HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Akutansi: Evaluasi Sistem Penyaluran Modal Kredit pd Lembaga Keuangan

Judul Tesis: Evaluasi Sistem Penyaluran Modal Kredit pada Lembaga Keuangan Pasar Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sragen

 

A. Latar Belakang

Cara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sragen untuk menghindarkan pedagang pasar dari penyalur kredit seperti renternir adalah dengan merebut pasar dari para penyalur kredit tersebut. Strategi yang digunakan yaitu dengan memenuhi kebutuhan pinjaman modal kredit dengan mudah, cepat, dan murah serta memberikan pelayanan yang lebih baik melalui Lembaga Keuangan Pasar. Mengingat modal utama yang digunakan dalam penyalurannya yaitu dari APBD Sragen, strategi tersebut tidak dapat terlaksana secara maksimal apabila tidak didukung oleh sistem penyaluran modal kredit yang baik dan pelaksanaan penyaluran modal kredit yang sesuai dengan Keputusan Bupati Sragen Nomor 04 Tahun 2004. Melihat sasaran penyaluran modal kredit adalah pedagang pasar, maka sistem penyaluran modal kredit pada Lembaga Keuangan Pasar disusun secara terencana, sederhana, mudah, cepat dan murah agar dapat terlaksana dengan baik dan mendapatkan kepercayaan dari pedagang pasar untuk memberikan pinjaman modal kepada pedagang pasar tersebut,  sehingga para pedagang pasar tidak kembali meminta pinjaman kepada para renternir. Namun dalam pelaksanaan operasinya masih terdapat beberapa permasalahan.

Permasalahan tersebut adalah pelaksanaan pemberian pinjaman yang belum sesuai dengan Keputusan Bupati Sragen Nomor 04 Tahun 2004. Ketidaksesuaian tersebut, yaitu pemberian rekomendasi yang dilakukan oleh Lurah Pasar atas permohonan pinjaman dilakukan tanpa melalui penyeleksian yang lebih ketat berdasarkan karakter dan kredibilitas usaha. Selain itu, pemberian pinjaman juga diberikan kepada seluruh pedagang pasar di wilayah Kabupaten Sragen yang mengajukan permohonan pinjaman, baik pedagang yang berdomisili di Kabupaten Sragen (memiliki KTP Sragen) maupun tidak (tidak memiliki KTP Sragen), sedangkanmenurut Keputusan Bupati Sragen Nomor 04 Tahun 2004, pemberian pinjaman hanya diberikan kepada pedagang pasar yang berdomisili di Kabupaten Sragen (memiliki KTP Sragen). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian pinjaman tidak tepat pada sasaran yang dapat mengakibatkan kemungkianan terjadinya kredit macet.

 

B. Rumusan Masalah

Apakah pelaksanaan sistem penyaluran modal kredit sudah sesuai dengan Keputusan Bupati Sragen Nomor 04 Tahun 2004?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi adalah organisasi formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan (Mulyadi, 2001: 3).

 

Pengertian Lembaga Keuangan

Lembaga keuangan sangat diperlukan dalam perekonomian modern sebagai mediator antara kelompok masyarakat yang kelebihan dana dan kelompok yang memerlukan dana (Subagyo, 1997: 4).

Pengertian Modal

Arti modal pada dasarnya sebagai ”hasil produksi yang digunakan untuk memproduksi lebih lanjut” (Bambang Riyanto, 1997: 17).

 

D. Simpulan

  1. Masih terdapat ketidaksesuaian antrara pelaksanaan tugas dengan Keputusan Bupati Sragen Nomor 04 Tahun 2004 yang dilakukan oleh salah satu fungsi, yaitu Lurah Pasar.
  2. Belum terdapatnya nomor urut tercetak pada dokumen. Pencatatan nomor urut dokumen masih dicatat secara manual. Masih terdapat dokumen yang belum dicetak rangkap. Masih ada dokumen yang belum dicetak secara terpisah dengan dokumen yang lain.
  3. Penyeleksian pemberian pinjaman kepada calon nasabah dinilai kurang maksimal dan masih ada pemberian pinjaman yang tidak tepat sasaran.

 

E. Saran Tesis

  1. Lurah Pasar harus lebih selektif dalam memberikan rekomendasi kepada pedagang pasar yang mengajukan permohonan pinjaman modal, agar pemberian pinjaman tepat sasaran dan risiko kredit macet lebih kecil.
  2. Dokumen yang digunakan akan lebih baik apabila dibuat dengan nomor urut tercetak. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya dokumen fiktif dan mencegah kemungkinan adanya penyelewengan terhadap penggunaan dokumen.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Evaluasi Sistem Penyaluran Modal Kredit pada Lembaga Keuangan Pasar Dinas
  2. Analisis Kelayakan Peremajaan Armada Bus
  3. Profil Produk Simpanan – Pinjaman Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Baitul Maal WA
  4. Evaluasi Sistem Pemberian Kredit dari Dana Program Pengembangan Kecamaran (PPK)
  5. Analisis Penggunaan Z-Score Altman untuk Menilai Potensi Kebangkrutan Perusahaan

Leave a Reply