HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Promosi Museum Wayang Indonesia Melalui Desain Komunikasi Visual Di Kabupaten Wonogiri

ABSTRAK

Karya tugas akhir ini mengetengahkan konsep tentang Promosi Museum Wayang Indonesia Melalui Desain Komunikasi Visual Di Kabupaten Wonogiri. Dengan adanya promosi Museum Wayang Indonesia ini diharapkan kesadaran serta kecintaan masyarakat dalam mempelajari serta menjaga budaya warisan para leluhur akan bertambah sehingga budaya ini akan lestari dan tidak punah. Media promosi Museum Wayang Indonesia Kabupaten Wonogiri melalui media komunikasi visual ini menghasilkan karya desain seperti Iklan koran, Poster Indoor, Brosur, Spanduk, Stiker, Kalender Meja, Ex-Banner, Gantungan Kunci dan lain-lain. Isi konsep tugas akhir ini dijabarkan dalam lima bab dan lampiran yaitu pendahuluan, identifikasi data, konsep perancangan, visualisasi karya, dan penutup serta lampiran yang berisi printout karyakarya desainnya.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Indonesia merupakan negara dengan beraneka ragam kebudayaan di dalamnya. Hal tersebut menjadikan bangsa Indonesia termasuk dalam tataran bangsa yang berbudaya. Sejak awal terbentuk, ciri kebudayaan bangsa Indonesia yang beragam muncul karena pengaruh ruang hidup berupa kepulauan dimana ciri alamiah tiap-tiap pulau berbeda-beda, bahkan perbedaan ciri alamiah antara pulau yang satu dengan yang lain bisa sangat besar sehingga perbedaan karakter masyarakatnya sangat mencolok. Faktor alamiah itulah yang membentuk perbedaan khas kebudayaan masyarakat ditiaptiap daerah.

Secara universal kebudayaan masyarakat Indonesia adalah kebudayaan masyarakat yang heterogen. Keanekaragaman itu tentunya menjadi aset dan kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Hal tersebut banyak ditandai dengan berbagai macam tradisi yang sering dijumpai dan masih sering dilakukan oleh masyarakatnya. Tradisi yang masih sering dilakukan adalah pementasan wayang. Namun seiring dengan kemajuan zaman pementasan wayang semakin jarang dijumpai. Di Indonesia terdapat beberapa jenis wayang, antara lain wayang kulit purwo, wayang golek, wayang geber, wayang klitik, wayang suket dan lain-lain. Keberadaan wayang-wayang ini sekarang sangat memprihatinkan karena sudah jarang dipentaskan dan kurang diminati. Apabila tidak disimpan dan dijaga maka lama kelamaan aset dan kebanggaan bangsa ini akan punah. Untuk itu dibangunlah museum untuk menyimpan dan menjaga benda-benda cagar budaya ini.

Di Kabupaten Wonogiri tepatnya di Kecamatan Wuryantoro sekarang telah dibangun sebuah Museum Wayang Indonesia. Museum ini berguna sebagai tempat penyimpanan benda-benda cagar budaya yaitu wayang. Selain untuk menyimpan museum ini juga sebagai tempat wisata dan untuk mencari ilmu. Namun keberadaan museum ini masih belum diketahui dan jarang dikunjungi oleh masyarakat Wonogiri pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Sungguh ironis memang karena letak dari museum ini tepat di pinggir jalan raya. Penyebab situasi ini tidak bisa disalahkan semua kepada masyarakat sekitar yang tidak mau mengunjungi dan memanfaatkan keberadaan museum wayang ini. Namun hal ini lebih disebabkan karena kurangnya promosi akan keberadaan museum tersebut. Dari pengamatan yang dilakukan di lapangan, ternyata penyebab dari sepinya pengunjung ke museum tersebut lebih disebabkan oleh kurangnya media promosi tentang museum ini. Sehingga wajar apabila museum wayang Indonesia ini sepi dari pengunjung.

Untuk itu agar masyarakat dapat lebih mengenal dan mau mengunjungi serta memanfaatkan keberadaan museum ini maka harus dicari cara bagaimana menghidupkan museum ini salah satu cara itu adalah dengan menambah daya tarik visual sebagai media promosinya. Berdasarkan latar belakang masalah yang ada, maka langkah awal dalam mempromosikan Museum Wayang Indonesia agar lebih dikenal oleh masyarakat luas adalah dengan membuat judul yaitu “Promosi Museum Wayang Indonesia Melalui Desain Komunikasi Visual Di Kabupaten Wonogiri”.

Incoming search terms:

Leave a Reply