HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Borobudur

  1. Pengaruh Penempatan Dan Pengalaman Terhadap Kepuasan Dan Kinerja Karyawan
  2. Audit Manajemen Untuk Menilai Efektivitas Fungsi Sumber Daya Manusia Pada Cv. Media Printika
  3. Peningkatan Kinerja Melalui Orientasi Kewirausahaan, Kemampuan Manajemen, Dan Strategi Bisnis (Studi Pada Industri Kecil Menengah Bordir Di Jawa Timur)
  4. Pengaruh Karakteristik Pemimpin Dan Penghargaan Terhadap Motivasi Kerja Dan Kinerja Karyawan (Studi Pada Pt Visi Karya Agritama)
  5. Pengaruh Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening (Survei Pada Pt Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan,Dan Ratu Boko)
  6. Faktor Yang Mempengaruhi Peran Perusahaan Daerah Pasar Jaya Dalam Peningkatan Kepuasan Masyarakat Pelanggan Di Provinsi Dki Jakarta
  7. Karakteristik Budaya Organisasi Kuat Sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Industri Di Batik Danar Hadi Surakarta
  8. Pengaruh Budaya Organisasi Dan Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pt. X
  9. Pengaruh Motivasi Dan Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja Guru Sekolah Menengah Atas Negeri Di Kota Malang
  10. Pengaruh Self Efficacy Terhadap In-Role Performance Karyawan Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Moderator (Studi Pada Karyawan Bank Central Asia Kcu Borrobudur Malang)
  11. Analisis Faktor Motivasi Intrinsik Dan Motivasi Ekstrinsik Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Mediasi
  12. Membangun Sistem Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi Dan Profesional
  13. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
  14. Pengaruh Pengalaman Kerja, Kompetensi Sosial Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bagian Pemasaran PT Adira Finance Singaraja
  15. Faktor Internal dan Eksternal Kinerja Koperasi Simpan Serta Implikasinya pada dampak Koperasi (Cooperative Effect) di DKI Jakarta
  16. Pengaruh Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Universitas Borobudur Jakarta)
  17. Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Kerja Di Pt. Truba Jaya Engineering Site T-7151 Di Proyek Semen Holcim
  18. Pengaruh Budaya Sekolah, Kompensasi Dan Motivasi Internal Terhadap Kinerja Guru Honorer Pada Sekolah Menengah Atas (Sma) Di Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima
  19. Audit Manajemen Untuk Menilai Efektivitas Fungsi Sumber Daya Manusia Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Di Mojokerto
  20. Gaya Kepemimpinan Direktur Dalam Mengelola Sumber Daya Manusia Di Eksotika Karmawibhangga Indonesia

Pengaruh Penempatan Dan Pengalaman Terhadap Kepuasan Dan Kinerja Karyawan

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penempatan dan pengalaman terhadap kepuasan dan kinerja karyawan. Responden dalam penelitian ini memfokuskan diri pada karyawan layanan makanan dan minuman, yang berjumlah 43 orang di Hotel Melia Benoa. Analisis jalur atau jalur anaylisis digunakan sebagai teknik analisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan penempatan dan pengalaman berdampak positif dan signifikan terhadap kepuasan dan kinerja karyawan dan kepuasan kerja serta pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.

Audit Manajemen Untuk Menilai Efektivitas Fungsi Sumber Daya Manusia Pada Cv. Media Printika

