HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Akutansi: Persistensi Laba, Akrual, Aliran Kas dan Booktax Differences

Judul Tesis : Persistensi Laba, Akrual, Aliran Kas dan Booktax Differences (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

 

A. Latar Belakang

Fokus utama laporan keuangan adalah informasi mengenai laba dan komponennya, jadi laba merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk mengetahui kinerja keuangan (Dechow, 1994 dan Francis et al., 2003). Prediksi terhadap laba dapat dibentuk oleh informasi keuangan dan rasio keuangan yang terdapat dalam laporan keuangan. Dalam Pernyataan Standar Akuntansi Indonesia (PSAK) paragraf 17 (IAI, 2007) juga menyatakan bahwa informasi kinerja perusahaan, terutama profitabilitas, diperlukan untuk menilai perubahan potensial sumber daya ekonomi yang mungkin dikendalikan di masa depan.

Dalam kepentingan suatu perusahaan, pihak eksternal maupun pihak internal perusahaan sering menggunakan laba sebagai salah satu pertimbangan dalam mengambil keputusannya (seperti pemberian kompensasi dan pembagian bonus kepada manajer, pengukur prestasi atau kinerja manajemen, dan dasar penentuan besarnya pengenaan pajak) karena laba dapat memberikan informasi yang penting. Oleh karena itu diharapkan laba dapat memberikan informasi laba yang berkualitas atau dengan kata lain laba yang mencerminkan kelanjutan laba (sustainable earnings) di masa depan, yang ditentukan oleh komponen akrual dan aliran kasnya (Penman, 2001).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah perusahaan dengan perbedaan besar (negatif dan positif) antara laba akuntansi dan laba fiskal mempunyai persistensi laba akuntansi lebih rendah dibandingkan perusahaan dengan perbedaan kecil antara laba akuntansi dan laba fiskal?
  2. Apakah perusahaan dengan perbedaan besar (negatif dan positif) antara laba akuntansi dan laba fiskal mempunyai persistensi komponen akrual laba dan aliran kas lebih rendah dibandingkan perusahaan dengan perbedaan kecil antara laba akuntansi dan laba fiskal?

 

C. Landasan Teori

BookTax Differences

Dalam PSAK No.46 tentang Akuntansi Pajak Penghasilan yang mengatur akuntansi pajak secara penghasilan (PPh) mulai diberlakukan secara efektif mulai tanggal 1 Januari 1999 bagi perusahaan publik dan mulai tanggal 1 Januari 2001 bagi perusahaan lainnya. Pihak manajemen perusahaan harus menghitung laba perusahaan untuk dua tujuan yaitu untuk tujuan pelaporan keuangan berdasarkan prinsip akuntansi berterima umum (PABU) dan pelaporan pajak sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku di Indonesia yang mengharuskan laba fiskal dihitung berdasarkan metode akuntansi yang menjadi dasar perhitungan laba akuntansi yaitu metode akrual, sehingga perusahaan tidak perlu melakukan pembukuan ganda untuk tujuan pelaporan tersebut, sehingga akhir tahun perusahaan wajib melakukan rekonsiliasi fiskal untuk menentukan besarnya laba fiskal dengan cara melakukan penyesuaianpenyesuaian laba akuntansi berdasarkan peraturan pajak.

Kualitas Laba Akuntansi

Menurut Schipper dan Vincent (2003), kualitas laba menunjukkan tingkat kedekatan laba yang dilaporkan dengan hicksian income, yang merupakan laba ekonomik yaitu jumlah yang dapat dikonsumsi dalam satu perioda dengan menjaga kemampuan perusahaan pada awal dan akhir perioda tetap sama. Hal ini sesuai dengan Suwardjono (2006) yang menyatakan bahwa kualitas laba akuntansi ditunjukkan oleh kedekatan atau korelasi antara laba akuntansi dan laba ekonomik.

Persistensi Laba

Atas dasar persistensi, laba yang berkualitas adalah laba yang persisten yaitu laba yang berkelanjutan, lebih bersifat permanen dan tidak bersifat transitori. Persistensi sebagai kualitas laba ini ditentukan berdasarkan perspektif kemanfaatannya dalam pengambilan keputusan khususnya dalam penilaian ekuitas, laba yang berkualitas tinggi ádalah laba yang mempunyai kemampuan tinggi dalam memprediksi laba di masa datang (Schipper dan Vincent, 2003).

 

D. Metode Penelitian Tesis

Penelitian ini bersifat survey data sekunder.

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaanperusahaan manufaktur yang sudah go public dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling.

 

E. Kesimpulan

Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengujian empiris mengenai pengaruh perbedaan antara laba akuntansi dan laba fiskal pada persistensi laba, akrual, dan aliran kas satu periode ke depan. Kesimpulan penelitian berdasarkan pengujian hipotesis adalah pengujian hipotesis 1a membuktikan bahwa perusahaan dengan perbedaan negatif antara laba akuntansi dan laba fiskal mempunyai persistensi laba lebih rendah daripada perusahaan dengan perbedaan kecil antara laba akuntansi dan laba fiskal dan pengujian hipotesis 1b membuktikan bahwa perusahaan dengan perbedaan positif antara laba akuntansi dan laba fiskal tidak terbukti secara statistik mempunyai persistensi laba lebih rendah daripada perusahaan dengan perbedaan kecil antara laba akuntansi dan laba fiskal.

Hasil dari pengujian hipotesis 2a membuktikan bahwa perusahaan dengan perbedaan negatif antara laba akuntansi dan laba fiskal mempunyai persistensi komponen akrual laba dan aliran kas lebih rendah daripada perusahaan dengan perbedaan kecil antara laba akuntansi dan laba fiskal, sedangkan pengujian hipotesis 2b membuktikan bahwa perusahaan dengan perbedaan positif antara laba akuntansi dan laba fiskal tidak terbukti secara statistik mempunyai persistensi komponen akrual laba lebih rendah daripada perusahaan dengan perbedaan kecil antara laba akuntansi dan laba fiskal, tetapi perusahaan dengan perbedaan positif antara laba akuntansi dan laba fiskal terbukti secara statistik mempunyai persistensi aliran kas lebih rendah daripada perusahaan dengan perbedaan kecil antara laba akuntansi dan laba fiskal.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Evaluasi Sistem Pemberian Kredit Bagi Nasabah Baru pada PT. BPR Sukadana Surakarta
  2. Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris terhadap Pengungkapan Intellectual Capital
  3. Perbedaan Persepsi Mahasiswa Akuntansi Mengenai Profesi Akuntan
  4. Persistensi Laba, Akrual, Aliran Kas dan Booktax Differences
  5. Rancangan Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Sederhana

 

 

Incoming search terms:

Leave a Reply