HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Ekonomi: Peranan Freight Forwarder dlm Proses Pengiriman Barang Ekspor

Judul Skripsi : Peranan Freight Forwarder dalam Proses Pengiriman Barang Ekspor melalui Transportasi Laut (Studi Kasus pada PT. Geologistics Indonesia Perdana Cabang Solo)

 

A. Latar Belakang

Peran dan kegiatan perusahaan Freight Forwarder atau Ekspedisi Muatan Kapal Laut menjadi sangat penting karena memudahkan bagi para eksportir maupun importir dalam jasa pengurusan ekspor-impor. Untuk itu perlunya pemahaman dan pengetahuan dari khalayak umum maupun pihak yang terkait mengenai jasa ini khususnya dalam kegiatan pengiriman barang melalui laut. Sehingga diharapkan fungsi dan tanggung jawab jasa ekspedisi sebagai sarana ekonomi dalam mewujudkan sistem pengelolaan pengiriman dan pengaturan barang menjadi efisien, tepat, dan aman (dengan memanfaatkan sistem informasi dan teknologi)

Pengiriman barang melalui transportasi laut memang tidak sebagian besar dipilih para eksportir, sebagian dari mereka banyak yang memlilih menggunakan jasa transportasi melalui udara karena dinilai tidak memerlukan waktu yang terlalu lama dalam pengiriman barang. Transportasi ekspor melalui laut juga banyak dipilih oleh para eksportir khususnya bagi para eksportir yang menginginkan ruangan tertentu pada container, misalnya untuk pengiriman barang yang berkapasitas berat, lebar, ataupun panjang.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana peran dan tanggung jawab perusahaan Freight Forwarder dalam proses pengiriman barang melalui laut?
  2. Bagaimana prosedur yang dilakukan dalam pengiriman barang ekspor melalui transportasi laut?
  3. Dokumen apa saja yang diperlukan dan yang dikerjakan dalam pelayanan pengiriman barang melalui laut?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Freight Forwarder

Freight forwarder adalah usaha yang ditujukan untuk mengurus semua kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya pengiriman dan penerimaan barang melalui transportasi darat, laut, dan udara yang dapat mencakup kegiatan penerimaan, penyimpanan, pengepakan, penimbangan barang, pengurusan, penyelesaian dan penerbitan dokumen angkutan, perhitungan biaya angkutan, klaim, asuransi, penyelesaian tagihan dan biaya-biaya lainnya berkenaan dengan pengiriman barang sampai dengan diterimanya oleh pihak yang berhak.

Peran freight forwarder sebagai pengangkut

Banyak freight forwarder bertindak sebagai operator dan bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan pengangkutan meskipun tidak memiliki kapal sendiri. Yang dimaksud dengan operator disini adalah BHI (Badan Hukum Indonesia) yang melaksanakan kegitan usaha pelayanan jasa terhadap kapal dan barang dipelabuhan dalam rangka menunjang kegiatan angkutan melalui laut.

Peran Freight Forwarder dalam Pembungkusan ( packing )

Pengiriman maupun penerimaan barang selalu mengharapkan barang sampai pada pihak yang dituju dengan memenuhi 3 K, yaitu :

  1. Keamanan
  2. Keaslian
  3. Kepuasan

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Perusahaan PT. Geologistics Indonesia Perdana yang beralamat di Jl. Raya Solo Permai Blok HH/12 Solo Baru- Sukoharjo, Solo 57552.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus.

Jenis data pada penelitian ini yaitu Data Primer dan Data Sekunder.

Metode Pengumpulan Data yaitu wawancara, studi pustaka dan observasi.

 

E. Kesimpulan

  • Geologistics Indonesia Perdana sebagai freight forwarder company yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman barang sekaligus sebagai agen penanggung jawab atas semua kegiatan pengangkutan dari awal hingga tempat tujuan barang, dari dalam negeri ke luar negeri, Negara tempat tujuan eksportir. PT. Geologistics Indonesia Perdana membantu para shipper atau eksportir dalam mencarikan perusahaan pelayaran yang dapat memberikan ongkos angkut yang lebih ringan atau dengan harga khusus sesuai dengan kelas-kelas tersendiri.
  • Prosedur yang dilakukan oleh PT. Geologistics Indonesia Perdana dalam pengiriman barang ekspor melalui laut adalah proses awal mulai dari penerimaan Shipping Instruction dari shipper kemudian dari SI tersebut digunakan untuk booking space di agen perkapalan yang nantinya akan dibuatkan draft Bill of Lading untuk memperoleh Delivery Order, kemudian dari PT. Geologistics mulai mengurusi dokumen custom clearance (kepabeanan) untuk memperoleh PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang) setelah semua clear, pada tanggal stuffing yang ditentukan shipper dari PT. Geologistics mengirimkan dokumen draft Bill of Lading ke shipper kemudian baru melakukan stuffing dimana dalam proses stuffing maka akan diperoleh nomor container dan nomor seal yang tertulis diboks container, kemudian setelah semuanya selesai PT. Geologistics mengirimkan dokumen Bill of Lading copy yang sudah ditandatangani oleh manajer ke shipper sebagai tanda bahwa pengangkutan sudah selesai.
  • Dokomen-dokumen yang diperlukan dan yang dikerjakan dalam pengiriman barang ekspor melalui laut antara lain :
    1. Shipping Instruction (Dibuat atau dikerjakan berdasarkan SI dari shipper yang kemudian dikirim ke EMKL yang ditunjuk oleh shipper)
    2. SOP (Shipping Operating Procedures) yang dibuat berdasarkan SI dari eksportir, kemudian SOP diberikan kepada divisi sea freight untuk dikerjakan mulai dari booking space pada perusahaan pelayaran.
    3. Packing List & Invoice (Dikerjakan atas permintaan atau perintah shipper)

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisis Komparasi Kebijakan Manajerial Antar Generasi Perusahaan
  2. Analisis Hubungan Antara Pendapatan Per-Kapita, Jumlah Anggota Rumah Tangga
  3. Analisis Pengaruh PMA, PMDN dan Laju Inflasi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Jawa Tengah Tahun 1990 – 2003
  4. Analisis Pengaruh Out Standing Credit, Tabungan, Deposito, Antar Bank Pasiva, Modal Inti dan Modal Pinjaman terhadap Rasio Loan To Deposit Ratio
  5. Prosedur Pengiriman Barang Ekspor pada PT. Djakarta Lloyd (Persero) Cabang Semarang

 

 

Incoming search terms:

Leave a Reply