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui prosedur yang terkait dengan fungsi SDM pada CV. Media Printika, (2) Mengetahui efektivitas program-program dan aktivitas-aktivitas terkait dengan fungsi SDM pada CV. Media Printika. Objek penelitian ini adalah aktivitas fungsi Sumber Daya Manusia yang ada pada CV. Media Printika.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, observasi dan teknik wawancara. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan metode analisis deskriptif kualitatif yaitu dengan melakukan observasi khususnya terhadap fungsi SDM yang ada pada CV. Media Printika untuk memberikan gambaran lengkap mengenai aktivitas-aktivitas SDM yang ada.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Manajemen CV. Media Printika belum memiliki prosedur yang mengatur mengenai a) Perencanaan SDM, perencanaan SDM yang terjadi di CV. Media Printika belum efektif. Manajemen perusahaan tidak melakukan peremalan kebutuhan SDM saat ini dan masa yang akan datang. b) Program rekrutmen, Program rekrutmen karyawan yang terjadi di CV. Media Printika belum efektif dan belum didokumentasi dengan baik. Manajemen CV. Media Printika belum memiliki prosedur yang tepat untuk merekrut karyawan. c) Pelatihan dan pengembangan karyawan, pelatihan dan pengembangan karyawan tidak berjalan dengan efektif. Pelatihan dan pengembangan karyawan belum dilakukan di CV. Media Printika baik dari perusahaan maupun dari dinas yang terkait. d) Perencanaan dan pengembangan karir, perencanaan dan pengembangan karir tidak berjalan dengan efektif. Manajemen CV. Media Printika tidak memiliki perencanaan dan pengembangan karir bagi karyawannya. e) Kepuasan kerja karyawan, program penilaian tingkat kepuasan karyawan tidak berjalan efektif. Manajemen CV. Media Printika tidak melaksanakan penilaian atas tingkat kepuasan karyawan. (2) Beberapa aktivitas fungsi-fungsi SDM di CV. Media printika sudah berjalan efektif, diantaranya seleksi dan penempatan karyawan, penilaian kinerja karyawan, hubungan ketenagakerjaan, kompensasi dan balas jasa, kesehatan dan keselamatan kerja, serta pemutusan hubungan kerja.

Peningkatan Kinerja Melalui Orientasi Kewirausahaan, Kemampuan Manajemen, Dan Strategi Bisnis (Studi Pada Industri Kecil Menengah Bordir Di Jawa Timur)

Intisari

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh orientasi kewirausahaan dengan penekanan pada keterampilan manajemen wirausaha, dan strategi bisnis terhadap kinerja. Penelitian ini diterapkan pada usaha kecil dan menengah (sme) industri bordir di Jawa Timur yang harus menghadapi lingkungan yang dinamis dan tidak pasti dan persaingan intensitas tinggi dan membutuhkan keterampilan manajemen yang baik dan strategi bisnis yang tepat untuk memenangkan persaingan. Populasi penelitian ini adalah pengusaha yang juga pemilik dan pengelola industri bordir kecil dan menengah di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode survei dan untuk itu diperlukan sampel. Teknik pengambilan sampel membutuhkan dua tahap (itu adalah teknik dua tahap). Total sampel adalah 314 sampel yang diambil dari 5 wilayah penelitian. Sementara itu, pengujian pengaruh variabel keterampilan manajemen terhadap strategi bisnis menunjukkan bahwa strategi bisnis dipengaruhi oleh keterampilan manajemen SME. Selain itu, keterampilan manajemen mempengaruhi kinerja, semakin tinggi keterampilan manajemen pengusaha, semakin tinggi kinerja mereka.

Pengaruh Karakteristik Pemimpin Dan Penghargaan Terhadap Motivasi Kerja Dan Kinerja Karyawan (Studi Pada Pt Visi Karya Agritama)

Intisari

Penelitian ini menguji karakteristik Pengaruh Pemimpin dan Menghormati Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan (Studi pada PT Vision Works Agritama). Menganalisis pengaruh Tujuan Penelitian dan Karakteristik Penghargaan Pemimpin, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei, serta jenis penelitian korelasional. Penelitian ini menggunakan PLS (Partial Least Square). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Vision Agritama yang bekerja berjumlah 64 orang. Selanjutnya, seluruh populasi responden yang dijadikan penelitian ini menggunakan metode sensus dalam penentuan sampel. Penelitian membuktikan bahwa karakteristik pemimpin berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Penghargaan tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi dan kinerja karyawan. Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Orisinalitas penelitian ini adalah karakteristik Award Leader dan tidak selalu berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi dan Kinerja Karyawan.

Pengaruh Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening (Survei Pada Pt Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan,Dan Ratu Boko)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan akuntansi pertanggungjawaban terhadap kinerja manajerial melalui motivasi. Penelitian ini adalah penelitian kausal komparatif di mana data yang digunakan diperoleh melalui survei dengan penyebaran kuesioner.Sampel dalam penelitian ini mencakup manajer pusat pertanggungjawaban diPT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko.Teknik analisis data menggunakan metode path analysisyang dibantu komputer menggunakan software SPSS 17.0 for Windows.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menemukan adanyapengaruh positif dan signifikan penerapan akuntansi pertanggungjawaban terhadap kinerja manajerial yang ditunjukkan melalui nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,552 dan nilai t hitung > t tabel pada taraf signifikansi 5% (6.810 > 1,6594). Kemudian pengaruh positif dan signifikan penerapan akuntansi pertanggungjawaban terhadap motivasi ditunjukkan melalui nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,713 dan nilai t hitung > t tabel (10,481 > 1,6594). Terakhir, terdapat pengaruh positif dan signifikan penerapan akuntansi pertanggungjawaban terhadap kinerja manajerial melalui motivasi yang ditunjukkan dari hasil penjumlahan koefisien sebesar 0,379 yang kemudian diuji menggunakan Sobel Test dan menghasilkan t hitung > t tabel pada taraf signifikansi 5% (2,699 > 1,6594).

