HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Trunojoyo, Madura

  1. Relevansi Kualitas Manajerial Pelaku Usaha Terhadap Produktivitas Usaha Agroindustri Perikanan Laut Di Kabupaten Jember
  2. Pengaruh kualitas pelayanan, penanganan komplain, kualitas produk, dan tingkat margin terhadap kepuasan nasabah produk pembiayaan murabahah
  3. Pengaruh Manajemen Bakat Dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan PT Jawa Pos Media Televisi (JTV) Di Surabaya
  4. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Dan Fasilitas Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Berdampak Pada Kinerja Pegawai PT. SSI WILAYAH JAKARTA
  5. Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Loyalitas Nasabah Dengan Kepuasan Nasabah Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Bank Bukopin Cabang Kediri)
  6. Pengaruh Karakteristik Individu, Intelegensi Dan Kompetensi Sosial Terhadap Kinerja Dan Pengembangan Karir Dosen (Studi Kasus Pada Universitas Islam Madura Tahun 2017)
  7. Pembangunan Etos Kreatif Sumber Daya Manusia Untuk Mengembangkan Ekonomi Kreatif Dan Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015
  8. Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Layanan, Dan Nilai Nasabahterhadap Kepuasan Dan Loyalitas Nasabah Bank “XY”CABANG KAPUAS
  9. Pengaruh Kepemimpinan pada Komunikasi, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasi dalam Industri Perbankan
  10. Pengaruh Kecerdasan Sosial, Emosional Dan Spiritual Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Melalui Komitmen Kerja (Studi di Kantor Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Barat)
  11. Analisis Pengaruh Displin Dan Fasilitas Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Pada CV. Anugerah Wangi
  12. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Perpustakaan UIN SUSKA RIAU
  13. Model Hubungan Modal Sosial, Kompetensi Pemasaran (Marketing Intelligence dan Marketing Innovation) dalam Mempengaruhi Kinerja Pemasaran
  14. Hubungan Partisipasi Penyusunan Anggaran Dengan Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah: Kepuasan Kerja Dan Motivasi Sebagai Variabel Pemoderasi
  15. Pengaruh Profesionalisme, Motivasi, Integritas, Dan Independensi Satuan Pengawasan Internal Dalam Mencegah Kecurangan (Fraud) Di Lingkungan Perguruan Tinggi Negeri
  16. Pengaruh Pendidikan Dan Latihan (Diklat) Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Pupuk Kujang Cikampek
  17. Pengaruh Pelatihan, Penempatan Kerja, Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Bank Sulutgo Kantor Pusat Manado
  18. Pengaruh Partisipasi Karyawan Pada Pelatihan Pln Corporate University Terhadap Kompetensi Dan Kinerja Karyawan
  19. Analisis Pengaruh Organizational Citizenship Behavior Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan
  20. Pengaruh Imbalan, Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kejaksaan Agung Dan Kejaksaan Distrik Dili

Relevansi Kualitas Manajerial Pelaku Usaha Terhadap Produktivitas Usaha Agroindustri Perikanan Laut Di Kabupaten Jember

Intisari

Indonesia berkali-kali terbukti cukup handal keluar dari jerat krisis global. Krisis Eropa yang membayangi negara-negara di dunia saat inipun diyakini tidak akan membawa dampak yang parah bagi Indonesia karena kekuatan pasar domestik yang dimiliki. Sektor agroindustri perikanan laut menjadi salah satu tumpuan pembangunan di Indonesia yang berdampak positif pada meningkatnya penyerapan tenaga kerja, tidak hanya dalam jumlah tetapi juga kualitas manajerial. Kualitas manajerial seseorang berhubungan dengan kualitas SDM yang diukur dari pengalaman, kemampuan, dan pendidikan yang dimiliki serta berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi kualitas manajerial pengusaha terhadap produktivitas usaha agroindustri perikanan laut di Kabupaten Jember.

