HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Wiraraja, Sumenep

  1. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Dan Kesejahteraan Petani Garam Rakyat Kawasan Pesisir Kalianget
  2. Pengaruh Karakteristik Informasi Akuntansi Dan Desentralisasi Terhadap Kinerja Manajerial (Studi Pada Palang Merah Indonesia Provinsi Jawa Tengah)
  3. Strategi Untuk Meningkatkan Minat Mahasiswa Baru Studi Pada Universitas Wiraraja Sumenep
  4. Pengaruh Knowledge Management, Kompetensi, Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan
  5. Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. PLN (Persero) UPJ Ambunten
  6. Pengaruh Faktor-Faktor Keikatan Pada Organisasi Terhadap Prestasi Kerja Di Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Sumanep
  7. Analisis Potensi Dan Tingkat Perkembangan Desa Di Kabupaten Sumenep
  8. Prestasi Dan Disiplin Kerja Karyawan Perbankan
  9. Implementasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Di Kabupaten Sumenep
  10. Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Terhadap Turnover Intention Pada Beberapa Restoran Masakan Oriental Di Kota Surabaya
  11. Peran pondok pesantren dalam membina toleransi kerukunan antar umat beragama (studi kasus Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang)
  12. Dinasti Politik Dan Kinerja Pemerintahan Yang Dipimpinnya
  13. Peningkatan Pemahaman Konsep Menggunakan Lembar Kerja Mahasiswa Pada Mata Kuliah Inovasi Pembelajaran Ipa Di Kampus Cemara
  14. Indeks Kepuasan Masyarakat Dalam Pemberian Pelayanan Di Pt. Pln (Persero) Upj Sumenep
  15. Pengaruh Kinerja Dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja Perawat Di Ruang Interna Rsud Moh. Anwar Kabupaten Sumenep
  16. Pengaruh Budaya Organisasi, Pengendalian Internal Dan Kejelasan Sasaran Anggaran Pada Akuntabilitas Kinerja Skpd Kabupaten Gianyar Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderasi
  17. Efektifitas Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Manajemen Stres Siswa
  18. Pengaruh Kompetensi Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Perawat Instalasi Gawat Darurat di Rumah Sakit Umum dr. F.L. Tobing Sibolga

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Dan Kesejahteraan Petani Garam Rakyat Kawasan Pesisir Kalianget

Intisari

Keberadaan garam sangat penting peranannya dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Untuk lebih memudahkan penggambaran manfaat garam dalam berbagai kehidupan manusia. Lemahnya modal yang dimiliki menyebabkan petani garam masih belum optimal dalam mengakses sumber daya modal bank dan non-bank. Permasalahan yang dikaji dalam hal ini adalah bagaimana pengaruh jenis usaha, modal ventura dan kepemilikan tanah serta dampaknya terhadap pendapatan keluarga petani garam sejahtera, guna mengetahui pengaruh jenis usaha, modal ventura dan kepemilikan modal untuk pendapatan dan dampaknya terhadap kesejahteraan keluarga petani garam. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kalianget di Desa Pinggirpapas dan Desa Karanganyar. Dalam penelitian menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Fokus penelitian ini mengkaji jenis usaha, modal kerja, kepemilikan modal, pendapatan petani garam dan kesejahteraan keluarga. Sampel diambil dari dua desa 100 petani garam.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini berdasarkan analisis logistik hanya kepemilikan tanah merupakan faktor yang secara signifikan mempengaruhi kesejahteraan dan model logit menghasilkan Odds ratio di sini menunjukkan nilai kecenderungan petani garam yang menyewa lahan untuk hidup dengan kondisi sangat sejahtera hampir 5 kali lipat dari petani garam yang mengerjakan tanah orang lain. Sedangkan petani garam yang memiliki tanah, cenderung lebih sejahtera. Hal ini ditunjukkan oleh besarnya odds ratio yang memberi makna bahwa petani garam yang memiliki tanah yang hidup dalam kondisi sangat makmur hampir 7 kali lipat dari petani yang menegakkan tanah orang lain.

