HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Contoh Tesis Strategi Mobile Banking Tahun 2020

CONTOH TESIS NO.1 Pengaruh Persepsi Kemudahan dan Persepsi Kegunaan Terhadap Penggunaan Mobile Banking (Studi pada Mahasiswa Pengguna Mobile Banking Universitas Brawijaya)

Abstrak

Hipotesis pertama pada penelitian ini yaitu persepsi kemudahan berpengaruh secara parsial terhadap penggunaan mobile banking. Hipotesis kedua yaitu persepsi kegunaan berpengaruh secara parsial terhadap penggunaan mobile banking. Hipotesis ketiga yaitu persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan berpengaruh secara simultan terhadap penggunaan mobile banking. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kemudahan dan persepsi memiliki pengaruh signifikan secara parsial terdapat penggunaan mobile banking. Secara simultan persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan berpengaruh terhadap penggunaan mobile banking.

BAB I

Sistem informasi merupakan komponen penting yang dapat mendukung fungsi dan kegiatan operasional dalam suatu organisasi atau perusahaan. Sistem infomrasi saat ini telah banyak digunakan pada berbagai bidang usaha, salah satunya sistem perbankan. Berbicara tentang perbankan, maka tidak lepas dari kegiatan perbankan seperti transaksi keuangan. Transaksi akan lebih mudah dilakukan menggunakan mobile banking karena dengan mobile banking kegiatan transaksi keuangan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Diera globalisasi saat ini setiap orang mempunyai mobilitas yang sangat banyak, seperti kegiatan bayar beli menggunakan internet dan banyak penjual yang berjualan di internet. Maka dari itu bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh 1) Variabel persepsi kemudahan terhadap penggunaan mobile banking dan 2) Variabel persepsi kegunaan terhadap penggunaan mobile banking. Penelitian ini menggunakan metode penelitian penjelasan (explanatory reseach) dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Universitas Brawijaya yang menggunakan mobile banking. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling, karena populasi yang diteliti infinite (populasi yang jumlah dan idenditas anggota populasi tidak diketahui selain itu juga dilakukan pengambilan sampel secara Insedental Sampling (Convenience Sampling) adalah prosedur sampling yang memilih sampel dari orang atau unit yang paling mudah dijumpai.

Teknik Analisis

Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda.

CONTOH TESIS NO.2 PENGARUH MANFAAT, KEPERCAYAAN, DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP MINAT NASABAH MENGGUNAKAN LAYANAN MOBILE BANKING

Abstrak

Dari hasil uji t menunjukkan bahwa variabel manfaat memiliki nilai thitung sebesar 7,513 > 1,99254 maka H1 diterima, variabel kepercayaan memiliki nilai thitung sebesar -1,590 < 1,99254 maka H2 ditolak, variabel kemudahan penggunaan memiliki nilai thitung sebesar 3,342 > 1,99254 maka H3 diterima. Dan uji R2 sebesar 0,548, hal tersebut berarti variabel minat nasabah dapat dijelaskan oleh variabel manfaat, kepercayaan, dan kemudahan penggunaan. Pada prakteknya BSM Bandar Jaya sudah seuai prinsip Islam karena setiap transaksi yang dilakukan nasabah berdasarkan kerelaan, BSM Bandar Jaya memasarkan produknya secara detail, BSM Bandar Jaya dalam transaksinya selalu menyampaikan sesuai fakta, BSM Bandar Jaya berbuat adil kepada nasabahnya, tidak membedakan antar nasabah, dan BSM Bandar Jaya berkomunikasi kepada nasabahnya nya dengan ramah, baik, dan sopan baik itu ucapan ataupun perbuatan.

BAB I

Pada era teknologi informasi sekarang ini perilaku nasabah/konsumen banyak berubah dalam melakukan transaksi perbankan, dimana nasabah sangat mengedepankan aspek kemudahan, fleksibilitas, efisiensi, dan kesederhanaan. Teknologi mobile banking merupakan salah satu jenis pelayanan yang diberikan bank syariah mandiri kepada nasabahnya agar nasabah dapat melakukan transaksi perbankan kapan saja dan dimana saja setiap saat tanpa harus datang ke bank yang bersangkutan.

Teknik Analisis

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan sifat asosiatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Sampel penelitian ini sebanyak 78 responden yang diambil dengan teknik incidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Metode analisis data menggunakan uji regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis (uji t dan uji f), kemudian data diolah menggunakan aplikasi SPSS 17 for windows.

CONTOH TESIS NO.3 Faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah untuk menggunakan layanan mobile banking pada PT Bank Syariah Mandiri kantor cabang Lubuk Pakam

Abstrak

Penelitian ini berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Nasabah untuk Menggunakan Fasilitas Mobile Banking (Studi pada PT Bank Mandiri Syariah Kantor Cabang Lubuk Pakam). PT Bank Syariah Mandiri adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa perbankan. Berbagai macam produk dan layanan yang ditawarkan oleh PT Bank Syariah Mandiri untuk para nasabah. Salah satunya yaitu fasilitas layanan Mobile Banking yang memberikan kemudahan bagi para penggunanya.

