HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Widyagama Malang

  1. Mengembangkan Etika Kepemimpinan: Fenomena Pada Jabatan Publik
  2. Pengaruh Motivasi Dan Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja Guru Sekolah Menengah Atas Negeri Di Kota Malang
  3. Pengaruh Motivasi Dan Kemampuan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Dinas Pendidikkan Pemerintah Kota Batu
  4. Implementasi Program Pelatihan Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank Icb Bumiputera Pekanbaru
  5. Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Administrasi Di Universitas Widyagama Malang
  6. Kontribusi Manajemen Fungsional Dalam Implementasi Strategi Perusahaan Terhadap Pencapaian Kinerja Perusahaan Manufaktur Berdasarkan Pendekatan Balanced Scorecard (Survey Pada Perusahaan Manufaktur Berskala Besar Di Kota Surabaya)
  7. Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Di Sekolah Dasar Islam Terpadu
  8. Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Pendidik Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri
  9. Pengaruh Training Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi Pada Pt. Nestle Indonesia Kejayan Factory Pasuruan
  10. Sistem Manajemen Mutu Iso 9001:2008 Digital Berbasis Web Di Smk Widyagama Malang
  11. Pengaruh Kompetensi, Lingkungan Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan (Pada Koperasi Unit Desa Pakis, Kabupaten Malang)
  12. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Penelitian Dosen Perguruan Tinggi Swasta (Pts) Kluster Madya Di Kota Malang
  13. Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kebosanan Sebagai Variabel Intervening Pada Akademi Maritim Yogyakarta
  14. Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Tetap Giant Ekstra Gajayana Malang)
  15. Membangun Kinerja Umkm Malang Raya Berbasis Keterlibatan Pekerjaan Dan Quality Of Work Life Di Pasar Global
  16. Pengaruh Rotasi Pekerjaan, Stres Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi (Studi Pada Karyawan Biro Administrasi Universitas Widyagama Malang)
  17. Analisis Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Kepuasan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Pada Pegawai Non Medis Rsud Kepanjen Kabupaten Malang)
  18. Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kepemimpinan Serta Keahlian Profesional Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Hakim Ad-Hoc Pada Pengadilan Negeri Palembang
  19. Hubungan Penempatan Dan Pelatihan Dengan Prestasi Kerja Karyawan Pt. Pln (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan Malang
  20. Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komunikasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pengurus Imaba Malang Raya

Pengaruh Motivasi Dan Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja Guru Sekolah Menengah Atas Negeri Di Kota Malang

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk memahami pengaruh motivasi dan kepemimpinan yang simultan atau sebagian baik terhadap prestasi guru SMA Negeri di Kota Malang. Dan 2) Untuk memahami variabel yang berpengaruh dominan terhadap guru SMA Negeri di Kota Malang. . Mengacu pada uji F, hasil dari hitung F sebesar 38,663 lebih besar dari F tabel yang sebesar 3,186, artinya variabel independen (X1 dan X2) secara simultan berpengaruh terhadap variabel dependen Y (prestasi kerja).

Hasil Penelitian

Dari analisis uji t di atas, kesimpulannya adalah variabel independen (X1 dan X2) secara parsial, berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Y (prestasi kerja), dengan demikian, tawaran hipotetis pertama yang secara parsial diberikan. Ada variabel yang memberikan pengaruh dominan, variabel kepemimpinan menjadi faktor dominan dalam mempengaruhi prestasi kerja guru dengan melihat dari yang paling besar stratndardized adalah kepemimpinan yaitu sebesar 0,544 atau 54,5%.

Pengaruh Motivasi Dan Kemampuan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Dinas Pendidikkan Pemerintah Kota Batu

Intisari

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui pengaruh variabel motivasi  dan kemampuan  secara simultan terhadap prestasi kerja pegawai; 2) untuk mengetahui  pengaruh variabel motivasi  dan kemampuan  secara parsial terhadap prestasi kerja pegawai; 3) untuk mengetahui mana diantara variabel motivasi dan kemampuan yang mempunyai pengaruh dominan terhadap prestasi kerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kota Batu. Hipotesis penelitian ini adalah 1) variabel motivasi  dan kemampuan  secara simultan berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai; 2) variabel motivasi  dan kemampuan  secara parsial berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai; 3) variabel  kemampuan berpengaruh secara dominan terhadap prestasi kerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kota Batu.