Pendekatan Penelitian

Populasi penelitian adalah seluruh pengusaha agroindustri perikanan laut di Kabupaten Jember. Teknik snowball sampling digunakan dalam penentuan sampel sedangkan untuk metode analisis digunakan analisis deskriptif dan metode regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan pengalaman dan kemampuan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usaha sedangkan pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usaha agroindustri perikanan laut di Kabupaten Jember.

Pengaruh Kualitas Pelayanan, Penanganan Komplain, Kualitas Produk, Dan Tingkat Margin Terhadap Kepuasan Nasabah Produk Pembiayaan Murabahah

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Layanan, Penanganan Pengaduan, Kualitas Produk, dan Tingkat Margin terhadap kepuasan pelanggan produk pembiayaan murabahah. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dengan memberikan kuesioner kepada pelanggan KSPPS Ubasyada Ciputat dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden yang terdiri dari 33 pernyataan. Dalam menentukan sampel ini, metode yang digunakan adalah non probability sampling. Uji statistik yang digunakan adalah analisis regresi berganda, dengan bantuan analisis program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh persamaan regresi linier berganda Y = 2,731 + 0,348 X1 + 0,234 X2 + 0,470 X3 + 0,065 X4.

 

 

Hasil Penelitian

Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel kualitas layanan, penanganan pengaduan dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Sedangkan pada variabel tingkat margin tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Uji Ftest menunjukkan bahwa F hitung 39,067 dan nilai signifikansi 0,000 dengan tingkat signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan kualitas layanan, penanganan keluhan, kualitas produk, dan tingkat margin secara bersama-sama mempengaruhi kepuasan pelanggan produk pembiayaan murabahah. Sedangkan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,644, itu berarti bahwa kontribusi variasi variabel independen (kualitas layanan, penanganan pengaduan, kualitas produk, dan tingkat margin) mampu menjelaskan variabel dependen (kepuasan pelanggan produk pembiayaan murabahah) sama dengan hingga 64,4% sedangkan sisanya 35,6% dijelaskan oleh variabel di luar model penelitian.

Pengaruh Manajemen Bakat Dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan PT Jawa Pos Media Televisi (JTV) Di Surabaya

Intisari

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial maupun simultan variabel bebas manajemen bakat dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) terhadap variabel terikat kinerja karyawan pada PT Jawa Pos Media Televisi (JTV) di Surabaya, serta untuk mengetahui manakah diantara kedua variabel bebas tersebut yang berpengaruh dominan terhadap variabel terikatnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, populasi sebesar 252 karyawan dan sampel sebesar 72 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling yang dihitung menggunakan rumus slovin. Data diperoleh dari proses wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada responden, data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menjawab hipotesis.

Hasil Penelitian

Hasil dari penelitian ini adalah: (1) variabel manajemen bakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; (2) variabel pengelolaan sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; (3) variabel manajemen bakat dan pengelolaan SDM berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama atau simultan terhadap kinerja karyawan sebesar 67,6%; (4) variabel pengelolaan SDM berpengaruh dominan terhadap kinerja karyawan.

Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Dan Fasilitas Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Berdampak Pada Kinerja Pegawai PT. SSI Wilayah Jakarta

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Budaya Organisasi, Pekerjaan Fasilitas tentang Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja sebagai interverning variabel. Sampel penelitian adalah karyawan PT. Swadharma Sarana Informatika yang ada di wilayah Tangerang dengan 195 orang. Struktural Model Persamaan (SEM) yang dijalankan dengan perangkat lunak LISREL digunakan untuk menganalisis data.

Hasil Penelitian

Hasil analisis menunjukkan bahwa Budaya Organisasi, Pekerjaan Fasilitas, berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan, dan Budaya Organisasi, Fasilitas Kerja, memiliki pengaruh positif dan signifikan pada kinerja karyawan. Fasilitas kerja sangat dominan dalam menentukan kinerja karyawan.

Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Loyalitas Nasabah Dengan Kepuasan Nasabah Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Bank Bukopin Cabang Kediri)

Intisari

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh experiental marketing terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening di Bank Bukopin Kediri. Sampel dalam penelitian ini 225 responden, metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dari populasi nasabah Bank Bukopin Kediri, alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis jalur.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran pengalaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, kepuasan dipengaruhi positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening.

Pengaruh Karakteristik Individu, Intelegensi Dan Kompetensi Sosial Terhadap Kinerja Dan Pengembangan Karir Dosen (Studi Kasus Pada Universitas Islam Madura Tahun 2017)

Intisari

Menurut Gibson, dkk (1997), terdapat 3 (tiga) kelompok variabel yang mempengaruhi kinerja dan perilaku seseorang, yaitu variabel individu, variabel organisasi, dan variabel psikologis. Kinerja dosen tidak hanya dilihat dari kemampuan kerja yang sempurna, tetapi juga kemampuan menguasai dan mengelola diri sendiri serta kemampuan dalam membina hubungan dengan orang lain (Martin, 2000). Kemampuan tersebut oleh Daniel Goleman disebut dengan Emotional Intelligence atau kecerdasan emosi. Salah satu bentuk kecerdasan lain yang saat ini tengah popular adalah kecerdasan sipiritual. kecerdasan spiritual mampu mengintegrasikan dua kemampuan lain yang sebelumnya telah disebutkan yaitu IQ dan EQ. Selain faktor Intelgency dan karakteristik individu yaitu faktor kempetensi sosial. Yaitu suatu kemampuan individu dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dosen di Universitas Islam Madura.

Hasil Penelitian

Adapun hasil dari penelitian ini yaitu; 1) Variabel karakteristik individu, Variabel kecerdasan, Variabel kompetensi sosial berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap kinerja dosen dan pengembangan karir dosen. 2) Variabel karakteristik individu, kecerdasan, kompetensi sosial sama sama berpengaruh secara simultan terhadap kinerja dosen dan pengembangan karir dosen.

Pembangunan Etos Kreatif Sumber Daya Manusia Untuk Mengembangkan Ekonomi Kreatif Dan Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015

Intisari

Sejak ekonomi kreatif dikembangkan oleh pemerintah pada tahun 2009, diyakini bahwa ekonomi kreatif akan berdampak pada perekonomian negara. Dapat disadari oleh pemerintah bahwa kontribusi pendapatan dari sektor kreatif ekonomi pada tahun 2013 mencapai Rp642 triliun. Tidak heran Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif yang baru saja diinstal, menyatakan bahwa ekonomi kreatif dapat berkontribusi terhadap pendapatan negara jauh lebih besar. Pencapaian pendapatan negara pada tahun 2013 memang tampak fantastis, tetapi pada kenyataannya Komunitas Ekonomi Asean 2015 yang telah dikembangkan berdampak pada ekonomi kreatif itu sendiri, termasuk sumber daya manusia. Implementasinya masih mendapat pertanyaan dari masyarakat, terutama tentang apakah Indonesia hanya akan menjadi target pasar dengan berbagai produk dan sumber daya manusia dari sektor ekonomi kreatif, dan tentang kemampuannya untuk menjadi pemimpin dalam MAE. Ini adalah ketegasan pemerintah, tentang kebijakan dalam pengembangan industri kreatif, yang diperlukan untuk mendapatkan peran besar dalam MAE. Dalam tulisan ini, penulis mencoba menganalisis peran pemerintah dalam mempromosikan semangat kreatif sumber daya manusia yang akan berdampak pada pengembangan industri kreatif. Program pengembangan industri kreatif akan bekerja lebih baik, dan pelaku akan memiliki semangat, ketika pemerintah sendiri melalui Badan Ekonomi Kreatif dapat mengembangkan suasana kerja yang kondusif.

Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Layanan, Dan Nilai Nasabahterhadap Kepuasan Dan Loyalitas Nasabah Bank “XY”CABANG KAPUAS

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Layanan, Kualitas Produk, Nilai Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan Bank “XY” Cabang Kapuas. Menggunakan pendekatan kuantitatif untuk desain kausalitas antara variabel dan Ex Post Facto melalui pengujian hipotesis.