Pengaruh Karakteristik Informasi Akuntansi Dan Desentralisasi Terhadap Kinerja Manajerial (Studi Pada Palang Merah Indonesia Provinsi Jawa Tengah)

Intisari

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik informasi akuntansi yang relevan, andal, lengkap, tepat waktu, dapat dipahami, diverifikasi dan desentralisasi terhadap kinerja manajerial di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah.

Pendekatan Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Seksi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah yang berjumlah 31 orang, yang diambil seluruhnya sebagai sampel atau disebut sebagai populasi penelitian (sensus). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer menggunakan metode quetionnaire. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik informasi akuntansi yang relevan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial pada Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah. Karakteristik informasi akuntansi yang dapat dipercaya memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial pada Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah. Karakteristik informasi akuntansi yang lengkap memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial pada Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah. Karakteristik informasi akuntansi yang tepat waktu memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah. Karakteristik informasi akuntansi yang dapat dimengerti tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial pada Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah. Karakteristik informasi akuntansi yang dapat diverifikasi tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial pada Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah. Desentralisasi berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah.

Strategi Untuk Meningkatkan Minat Mahasiswa Baru Studi Pada Universitas Wiraraja Sumenep

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa konsep strategi, faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat serta bagaimana pengembangan strategi yang digunakan di Universitas Wiraraja Sumenep dalam upaya meningkatkan minat mahasiswa baru.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuntitatif, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner.

Hasil Penelitian

Hasil pengumpulan data dianalisis menggunakan metode  Force Field Analysis.Konsep Strategi untuk meningkatkan minat mahasiswa baru pada Universitas Wiraraja Sumenep dengan pendekatan 7 P yaitu Product (produk), Price (harga), people (Sumberdaya manusia), Place (lokasi/tempat), Promotion (promosi),Physical Evidance (Sarana Fisik), Proces (Layanan) belum berjalan optimal.Perlu adanyastrategi pengembangan dalam upaya meningkatkan minat mahasiswa baru di Universitas Wiraraja Sumenep membekali soft sklill kepada mahasiswa, peningkatan kualifikasi pendidikan bagi dosen, tidak menaikkan biaya pendidikan, pemberian bekal kewirausahaan bagi mahasiswa. Serta dalam rangka peningkatan jumlah mahasiswa baru diperlukan biro penerimaan mahasiswa baru yang bertujuan meningkatkan jumlah mahasiswa baru.

Pengaruh Knowledge Management, Kompetensi, Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh manajemen pengetahuan terhadap kinerja karyawan, menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan, menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan). Dalam penelitian ini, sampel yang diambil adalah karyawan struktural PT.centris Kingdom Taxi Yogyakarta. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS).

Hasil Penelitian

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel manajemen pengetahuan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, variabel kompetensi berpengaruh terhadap kinerja karyawan, variabel motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan, Analisis menunjukkan bahwa variabel manajemen pengetahuan, kompetensi, motivasi pada kinerja karyawan.

Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. PLN (Persero) UPJ Ambunten

Intisari

Masalah  yang  diteliti  dalam  penelitian  ini  adalah  bagaimanakah  pengaruh pendidikan dan  pelatihan  terhadap  produktivitas  kerja  di  PT. PLN  (Persero)  di  UPJ  Ambunten. Dalam  menjawab  permasalahan  tersebut, penelitian  menggunakan  penelitian  yang  bersifat  kuantitatif.  Dalam  hal  ini,  yang  menjadi  obyek  penelitian  adalah  pendidikan dan pelatihan  (X),  dengan  indikator  diklat  teknis  dan  diklat  fungsional, sedangkan  produktivitas kerja (Y),  dengan  indikator  kemampuan manajemen  dan  kemampuan  karyawan,  dengan  populasi 26 responden  dan  sampel  26  responden.  Sesuai  dengan  masalah  tersebut,  data  yang  digunakan  berupa  indept  interview, observasi, dokumen dan kuisioner  dengan  skala  likert  selanjutnya  dianalisa  dengan  menggunakan  product moment.

