HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Komunikasi: Image Building UNS-SOLO

Judul Tesis : Image Building UNS-SOLO (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Peranan Humas Universitas Sebelas Maret dalam Membangun Citra Positif Universitas)

 

A. Latar Belakang

Pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar (SD), madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) atau bentuk lain yang sederajat, sedangkan pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK) atau bentuk lain yang sederajat. Sedangkan pendidikan tinggi berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut atau universitas.

Untuk memperoleh pendidikan dasar saja, masyarakat Indonesia mengalami kesulitan. Padahal pendidikan tidak cukup hanya sampai pada pendidikan dasar, masih ada tingkatan-tingkatan pendidikan yang harus ditempuh setelah pendidikan dasar yaitu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Melanjutkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi yang merupakan level pendidikan tertinggi adalah impian banyak orang.

 

B. Rumusan Masalah Tesis

Bagaimana peranan Humas Universitas Sebelas Maret dalam membentuk citra positif universitas?

 

C. Telaah Pustaka

Pengertian Public Relations

Public Relations atau yang biasa disingkat menjadi PR saat ini telah berkembang secara pesat. PR dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai hubungan masyarakat (humas). Banyak literatur yang membahas tentang pengertian PR, tetapi hingga saat ini belum ada kesepakatan dari para pakar PR yang pasti dan jelas mengenai definisi PR. Hal ini disebabkan karena perbedaan sudut pandang dan latar belakang dari para pakar yang mendefiniskan konsep PR.

 

Aktivitas Public Relations

Dalam pelaksanaan aktivitasnya, PR menggunakan komunikasi untuk memberitahu, mempengaruhi, dan mengubah pengetahuan, sikap serta perilaku publik yang menjadi sasarannya. Komunikasi dalam PR merupakan suatu proses yang mencakup suatu pertukaran fakta, pandangan, dan gagasan di antara suatu bisnis atau organisasi tanpa laba dengan publiknya untuk mencapai saling pengertian. Selain itu, komunikasi dalam PR juga memiliki ciri-ciri tertentu, yang disebabkan karena fungsi, sifat organisasi dari lembaga, sifat-sifat manusia yang terlibat, terutama publik yang menjadi sasaran, serta faktor-faktor eksternal lain yang mempengaruhi.

 

Pembentukan Citra

“Citra adalah kesan, perasaan, gambaran diri publik terhadap perusahaan; kesan yang dengan sengaja diciptakan dari suatu objek, orang atau organisasi. Jadi menurut Sukatendel, citra itu dengan sengaja perlu diciptakan agar bernilai positif. Citra itu sendiri merupakan salah satu aset terpenting dari suatu perusahaan atau organisasi.” (Soleh, 2004)

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif yang memaparkan tentang kegiatan-kegiatan Humas Universitas Sebelas Maret dalam membangun citra positif dan juga saluran komunikasi yang digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumen.

Sumber data dipilih berdasarkan teknik purposive sample, yaitu memilih sumber data yang dianggap tahu dan dapat dipercaya untuk dijadikan sumber data sesuai dengan topik penelitian.

Informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kepala Kantor Humas dan Kerjasama Universitas Sebelas Maret, Sekretaris Kantor Humas dan Kerjasama Universitas Sebelas Maret, dan para pranata humasnya. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

 