Pendekatan Penelitian

Sampel yang dikumpulkan dalam penelitian ini sebanyak 42 sampel dimana semua populasi dijadikan sampel. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan model pendekatan PLS (Partial Least Square) menggunakan uji-t melalui alat uji smartPLS.

Hasil Penelitian

Hasil pengujian hipotesis penelitian melalui uji-t menunjukkan bahwa Kualitas Layanan, Kualitas Produk, dan Nilai berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan Bank “XY” Cabang Kapuas. Namun, pengujian hipotesis melalui uji-t pada variabel Kualitas Layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Bank “XY” Cabang Kapuas dengan nilai 0,106303%.

Pengaruh Kepemimpinan pada Komunikasi, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasi dalam Industri Perbankan

Intisari

Makalah ini menyajikan analisis efek kepemimpinan, komunikasi, dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi di perusahaan perbankan. Structural Equation Modeling (SEM) digunakan untuk menganalisis pola kausalitas dari variabel yang terlibat. Selain itu, untuk mengukur pengaruh antara variabel yang ditentukan, metode survei diterapkan. Populasi yang digunakan adalah semua staf bank pemerintah dan bank swasta di Wilayah Jawa Timur dengan 200 responden.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh langsung kepemimpinan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap komunikasi organisasi dan komitmen organisasi. Di sisi lain, tidak ada dampak signifikan dari kepemimpinan terhadap kepuasan kerja. Tidak ada pengaruh kepemimpinan positif tidak langsung dan signifikan terhadap komitmen organisasi dengan campur tangan kepuasan kerja. Tidak ada pengaruh langsung, signifikansi kepemimpinan yang positif terhadap komitmen organisasi dengan mengintervensi komunikasi organisasi dan kepuasan kerja.

Pengaruh Kecerdasan Sosial, Emosional Dan Spiritual Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Melalui Komitmen Kerja (Studi di Kantor Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Barat)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur clan menganalisis pengaruh langsung kecerdasan sosial penyuluh pertanian terhadap kornitmen kerja, kecerdasan emosional terhadap komitmen kerja, kecerdasan spiritual terhadap komitmen kerja dan pengaruh komitmen kerja terhadap kinerja penyuluh pertanian.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini dilakukan terhadap penyuluh pertanian yang ada di selurnh Kecamatan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat dengan populasi 57 penyuluh Pertanian dan sampel yang di ambil berjumlah 36 responden. Penelitian ini menggunakan metode survey dan analisis deskriptif, analisis statistik menggunakan analisis jalur.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menemukan bahwa kecerdasan sosial, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual berpengaruh positif terhadap komitmen kerja dan komitmen kerja berpengaruh positif terhadap kinerja penyuluh pertanian. Kecerdasan emosional memiliki pengaruh paling dominan terhadap kornitmen kerja.

Analisis Pengaruh Displin Dan Fasilitas Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Pada CV. Anugerah Wangi

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisa pengaruh dari displin dan fasilitas kerja terhadap prestasi kerja karyawan, penelitian ini menjadikan karyawan CV.Anugerah Wangi sebagai objek penelitian dengan menggunakan 39 respoden serta  metode pengumpulan data menggunakan  sampling jenuh dengan dengan ngambil seluruh populasi sebagai sampel penelitian dan menggunakan uji parsial (statistik uji T) untuk melihat pengaruh masing-masing variable dan uji simultan (statistik uji F) untuk melihat pengaruh variable secara bersama-sama. hasil penelitian menjelaskan bahwa disiplin dan fasilitas kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan secara simultan maupun parsial.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Perpustakaan UIN SUSKA RIAU

