HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Esa Unggul

  1. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keinginan Pindah Kerja (Turnover/Intention To Leave) Karyawan Pada Perusahaan Swasta Kabupaten Sukoharjo
  2. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan
  3. Pengaruh Motivasi Kerja, Pelatihan Dan Kompensasi Finansial Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Bank Kalsel Cabang Martapura
  4. Manajemen Sekolah Untuk Mencapai Sekolah Unggul Yang Menyenangkan: Studi Kasus Di Sman 1 Sleman Yogyakarta
  5. Pengaruh Motivasi, Gaya Kepemimpinan Dan Kompetensi Diri Terhadap Kinerja Dosen Pada Sekolah Tinggi Desain Bali Dan Akademi Manajemen Informatika Komputer New Media Di Denpasar
  6. Pengaruh Gaji, Komitmen Organisasi, Budaya Organisasi, Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Empiris Pada Karyawan Cv. Lintas Kreasi Yogyakarta)
  7. Pengaruh Disiplin Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan
  8. Pengaruh Kompensasi Finansial, Dan Kompensasi Non Finansial, Lingkungan Kerja, Dan Kepemimpinan Pada Kepuasan Karyawan Di Pt Langgeng Jaya Plastindo Surabaya
  9. Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Pada Pt. Gelora Persada Mediatama Semarang
  10. Peranan Sumber Daya Pendidikan Sebagai Faktor Penentu Dalam Manajemen Sistem Pendidikan
  11. Gambaran Kepuasan Kerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum Dki Jakarta (Pam Jaya) Jakarta Pusat
  12. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta
  13. Hubungan Antara Efektivitas Komunikasi Antarpribadi Dengan Motivasi Kerja Karyawan Pt Mmt
  14. Analisis Penerapan Konsep Balanced Scorecard (Bsc) Sebagai Suatu Alat Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia Di Pt. Excelcomindo Pratama, Tbk Regional Sumatera
  15. Hubungan Kepemimpinan, Motivasi Dan Kompensasi Dengan Kepuasan Kerja Pegawai Puskesmas Di Kota Denpasar
  16. Pengaruh Kepuasan Kerja, Kompensasi Dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention Karyawan Bank Syariah Mandiri Cabang Padang
  17. Pengaruh Kepemimpinan Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Organisasi PT. SAMICK INDONESIA
  18. Identifikasi Kompetensi Karyawan Yang Mempengaruhi Pencapaian Kinerja Bidang Produksi DI PT. INDUSTRI SANDANG NUSANTARA (PERSERO) Dengan Pemberian Insentif Sebagai Variabel Moderator Studi di PT. Industri Sandang Nusantara (Persero)
  19. Masa Kerja, Tingkat Pendidikan, Dan Rotasi Kerja Meningkatkan Kinerja Perawat Di RS JIWA Dr. SOEHARTO HEERDJAN
  20. Analisis Motivasi Dosen Serta Pengaruhnya Terhadap Peningkatan Kinerja Dosen Politeknik Negeri Malang
  21. Hubungan Antara Berbagai Gaya Kepemimpinan dengan Kejenuhan Kerja Perawat di IRNA Airlangga, Diponegoro dan Imam Bonjol Rumah Sakit RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang

 

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keinginan Pindah Kerja (Turnover/Intention To Leave) Karyawan Pada Perusahaan Swasta Kabupaten Sukoharjo

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan karier, kompensasi dan komitmen organisasi terhadap turnover intention karyawan di perusahaan swasta kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan perusahaan swasta dengan jenis manufaktur dan jasa di Sukoharjo. Sampel ditentukan dengan teknik metode convenience sampling, dengan responden sebanyak 100 orang. Metode teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket (angket). Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis linier berganda. Dalam hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan SPSS, menunjukkan bahwa pengembangan karir F-test, kompensasi dan komitmen organisasi secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keinginan karyawan untuk pindah ke perusahaan swasta kabupaten Sukoharjo.

Hasil Penelitian

Sedangkan hasil uji t variabel Pengembangan Karir dan Komitmen Organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. sedangkan variabel kompensasi berpengaruh signifikan terhadap intensi turnover.

Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan

Intisari

Pimpinan dalam suatu organisasi sangat perlu memberikan pemahaman dan menanamkan nilai-nilai budaya organisasi, baik yang formal maupun non-formal agar individu-individu dalam organisasi tersebut mau memahami visi dan tujuan organisasi serta mengintegrasikan dirinya sebagai bagian integral dari sistem budaya organisasi. Dalam memberikan pelayanan administrasi kepada para dosen dan mahasiswa tentunya pegawai di bagian administrasi harus memiliki suatu etos kerja yang tinggi agar mampu memberikan pelayanan yang prima sesuai dengan yang diinginkan dosen dan mahasiswa.

Pendekatan Penelitian

Setiap organisasi harus memiliki budaya organisasi yang kuat yang memperkokoh manajemen sumber daya manusia, dan etos kerja yang tinggi dimiliki oleh seluruh pegawai agar mendorong dan memotivasi pegawai untuk bekerja lebih produktif, efisien dan efektif dalam mencapai tujuan organisasi. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh budaya organisasi dan etos kerja terhadap kinerja pegawai Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan? Hipotesis yang diajukan adalah budaya organisasi dan etos kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan etos kerja terhadap kinerja pegawai Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang berkaitan dengan Budaya Organisasi, Etos Kerja, dan Kinerja Pegawai.

Pendekatan yang digunakan adalah survei. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dan sifat penelitian adalah penelitian penjelasan (explanatory).Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara (interview), daftar pertanyaan (questionaire), dan studi dokumentasi. Model analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan yang berjumlah 65 orang. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini adalah sampel jenuh (sensus). Dengan demikian jumlah sampel sama dengan jumlah populasi, yaitu sejumlah 65 orang pegawai Fakultas Ekonomi USU. Kesimpulan penelitian adalah budaya organisasi dan etos kerja secara simultan maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Fakultas Ekonomi USU Medan.

Pengaruh Motivasi Kerja, Pelatihan Dan Kompensasi Finansial Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Bank Kalsel Cabang Martapura

Intisari

Tujuan penelitian ini untuk membuktikan efek. Motivasi kerja (X1), Pelatihan (X2) dan Keuangan, Kompensasi (X3) untuk Kinerja Karyawan (Y). Populasi penelitian adalah semua karyawan PT. Bank Kalsel, cabang Martapura berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Mengumpulkan data menggunakan kuesioner yang dirancang menggunakan level Likert skala 1-5. Analisis data menggunakan model struktural SmartPLS.

Hasil Penelitian

Hasil tes membuktikan 1). Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai PT Bank Kalsel karyawan dengan pengaruh besar (33,11%) 2). Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT Bank Kalsel dengan pengaruh besar 24,34% 3) Kompensasi Keuangan berpengaruh signifikan signifikan terhadap Karyawan Kinerja PT Bank Kalsel dengan pengaruh besar 31,11%.

Manajemen Sekolah Untuk Mencapai Sekolah Unggul Yang Menyenangkan: Studi Kasus Di Sman 1 Sleman Yogyakarta

Intisari

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui penyelenggaraan sekolah yang menyenangkan di SMA Negeri I Pakem Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Validitas data menggunakan teknik triangulasi, dan analisis data menggunakan analisis interaktif melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Menengah Atas Negeri I Pakem Sleman merupakan sekolah yang menyenangkan baik dari segi kepemimpinan kepala sekolah, dukungan pendidik dan tenaga kependidikan, lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, kegiatan pembelajaran, layanan prima, dan iklim kelas. Pengelolaan sekolah terfokus pada hal-hal tersebut yang mengkondisikan Sekolah Menengah Atas Negeri I Pakem menjadi sekolah favorit, unggulan, dan menyenangkan. Kajian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah merupakan indikator yang paling utama dalam mewujudkan sekolah unggul yang menyenangkan.

Pengaruh Motivasi, Gaya Kepemimpinan Dan Kompetensi Diri Terhadap Kinerja Dosen Pada Sekolah Tinggi Desain Bali Dan Akademi Manajemen Informatika Komputer New Media Di Denpasar

Intisari

Sekolah Tinggi Desain Bali dan Akademi Manajemen Informatika dan Komputer New Media adalah perguruan tinggi swasta yang berada di bawah satu yayasan. Dosen profesional haruslah dosen yang mampu menunjukan kinerja yang tinggi yaitu melakukan Tri Darma Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, gaya kepemimpinan, dan kompetensi diri terhadap kinerja dosen pada STD Bali dan AMIK New Media di Denpasar baik secara parsial maupun simultan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan kuisioner. Ukuran sampel menggunakan metode sensus dimana semua populasi dijadikan sample. Jumlah kuisioner yang dikumpulkan sebanyak 35 kuisioner berasal dari dosen tetap yang ada di STD Bali dan AMIK New Media. Analisis data menggunakan SPSS.