Faktor Yang Mempengaruhi Peran Perusahaan Daerah Pasar Jaya Dalam Peningkatan Kepuasan Masyarakat Pelanggan Di Provinsi Dki Jakarta

Intisari

Penelitian ini didorong oleh fakta bahwa peran PD Pasar Jaya sebagai mengelola perusahaan pasar tradisional di DKI Jakarta cukup terbatas. Itu peningkatan kapasitas manajerialnya, efektivitas kebijakannya, dan kualitas atau infrastruktur membutuhkan rekonstruksi untuk menciptakan peran PD Pasar Jaya yang lebih baik, khususnya dalam memberikan layanannya, memelihara para pedagang, menstabilkan harga, dan memuluskan distribusi. Upaya pengembangan peran diharapkan menghasilkan signifikan kontribusi terhadap kepuasan para pedagang di PD Pasar Jaya. Populasi penelitian adalah sarana kepuasan semua pedagang di PD Pasar Jaya; mereka adalah mereka yang mengelola transaksi ekonomi di 153 pasar di bawah manajemen PD Pasar Jaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster acak contoh. Menggunakan rumus statistik Slovin, sampel diambil dan mereka terdiri dari mereka yang bekerja di 111 pasar dan masing-masing pasar diwakili oleh tiga pedagang.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei. Verifikasi data dilakukan model pengujian hipotesis. Data dikumpulkan melalui kuesioner dikembangkan oleh peneliti. Data dianalisis secara deskriptif dengan output rata-rata dan distribusi frekuensi; dan secara inferensial melalui teknik statistik analisis jalur. Semua data Temuan penelitian menunjukkan bahwa untuk toko kelontong adalah unit pasar yang besar dengan ruang lingkup layanan yang mencakup Jakarta dan sekitarnya memiliki faktor dominan mendukung peran PD Pasar Jaya dan kepuasan publik adalah manajerial kinerja. Pasar kota dan pengecer adalah unit pasar dengan cakupan layanan meliputi kota dan memiliki beberapa faktor dominan yang mempengaruhi dan mendukung peran PD Pasar Jaya dan kepuasan publik adalah kebijakan dan infrastruktur. Pasar tradisional adalah unit pasar dengan ruang lingkup layanan di lingkungan di sekitar pasar memiliki faktor dominan yang mempengaruhi dan mendukung peran PD Pasar Jaya dan kepuasan adalah infrastruktur. Secara keseluruhan yang utama Faktor dalam meningkatkan peran PD Pasar Jaya adalah kinerja manajerial dan peran PD Pasar Jaya utama dalam meningkatkan kepuasan publik adalah pemberdayaan pedagang. Temuan penelitian telah memberikan rekomendasi untuk tindakan khususnya PD Pasar Jaya untuk meningkatkan kinerja manajerial secara transparan dan profesional, meningkatkan berfungsinya lembaga, menciptakan harmonisasi kebijakan, dan memberikan kualitas fasilitas untuk pedagang. Pemberdayaan pedagang harus dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, PD Pasar Jaya juga disarankan untuk meningkatkan kemampuannya mengendalikan harga, membangun sistem distribusi jaringan, dan satu set fasilitas pasar tradisional dengan arsitektur dan tata ruang yang menarik.

Karakteristik Budaya Organisasi Kuat Sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Industri Di Batik Danar Hadi Surakarta

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: (1) karakteristik budaya perusahaan yang kuat (2) peran budaya perusahaan yang kuat, (3) nilai-nilai sebagai dasarnya untuk budaya perusahaan yang kuat di PT Batik Danar Hadi Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian multicase menggunakan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Data dianalisis berulang kali melalui analisis triangulasi. Objek penelitian ini adalah memiliki pengalaman kerja lebih dari 10 tahun dan memiliki pekerjaan di PT Batik Danar Hadi Surakarta.