Hasil Penelitian

Hasil  analisa  data  berdasarkan  product  moment  pengaruh  pendidikan dan latihan terhadap  produktivitas kerja karyawan pada PT. PLN (Persero) UPJ  Ambunten  dengan  nilai  0,559  dengan  korelasi  sedang  atau  kecukupan  dan  nilai  interpretasinya  24  pada  taraf  5 % ftabel  =  0,404.  Sedangkan  taraf  signifikan  1 % ftabel   =  0,515, dengan  demikian  dapat  diketahui  bahwa  ro  atau  rxy  adalah berada  diantara  t tabel   maka  menyatakan  H1  diterima  dan  H0  ditolak. Dalam  penelitian  ini  disimpulkan  bahwa ada  pengaruh  yang  sedang  atau  kecukupan  antara  pendidikan  dan  pelatihan terhadap  produktivitas kerja karyawan pada PT. PLN (Persero) UPJ Ambunten.

Pengaruh Faktor-Faktor Keikatan Pada Organisasi Terhadap Prestasi Kerja Di Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Sumanep

Intisari

Dalam organisasi, Sumber Daya Manusia merupakan factor yang sangat menentukan dan mempunyai andil yang cukup besar, karena merupakan modal  terpenting dalam menggerakkan aktivitas dalam organisasi. Selain itu, karyawan juga berfungsi sebagai alat utama untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi yang telah ditetapkan.Untuk mencapai hal tersebut, organisasi dan karyawan harus dapat bekerja sama secara efektif. Sedangkan untuk mencapai kerja sama yang efektif, organisasi harus dapat memikirkan bagaimana karyawan dapat bekerja dengan kemauan yang kuat dan semangat yang tinggi. Seperti halnya karyawan yang mempunyai keinginan-keinginan tertentu yang ingin dipenuhi oleh organisasi, maka sebaiknya organisasi juga mempunyai keinginan agar karyawan mau melakukan jenis perilaku tersebut. Oleh karena itu, tugas manajer untuk memotivasi (mengarahkan) karyawan agar mau melakukan pola perilaku tertentu yang dapat menunjang keberhasilan organisasi. Mengingat bahwa sumber daya manusia merupakan unsur yang sangat penting, maka pemeliharaan hubungan yang terus menerus dan serasi dengan para karyawan dalam setiap bentuk organisasi sangat berpengaruh.Berkaitan dengan fungsi manajemen sumber daya manusia, maka sumber daya yang diolah adalah sumber daya manusia yang menjadi sumber daya terpenting dalam organisasi. Aktivitas-aktivitas utama dari fungsi manajemen sumber daya manusia, menerapkan pelatihan, penentuan beban kerja berdasarkan deskripsi kerja, melakukan pendelegasian wewenang serta penetapan struktur organisasi, pemberian kompensasi dan melakukan evaluasi terhadap pekerjaan yang telah dilakukan oleh para karyawan.Keikatan karyawan terhadap organisasi ini yang mendapat perhatian dari manajer maupun ahli perilaku organisasi, berkembang dari studi awal mengenai loyalitas karyawan yang diharapkan ada pada setiap karyawan.Keikatan pada organisasi yang merupakan suatu kondisi yang dirasakan oleh karyawan yang dapat menimbulkan perilaku positif yang kuat terhadap organisasi kerja yang dimilikinya.