Hasil Penelitian

Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen, variabel gaya kepemimpinan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja dosen, variabel kompetensi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen, Variabel motivasi, gaya kepemimpinan, dan kompetensi diri berpengaruh positif dan signifikan secara bersama sama terhadap kinerja dosen pada STD Bali dan AMIK New Media.

Pengaruh Gaji, Komitmen Organisasi, Budaya Organisasi, Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Empiris Pada Karyawan Cv. Lintas Kreasi Yogyakarta)

Intisari

Globalisasi mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas karyawan agar mampu bersaing dengan perusahaan lain. Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam perusahaan. Manusia sangat penting dalam strategi kompetisi dan bertahan hidup dalam jangka pendek dan jangka panjang dari sebuah organisasi. Penelitian mengenai efek dari kepuasan karyawan diperlukan karena akan berdampak pada kualitas karyawan itu sendiri.

Pendekatan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh gaji, komitmen organisasi, budaya organisasi, dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan. Model analisis regresi diterapkan untuk menguji variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan berbagai daftar pertanyaan kepada responden. 60 responden dari karyawan CV. Lintas Kreasi Yogyakarta dikumpulkan dengan metode purposive sampling.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaji, komitmen organisasi, budaya organisasi, dan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja.

Pengaruh Disiplin Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan

Intisari

Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. (2) budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. (3) Disiplin kerja dan budaya organisasi secara bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifkan terhadap kinerja karyawan.

Pengaruh Kompensasi Finansial, Dan Kompensasi Non Finansial, Lingkungan Kerja, Dan Kepemimpinan Pada Kepuasan Karyawan Di Pt Langgeng Jaya Plastindo Surabaya

Intisari

Pesatnya perkembangan perusahaan menuju proses industrialisasi dengan menggunakan teknologi canggih di masa sekarang dan di masa depan akan membutuhkan ketersediaan sumber daya alam, modal dan teknologi. Sumber daya manusia adalah salah satu aset perusahaan yang sangat berharga. Sumber daya manusia memainkan peran utama dalam menjalankan kehidupan perusahaan. Jika sumber daya manusia memiliki kepuasan kerja dan dukungan kepemimpinan yang tinggi, perusahaan akan tumbuh dan akhirnya dapat menghasilkan prestasi yang baik bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi finansial, kompensasi non finansial, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja terhadap kepemimpinan PT Lasting Jaya di Plastindo di Surabaya.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini merupakan studi kasus berupa penelitian yang dilakukan di lokasi PT Jaya Lasting Plastindo di Surabaya, waktu penelitian Agustus 2013 jumlah sampel yang akan digunakan dengan menggunakan rumus pemecahan adalah total 101 responden. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh kompensasi finansial terhadap kepuasan kerja, pengaruh kompensasi nons terhadap kepuasan kerja, pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja, dan tidak ada pengaruh kepemimpinan terhadap kepuasan kerja. Analisis regresi menunjukkan bahwa kepuasan kerja dipengaruhi oleh kompensasi finansial, kompensasi non-finansial, lingkungan kerja, dan kepemimpinan bersama-sama sebesar 80,4% dan sisanya 19,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.

Hasil Penelitian

Temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kompensasi finansial, gaji, tunjangan dan dana pensiun memberikan pengaruh paling dominan terhadap kepuasan kerja karyawan.

Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Pada Pt. Gelora Persada Mediatama Semarang

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior. 2) Untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi terhadap Perilaku Kewarganegaraan Organisasi. 3) Untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan 4) Untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan. 5) Untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja, komitmen organisasi terhadap Perilaku Kewarganegaraan Organisasi dan kinerja karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Gelora Persada Mediatama Semarang, dengan jumlah 50 orang. Analisis data yang digunakan adalah validitas, uji reliabilitas, regresi, uji t dan koefisien determinasi.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa: (1) pengaruh negatif terhadap kepuasan kerja, perilaku warga organisasi (OCB), yang ditunjukkan dari hasil regresi ? = -0,291, dan nilai signifikansi dari 0,042; di mana signifikansi kurang dari 0,05 (0,042 <0,05), (2) pengaruh positif terhadap komitmen organisasi, perilaku warga organisasi (OCB), yang ditunjukkan dari hasil regresi ? = 0,400, dan nilai signifikan 0,822; di mana signifikansinya lebih besar dari 0,05 (0,098> 0,05); (3) Kepuasan kerja dan perilaku warga organisasi (OCB) berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, seperti yang ditunjukkan oleh hasil regresi Kepuasan Kerja ? = 0,133 (tanda 0,159> 0,05) dan perilaku warga organisasi (OCB) ? = 0,738 (tanda 0, 06> 0,05) sedangkan komitmen Organisasi berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan, seperti yang ditunjukkan oleh hasil regresi Komitmen organisasi ? = -0,222 (tanda 0,160> 0,05). Dinilai R ² Kontribusi kepuasan kerja, komitmen organisasi dan perilaku warga organisasi (OCB) untuk menjelaskan peningkatan kinerja karyawan PT. Gelora Persada Mediatama dari (?R²) 0581.

Peranan Sumber Daya Pendidikan Sebagai Faktor Penentu Dalam Manajemen Sistem Pendidikan

Intisari

Pendidikan adalah faktor yang sangat penting dalam kehidupan manusia, sehingga proses pengembangan sumber daya manusia harus dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap serta nilai-nilai sehingga mereka dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Pendekatan Penelitian Kualitatif dan Jenis Penelitian Deskriptif, dengan maksud untuk memperoleh gambaran umum tentang dimensi keterkaitan dari sinergi Peran Sumber Daya Pendidikan sebagai Faktor Penentu dalam Manajemen Sistem Pendidikan dalam penelitian ini. Dengan harapan membangun seluruh pemikiran substantif (tidak dikotomis dan parsial). Setelah menemukan data kualitatif, untuk dianalisis berdasarkan pengamatan atau temuan yang ada di lapangan.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masalah sumber daya manusia sangat dominan dalam Proses pendidikan / pembelajaran, ini juga berarti bahwa mengelola sumber daya manusia adalah bidang yang sangat penting dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah.

Gambaran Kepuasan Kerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum Dki Jakarta (Pam Jaya) Jakarta Pusat

Intisari

Dalam USAha memenfaatkan dan mengelola SDM diperlukan manajemen Perusahaan yang handal. Oleh karenanya, Perusahaan harus memahami kebutuhan yang dapat memberikan kepuasan bagi karyawan. Kepuasan kerja bersumber dari faktor ekstrinsik (Hygiene) dan faktor intrinsik (Motivator) suatu pekerjaan (Herzberg, dalam Munandar 2001). Ketika Perusahaan tidak mampu memenuhi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja, maka akan menimbulkan ketidakpuasan kerja bagi karyawan PAM Jaya. Hal ini dapat berdampak negatif pada prodiktivitas karyawan dan Perusahaan.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta

Intisari

Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang terdiri dari proses  pembelajaran, lingkungan kehidupan kampus, komunikasi, pelayanan administrasi  dan birokrasi serta fasilitas keamanan yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa pasca sarjana di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Menurut metode yang  digunakan, jenis penelitian ini adalah penelitian survey. Teknik pengumpulan data  yang dilakukan dengan cara kuesioner dan wawancara. Pengambilan sampel  dilakukan dengan Teknik random sampling. Jumlah responden yang diambil sebagai  sampel adalah sebanyak 92 mahasiswa pascasarjana di Universitas Muhammadiyah  Surakarta. Analisis data menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa pasca sarjana di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hasil Penelitian

Berdasarkan analisas data hasil penelitian ini adalah bahwa faktor-faktor yang  terdiri dari proses pembelajaran, lingkungan kehidupan kampus, komunikasi,  pelayanan administrasi dan birokrasi serta fasilitas keamanan mempunyai pengaruh  signifkan terhadap kepuasan mahasiswa pasca sarjana di Universitas Muhammadiyah  Surakarta. Variabel komunikasi mempunyai pengaruh tidak signifikan terhadap  kepuasan mahasiswa pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hubungan Antara Efektivitas Komunikasi Antarpribadi Dengan Motivasi Kerja Karyawan PT MMT