Hasil Penelitian

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menyatakan bahwa dari sepuluh karakter budaya organisasi yaitu (1) kreativitas dan inovatif, (2) agresivitas, (3) perhatian terhadap detail, (4) keahlian penuh, (5) berorientasi pada hasil, (6) berorientasi pada kemanusiaan, (7) sistem kerja tim, (8) harmoni.

Pengaruh Budaya Organisasi Dan Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. X

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan. Sampel penelitian ini adalah sampel setiap bagian dari seluruh bagian di PT. X Surabaya yang berjumlah 80 dari populasi 500. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS 20.

Pengaruh Motivasi Dan Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja Guru Sekolah Menengah Atas Negeri Di Kota Malang

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk memahami pengaruh motivasi dan kepemimpinan yang simultan atau sebagian baik terhadap prestasi guru SMA Negeri di Kota Malang. Dan 2) Untuk memahami variabel yang berpengaruh dominan terhadap guru SMA Negeri di Kota Malang. . Mengacu pada uji F, hasil dari hitung F sebesar 38,663 lebih besar dari F tabel yang sebesar 3,186, artinya variabel independen (X1 dan X2) secara simultan berpengaruh terhadap variabel dependen Y (prestasi kerja). Dari analisis uji t di atas, kesimpulannya adalah variabel independen (X1 dan X2) secara parsial, berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Y (prestasi kerja), dengan demikian, tawaran hipotetis pertama yang secara parsial diberikan. Ada variabel yang memberikan pengaruh dominan, variabel kepemimpinan menjadi faktor dominan dalam mempengaruhi prestasi kerja guru dengan melihat dari yang paling besar stratndardized adalah kepemimpinan yaitu sebesar 0,544 atau 54,5%.

Pengaruh Self Efficacy Terhadap In-Role Performance Karyawan Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Moderator (Studi Pada Karyawan Bank Central Asia Kcu Borrobudur Malang)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self efficacy terhadap in-role performance karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel moderator. Jenis penelitian ini adalah penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini meliputi self efficacy, In-role Performance karyawan, dan motivasi kerja. Ukuran sampel penelitian ini adalah 45 karyawan Bank Central Asia KCU Borobudur Malang. Data diperoleh langsung dari responden dengan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Untuk menguji hipotesis menggunakan moderation regression analysis dengan bantuan SPSS versi 21.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan self efficacy (X) terhadap In-role Performance karyawan (Y); (2) motivasi kerja (Z) mempunyai pengaruh secara tidak signifikan terhadap In-role Performance karyawan (Y); (3) terdapat pengaruh antara interaksi self efficacy (X) dengan motivasi kerja (Z) sebagai variabel moderator terhadap In-role Performance karyawan (Y) di Bank Central Asia KCU Borobudur Malang.

Analisis Faktor Motivasi Intrinsik Dan Motivasi Ekstrinsik Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Mediasi

Intisari

Motivasi intrinsik adalah faktor motivasi karyawan untuk pencapaian yang berasal dari dalam diri seseorang, sementara motivasi ekstrinsik bersumber dari luar orang tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mensurvei 140 karyawan PT Taman Wisata Candi Prambanan yang terdiri dari 65 karyawan tetap dan 75 karyawan kontrak.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa motivasi intrinsik dan ekstrinsik berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan secara tidak langsung dengan mediasi kepuasan kerja. Pengaruh motivasi ekstrinsik pada kepuasan kerja dan selanjutnya terhadap kinerja karyawan lebih dominan daripada motivasi intrinsik. Tingkat motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan dari karyawan tetap, lebih tinggi dari karyawan kontrak, dan perbedaannya adalah signifikan.

Membangun Sistem Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi Dan Profesional

