HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Metode Analisis Data Penelitian: Jenis, Contoh, dan Cara Memilihnya

Metode analisis data adalah cara peneliti mengolah dan menafsirkan data untuk menjawab masalah. Bagian ini sering menjadi bagian Bab 3 yang paling lama direvisi. Penyebabnya biasanya bukan rumus yang sulit, melainkan metode yang tidak sejalan dengan pertanyaan penelitian.

Artikel ini membantu Anda memilih metode analisis data langkah demi langkah. Pembahasannya mencakup analisis kuantitatif, multivariat, dan kualitatif, ditambah contoh penulisannya. Artikel ini bagian dari seri Materi Statistik IDTesis.

Tiga Hal yang Menentukan Metode Analisis Data

  1. Tujuan penelitian. Apakah Anda ingin menggambarkan, membandingkan, melihat hubungan, atau menguji pengaruh? Rumusan masalah adalah petunjuk utama.
  2. Jenis dan Skala data. Data nominal, ordinal, interval, dan rasio memerlukan uji yang berbeda-beda. Penjelasan lengkapnya ada di artikel Skala Pengukuran .
  3. Jumlah variabel dan susunannya. Satu variabel terikat atau beberapa? Ada variabel perantara (mediasi)? Apakah sampelnya berpasangan atau dari kelompok yang berbeda?

Selain itu, pendekatan penelitian juga menentukan. Penelitian kuantitatif menggunakan analisis statistik, sedangkan penelitian kualitatif menganalisis teks, wawancara, dan observasi. Perbedaan keduanya dibahas dalam artikel penelitian kualitatif dan kuantitatif .

Metode Analisis Data Kuantitatif

Analisis Deskriptif

Analisis deskriptif menggambarkan apa adanya data, tanpa menarik kesimpulan untuk populasi. Bentuknya berupa rata-rata, median, simpangan baku, persentase, distribusi frekuensi , dan tabel silang .

Hampir semua penelitian kuantitatif menggunakan analisis ini, minimal untuk menggambarkan karakteristik responden. Detailnya ada di artikel statistik deskriptif .

Analisis Inferensial

Analisis inferensial menguji hipotesis dengan sampel data, lalu menarik kesimpulan untuk populasi. Sebelum masuk ke uji utama, data biasanya diperiksa dulu. Pemeriksaannya meliputi uji normalitas dan pengecekan data outlier .

Alur memilih metode analisis data berdasarkan tujuan penelitian

Tabel berikut menerjemahkan alur di atas ke contoh rumusan masalah:

Analisis Multivariat: Dependen dan Interdependen

Analisis multivariat dipakai ketika banyak variabel dianalisis sekaligus. Rambut dkk. (2019) membaginya menjadi dua kelompok besar.

analisis multivariat: teknik dependen dan teknik interdependen

 

Teknik dependen dipakai jika ada variabel keterikatan (Y) yang dijelaskan oleh variabel bebas (X).

  • Regresi linier berganda: satu metrik Y dengan beberapa X. Pastikan asumsi OLS -nya terpenuhi.
  • Regresi logistik dan analisis diskriminan: Y berupa kategori, misalnya lulus atau tidak lulus.
  • MANOVA : beberapa metrik Y dibandingkan antarkelompok.
  • Korelasi kanonikal: hubungan antara sekelompok Y dan sekelompok X yang semuanya metrik.
  • SEM: banyak hubungan sekaligus, termasuk variabel laten yang diukur dengan beberapa indikator.

Teknik interdependen dipakai jika tidak ada pembedaan X dan Y. Tujuan mencari struktur di dalam data.

  • Analisis faktor dan PCA: menggabungkan banyak variabel menjadi beberapa faktor.
  • Analisis cluster dan MDS: mengelompokkan responden atau objek yang mirip.
  • Analisis korespondensi dan model log-linier: mencari pola pada data yang semuanya kategori.

Metode Analisis Data Kualitatif

Pada penelitian kualitatif, analisis berjalan bersamaan dengan pengumpulan data. Dua pendekatan yang paling sering dipakai dalam skripsi dan tesis adalah model analisis interaktif dan tematik.