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan komunikasi antarpribadi pimpinan dengan karyawan serta sesame karyawan untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT. MMT. Penelitian menggunakan metode deskriptif korelasional, yaitu untuk mengetahui sejauhmana satu variabel atau lebih berperan dalam mempengaruhi variabel yang lain. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, teknik pengambilan berupa sensus pada 30 responden. Analisa data dilakukan dengan menggunakan:

  1. Koefisien Korelasi Pearson, digunakan untuk menjelaskan tingkat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat yang dinyatakan dengan berbagai tingkat hubungan.
    b. Koefisien Determinasi, digunakan mengukur seberapa besar variabel-variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen.
  2. Uji hipotesis dengan t-test, digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen signifikan atau tidak terhadap variabel dependen secara individual untuk setiap variabel.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi pimpinan dengan karyawan serta sesama karyawan mempunyai hubungan positif dengan motivasi kerja, sehingga semakin baik komunikasi antarpribadi semakin tinggi motivasi kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 40.7%. Berdasarkan hal ini, maka komunikasi antarpribadi pimpinan dengan karyawan serta sesama karyawan di PT MMT harus terus dijaga agar selalu kondusif sehingga dapat meningkatkan motivasi karyawan. Sehingga karyawan memberikan kontribusi yang lebih baik lagi kepada perusahaan.

Analisis Penerapan Konsep Balanced Scorecard (BSC) Sebagai Suatu Alat Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia Di Pt. Excelcomindo Pratama, Tbk Regional Sumatera

Intisari

Balanced scorecard merupakan suatu alat pengukuran kinerja yang paling banyak mendapat perhatian dunia bisnis saat ini. Pengukuran finansial belum mampu mendeteksi kemampuan asset yang bersifat intangible seperti kemampuan karyawan perusahaan yang brilliant, bisnis proses perusahaan yang handal, cepat dan tidak birokrasi serta pelanggan perusahaan yang sangat dinamis dan loyal. Yang kemungkinan bisa saja faktor-faktor tersebut mendorong keunggulan perusahaan bersaing dan berkompetisi dengan perusahaan lainnya.

Pendekatan Penelitian

Balanced Scorecard memiliki empat perspektif yang mendasari yaitu perspektif pembelajaran dan pertumbuhan karyawan, perspektif bisnis proses, perspektif pelanggan dan perspektif finansial. Penelitian ini difokuskan pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan karyawan, sebagai akar dari proses menuju kesuksesan bagi perusahaan. Dibantu dengan varibel kepuasan karyawan dalam bekerja, pelatihan ataupun training yang dilakukan oleh karyawan, turnover karyawan dalam perusahaan dan produktivitas karyawan.

Hipotesis penelitian ini dirumuskan bahwa perspektif pembelajaran dan  pertumbuhan karyawan berpengaruh terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT. Excelcomindo Pratama Tbk, Regional Sumatera. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang didukung oleh metode survey. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 44 orang. Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan satuan skala Likert. Uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 16.

Hasil Penelitian

Dari hasil penelitian diketahui variabel kepuasan dalam bekerja (X1) dan pelatihan (X2), turnover (X3) dan produktivitas karyawan (X4) secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT. Excelcomindo Pratama Tbk, Regional Sumatera. Secara parsial, variabel kepuasan dalam bekerja (X1) dan pelatihan (X2), turnover (X3) dan produktivitas karyawan (X4) secara parsial berpengaruh signifikan dan nyata terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT Excelcomindo Pratama Tbk Regional Sumatera. Variabel kepuasan karyawan dalam bekerja (X1) merupakan variabel yang paling dominan terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT Excelcomindo Pratama, Tbk Regional Sumatera. Teknik analisa regresi berganda untuk menguji hipotesis digunakan uji F dan uji t pada tingkat kepercayaan 95 % dengan ? 0,05.

Dari koefisien determinasi (Adjusted R Square) dihasilkan regresi sebesar 0,863 yang berarti 86,3% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variasi variabel kepuasan dalam bekerja, pelatihan, turnover dan produktivitas karyawan sedangkan sisanya 13,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.