Hasil Penelitian

Hasil Penelitian menyebutkan bahwa Motivasi dan Kemampuan secara simultan berpengaruh terhadap Prestasi Kerja pegawai Dinas Pendidikan Kota Batu. Kemudian Motivasi dan Kemampuan secara parsial berpengaruh terhadap Prestasi Kerja pegawai Dinas Pendidikan Kota Batu. Selanjutnya Kemampuan berpengaruh dominan terhadap Prestasi kerja pegawai Dinas Pendidikan Kota Batu.

Implementasi Program Pelatihan Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank ICB Bumiputera Pekanbaru

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui dan menganalisis program pelatihan (2) untuk mengetahui dan menganalisis kinerja karyawan (3) untuk mengetahui pengaruh program pelatihan dengan kinerja karyawan di bank ICB Bumiputera Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan di kantor Bank ICB Bumiputera Pekanbaru yang berlokasi di jalan Sudirman. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Dengan objek penelitian adalah Bank ICB Bumiputera Pekanbaru. Dengan metode pengumpulan data melalui Quisioner dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi Linear Sederhana.

Hasil Penelitian

Dengan hasil penelitian terdapat pengaruh program pelatihan dengan kinerja karyawan di bank ICB Bumiputera Pekanbaru sebesar 78,0 Persen.

Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Administrasi Di Universitas Widyagama Malang

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan motivasi secara bersamaan, untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan parsial dan motivasi, dan untuk mengetahui, kepemimpinan dan motivasi manakah yang paling dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan.

Hasil Penelitian

Hipotesis penelitian dirumuskan sebagai berikut: 1. Kepemimpinan dan motivasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, kepemimpinan 2 dan motivasi berpengaruh secara parsial 2 terhadap kinerja karyawan, dan 3 Motivasi merupakan variabel yang dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Kepemimpinan dan motivasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Universitas Widyagama Malang. 2 Kepemimpinan dan motivasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Universitas Widyagama, 3.Motivasi variabel dominan terhadap kinerja karyawan Universitas Widyagama Malang.

Kontribusi Manajemen Fungsional Dalam Implementasi Strategi Perusahaan Terhadap Pencapaian Kinerja Perusahaan Manufaktur Berdasarkan Pendekatan Balanced Scorecard (Survey Pada Perusahaan Manufaktur Berskala Besar Di Kota Surabaya)

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi manajemen fungsional dalam penerapan strategi perusahaan yang terdiri dari 1) manajemen produksi, 2) manajemen pemasaran, 3) manajemen keuangan, 4) penelitian dan pengembangan, dan 5) manajemen sumber daya manusia terhadap pencapaian kinerja perusahaan berdasarkan pendekatan Balanced Scorecard baik secara simultan dan sebagian. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur skala besar di Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada lima manajer fungsional dalam metode teknis simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 83 perusahaan manufaktur skala besar. Ada 45 perusahaan yang digunakan sebagai sampel dianalisis dengan menggunakan rumus Yamane dan presisi 10%. Penulis menggunakan model analisis regresi untuk menganalisis data dan menguji hipotesis.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian dan pengujian hipotesis ini menunjukkan bahwa 1) secara simultan, manajemen fungsional dalam penerapan strategi perusahaan memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian kinerja perusahaan manufaktur berdasarkan pendekatan balanced scorecard, 2) Manajemen fungsional parsial terdiri dari: 1) manajemen produksi, 2) manajemen pemasaran, 3) manajemen keuangan, 4) penelitian dan pengembangan, dan 5) manajemen sumber daya manusia dalam penerapan strategi perusahaan memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap pencapaian kinerja perusahaan manufaktur berdasarkan pendekatan balanced scorecard.

Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Di Sekolah Dasar Islam Terpadu

Intisari

Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) adalah lembaga pendidikan yang semakin diminati oleh masyarakat karena kualitasnya yang baik. Kualitas institusi pendidikan tentu dipengaruhi oleh manajemen sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen sumber daya manusia di SDIT. Lokasi penelitian ini adalah di SDIT Insan Permata di Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dengan meninjau dokumen yang relevan.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDIT Insan Permata secara umum memiliki sistem manajemen sumber daya manusia yang baik, mulai dari sistem rekrutmen, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja hingga kompensasi karyawan. Namun demikian, masih ada beberapa yang perlu diperbaiki, seperti prosedur sistem operasional perlu didokumentasikan dan dikendalikan dengan baik, jalur rekrutmen yang perlu ditingkatkan dan pergantian karyawan yang tinggi yang perlu diantisipasi.

Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Pendidik Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri

Intisari

Penelitian ini menginvestigasi pengaruh motivasi kerja, kompetensi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja tenaga pendidik Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Sampel yang digunakan sebanyak 35 responden dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dokumentasi, dan observasi.

Hasil Penelitian

Dari hasil analisis regresi berganda linier diperoleh hasil bahwa motivasi kerja dan kompetensi mempunyai pengaruh terhadap kinerja tenaga pendidik Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri, sedangkan lingkungan kerja tidak mempunyai pengaruh terhadap kinerja tenaga pendidik Sekolah Lemdiklat Polri. Pada ketiga variabel bebas tersebut secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja tenaga pendidik Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri.

Pengaruh Training Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi Pada Pt. Nestle Indonesia Kejayan Factory Pasuruan

Intisari

Penelitian ini dilakukan di PT. Nestle Indonesia Kejayan Factory Pasuruan. Ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap produktivitas pekerja di Divisi Produksi di PT. Nestle Indonesia Kejayan Factory Pasuruan. Dari penelitian ini, dapat diketahui bahwa pelatihan mempengaruhi produktivitas pekerja di Divisi Produksi di PT. Riset Nestle, dapat diketahui bahwa pelatihan memengaruhi produktivitas pekerja di divisi produksi.

Hasil Penelitian

Hasil ini dapat dilihat dari korelasinya yaitu 0,719 (mendekati 1). Jadi hubungan kedua variabel kuat dan positif. Hasil regresi dapat diartikan bahwa 1 unit peningkatan pelatihan akan mempengaruhi peningkatan produktivitas pekerja sebesar 0,714 unit. Oleh karena itu, pelatihan akan mempengaruhi peningkatan atau penurunan produktivitas pekerja. Hasil uji-t menunjukkan bahwa skor t-hitung> t-tabel, di mana Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah bahwa pelatihan secara signifikan mempengaruhi produktivitas pekerja di divisi Produksi.

Sistem Manajemen Mutu Iso 9001:2008 Digital Berbasis Web di SMK Widyagama Malang

Intisari

Permasalahan yang sering terjadi pada ISO yakni saat pengendalian dan pendistribusian doku­men. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan mengubah manajemen konvensional menjadi manajemen digital dengan memanfaatkan teknologi informasi yang mampu medistribusikan infornasi secara cepat, akurat dan realtime. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan, efisiensi, efektivitas, dan kepuasan pengguna terhadap produk yang akan dikembangkan.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk yang telah dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja guru yang menjabat sebagai pelaku manajemen ISO, serta dapat digunakan sebagai solusi untuk menuju manajemen mutu ISO yang lebih handal di era digitalisasi. Hal ini dibuktikan dari hasil ujicoba dilapangan menunjukkan bahwa para pelaku manajemen merasa puas dengan memberikan nilai sebesar 97,92% saat menggunakan produk yang telah dikembangkan.