Analisis Potensi Dan Tingkat Perkembangan Desa Di Kabupaten Sumenep

Intisari

Data Potensial Desa / kelurahan yang digunakan untuk menentukan tingkat potensi umum, potensi pengembangan dan tipologi desa. Data tersebut digunakan sebagai referensi untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), investasi dan pengembangan usaha masyarakat, sedangkan Data Tingkat Pembangunan Desa digunakan untuk menentukan tingkat pembangunan desa / kelurahan. Analisis laju pembangunan desa / kelurahan digunakan untuk menentukan klasifikasi desa / kelurahan (Swasembada, Swakarya dan Swadaya) dan status perkembangan kategori desa / kelurahan Mula, Madya dan lanjut. Sehingga dapat dilihat nilai indeks ekonomi masyarakat, indeks pendidikan publik, indeks kesehatan masyarakat, indeks partisipasi publik, indeks keamanan dan ketertiban, indeks partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan indeks pembangunan desa / kelurahan. Tujuan Perumusan dan pemberdayaan profil desa / kelurahan untuk memberikan data dan informasi primer yang relevan dan valid sebagai referensi untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa / kelurahan. Ruang lingkup penelitian ini dilakukan di Desa Errabu dan Desa Sera Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Metode penelitian ini adalah data sekunder dan data primer melalui proses observasi, wawancara (FGD), dan Kuisioner dari data keluarga dasar berdasarkan Arahan Direktur Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kemendagri.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini adalah untuk klasifikasi tingkat pengembangan tahunan kedua desa berdasarkan hasil analisis indikator dalam penyusunan profil desa menghasilkan data dengan Kategori “Desa Lanjut”, sedangkan untuk klasifikasi tingkat pembangunan dari 5 (Lima) Semusim di Desa Errabu milik “Swadaya”.

Prestasi Dan Disiplin Kerja Karyawan Perbankan

Intisari

Kedisiplinan serta prestasi kerja karyawan pada setiap perusahaan sangatlah penting, tidak terkecuali dalam perbankan. Faktor komunikasi dan motivasi dirasa penting untuk kedisiplinan dan prestasi kerja khususnya di perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh komunikasi vertikal dan horizontal terhadap prestasi kerja karyawan, serta  pengaruh motivasi finansial dan non finansial terhadap disiplin kerja karyawan. Dalam penelitian ini digunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi logistik. Data diperoleh dari kuisioner yang dibagikan kepada 35 sampel karyawan dari salah satu bank swasta di Kabupaten Sumenep. Dengan tingkat kepercayaan 95%, hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi vertikal dan komunikasi horizontal signifikan berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan di bank tersebut. Begitu juga dengan motivasi finansial terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap disiplin kerja karyawan. Namun penelitian ini memberikan hasil bahwa motivasi non finansial  tidak signifikan berpengaruh terhadap disiplin kerja.

Hasil Penelitian

Hasil regresi logistik memberikan petunjuk bahwa karyawan dengan komunikasi vertikal baik akan berpeluang berprestasi baik sebesar 13 kali lipat dibandingkan karyawan dengan komunikasi vertikal yang kurang baik. Sedangkan karyawan dengan komunikasi horizontal baik akan berpeluang untuk berprestasi baik sebesar 24 kali lipat dibandingkan karyawan dengan komunikasi horizontal yang kurang baik. Ditunjukkan pula bahwa motivasi finansial yang diberikan pada karyawan akan meningkatkan kedisiplinan karyawan sebesar 50 kali lipat.

Implementasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Di Kabupaten Sumenep

Intisari

Reformasi kebijakan dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara adalah komitmen pemerintah untuk terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Ini bertujuan untuk menghasilkan kinerja optimal aparatur sipil negara. Terutama dalam melakukan tugas pelayanan publik. Komitmen tersebut ditandai dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pengembangan kompetensi aparatur di Kabupaten Sumenep. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian ini menekankan pada model implementasi Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengembangan kompetensi aparatur di Kabupaten Sumenep telah dilaksanakan secara efektif.

Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Terhadap Turnover Intention Pada Beberapa Restoran Masakan Oriental Di Kota Surabaya

Intisari

Persaingan industri kuliner semakin ketat membuat beberapa pengusaha terus berinovasi di sebuah restoran untuk beberapa hal seperti menu, tempat, suasana dan layanan yang menjadi andalan restoran tersebut. Dalam melakukan hal itu, diperlukan satu kemampuan inovasi kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidangnya. Inovasi akan menjadi pengingat bagi konsumen yang merasakan layanan restoran dan pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan sehingga tercapai laba restoran yang optimal. Objek penelitian yang dipilih peneliti adalah masakan Oriental Restoran ke-3 yaitu Kapin, XO Cuisine dan Paradise Dynasty yang masing-masing memiliki 3 dan 2 cabang restoran. Penelitian ini menggunakan konsep karakteristik pekerjaan yang diungkapkan oleh Hackman dan Oldham (1976), yang kemudian dibagi lagi menjadi 5 variabel independen yaitu keragaman tugas, identitas tugas, tugas yang bermakna, otonomi dan umpan balik serta intensi turnover intention, sedangkan analisis pada penelitian menggunakan regresi linier berganda dengan responden berjumlah 120 orang yang terdiri dari seluruh karyawan restoran.