Intisari

Peran sumber daya manusia yang ditegaskan dalam garis besar Kebijakan Negara bahwa esensi dari Pembangunan nasional Indonesia adalah membangun bangsa Indonesia yang lengkap dan seluruh rakyat Indonesia. Di Selain itu, dalam Pola Umum Pembangunan Jangka Panjang II juga ditekankan bahwa tujuan utama pembangunan nasional adalah untuk meningkatkan kualitas rakyat dan rakyat Indonesia. Sumber daya manusia adalah kekuatan pendorong kegiatan suatu negara, dimana warga negara yang bersangkutan menjalankan semua kegiatan tersebut negara, seperti politik, ekonomi dan lainnya. Selain menjalankan roda pemerintahan, warga juga mengelola semua sumber daya alam yang menjadi kekayaan bagi negara yang bersangkutan. Populasi yang baik negara yang berkualitas akan berusaha untuk mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, untuk memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kesejahteraan mereka dan mengelola kekayaan negara mereka dengan baik dan efisien. Perkembangan dari sumber daya manusia berbasis kompetensi dan profesional dilakukan untuk memberikan hasil dalam sesuai dengan sasaran dan sasaran organisasi dengan standar kinerja yang telah ditentukan. Profesional Sumber daya manusia adalah mereka yang memiliki kompetensi, sesuai dengan profesi yang ditekuni. Itu Tujuan yang ingin dicapai oleh manajemen sumber daya manusia adalah membentuk sumber daya manusia yang profesional, yang dimiliki karakteristik, mulia, kompeten, dan termotivasi.

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

Intisari

Tujuan dari penelitian kausal ini adalah untuk mengetahui efek transformasional kepemimpinan dan kepuasan kerja pada kinerja pekerjaan karyawan. Penelitian dilakukan dengan 80 karyawan sebagai sampel perusahaan di Merak yang dipilih secara proporsional pengambilan sampel acak. Metode yang digunakan adalah survei dengan analisis kausal dengan pendekatan kausal. Itu

Hasil Penelitian 

Hasil analisis adalah: (1) ada pengaruh positif langsung kepemimpinan transformasional pada kinerja pekerjaan, (2) ada efek positif langsung dari kepuasan kerja pada pekerjaan kinerja, (3) ada efek positif langsung dari kepemimpinan transformasional pada pekerjaan kepuasan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kinerja kerja karyawan telah dipengaruhi secara langsung oleh kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja. Di sana untuk kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja harus menjadi prioritas penting. Hasil dari penelitian ini dapat berkontribusi sebagai referensi dalam pengambilan keputusan di sumber daya manusia departemen yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan di Merak

Pengaruh Pengalaman Kerja, Kompetensi Sosial Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bagian Pemasaran PT Adira Finance Singaraja

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh temuan tentang pengaruh (1) pengalaman kerja, kompetensi sosial dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, (2) pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan, (3) kompetensi sosial terhadap kinerja karyawan, (4) motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, (5) pengalaman kerja terhadap kompetensi sosial, (6) pengalaman kerja terhadap motivasi kerja dan (7) kompetensi sosial terhadap motivasi kerja karyawan pada bagian pemasaran PT Adira Finance Singaraja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kausal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan responden sebanyak 40 orang. Data dianalisis menggunakan analisis jalur.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh positif pengalaman kerja, kompetensi sosial dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, (2) ada pengaruh positif pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan, (3) ada pengaruh positif kompetensi sosial terhadap kinerja karyawan, (4) ada pengaruh positif motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, (5) ada pengaruh positif pengalaman kerja terhadap kompetensi sosial, (6) ada pengaruh positif pengalaman kerja terhadap motivasi kerja dan (7) ada pengaruh positif kompetensi sosial terhadap motivasi kerja karyawan pada bagian pemasaran PT Adira Finance Singaraja.

Faktor Internal dan Eksternal Kinerja Koperasi Simpan Serta Implikasinya pada dampak Koperasi (Cooperative Effect) di DKI Jakarta

Intisari

Fungsi dan peran koperasi Indonesia adalah untuk mengurangi pengangguran, untuk mengembangkan kegiatan industri sosialitas, untuk meningkatkan pendidikan masyarakat terutama dari aspek koperasi, dan pengetahuan industri. Selain itu, ia juga berfungsi untuk menciptakan demokrasi ekonomi. Dalam Sementara itu, dampak koperasi adalah kesejahteraan anggota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi anggota, mereka partisipasi, manajer sumber daya manusia, kewirausahaan, kemitraan, pesaing, dan pemerintah kebijakan secara simultan dan sebagian pada kinerja Koperasi Simpan Pinjam. Penelitian juga bertujuan menganalisis pengaruh kinerja mereka pada Efek Koperasi. Metode penelitian mengambil prosedur survei dan secara statistik digunakan deskriptif dan mode inferensial. Untuk menguji hipotesis, penelitian ini menerapkan analisis statistik linear berganda regresi serta regresi linier sederhana. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dengan kuesioner yang dirancang dengan skala Likert. Sedangkan yang kedua data dikumpulkan dalam hal pengembangan koperasi dari 2005 hingga 2009. Secara khusus, koperasi yang diteliti adalah dari kategori Tabungan dan Pinjaman di Provinsi DKI Jakarta.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan motivasi anggota, partisipasi mereka, manajer sumber daya manusia, kewirausahaan, kemitraan, pesaing, dan kebijakan pemerintah yang terpengaruh secara signifikan pada kinerja Koperasi Simpan Pinjam. Sebagian, anggota motivasi, partisipasi mereka, manajer sumber daya manusia, kewirausahaan, kemitraan, pesaing dan kebijakan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap kinerja Koperasi Simpan Pinjam. Selain itu, kinerja koperasi berpengaruh signifikan terhadap Efek Koperasi mereka. Temuan penelitian menyarankan agar pemerintah meningkatkan peran mereka untuk memelihara pengembangan koperasi. Sementara itu, koperasi juga menyarankan untuk meningkatkan kinerjanya karena faktor kunci keberhasilan Efek Koperatif adalah kinerja mereka.