Model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) terdiri atas tiga kegiatan yang berulang:

  1. Kondensasi data: memilih, berkeinginan, dan memberi kode pada data mentah.
  2. Penyajian data: menyusun data dalam matriks, bagan, atau narasi.
  3. Penarikan dan verifikasi kesimpulan: menemukan pola, lalu mengujinya kembali ke data.

Analisis tematik Braun dan Clarke (2006) mencari tema dalam enam tahap. Tahapannya dimulai dari mengenali data dan membuat kode awal, lalu mencari, meninjau, dan mengumpulkan tema, hingga menulis laporan.

Untuk contoh penerapannya, lihat artikel penelitian deskriptif kualitatif .

Contoh Penulisan Metode Analisis Data di Bab 3

Berikut contoh penelitian kuantitatif dengan regresi linier berganda:

Data dianalisis dalam tahap empat dengan bantuan SPSS. Pertama, statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden dan variabel penelitian. Kedua, instrumen diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Ketiga, model regresi diuji dengan uji asumsi klasik, yaitu normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Keempat, hipotesis diuji dengan regresi linier berganda melalui uji t dan uji F pada taraf signifikansi 5%.

Sesuaikan contoh ini dengan desain penelitian Anda. Setiap tahap sebaiknya disebut uji dan patokan keputusannya. Panduan penyusunan instrumennya ada di artikel uji validitas dan uji reliabilitas .

Jika Anda ingin memastikan metode di Bab 3 sudah sejalan dengan rumusan masalah sebelum mengambil data, diskusi singkat di awal bisa menghemat banyak revisi. Tim IDTesis dapat membantu memeriksanya.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Memilih metode karena sering dipakai kakak tingkat, bukan karena cocok dengan rumusan masalah.
  • Melewatkan uji perenang. Uji parametrik dipakai tanpa memeriksa normalitas atau asumsi lainnya.
  • Menyebut regresi membuktikan sebab-akibat. Regresi menunjukkan pengaruh secara statistik. Hubungan sebab-akibat bergantung pada desain penelitian dan teori.
  • Mencampur kuantitatif dan kualitatif tanpa desain yang jelas. Jika memakai keduanya, sebutkan desain metode campurannya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya analisis deskriptif dan inferensial?

Analisis deskriptif hanya menggambarkan data sampel. Analisis inferensial menguji hipotesis dan menarik kesimpulan untuk populasi.

Kapan memakai SEM, bukan regresi?

SEM dipakai jika variabelnya laten (diukur dengan beberapa butir kuesioner) dan peringkat bertingkat, misalnya ada variabel mediasi. Regresi cukup untuk model sederhana dengan satu variabel terikat.

Software apa yang biasa dipakai?

SPSS untuk analisis dasar dan regresi, SmartPLS untuk SEM PLS, AMOS untuk CB-SEM, dan EViews untuk panel data atau runtun waktu. Penelitian kualitatif bisa dibantu NVivo atau ATLAS.ti, meskipun analisis manual juga sah.

Apakah suatu penelitian dapat menggunakan lebih dari satu metode analisis?

Boleh, berjanji setiap metode menjawab rumusan masalah yang jelas. Biasanya analisis deskriptif dipakai bersama satu metode inferensial utama.

Butuh Teman Berdiskusi untuk Olah Data?

Masih ragu metode mana yang cocok untuk penelitian Anda? Tim IDTesis dapat menemani Anda menemukan rumusan masalah dengan metode analisis, menjalankan analisisnya, dan menjelaskan hasilnya dengan bahasa sederhana. Ceritakan dulu kebutuhan Anda melalui WhatsApp , atau lihat layanan olah data statistik .

Baca juga: Skala Pengukuran · SEM PLS · Analisis Regresi

Referensi

  • Braun, V., & Clarke, V. (2006). Menggunakan analisis tematik dalam psikologi. Penelitian Kualitatif dalam Psikologi , 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
  • Hair, JF, Black, WC, Babin, BJ, & Anderson, RE (2019). Analisis data multivariat (edisi ke-8). Cengage Learning.
  • Miles, MB, Huberman, AM, & Saldaña, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode (edisi ke-3). SAGE.
Incoming search terms:
  • metode analisis data
  • metode analisis

Leave a Reply