E. Kesimpulan Tesis

  1. Setiap lembaga perlu untuk selalu melakukan image building agar selalu mendapatkan citra positif di benak masyarakat. Begitu pula dengan Universitas Sebelas Maret sebagai salah satu universitas berkualitas tinggi merasa perlu selalu membangun citra positif universitas (image building). Untuk itu dibentuk Kantor Humas dan Kerjasama Universitas Sebelas Maret yang bertanggung jawab menangani komunikasi dengan pihak eksternal dan internal, terutama pencitraan universitas, serta menjalin kerjasama dengan berbagai instansi. Program-program image building universitas ditangani khusus oleh bidang humas dan sistem informasi yang terdapat dalam struktur Kantor Humas dan Kerjasama Universitas Sebelas Maret. Humas Universitas Sebelas Maret sebagai ujung tombak juga membutuhkan kerjasama dari semua civitas akademika di Universitas Sebelas Maret. Dengan tujuan agar informasi tidak tersentralisir di universitas dan untuk membantu tugas-tugas Humas Universitas Sebelas Maret maka dibentuk pranata humas yang tersebar di masing-masing fakultas, lembaga dan UPT yang ada di Universitas Sebelas Maret. Sampai saat ini jumlah pranata humas yang berada di Universitas Sebelas Maret berjumlah 16 orang.
  2. Identitas, citra, dan branding merupakan hal yang saling berkaitan. Dalam pembentukan citra positif, Universitas Sebelas Maret telah menetapkan identitas resmi universitas berupa nama, lambang, dan warna resmi universitas yang ditetapkan dengan SK Rektor. Universitas Sebelas Maret telah menentukan citra seperti apa yang ingin dicapai dalam image building. Citra yang diharapkan adalah be number one dalam segala hal dan menjadikan Universitas Sebelas Maret sebagai perguruan tinggi berkualitas world class university sehingga Universitas Sebelas Maret semakin dikenal baik di tingkat nasional maupun internasional. Universitas Sebelas Maret juga memiliki branding baru yaitu UNS-Solo yang dirumuskan oleh tim perumus branding yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk diantaranya adalah dari Kantor Humas dan Kerjasama dan BAPSI (Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi) yang memiliki garis koordinasi langsung dengan Rektor. Branding diciptakan agar Universitas Sebelas Maret lebih mudah diingat oleh masyarakat. Dengan adanya branding baru, pihak Humas Universitas Sebelas Maret bertanggung jawab melakukan promosi dalam penggunaan branding ini dan mensosialisasikannya ke hadapan publik. Sosialisasi yang dilakukan oleh Kantor Humas dan Kerjasama selama ini berupa penulisan branding UNS-Solo pada produk-produk PR seperti company profile, leaflet, brosur, souvenir untuk tamu serta press realese. Branding UNS-Solo juga baru digunakan pada surat-surat yang sifatnya non kedinasan. Hal ini dikarenakan belum adanya legalitas branding UNS-Solo.
  3. Dalam image building, Humas Universitas Sebelas Maret memegang peranan penting karena Kantor Humas dan Kerjasama Universitas Sebelas Maret berkedudukan sebagai lembaga fungsional yang menjalankan fungsi programming, relationship, informations, productions, special event, dan speaking. Pelaksanaan fungsi-fungsi di atas dirasa sudah baik dalam rangka menciptakan citra positif universitas di masyarakat. Peranan yang masih dirasa kurang yaitu dalam hal writing and editing dan peranan dalam research and evaluating Peran penting humas terletak pada bagaimana humas menjadi jembatan penghubung antara Universitas Sebelas Maret dengan publiknya. Fungsi-fungsi tersebut telah dilaksanakan Humas Universitas Sebelas Maret dalam rangka pencitraan universitas melalui beberapa program kegiatan. Salah satu program andalan Humas Universitas Sebelas Maret dalam pencitraan kepada publik adalah program televisi UNS Menyapa yang ditayangkan di Terang Abadi Televisi (TATV) dan Jogja TV. Dalam UNS Menyapa, humas mengajak program studi-program studi di Universitas Sebelas Maret untuk berpartisipasi. Dalam melakukan proses komunikasi, Humas Universitas Sebelas Maret menggunakan berbagai macam saluran informasi. Selain melalui media cetak dan televisi, penyebaran informasi juga dilakukan humas dengan pranata humasnya melalui website. Penggunaan website dinilai efektif karena informasi dapat di update kapan saja oleh pranata humas di bagiannya masing-masing.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Peran Public Relations dalam Meningkatkan Penjualan, Mutu dan Citra Produk di PT. Coca-Cola Botling Indonesia Central Java
  2. Kegiatan Marketing Communication PT. INDOSAT, Tbk Surabaya dalam Mensosialisasikan
  3. Peran Kegiatan Media Kliping Bagi Public Relation PT. TELKOM KANDATEL Yogyakarta
  4. Image Building UNS-SOLO (Studi Deskriptif Kualitatif Tentang Peranan Humas Universitas Sebelas Maret dalam Membangun Citra Positif Universitas)
  5. Laporan Kuliah Kerja Media Mekanisme Kerja Media Planner Di Pt. Srengenge Cipta
  6. Freelance dan Pola Komunikasi (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Freelance dalam Memasarkan Produk LKS di CV. GRAHADI Surakarta)

 

Incoming search terms:

Leave a Reply