Hubungan Kepemimpinan, Motivasi Dan Kompensasi Dengan Kepuasan Kerja Pegawai Puskesmas Di Kota Denpasar

Intisari

Latar belakang dan tujuan: Kepuasan kerja dapat meningkatkan kinerja pegawai dalam bekerja sehingga mampu menciptakan suatu keadaan positif di lingkungan organisasi. Penelitian sebelumnya mendapatkan bahwa kepemimpinan, motivasi dan kompensasi berhubungan dengan kepuasan kerja pegawai puskesmas namun belum dapat menjelaskan hubungan kepemimpinan, motivasi dan kompensasi secara bersama sama dengan kepuasan kerja pegawai puskesmas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan, motivasi dan kompensasi dengan kepuasan kerja pegawai puskesmas di Kota Denpasar.

Pendekatan Penelitian

Metode: Rancangan penelitian ini adalah survei cross sectional pada semua pegawai puskesmas yakni sebanyak 39 pegawai di Puskesmas II Denpasar Selatan dan 36 pegawai di Puskesmas III Denpasar Utara. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi logistik untuk melihat hubungan kepemimpinan, motivasi dan kompensasi dengan kepuasan kerja pegawai puskesmas.

Hasil Penelitian

Hasil: Pegawai puskesmas yang mempersepsikan kepemimpinan kepala puskesmas kurang baik sebanyak 52,00%, pegawai puskesmas yang memiliki motivasi tinggi dalam bekerja hanya 56,00%, pegawai puskesmas yang mempersepsikan kompensasi yang diterima memadai 60,00% dan pegawai yang merasa puas dalam bekerja hanya 52%. Analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor kepemimpinan dengan OR=7,28 (95%CI: 2,17-24,46) dan motivasi dengan OR=4,31 (95%CI: 1,29- 14,39) berhubungan positif dengan kepuasan kerja pegawai puskesmas.

Simpulan: Kepemimpinan dan motivasi berhubungan bermakna dengan kepuasan kerja pegawai puskesmas. Aspek perilaku pemimpin dalam memotivasi pegawai dan motivasi ekstrinsik terutama pada kondisi kerja masih perlu ditingkatkan untuk menciptakan kepuasan kerja pegawai.

Pengaruh Kepuasan Kerja, Kompensasi Dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention Karyawan Bank Syariah Mandiri Cabang Padang

Intisari

Penelitian ini diusulkan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja, kompensasi dan pengembangan karir terhadap turnover intention karyawan BSM cabang Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan organik BSM cabang Padang. Jumlah 84 karyawan organik sebagai sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin dan dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dan uji hipotesis dengan menggunakan uji t dengan SPSS versi 20 digunakan untuk menganalisis data.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi dan pengembangan karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kompensasi, pengembangan karir, dan kepuasan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap intensi turnover tetapi secara individual hanya kepuasan kerja yang memiliki pengaruh signifikan dan negatif terhadap intensi turnover.

Pengaruh Kepemimpinan Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Organisasi PT. SAMICK INDONESIA

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh kepemimpinan dan kompetensi terhadap kinerja organisasi PT. Samick Indonesia. Penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Samick Indonesia. Dengan 156 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang kemudian telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah regresi berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Kepemimpinan mampu meningkatkan Kinerja Organisasi. Kompetensi mampu meningkatkan kinerja organisasi sehingga dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi PT. Samick Indonesia.

Identifikasi Kompetensi Karyawan Yang Mempengaruhi Pencapaian Kinerja Bidang Produksi DI PT. INDUSTRI SANDANG NUSANTARA (PERSERO) Dengan Pemberian Insentif Sebagai Variabel Moderator Studi di PT. Industri Sandang Nusantara (Persero)