Pengaruh Kompetensi, Lingkungan Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan (Pada Koperasi Unit Desa Pakis, Kabupaten Malang)

Intisari

Penelitian dilakukan di KUD Pakis Malang, Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompetensi, lingkungan kerja dan kompensasi untuk kinerja karyawan secara parsial atau simultan. Variabel yang digunakan adalah kompetensi, lingkungan kerja dan kompensasi sebagai variabel independen, kinerja karyawan sebagai variabel dependen. Sampel yang digunakan adalah 42 karyawan miskin KUD Pakis Malang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket).

Hasil Penelitian

Analisis yang digunakan meliputi pengujian instrumen, uji asumsi klasik, uji normalitas, regresi linier berganda dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 16.0 untuk perangkat lunak Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja Karyawan KUD Pakis Malang di Jawa Timur, lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan KUD Pakistan di Jawa Timur, kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan KUD Pakistan di Jawa Timur. Jadi dapat disimpulkan bahwa kompetensi, lingkungan kerja dan kompensasi secara parsial atau simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan KUD Pakistan di Jawa Timur.

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Penelitian Dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kluster Madya Di Kota Malang

Intisari

Dosen adalah salah satu komponen penting dalam Pendidikan Tinggi. Peran, tugas, dan tanggung jawab dosen menjadi hal yang penting dalam peran berkontribusi terhadap terwujudnya Tujuan Pendidikan Nasional. Salah satu komponennya adalah keterlibatan dosen dalam mengimplementasikan Tridharma Pendidikan Tinggi sebagai bentuk kinerja dosen. Tridharma mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dosen kelas menengah universitas swasta (PTS) di Kota Malang, khususnya di bidang penelitian, yang belum mendapat banyak perhatian. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada 40 dosen PTS di cluster tengah di Kota Malang. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kemampuan dan keahlian (X1), motivasi (X2), sumber daya organisasi (X3), kepemimpinan (X4), dan struktur organisasi (X5) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja penelitian dosen PTS pada klaster menengah di Malang.

Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kebosanan Sebagai Variabel Intervening Pada Akademi Maritim Yogyakarta

Intisari

Peneliti mengambil objek penelitian di Akademi Maritim Yogyakarta (AMY) dengan alasan bahwa terjadi penurunan kinerja pada para pegawai. Dampak dari kinerja yang menurun sesungguhnya berkaitan dengan kurang optimalnya Institusi tersebut dalam menghasilkan lulusan taruna yang memiliki keunggulan dan daya saing dan siap berkembang dalam masyarakat global serta terjadinya beberapa fenomena kebosanan kerja pada pegawai yang akhirnya memberikan dampak pada penurunan Akreditasi. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh karakteristik pekerjaan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dengan kebosanan sebagai variable intervening di AMY baik secara simultan maupun secara parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, kuesioner sebagai alat pegumpul data, sampel seluruh karyawan AMY dengan jumlah responden 75. Teknik analisis menggunakan regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik Pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kebosanan kerja Pegawai di Akademi Maritim Yogyakarta.: (2) Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kebosanan kerja Pegawai di Akademi Maritim Yogyakarta.; (3) Karakteristik Pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Akademi Maritim Yogyakarta: (4 Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Akademi Maritim Yogyakarta: (5) Kebosanan memediasi pengaruh Karakteristik Pekerjaan terhadap Kinerja Pegawai Akademi Maritim Yogyakarta. (6) Kebosanan memediasi pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Akademi Maritim Yogyakarta: (7) Pengaruh total karakteristik pekerjaan terhadap kinerja melalui kebosanan lebih kecil dari koefisien pengaruh total lingkungan kerja terhadap kinerja melaui kebosanan, dapat disimpulkan bahwa pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja melalui kebosanan adalah yang dominan.

Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Tetap Giant Ekstra Gajayana Malang)

Intisari

Berdasarkan hasil t hitung < ttabel (0,502 < 2,012) dan nilai Sig. > ? (0,618 > 0,05), pengaruh lingkungan kerja terhadap prestasi kerja tidak didukung. Tidak didukungnya lingkungan kerja dapat disebabkan karena rata-rata umur responden. Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa rata-rata umur 32 tahun lebih mementingkan kebutuhan akan rasa aman terhadap pekerjaannya, sehingga karyawan lebih mementingkan motivasi dalam bekerja dibandingkan lingkungan kerjanya.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil thitung > ttabel (5,679 > 2,012) dengan nilai Sig. < ? (0,00 < 0,05), motivasi kerja memiliki pengaruh terhadap prestasi kerja karyawan berdasarkan uji t. Hasil uji F menunjukkan nilai R Square sebesar 0,461 atau sebesar 46,1% yang berarti kedua variabel bebas memiliki pengaruh bersama-sama terhadap variabel terikat. 53,9% lainnya tidak termasuk variabel yang diteliti pada penelitian ini.

Membangun Kinerja Umkm Malang Raya Berbasis Keterlibatan Pekerjaan Dan Quality Of Work Life Di Pasar Global

Intisari

Paradigma baru, strategi berbasis human resource merupakan aspek penting sebagai nilai tambah yang mutlak dibutuhkan SDM seperti UMKM. Penelitian ini merupakan keberlanjutan dari hasil penelitian tahun 2017. Menggunakan model komparatif antara UMKM di Malang Raya, dengan UMKM yang berkembang diwilayah Jawa Timur berbasis kinerja karyawan UMKM. Populasi penelitian 2.790 karyawan UMKM yang berkembang pada wilayah tertentu di Jawa Timur. Penentuan ukuran sampel dengan menggunakan Rumus Slovin pada presisi 5%. Perhitungan dalam area sampling ini ditetapkan yaitu 846 orang karyawan UMKM. Metode analisis data, GSCA Multi-Group. Hasil penelitian, bahwa kebijakan untuk pengembangan kinerja UMKM di Malang Raya faktor QWL dan keterlibatan pekerjaan secara fisik dan psikologis sangat mempengaruhi.

 

 

Hasil Penelitian

Sementara hasil pengujian menunjukkan bahwa karyawan UMKM merasa aman, nyaman dan puas karena dioptimalkan untuk berpartisipasi dalam UMKM tempat bekerja, selalu dikembangkan, lingkungan kerja yang nyaman, karyawan merasa dilibatkan pada kebijakan UMKM untuk mencapai kesuksesan UMKM. Dampak lebih lanjut, bahwa karyawan UMKM merasa percaya diri dengan pekerjaannya.

Pengaruh Rotasi Pekerjaan, Stres Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi (Studi Pada Karyawan Biro Administrasi Universitas Widyagama Malang)