Hasil Penelitian

Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa keragaman variabel penugasan dan ID tugas paling berpengaruh dengan nilai beta X1 0,676 dan beta X 2 sebesar 0,538 sehingga kedua variabel ini memiliki dampak positif dan signifikan terhadap turnover intention karena variabel lebih besar dari 0,05 alpha. Sedangkan 3 variabel lainnya yaitu tugas yang bermakna, otonomi dan umpan balik tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap intensi turnover.

Peran pondok pesantren dalam membina toleransi kerukunan antar umat beragama (studi kasus Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang)

Intisari

Pesantren atau pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam berbasis masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan diniyah atau secara terpadu dengan jenis pendidikan lainnya yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik untuk menjadi ahli agama (mutafaqqih fi al-din) dan atau menjadi muslim yang memiliki keterampilan atau keahlian untuk membangun kehidupan yang Islami di masyarakat. Pondok pesantren salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang yang terletak di tengah-tengah pemukiman warga dengan keanekaragaman agama yang ada memiliki peran sentral dalam membina toleransi antar umat beragama. Penulis tertarik untuk mengangkat judul skripsi Peran Pondok Pesantren dalam Membina Toleransi Kerukunan Antar Umat Beragama (Studi Kasus Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang) dikarenakan kemampuan pondok pesantren salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang untuk membekali santri-santrinya dengan nilai-nilai toleransi antar umat beragama akan nampak dalam kehidupan kerukunan antar umat beragama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pendidikan pondok pesantren salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang dalam membina toleransi kerukunan antar umat beragama, serta kendala yang dihadapi pondok pesantren salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang dalam membina toleransi kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara kepada pimpinan, santri di Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang, serta warga dari beberapa agama yang ada di wilayah pondok Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang. Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang memiliki peran yang penting dalam membina toleransi kerukunan antar umat beragama. Hal tersebut dapat terlihat dari pembinaan nilai toleransi beragama yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang, antara lain pembiasaan di dalam kehidupan pondok pesantren sehari-hari, keteladan¬an Kyai, serta program pembelajaran. Adapun kendala yang dihadapi Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Kota Semarang dalam membina toleransi kerukunan antar umat beragama adalah saat ini masih ada pandangan yang berbeda dari masyarakat terhadap keberadaan santri Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Ketileng Semarang yang berasal dari beberapa daerah yang berbeda.

Dinasti Politik Dan Kinerja Pemerintahan Yang Dipimpinnya

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja pemerintah daerah yang dipimpin oleh dinasti politik dengan mereka yang berlatar belakang dinasti non-politik. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah pemerintah daerah yang dipimpin oleh dinasti non-politik memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang memiliki dinasti politik. Kinerja diukur dengan Kemandirian Keuangan, Kekayaan, Ketergantungan Lokal, Pengeluaran Modal, dan Perhitungan Anggaran Waktu-over (SiLPA). Sampel penelitian ini terdiri dari 105 pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Latar belakang pemimpin lokal dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok pertama terdiri dari 35 pemimpin lokal yang memiliki latar belakang dinasti politik dan kelompok lainnya terdiri dari 70 pemimpin lokal yang memiliki latar belakang dinasti non-politik. Hipotesis diuji dalam penelitian menggunakan Uji Mann Whitney digunakan untuk menganalisis data.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kinerja pimpinan daerah dengan dinasti politik dan dinasti non-politik dalam aspek kekayaan, aspek ketergantungan lokal, dan aspek pengeluaran modal. Tidak ada perbedaan dalam kinerja yang diukur oleh Independensi Keuangan dan aspek waktu atas perhitungan anggaran (SiLPA). Kesimpulannya adalah bahwa pemimpin lokal dengan latar belakang dinasti politik memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang memiliki latar belakang dinasti non-politik.