Pengaruh Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Universitas Borobudur Jakarta)

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung kepemimpinan terhadap karyawan motivasi kerja, pengaruh langsung dari motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, seperti serta pengaruh langsung dan tidak langsung kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di PT Universitas Borobudur, dilakukan di Jakarta dari Juni hingga Oktober 2015. Data diperoleh dengan menggunakan survei terhadap 106 karyawan Universitas Borobudur yang diberikan instrumen kuesioner yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas. Data adalah dianalisis dengan pendekatan analisis deskriptif dan inferensial menggunakan perangkat lunak SPSS versi 21.

Hasil Penelitian

Analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh langsung dan positif terhadap motivasi kerja karyawan di PT universitas Borobudur Jakarta. Peningkatan kepemimpinan akan membuat langsung kontribusi 51,8% terhadap peningkatan motivasi kerja karyawan. Motivasi sudah langsung dan dampak positif pada kinerja karyawan di Universitas Borobudur. Meningkatnya motivasi kerja karyawan akan memberikan kontribusi langsung sebesar 9,1% terhadap peningkatan kinerja karyawan. Kepemimpinan memberi dampak secara langsung dan tidak langsung melalui pekerjaan motivasi di lingkungan universitas Borobudur, Kepemimpinan yang meningkat akan memberikan total kontribusi (langsung dan tidak langsung) melalui peningkatan motivasi untuk bekerja sebesar 42,3% untuk peningkatan kinerja karyawan di universitas Borobudur. Meningkat kinerja karyawan di universitas Borobudur dapat dicapai melalui peningkatan kinerja dan motivasi kerja.

Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Kerja Di Pt. Truba Jaya Engineering Site T-7151 Di Proyek Semen Holcim

Intisari

Manajemen menyadari pentingnya keselamatan pekerja, ditandai dengan banyaknya biaya tidak langsung akibat kecelakaan,turunnya efektivitas pekerja korban kecelakaan, walaupun pekerja tidak digaji karena absen, ketidakhadiran pekerja menyebabkan berkurangnya pendapatan perusahaan. Selanjutnya dilakukan penelitian guna mengetahui persepsi karyawan terhadap pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja di sebuah perusahaan, dan manfaat yang dirasakan karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan melakukan pengumpulan data lewat wawancara sehingga dapat menggali lebih dalam pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja .

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menyatakan bahwa lima elemen pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja PT Truba Jaya Engineering Site T-7151 di proyek semen Holcim yaitu : Jaminan Keselamatan dan Kesehatan, Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja , Alat Pelindung Diri, Beban Kerja dan Jam Kerja, sudah mencerminkan bahwa pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di PT Truba Jaya Engineering Site T-7151 di proyek semen Holcim sesuai dengan yang diinginkan, diharapkan dan dibutuhkan karyawan.Juga, manfaat yang bisa diperoleh dari pelaksanaan program K3 yaitu pengurangan absensi kehadiran, klaim kesehatan, pengurangan biaya, dan meningkatkan produktivitas pekerja.