Intisari

Globalisasi dan perubahan-perubahan ekonomi membawa dampak yang cukup besar bagi industri perdagangan, manufaktur maupun jasa. Persaingan baik domestik maupun internasional yang semakin ketat menyebabkan organisasi dituntut mempunyai keunggulan produk, jasa, biaya dan sumber daya manusia untuk bertahan dan mencapai sukses. Manusia dalam suatu organisasi selalu berinteraksi dengan lingkungan termasuk lingkungan kerja. Lingkungan kerja yang menantang dan kompleks, serta makin cepatnya perubahan yang terjadi menuntut individu untuk bisa menyesuaikan diri dengan dunia kerjanya. Di dalam proses penyesuaian diri ini, dirasa penting untuk mengetahui kondisi lingkungan. Dalam melakukan segala aktifitasnya, manusia memerlukan pemikiran yang dinamis agar segala aktifitasnya dapat berjalan dengan baik. Menjadi tugas manajemen agar karyawan memiliki semangat kerja dan moral yang tinggi serta ulet dalam bekerja, hal ini menunjukkan bahwa karyawan yang bersangkutan memiliki komitmen yang tinggi kepada organisasi. Banyak perusahaan yang mengira bahwa faktor utama yang mempengaruhi komitmen seorang karyawan terhadap organisasi adalah dengan pemberian kompensasi dalam jumlah besar. Ketika perusahaan merasa sudah memberikan gaji yang cukup, ia merasa bahwa karyawannya akan loyal kepada perusahaan. Sebenarnya komitmen organisasi tidak mutlak dipengaruhi oleh kompensasi semata. Banyak faktor yang mempengaruhi komitmen karyawan terhadap organisasi, diantaranya adalah kesesuaian pekerjaan, kebijaksanaan organisasi termasuk kesempatan untuk berkembang, lingkungan kerja dan perilaku atasan, perputaran jabatan dan kepedulian pihak manajemen menjauhkan karyawan dari kemungkinan mengalami stress kerja. Organisasi, pada dasarnya merupakan suatu bentuk kelompok sosial yang terdiri dari beberapa anggota yang mempunyai persepsi bersama tentang kesatuan mereka. Masing-masing anggota mendapat reward, untuk mencapai tujuan bersama. Kalau suatu kelompok sudah dibentuk dan disadari bersama adanya interpendensi dan saling memberikan reward dan mempersepsikan diri sebagai satu kesatuan dalam mencapai tujuan, tentunya masalah organisasi atau perusahaan sebagai kelompok sosial tidak akan terjadi. Realitanya banyak organisasi dalam perkembangannya mengalami masalah yang muncul akibat munculnya kelompok-kelompok kecil yang tidak membuat organisasi semakin dinamis, melainkan malah menjadikan keruntuhan organisasi tersebut. Perbedaan peran, harapan, kepentingan, interpendensi, dan persepsi para anggota kelompok menjadi sumber dari konflik internal yang mengancam kelangsungan hidup kelompok tersebut, misalnya pemogokan karyawan, absensi yang tinggi tingkat turnover tidak terkendali. Semua ini merupakan gejala yang muncul dan disebabkan oleh ketidakpuasan karyawan terhadap organisasi, ini dikarenakan rendahnya komitmen kerja dari para karyawannya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui kondisi rotasi pekerjaan, stress kerja, kepuasan kerja dan komitmen organisasi karyawan biro administrasi Universitas Widyagama Malang, (2) menganalisa pengaruh rotasi pekerjaan, stress kerja dan kepuasan kerja secara parsial terhadap komitmen organisasi karyawan biro administrasi Universitas Widyagama Malang, (3) menganalisa pengaruh rotasi pekerjaan, stress kerja dan kepuasan kerja secara simultan terhadap komitmen organisasi karyawan biro administrasi Universitas Widyagama Malang.

Pendekatan Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research. Populasi yang digunakan adalah seluruh karyawan biro administrasi Universitas Widyagama Malang yang berjumlah 105 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling dengan menggunakan rumus maka didapat sampel sebanyak 70 responden.

Analisis data dilakukan dengan analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS for windows Release 14,0 dengan taraf signifikansi 5%. Setelah melalui proses pengolahan data dan analisis regresi diketahui hasil penelitian mengatakan bahwa: (1) rotasi pekerjaan dan komitmen organisasi memiliki korelasi positif sebesar 0,798, (2) stress kerja dan komitmen organisasi memiliki korelasi negatif sebesar 0,139, (3) kepuasan kerja dan komitmen organisasi memiliki korelasi positif sebesar 0,836, (4) rotasi pekerjaan, stress kerja dan kepuasan kerja secara bersama-sama dapat mempengaruhi komitmen organisasi sebesar 65,8%, (5) faktor yang paling dominan yang mempengaruhi komitmen organisasi adalah kepuasan kerja.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat disampaikan penulis adalah sebagai berikut: (1) Biro administrasi Universitas Widyagama Malang, hendaknya memberikan perhatian yang lebih besar lagi dalam memenuhi kepuasan kerja karyawan, juga menjaga hubungan interpersonal antara sesama karyawan dan atasan, agar tercipta lingkungan kerja yang nyaman bagi semua. (2) peneliti menyarankan kepada penelitian berikutnya lebih mengembangkan kembali variabel-variabel dan indikator-indikator lain, karena masih ada banyak lagi variabel yang mempengaruhi komitmen organisasi bila dilihat baik dari buku sumber ataupun jurnal, selain itu juga peneliti menyarankan agar penelitian berikutnya dapat mengembangkan instrumen yang berkaitan dengan rotasi pekerjaan.