Intisari

Dalam pelaksanaan manajemen Sumber Daya Manusia, PT. Industri Sandang Nusantara (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di industri tekstil telah dikompensasi sesuai dengan Keputusan Direksi, yang juga mengacu pada Perburuhan Hukum. Insentif yang terkandung dalam peraturan ini harus menjadi pendorong kinerja yang harus dicapai target perusahaan. Namun, berdasarkan pencapaian data kinerja produksi PT PT. Industri Sandang Nusantara (Persero) dari tahun 2007 hingga 2013 belum ada target kinerja telah tercapai. Memang hal ini sebagian besar disebabkan oleh masalah itu terjadi dalam entitas baik secara internal – masalah konflik antara manajemen Perusahaan dengan Serikat Pekerja, arus kas, kurangnya investasi, dll. Dan faktor eksternal – global perlambatan ekonomi, jumlah impor ilegal, fluktuasi harga bahan baku, naik energi dan biaya tenaga kerja, fluktuasi nilai tukar, dan lain-lain. Di sisi lain, SDM adalah a sumber potensial keunggulan kompetitif untuk kompetensinya dalam bentuk kecerdasan, pribadi karakter, serta proses intelektual dan kognitif sebagai salah satu faktor yang mendukung kesuksesan perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pengaruh kompetensi pada kinerja karyawan dengan insentif sebagai variabel moderator. Lokasi penelitian adalah Unit Produksi PT. Industri Sandang Nusantara (Persero). Sumber data yang digunakan adala primer Teknik pengambilan data dan sampling yang digunakan adalah random sampling dengan sampel sebanyak 111 karyawan produksi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, klasik uji asumsi dan uji regresi.

Hasil Penelitian

Hasil analisis penerimaan hipotesis terbukti kompetensi yang memiliki pengaruh positif pada kinerja dengan nilai t-hitung dari 7.035 dengan  nilai signifikansi 0,000, insentif memiliki pengaruh positif pada kinerja dengan nilai  t-hitung pada 3,919 dengan nilai signifikansi 0,000 dan kompetensi berpengaruh positif terhadap  kinerja insentif sebagai variabel moderator sedangkan nilai t-hitung sebelum moderasi  adalah 1,351 dan menjadi 2.105 setelah dimoderasi oleh insentif dan signifikansi dari 0,180 sebelumnya menjadi 0,038. Hasil penelitian dengan regresi (adjusted Rsquare) juga menunjukkan bahwa  pengaruh insentif sebagai variabel moderator pengaruh antara kompetensi dan  kinerja memberikan efek penguatan menjadi 33,20% dari sebelumnya 31,10%. Itu  hasil menunjukkan bahwa perusahaan harus melakukan peningkatan kompetensi  karyawan melalui pelatihan dan evaluasi segera program insentif yang telah dilakukan  sehingga akan sesuai dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Apalagi pada dasarnya di jangka panjang mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal di mana kondisi kinerja memiliki  telah terwakili dalam produksi PT. Industri Sandang Nusantara (Persero) dan juga PT  program restrukturisasi dan revitalisasi belum berjalan sebagaimana mestinya  perusahaan disarankan kembali untuk membuat program memetakan kembali kondisi perusahaan  secara komprehensif dan menyeluruh baik dari kondisi eksternal maupun internal. Setelah itu, si  perusahaan dapat melakukan perubahan kebijakan, visi dan misi serta mengeksplorasi bisnis lain di Indonesia  Selain industri tekstil, dalam hal ini perusahaan melakukan pengubahan ukuran dan stabilisasi  program sehingga perusahaan masih dapat bertahan dalam situasi dinamika penuh dan tantangan.

Masa Kerja, Tingkat Pendidikan, Dan Rotasi Kerja Meningkatkan Kinerja Perawat Di RS JIWA Dr. SOEHARTO HEERDJAN

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan masa kerja, tingkat pendidikan, dan rotasi kerja terhadap kinerja Perawat di RS Jiwa; serta variabel manakah yang paling penting hubungannya terhadap kinerja perawat di rumah sakit tersebut. Pengambilan sampel dilakukan di RS Jiwa secara purposive sampling sebanyak 114 perawat. Teknik pengumpulan data menggunakan survey data primer dan sekunder. Data dianalisis dengan menggunakan uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan regresi berganda .

Hasil Penelitian

Hasil penelitian  menunjukkan terdapat hubungan  yang sangat signifikan dari variabel masa kerja; variabel tingkat pendidikan  dan variabel dummy rotasi kerja terhadap kinerja  dimana masing-masing nilai probabilitas (sig) bernilai 0,000. Nilai beta coefficient dalam penelitian ini paling tinggi pada variabel masa kerja sebesar 0,622. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin lama seorang perawat bekerja dan rotasi kerja dapat meningkatkan kinerja perawat di RS Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan. Variabel yang paling penting hubungannya terhadap kinerja perawat yaitu masa kerja.