Intisari

Perpustakaan merupakan lembaga yang bersifat dinamis, yang berkembang sesuai dengan perkembangan peradaban manusia. Perpustakaan UIN SUSKA Riau telah melakukan berbagai bentuk inovasi sistem informasi, perbaikan sumber daya manusia dan melakukan up grade fasilitas baik hardware maupun software, dalam rangka untuk mewujudkan otomasi perpustakaan. Tujuan otomasi perpustakaan untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan kepada pemustaka. Dengan otomasi perpustakaan, pemustaka akan sangat terbantu dan dapat menghemat waktu dalam melakukan penelusuran informasi, proses peminjaman dan pengembalian buku, pendaftaran anggota baru, dan sebagainya. Sehingga tuujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan kinerja pegawai terhadap produktifitas kerja.

Hasil Penelitian

Dari hasil pengolahan data diperoleh bahwa variabel pengalaman kerja merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap kinerja pegawai karena koefisien regresinya paling besar diantara variabel yang lainnya. Variabel tingkat pendidikan (X1) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) tetapi pengaruhnya tidak mutlak atau tidak signifikan. Variabel pengalaman kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Variabel pengembangan pegawai (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) tidak berpengaruh secara signifikan. Nilai F hitung > nilai F maka Ho ditolak, sehingga diduga ada pengaruh yang signifikan antara variabel pendidikan, pengalaman dan pengembangan pegawai secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Perpustakaan UIN Suska Riau, terbukti kebenarannya. Variabel pendidikan, pengalaman kerja, pengembangan pegawai memberikan pengaruh sebesar 51,9% terhadap kinerja pegawai, sedangkan sisanya sebesar 48,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti.

Model Hubungan Modal Sosial, Kompetensi Pemasaran (Marketing Intelligence dan Marketing Innovation) dalam Mempengaruhi Kinerja Pemasaran

Intisari

Penelitian tentang pada sumber daya yang berhubungan dengan strategi dan kinerja biasanya terfokus pada sumberdaya manusia, keuangan dan fisik. Sumber daya tersebut dapat dengan mudah ditiru, sehingga tidak dapat dijadikan sebagai keunggulan bersaing perusahaan. Hal ini mendorong pencarian sumber daya yang dapat dijadikan sebagai keunggulan bersaing perusahaan.

Hasil Penelitian

Hasil dari pencarian pada lingkungan sosial merupakan sumberdaya yang khas dari perusahaan yaitu modal sosial. Modal sosial yang dibangun perusahaan mempengaruhi kualitas permintaan informasi yang digunakan untuk mengembangkan kompetensi pemasaran. Penelitian pada kompetensi pemasaran biasanya tidak spesifik, oleh karena itu memberikan peluang untuk meguji dan membuktikan pengaruh modal sosial, marketing intelegensi dan marketing innovation terhadap kinerja pemasaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh modal sosial terhadap kinerja pemasaran dan untuk membuktikan pengaruh marketing intelligence dan marketing innovation terhadap kinerja pemasaran yang dominan. Lokasi penelitian di Jawa Timur, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampling area yang merupakan sentra-sentra industri garmen, yaitu Malang, Gresik dan Mojokerto. Sampel yang digunakan adalah 117 pemilik/manager dari industri kecil dan menengah garmem, sedangkan alat analisa yang digunakan adalah SEM. Hasil penelitian menunjukan bahwa komitmen adalah faktor yang paling penting dalam membangun modal sosial. Kekhasan dari modal sosial dapat meningkatkan kinerja pemasaran. Modal sosial yang tinggi meningkatkan marketing intelligence dan marketing innovation. Markerting intelligence merupakan kompetensi pemasaran yang dominan dalam meningkatkan kinerja pemasaran. Modal sosial secara tidak langsung berkontribusi terhadap kinerja pemasaran melalui marketing intelegence dan marketing innovation dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kinerja pemasaran.

