permainan sepakbola, oleh karena itu harus dikuasai oleh setiap pemain. Kemampuan menyundul bola secara terarah bertambah penting artinya apabila lawan bermain dengan sistem bertahan, sehingga ruang gerak hanya ada lewat kepala. Banyak gol yang secara langsung atau tidak langsung tercipta dari duel di udara. Pemain yang sangat ahli dalam menyundul bola sangat dicari kesebelasan manapun juga di dunia ini, karena tidak banyak pemain yang mampu menyundul bola secara terarah pada saat sedang dijaga ketat oleh pemain lawan. Situasi pertandingan demikian menghendaki bentuk latihan yang realistis, di mana pemain belajar melonjak (meloncat) dengan tolakan pada kaki kiri kaki kanan, bahkan juga dengan kedua kaki, atas sambil berdiri.

Pengertian Kelentukan Togok

Kelentukan adalah efektivitas seseorang dalam menyesuaikan diri untuk segala aktivitas dengan penguluran tubuh pada bidang sendi yang luas. Kelentukan dipengaruhi oleh elastisitas sendi dan elastisitas otot-otot sertadinyatakan dalam satuan derajat ( º ). Harsono (1988 : 163) menyatakan bahwa lentuk tidaknya seseorang ditentukan oleh luas sempitnya ruang gerak sendisendinya. Jadi kelentukan adalah kemampuan untuk melakukan gerakan dalam ruang gerak sendi. Kecuali oleh ruang gerak sendi, kelentukan juga ditentukan oleh elastisitas tidaknya otot-otot, tendon, dan ligamen. Sedangkan Melvin H. William (1990 : 87) menyatakan bahwa kelentukan sangat berguna sekali dalam tindakan preventif mengatasi cidera dan perbaikan postur yang buruk.

 

D. Metode Penelitian

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini : mahasiswa putra PKLO FIK UNNES, pengambilan sampel adalah total populasi sebanyak 34 orang, variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu kekuatan otot perut (x1) dan kelentukan togok (x2) dan variabel terikat yaitu kemampuan menyundul bola (y). Instrumen yang digunakan untuk penjaringan data untuk : kekuatan otot perut dengan duduk baring (30 detik), kelentukan togok dengan angkat badan ke atas, mengunakan skala kemampuan menyundul bola dengan meteran sejauh mungkin.

Penjaringan dilakukan dengan menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran,dan data diolah dengan menggunakan korelasi sederhana, korelasi ganda dan sebelum pengujian hipotesis dilakukan uji persyaratan :uji normalitas data, uji homogenitas varians data, uji linearitas dan uji keberartian model dari regresi.

 

E. Kesimpulan

  1. Ada hubungan antara kekuatan otot perut dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri pada mahasiswa semester IV PKLO UNNES tahun 2004.
  2. Ada hubungan antara kelentukan togok dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri pada mahasiswa semester IV PKLO UNNES tahun 2004.
  3. Ada hubungan antara kekuatan otot perut dan kelentukan togok dengan kemampuan menyundul bola posisi berdiri pada mahasiswa semester IV PKLO UNNES tahun 2004.

Contoh Skripsi Pendidikan

  1. Hubungan Antara Kekuatan Otot Perut Dan Keterampilan Timang -Timang Bola Terhadap Ketepatan Tendangan
  2. Hubungan Antara Kekuatan Otot Tungkai Dan Kelentukan Pergelangan Kaki Dengan Keterampilan Menggiring
  3. Hubungan Antara Kekuatan Otot Tungkai Dan Kelincahan Dengan Kecepatan Menggiring
  4. Hubungan Antara Tingkat Persepsi Kinestetik Dengan Keberhasilan Smash Bola Voli
  5. Hubungan Fleksibilitas Dan Kelincahan Dengan Kemampuan Melakukan Groundstroke Dalam Tenis Pada Pemain Usia 14-16 Tahun Di Kota Semarang Tahun 2007

 

Incoming search terms:

Leave a Reply