Analisis Motivasi Dosen Serta Pengaruhnya Terhadap Peningkatan Kinerja Dosen Politeknik Negeri Malang

Intisari

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis pengaruh signifikansi Kompensasi terhadap Motivasi dosen di Politeknik Malang, (2) Untuk menganalisis pengaruh signifikansi Kompensasi terhadap Kinerja dosen di Politeknik Negeri Malang, ( 3) Untuk menganalisis pengaruh signifikansi Kompetensi terhadap Motivasi dosen di Politeknik Malang, (4) untuk menganalisis pengaruh signifikansi kompetensi terhadap kinerja dosen di Politeknik Negeri Malang, (5) untuk menganalisis pengaruh signifikansi motivasi terhadap kinerja dosen di Politeknik Negeri Malang, (6) untuk menganalisis pengaruh signifikansi Kompensasi dan Kompetensi terhadap kinerja dengan variabel antara motivasi pada Politeknik Negeri Malang.

Hasil Penelitian

Dalam penelitian ini, desain yang digunakan adalah analisis desain Explanantif Path (Path Analysis) untuk mengukur hubungan antar variabel penelitian atau untuk menganalisis bagaimana pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode survei, dengan alat angket terlampir, dimana responden memilih salah satu jawaban yang telah disediakan dengan alternatif jawaban terdiri dari interval 1 – 5. Objek penelitian adalah 42 fakultas kelistrikan kursus teknik Politeknik Negeri Malang. Penelitian ini menemukan bukti bahwa: (1) Kompensasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap motivasi politeknik dosen miskin, (2) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi politeknik dosen yang disayangkan, (3) Kompensasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap motivasi dosen politeknik miskin. kinerja guru besar politeknik tanah miskin, (4) kompetensi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja guru besar politeknik malang, (5) Motivasi pengaruh positif dan dampak signifikan terhadap kinerja dosen politeknik kurang beruntung, (6) Terdapat pengaruh positif dan kompensasi signifikan , kompetensi melalui motivasi pada kinerja politeknik dosen yang disayangkan.

Hubungan Antara Berbagai Gaya Kepemimpinan dengan Kejenuhan Kerja Perawat di IRNA Airlangga, Diponegoro dan Imam Bonjol Rumah Sakit RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang

Intisari

Latar Belakang : keperawatan merupakan salah satu profesi yang ada di rumah sakit. Seorang perawat memiliki berbagai peran yaitu penyedia layanan, advokat, komunikator, manajer, dan pendidik. Peran perawat sebagai manajer sangat penting dalam pencapaian tujuan sebuah organisasi dan pengendalian mutu layanan keperawatan yang akan berdampak pada kinerja perawat. Manajer dalam pencapaian tersebut dapat menggunakan gaya kepemimpinan otokratik, parternalistik, partisipatif, demokratik, maupun free reigh. Setiap gaya kepemimpinan tersebut memiliki kekurangan yang dapat berdampak pada bawahan seperti stres kerja, jika terjadi secara terus menerus atau tidak cepat ditangani maka akan mengakibatkan kejenuhan kerja (burnout). Kejenuhan kerja pada seorang perawat akan dapat menurunkan mutu asuhan keperawatan.

 

Metode penelitian : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah descriptive analytic dengan pendekatan study cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 7-15 juli 2014 di IRNA Airlangga, Diponegoro dan Imam Bonjol Rumah Sakit RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Subjek penelitian adalah perawat pelaksana yang ada pada tiga ruangan yaitu airlangga, imam bonjol, dan diponegoro (n=36) diambil dengan metode total sampling. Analisa data data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik.

Hasil Penelitian 

Hasil : hasil perhitungan statistik gaya kepemimpinan didapat presentasi tertinggi yaitu gaya kepemimpinan parternalistik 44,4%. Kejenuhan kerja nilai presentase tertinggi yaitu 77,8% perawat pelaksana mengalami kejenuhan kerja sedang. Hasil analisa uji alternatif chi-square yaitu uji gamma didapat nilai Approx Sig (p) sebesar 0.000 < (?) = 0.005 dan kekuatan korelasinya sangat kuat r= 0.936, dan begitu pula pada uji regresi logistik didapat nilai besaran probabilitas (Sig.) 0,002< 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima.

 

Kesimpulan : Berbagai gaya kepemimpinan berhubungan dengan kejenuhan kerja perawat di IRNA Airlangga, Diponegoro dan Imam Bonjol Rumah Sakit RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by