Analisis Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Kepuasan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Pada Pegawai Non Medis Rsud Kepanjen Kabupaten Malang)

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan menganalisis pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan serta untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan yang dimoderasi oleh variabel kepuasan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan rumah sakit non-medis Kepanjen Malang yang berjumlah 120 orang. Dari sampel populasi dengan menggunakan rumus Slovin, yaitu sebanyak 55 responden.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, kepuasan, dan nilai absolut dari perbedaan kompensasi untuk kepuasan karyawan terkait dengan kinerja karyawan. kompensasi berhubungan positif dengan kinerja karyawan. perbedaan absolut antara nilai kompensasi variabel dengan kepuasan signifikan dalam regresi. Nilai absolut dari perbedaan variabel kompensasi dengan kepuasan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.

Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kepemimpinan Serta Keahlian Profesional Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Hakim Ad-Hoc Pada Pengadilan Negeri Palembang

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan, kemudian juga pengaruh keterampilan profesional dan budaya organisasi, terhadap kinerja kerja hakim ad-hoc di pengadilan negeri Kota Palembang. Desain yang digunakan untuk mengembangkan penelitian adalah desain cross-section. Ada 25 hakim yang dipilih berdasarkan sensus sebagai sumber data penelitian. Ada 5 variabel yang digunakan dan masing-masing dikembangkan ke beberapa dimensi dan indikator. Oleh karena itu, data utama dari penelitian ini adalah data primer dengan questonnaire sebagai metode pengumpulan. Setelah ini, metode analisis adalah regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil pengujian hipotesis adalah 1) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi kerja, kepemimpinan, keterampilan profesional, dan budaya organisasi terhadap kinerja para hakim ad-hoc; 2) Secara parsial terbukti bahwa hanya motivasi kerja dan keterampilan profesional yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja hakim ad-hoc.

Hubungan Penempatan Dan Pelatihan Dengan Prestasi Kerja Karyawan Pt. Pln (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan Malang

 

Intisari

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: untuk  mengetahui apakah ada hubungan antara penempatan dengan prestasi kerja karyawan, untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pelatihan dengan prestasi kerja karyawan, dan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penempatan dan pelatihan dengan prestasi kerja karyawan. Hipotesis penelitian ini adalah: (1) ada hubungan yang signifikan antara penempatan dengan prestasi kerja karyawan, (2) ada hubungan yang signifikan antara pelatihan dengan prestasi kerja karyawan, dan (3) ada hubungan yang signifikan antara penempatan dan pelatihan dengan prestasi kerja karyawan.

Hasil Penelitian

Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: ada hubungan positif yang signifikan (p = 0,00 < 0,05) antara pelatihan dan prestasi kerja dengan r = 0,610. Selanjutnya ada hubungan positif yang signifikan (p = 0,00 < 0,05) antara pelatihan dan prestasi kerja dengan r = 0,610. Kemudian dan  Ada hubungan positif yang signifikan (p = 0,00 < 0,05) antara penempatan dan pelatihan dengan prestasi kerja. Nilai determinan yang diperoleh adalah Rsquare (R2) = 0,452 dengan demikian dapat disimpulkan penempatan dan pelatihan mampu menjelaskan prestasi kerja sebesar 45,2%.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komunikasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pengurus Imaba Malang Raya

Intisari

Disiplin ini pada kinerja manajemen IMABA Malang. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel kinerja, yaitu (variabel dependen), sedangkan variabel bebasnya adalah gaya kepemimpinan, komunikasi dan disiplin kerja. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dengan statistik deskriptif dan statistik infrasional parametrik dengan alat bantu SPSS. Dengan ukuran sampel 79.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian secara parsial menyimpulkan bahwa variabel gaya kepemimpinan memiliki pengaruh terhadap kinerja, komunikasi kinerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja.

 

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by