Hubungan Partisipasi Penyusunan Anggaran Dengan Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah: Kepuasan Kerja Dan Motivasi Sebagai Variabel Pemoderasi

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis hubungan antara penganggaran partisipatif dan kinerja manajemen laporan keuangan daerah: kepuasan kerja dan motivasi sebagai variabel pemoderasi di pemerintah daerah Kabupaten Sampang. Populasi penelitian ini adalah semua staf pemerintah yang mengelola sistem keuangan pemerintah daerah (yaitu, SKPD) di Kabupaten Sampang yang berjumlah total 27 SKPD. Purposive sampling digunakan untuk mengambil sampel dengan total 91 responden. Data primer digunakan dalam penelitian. Hipotesis pertama diuji menggunakan regresi linier sederhana, di mana hipotesis kedua dan ketiga diuji menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan pendekatan residual. Dalam penelitian ini, variabel kontinjensi digunakan untuk mengevaluasi efektivitas partisipasi dalam penganggaran untuk kinerja manajemen keuangan daerah yaitu kepuasan kerja dan motivasi. Studi ini menemukan bahwa hipotesis pertama didukung menunjukkan bahwa penganggaran partisipatif mempengaruhi kinerja manajemen keuangan daerah. Semakin intensif partisipasi membuat anggaran, semakin baik kinerja pengelolaan keuangan daerah. Hipotesis kedua dan ketiga, memprediksi bahwa kepuasan kerja dan motivasi akan memoderasi hubungan antara penganggaran partisipatif dan kinerja manajemen keuangan daerah tidak didukung.

Pengaruh Profesionalisme, Motivasi, Integritas, Dan Independensi Satuan Pengawasan Internal Dalam Mencegah Kecurangan (Fraud) Di Lingkungan Perguruan Tinggi Negeri

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profesionalisme, motivasi, integritas, dan indpendensi Satuan Pengawasan Internal dalam mencegah kecurangan (fraud). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Satuan Pengawasan Internal yang ada di 5 Perguruan Tinggi Negeri. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling dimana teknik penentuan sampel dengan mengambil seluruh anggota populasi sebagai atau sampel.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa, profesionalisme berpengaruh signifikan dalam mencegah kecurangan (fraud) dengan koefisien negatif. Motivasi, integritas, dan independensi berpengaruh positif signifikan dalam mencegah kecurangan (fraud) dengan koefisien positif.

Pengaruh Pendidikan Dan Latihan (Diklat) Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Pupuk Kujang Cikampek

Intisari

Penelitian ini tentang pengaruh Diklat dan kompetensi terhadap kinerja karyawan pada PT. Pupuk Kujang Cikampek. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) merupakan sesuatu kekuatan yang diharapkan dapat mempercepat pembinaan sumber daya manusia dengan kompetensi, kemampuan dan tingkat profesionalisme yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan menjelang pasar bebas. Tujuan penelitian ini adalah Mengkaji dan menganalisis 1). besaran hubungan diklat dan kompetensi karyawan; 2). Mengkaji dan menganalisis besaran pengaruh pelaksanaan diklat dan kompetensi secara parsial terhadap kinerja karyawan; 3).Mengkaji dan menganalisis besaran pengaruh pelaksanaan diklat dan kompetensi karyawan secara simultan terhadap kinerja karyawan.

Pendekatan Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai dengan disain penelitian asosiatif. Sumber data diambil dari PT. Pupuk Kujang Cikampek, sebagai populasinya adalah seluruh karyawan PT. Pupuk Kujang Cikampek sebanyak 1190 orang. dengan menggunakan rumus dari Taro Yamane diperoleh sampel sebanyak 300 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Analisis Jalur dengan bantuan Mehtod Successive Interval(MSI), program komputer MicrosoftExcel 2007, dan SPSSversi 16.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Hubungan korelasional antara diklat dengan kompetensi karyawan memiliki hubungan yang cukup kuat dan searah atau positif; 2) diklat secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan dan kompetensi karyawansecara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan; 3) Diklat dan kompetensi karyawan secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.