Pengaruh Budaya Sekolah, Kompensasi Dan Motivasi Internal Terhadap Kinerja Guru Honorer Pada Sekolah Menengah Atas (Sma) Di Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima

Intisari

Tujuan   dari   penelitian   ini   adalah   untuk  mengetahui   sejauh mana pengaruh kompensasi dan motivasi internal terhadap kinerja guru honorer  pada  Sekolah  Menengah  Atas  (SMA)  di  kecamatan  Madapangga, Bima. Penelitian ini dilakukan di sejumlah sekolah di kecamatan Madapangga-Bima yang terdiri dari 2 SMA  Negeri dan 2 SMA Swasta dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang guru honorer. Teknik pengambilan  sampel  dalam  penelitian  ini   menggunakan  metode  sampel acak sederhana. Pengujian hipotesis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan observasi, angket/kuisioner dan wawancara dengan maksud mendapatkan data yang dapat dianalisis dengan akurat dan hasil kesimpulannya dapat digeneralisasikan.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel budaya sekolah terhadap kinerja guru honorer. Variabel kompensasi, terdapat  pengaruh  positif terhadap kinerja  guru  honorer,  akan tetapi  tidak berpengaruh signifikan. Kompensasi bukanlah faktor utama yang menjadi pemicu peningkatan kinerja guru honorer SMA di Kecamatan Madapangga. Indikator paling tinggi adalah kekuatan motivasi untuk bekerja sesuai dengan  keinginan  sendiri.  Sehingga  bisa  dikatakan  bahwa  guru  honorer  tersebut  memiliki metode sendiri  dalam  mengaplikasikan  ilmunya,  bekerja  dengan  sepenuh  hati,  mengganggap siswa sebagai bagian dari dirinya, bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar meskipun kompensasi yang didapatkan tidak sesuai dengan jerih-payahnya.

Audit Manajemen Untuk Menilai Efektivitas Fungsi Sumber Daya Manusia Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Di Mojokerto

Intisari

Berdasarkan hasil audit manajemen menunjukkan bahwa penilaian efektivitas yang dilakukan oleh manajemen fungsi SDM pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah cukup baik, namun terdapat kekurangan dan kelemahan yaitu pada, tingkat perputaran karyawan yang rendah, tidak terdapat kriteria yang sesuai untuk menilai tingkat kepuasan karyawan, serta belum pernah dilaksanakan audit manajemen pada fungsi sumber daya manusia di BPBD. Untuk melakukan mutasi/perputaran pegawai harus didasarkan pada data dan informasi akurat mengenai kinerja individu, pengalaman kerja di unit, keterlibatan pelatihan, dan perilaku pegawai. Pada kepuasan kerja karyawan sebaiknya memiliki kriteria. BPBD juga sebaiknya memahami pentingnya audit sumber daya manusia yang bisa dijadikan sebagai evaluasi aktivitas-aktivitas terkait dengan pengelolaan karyawan dengan melakukan audit SDM secara periodik.

Gaya Kepemimpinan Direktur Dalam Mengelola Sumber Daya Manusia Di Eksotika Karmawibhangga Indonesia

Intisari

Eksotika Karmawibhangga Indonesia (EKI) merupakan organisasi seni pertunjukan yang berfokus pada seni tari. Berdiri sejak 1996 oleh Rusdy Rukmarata dan Aiko Senosoenoto dengan tujuan membuat media berekspresi bagi anak muda serta menciptakan koreografer muda. Penelitian tentang gaya kepemimpinan direktur dalam mengelola sumber daya manusia di EKI bertujuan untuk mengindetifikasi serta memahami secara mendalam tipe, gaya kepemimpinan, dan fungsi-fungsi yang telah dijalankan oleh direktur, juga mengetahui hambatan yang terjadi. Penting bagi direktur untuk memahami gaya kepemimpinan yang tepat dalam menjalankan organisasi sehingga akan tercipta lingkungan kerja yang kondusif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta studi pustaka.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian berupa: (1)Tipe kepemimpinan yang dijalankan yaitu paternalistik dan demokratik yang berarti pemimpi dihormati oleh anggota namun pemimpin juga menghargai setiap pendapat anggota. (2)Gaya Kepemimpinan yang dilakukan yaitu direktif, suportif, partisipatif, dan berorientasi prestasi yang berarti direktur memberikan arahan serta dukungan pada anggota agar lebih kreatif dalam menjalankan tugas. (3)Fungsi kepemimpinan yang dilakukan yaitu instruksi, konsultasi, dan partisipasi. Fungsi yang belum mampu dijalankan dengan baik yaitu pengendalian karena direktur belum mampu menyelesaikan masalah yang ada di lingkup SDM mengenai jam kerja yang tidak pasti bagi karyawan dan intensitas jam latihan yang tinggi bagi penari.

Leave a Reply

Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by