Peningkatan Pemahaman Konsep Menggunakan Lembar Kerja Mahasiswa Pada Mata Kuliah Inovasi Pembelajaran Ipa Di Kampus Cemara

Intisari

Pengembangan bahan ajar yang tepat dan sesuai kebutuhan mahasiswa adalah salah satu upaya terbaik untuk meningkatkan hasil belajar. Oleh karena itu bahan ajar merupakan hal yang sangat penting untuk dikembangkan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan pemahaman konsep mahasiswa menggunakan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) mata kuliah Inovasi Pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian sebanyak 30 mahasiswa yang memprogram mata kuliah inovasi pembelajaran IPA.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai pretes adalah 0.983; dan nilai posttes adalah 0.814, hasil gain score 0,38 (kategori sedang). Kesimpulan penelitian ini adalah ada peningkatan pemahaman konsep sebesar 0,38 (kategori sedang) dilihat dari nilai rata-rata gain score.

Indeks Kepuasan Masyarakat Dalam Pemberian Pelayanan Di Pt. Pln (Persero) Upj Sumenep

Intisari

Penelitian ini adalah Indeks Kepuasan  Masyarakat dalam pemberian pelayanan pada PT. PLN (Persero) UPJ Sumenep berdasarkan KEPMENPAN Nomor : KEP/25/M.PAN/2/2004 sedangkan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Indeks Kepuasan Masyarakat dalam pemberian pelayanan pada PT. PLN (Persero) UPJ Sumenep berdasarkan  KEPMENPAN Nomor : KEP/25/M.PAN/2/2004Dalam menjawab  permasalahan  tersebut, peneliti yang  menggunakan  penelitian yang bersifat  deskriptif  kualitatif.  Dalam  hal  ini,  yang menjadi obyek penelitian adalah konsumen sebagai pengguna jasa listrik. Sesuai dengan masalah tersebut, data yang digunakan berupa indept interview dan kuesioner yang kemudian dianalisis menjadi data yang dapat diterjemahkan dan dapat dimengerti.Fokus yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode indept interview dan kuisioner yang bersifat kualitatif : 1) Indeks per unsur pelayanan, 2) Prioritas peningkatan kualitas pelayanan.Dalam penelitian ini secara garis besar, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang diberikan PT. PLN (Persero) UPJ Sumenep dengan 14 (empat belas) penilaiannya mencapai angka 77,97 diklasifikasikan ke dalam interval konversi IKM maka Unit Pelayanan Publik ini termasuk pada klasifikasi pelayanan berkategori BAIK.

Pengaruh Kinerja Dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja Perawat Di Ruang Interna Rsud Moh. Anwar Kabupaten Sumenep

Intisari

Kinerja. Kepuasan karyawan secara emosional luar biasa dari pekerjaan dan tanggung jawab. Sikap dan moral, disiplin, dan kinerja. Kinerja ini memengaruhi kepuasan kerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan kinerja perawat terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Internasional Sumenep. Metode yang digunakan adalah metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Total populasi 15 perawat, data yang dikumpulkan oleh kuisioner dan pengamatan dianalisa menggunakanSpearmanRankTestStatisticsandRegressiontestdengan tingkat signifikansi0,05.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat yang memiliki kinerja lebih baik dan lebih baik dibandingkan dengan hasil tes, menunjukkan statistik kinerja bank (p = 0,045 <? = 0,05) sehingga H1 diterima, artinya ada pengaruh antara kinerja dan kepuasan kerja. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa kinerja berpengaruh dalam meningkatkan kepuasan kerja perawat.