Pengaruh Pelatihan, Penempatan Kerja, Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Bank Sulutgo Kantor Pusat Manado

Intisari

Sumber daya manusia memiliki peran penting bagi perusahaan, karena sumber daya manusia merupakan kombinasi antara tenaga, fisik, ide, bakat, pengetahuan, kreatifitas dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menggerakan perusahaan. Kinerja seorang karyawan merupakan awal yang penting bagi terciptanya kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan, penempatan kerja, dan kompensasi terhadap kinerja karyawan PT. Bank Sulutgo Kantor Pusat Manado. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 103 orang. Metode analisis yang digunakan adalah asosiatif dengan teknis analisis regresi linear berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan pelatihan, penempatan kerja, dan kompensasi baik secara simultan maupun parsial mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Pimpinan PT. Bank Sulutgo Kantor Pusat Manado sebaiknya mempertahankan dan mengembangkan pelatihan yang telah dilaksanakan setiap tahunnya dan juga memperhatikan penempatan kerja dan kompensasi untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam pelaksanaan tugasnya.

Pengaruh Partisipasi Karyawan Pada Pelatihan PLN Corporate University Terhadap Kompetensi Dan Kinerja Karyawan

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi karyawan dalam pelatihan PLN Corporate University (X) sebagai variabel eksogen terhadap kompetensi (Y1) dan kinerja karyawan (Y2) sebagai variabel endogen di PLN Corporate University Udiklat Banjarbaru. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan membagikan kuesioner kepada 120 karyawan yang telah mengikuti pelatihan. Sampel dipilih dengan menggunakan accidental sampling. Teknik pengukuran variabel menggunakan skala likert dengan skala bobot dari 1 hingga 5. Untuk mengetahui pengaruh variabel X terhadap variabel Y1 dan Y2, Structural Equation Modeling (SEM) digunakan sebagai teknik analisis.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel eksogen (X) terhadap variabel endogen (Y1 dan Y2); (2) Partisipasi karyawan PLN dalam pelatihan Corporate University (X) memengaruhi kompetensi karyawan (Y1) sebesar 43,6%, yang memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja karyawan sebesar 33% dan memiliki efek indirct sebesar 15,7% ; (3) variabel kompetensi (Y1) mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 36,1%.

Analisis Pengaruh Organizational Citizenship Behavior Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan

Intisari

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kausal komparatif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan pada PT Hop Lun Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh Organizational Citizenship Behavior dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner atau angket. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel insidental. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah karyawan PT Hop Lun Indonesia dengan sampel sebanyak 93 orang karyawan bagian produksi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis uji parsial dan melalui program SPSS 20.0 for oleh Spearman?s rho melalui program SPSS statistics 16.0 for windows.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan segnifikan dari Organizational Citizenship Behavior dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Hasil dari Pengujian SPSS diatas dapat diperoleh nilai t hitung dari variabel Organizational Citizenship Behavior sebesar 4.282 lebih besar dati t tabel sebesar 1,663 dengan probabilitas 0.000 karena probabilitasnya kurang dari 0.050 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil dari Pengujian SPSS diatas dapat diperoleh nilai t hitung dari variabel Kompensasi sebesar 1.257 lebih besar dati t tabel sebesar 1,663 dengan probabilitas 0.212 karena probabilitasnya kurang dari 0.050 maka Ho diterima dan Ha diterima.

Pengaruh Imbalan, Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kejaksaan Agung Dan Kejaksaan Distrik Dili

Intisari

Imbalan, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini mengambil lokasi di Kantor Kejaksaan Agung Timor-Leste dan Kejaksaan Distrik Dili, dengan menggunakan seluruh 90 pegawai sebagai responden penelitian. Pengujian hipotesis mengungkapkann bahwa imbalan berpengaruh secara positif dan signfiikan terhadap kinerja pegawai Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Distrik Dili. Variabel Motivasi berpengaruh secara positif dan signfiikan terhadap kinerja pegawai Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Distrik Dili. Variabel kepuasan Kerja berpenaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Distrik Dili.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by