HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Administrasi: Dampak Perubahan Organisasi trhdp DISNAKERTRANS n UPT DISNAKERTRANS

Judul Skripsi : Dampak Perubahan Organisasi terhadap Kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Serta Unit Pelaksana Teknis Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Magelang

 

A. Latar Belakang

Agar suatu pembangunan nasional dapat berjalan dengan semestinya dan dapat mencapai hasil yang optimal, maka harus diperhatikan segala sesuatunya yang menyangkut pembangunan itu sendiri. Suatu pembangunan nasional membutuhkan paradigma pembangunan, perencanaan pembangunan yang matang,pembiayaan pembangunan, dan aparatur pemerintah sebagai pelaksana utama pembangunan.

Pergeseran paradigma dalam sistem penyelenggaran pemerintah dari pola sentralisasi menjadi pola desentralisasi yang ditandai dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 dan kemudian di ikuti dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2004 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom. Dalam pelaksanaan pemerintahan di daerah secara otomatis dibutuhkan suatu organisasi perangkat daerah, hal ini terdapat pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2003 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah. Hal ini tentunya merupakan langkah awal bagi pemerintah dalam mewujudkan penyelenggarakan roda pemerintah yang didasarkan pada good governance.

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

“ Bagaimana Dampak Perubahan Organisasi Terhadap Kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Unit Pelaksana Teknis Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Magelang ?”

 

C. Tinjauan Pustaka

Dampak Perubahan Organisasi

Menurut Indrawijaya ( 1986: 232 ) bahwa “organisasi menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan, baik perubahan yang terjadi karena dorongan dari dalam ( internal faktor ) maupun dorongan dari luar (faktor lingkungan ), dorongan dari dalam dapat timbul karena tuntutan perubahan sistem nilai dan norma kelompok, sedangkan dorongan dari luar dapat terjadi karena interaksi organisasi dengan lingkungan sekitarnya, baik pada waktu menerima masukan ( input) maupun pada saat memberikan keluaran (output). Disadari atau tidak perubahan perubahan selalu terjadi didalam setiap organisasi. Bila suatu organisasi memutuskan untuk mengadakan perubahan, maka harus ditentukan dahulu unsur atau komponen organisasi yang akan dirubah.

 

Struktur Organisasi

Struktur organisasi mempunyai dampak yang signifikan terhadap cara orang melaksanakan tugasnya dalam organisasi baik itu organisasi swasta maupun pemerintah. Pengertian organisasi menurut Dydiet Hardjito (1997:5) yaitu : “Organisasi adalah kesatuan sosial yang di koordinasiakan secara sadar, yang memungkinkan anggota mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai melalui tindakan individu secara terpisah.”

Pengertian Kinerja

Pengertian kinerja atau performance oleh Rule dan Byars (1981) dalam Yeremias (1995:1) dapat didefinisikan sebagai tingkat pencapaian hasil atau “the degree of accomplishment”. Sedangkan menurut Suyadi Prawirosentono (1999:2) performance atau kinerja dapat didefinisikan sebagai hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi yang sesuai dengan wewenang dan tanggungjawab masing-masing dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral dan etika. Bernadin dan Russell (1993) dalam Gomes (1997:135) juga memberikan batasan mengenai performansi sebagai: “..the record of outcomes produced on specified. Jadi merupakan catatan outcomes yang dihasilkan dari fungsi suatu pekerjaan tertentu atau kegiatan selama suatu periode waktu tertentu.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini mengambil lokasi di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Unit Pelaksana Teknis Disnakertrans Kabupaten Magelang dengan pertimbangan bahwa pembentukan Dinas Tenaga Kerja serta Unit Pelaksana Teknis Disnakertrans merupakan tindaklanjut dari ketentuan yang diamatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2003.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif.

Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder.

Teknik Pengumpulan Data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan Wawancara, Observasi dan Dokumentasi.

Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif maka penarikan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling.

 

E. Kesimpulan

Penyebab terjadinya perubahan yang terjadi di Disnaketrans Kabupaten Magelang merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2003 yang isinya tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah, ini merupakan hasil evaluasi terhadap penyelenggaran kewenagan kabupaten di bidang ketenagakerjaan, pelatihan kerja dan transmigrasi. Dahulu diselenggarakan oleh Kantor Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Kantor Pelatihan Kerja yang berdasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 26 Tahun 2001. Dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2003 maka Peraturan Daerah Nomor 26 Tahun 2001 dinyatakan tidak berlaku lagi tepatnya pada tanggal 10 juli 2004 bertepatan dengan dikeluarkanya Peraturan Daerah Nomor 30 Tahun 2004 yang berisi tentang Pembentukan Disnakertrans serta Unit Pelaksana Teknis Kabupaten Magelang.

  • Dampak Perubahan Organisasi Terhadap Kinerja Disnakertrans serta Unit Pelaksana Teknis Di Kabupaten Magelang

Kinerja baik sebelum maupu sesudah terjadi perubahan yang dahulu dari kantor menjadi Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi Kabupaten Magelang dalam menangani masalah Ketenagakerjaan dan Transmigrasi setelah perubahan mengalami perubahan yang dapat dikatakan seimbang, hal ini dapat dilihat dari indikatornya yaitu efektivitas. Dahulu waktu berbentuk kantor dan sekarang berubah menjadi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Magelang di katakana efektif dalam pelaksanaan pelayanan dibidang ketenagakerjaan dan transmigrasi ini dilihat dari tercapainya target yang telah ditetapkan, yaitu diharapkan akan lebih meningkatkan daya guna dan hasil guna serta lebih meningkatkan mutu pelayanan penyelenggaraan kewenagan desentralisasi bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi di wilayah Kabupaten Magelang.

 

Contoh Skripsi Administrasi

  1. Evaluasi Pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Aksara Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pendidikan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo (Studi Kasus Desa Bulakrejo tentang Pemberantasan Buta Aksara oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pendidikan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo Tahun 2007/2008)
  2. Dampak Perubahan Organisasi terhadap Kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Serta Unit Pelaksana Teknis Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Magelang
  3. Hubungan Antara Pendidikan dan Latihan dengan Pengembangan Karier Pegawai di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Boyolali
  4. Implementasi Rencana Strategis Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Surakarta Tahun 2007
  5. Peranan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. DR. Soeharso Surakarta

 

Incoming search terms:

Leave a Reply