Pengaruh Budaya Organisasi, Pengendalian Internal Dan Kejelasan Sasaran Anggaran Pada Akuntabilitas Kinerja Skpd Kabupaten Gianyar Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderasi

Intisari

Penelitian ini dilakukan untuk membahas akuntabilitas kinerja SKPD Kabupaten Gianyar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, pengendalian internal dan kejelasan sasaran anggaran tentang akuntabilitas kinerja SKPD dan untuk menentukan peran organisasi komitmen dalam jumlah sedang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah jenuh dengan sampel responden tersebut 108 responden. Data yang digunakan berupa data primer menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah moderasi analisis regresi (Moderated Regression Analysis).

Hasil Penelitian

Hasilnya menunjukkan itu komitmen organisasi dan memperkuat pengaruh budaya organisasi pada tujuan anggaran kejelasan akuntabilitas kinerja SKPD Kabupaten Gianyar. Organisasi komitmen tidak dapat melakukannya memoderasi pengaruh kontrol internal Akuntabilitas kinerja SKPD.

Efektifitas Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Manajemen Stres Siswa

Intisari

Manajemen stres dapat diartikan sebagai langkah atau upaya yang dilakukan seseorang untuk dapat mengelola stres yang sedang dialami. Untuk membantu peserta didik yang mengalami stres, seorang guru BK diharapkan memberikan informasi tentang bagaimana mengendalikan stres agar tidak menjadi perokok dan menggunakan obat-obatan terlarang sebagai pelarian ketika mengalami masalah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas layanan informasi dalam manajemen stres meningkatkan kemampuan siswa. Untuk mengetahui faktor yang mendukung dan membatasi layanan informasi dalam meningkatkan kemampuan manajemen stres siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen awal dengan One Group pretest-postest. Sedangkan desain penelitian adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa kelas X SMA NU Sumenep, dan sampelnya adalah 19 siswa. Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian tentang efektivitas layanan informasi untuk meningkatkan manajemen stres kelas X SMA NU SUMENEP, dapat disimpulkan bahwa ada efek yang signifikan antara layanan informasi terhadap tingkat kemampuan manajemen stres.

Pengaruh Kompetensi Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Perawat Instalasi Gawat Darurat di Rumah Sakit Umum dr. F.L. Tobing Sibolga

Intisari

Kinerja adalah penampilan hasil kerja seseorang selama satu periode waktu.Kinerja perawat dalam menangani pasien IGD sering dikeluhkan keluarga tentang ketidakpuasan pelayanan yang diperoleh. Hal tersebut diduga dipengaruhi oleh kompetensi dan pelatihan perawat gawat darurat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap kinerja perawat instalasi gawat darurat. Penelitian ini adalah survei dengan pendekatan explanatory research. Penelitian dilakukan diruang instalasi gawat darurat Rumah Sakit Umum dr. F.L. Tobing Kota Sibolga. Populasi penelitian sebanyak 30 orang dan seluruhnya dijadikan sampel.Analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan menggunakan uji regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja perawat di IGD Rumah Sakit Umum dr. F.L. Tobing Sibolga dalam kategori cukup (43,3%), kompetensi teknis cukup (50,0%), kompetensi konseptual cukup (46,7%), dan pelatihan cukup (56,7%).Secara simultan, ada pengaruh kompetensi teknis, kompetensi konseptual, dan pelatihan terhadap kinerja perawat IGD di Rumah Sakit Umum dr. F.L. Tobing Sibolga, (F = 16,220, p = 0,000).Variabel yang berpengaruh terhadap kinerja perawat IGD yaitu kompetensi teknis (p=0,009), kompetensi konseptual (p=0,012) dan pelatihan (p=0,013). Semakin baik kompetensi teknis, kompetensi konseptual dan pelatihan perawat IGD maka akan semakin baik pula kinerjanya. Variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kinerja perawat IGD adalah kompetensi teknis. Disarankanpada Manajemen Rumah Sakit Umum dr. F.L. Tobing Sibolga untuk mengadakan pelatihan kepada perawat di IGD agar keterampilan dan kompetensi teknis mereka semakin bertambah baik dan dapat meningkatkan kinerjanya.

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by