BAB I

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang menjadi minat nasabah untuk menggunakan Mobile Banking serta bagaimana cara pemasaran layanan Mobile Banking yang dilakukan oleh PT Bank Syariah Mandiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketertarikan nasabah untuk menggunakan Mobile Banking karena kemudahan, kenyaman, serta kemaanan yang diberikan oleh layanan Mobile Banking.

Teknik Analisis

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, jenis data yang digunakan adalah dengan melakukan penelitian keperpustakaan (library research), wawancara (interview) kepada para karyawan di PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Lubuk Pakam, dan pembagian kuesioner untuk mengambil sampel kepada beberapa orang nasabah PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Lubuk Pakam

CONTOH TESIS NO.4 PENGARUH PERSEPSI MANFAAT, KEMUDAHAN PENGGUNAAN, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP SIKAP POSITIF PENGGUNAAN LAYANAN MOBILE BANKING

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan kepercayaan berpengaruh terhadap sikap positif penggunaan layanan mobile banking Dan penelitian ini juga bertujuan menganalisis faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap sikap positif penggunaan layanan mobile banking.

BAB I

Faktor kepercayaan juga berpengaruh terhadap sikap positif penggunaan layanan mobile banking. Kepercayaan adalah suatu gagasan dekriptif yang dianut oleh seseorang tentang sesuatu (Kotler, 2006). Seiringnya maraknya kejahatan internet seperti pembobolan akun, faktor kepercayaan menjadi hal yang sangat penting dalam penggunaan mobile banking sebagai transaksi perbankan. Konsep kepercayaan ini berarti bahwa nasabah percaya terhadap kehandalan pihak bank dapat menjamin keamanan dan kerahasiaan akun nasabah.

Teknik Analisis

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah nasabah yang pernah menggunakan fasilitas layanan mobile banking. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden dan tekhnik yang digunakan adalah tekhnik Nonprobability sampling dengan pendekatan accidental sampling (pengambilan sampel berdasarkan kebetulan). Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif yaitu analisis regresi berganda. Analisis ini meliputi : uji validitas dan reliabilitas, uji asumsu klasik, analisis regresi berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan uji f, serta analisis koefisien determinasi (R2). Berdasarkan analisis tersebut, diperoleh persamaan regresi.

CONTOH TESIS NO.5 ANALISIS PENERIMAAN NASABAH TERHADAP LAYANAN MOBILE BANKING DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL DAN THEORY OF REASONED ACTION

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh penerimaan nasabah terhadap layanan mobile banking dengan menggunakan pendekatan technology acceptance model dan theory of reasoned action. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung perceived ease of use terhadap attitude towards use melalui perceived usefulness dan pengaruh attitude towards useterhadap behavioral intention pada nasabah bank BCA di Surabaya yang menggunakan mobile banking. Analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM). Berdasarkan Hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa secara langsung dan tidak langsung variabel perceived ease of use memiliki pengaruh terhadap variabel attitude toward use dengan melalui variabel perceived usefulness. Attitude toward usememiliki pengaruh terhadap behavior intention.

BAB I

TRA sendiri merupakan suatu model yang dapat memberikan kerangka konseptual dalam memprediksi kinerja individu dalam berperilaku. Dalam konsep TRA yang dikembangkan oleh Fishbein dan Ajzen (1975) disebutkan bahwa ada dua faktor yang menentukan niat berperilaku, yakni sikap individual terhadap perilaku (attitude toward behavior) dan norma subjektif (subjective norms), sikap terhadap perilaku sebagai faktor personal, dipengaruhi oleh sejumlah keyakinan individual akan akibat jika melakukan perilaku tersebut (behavioral beliefs) dan dipertimbangkan berdasarkan sejumlah penilaian individu akan hasil yang diperolehnya jika melakukan perilaku tersebut (outcome evaluation)

Teknik Analisis

Penyajian data dilakukan dengan bantuan statistik deskriptif sehingga bisa menyajikan data dalam bentuk tabel frekuensi, mean, dan simpangan baku data.

CONTOH TESIS NO.6 OBILE BANKING:  A CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) CHANNEL

Abstrak

Meningkatnya pengguna handphone  mendorong bank meluncurkan produk-produk layanan perbankan melalui handphone yang dikenal dengan sebutan Mobile Banking (M-Banking). Dalam konteks Customer Relationship Management  (CRM),  kehadiran  M-Banking  juga  memberikan  kontribusi  dalam  meningkatkan  dan mempertahankan  kesetiaan pelanggan. Strategi sukses  membangun CRM  sangat dipengaruhi oleh kepandaian tim  pemasaran  dalam  memahami  perilaku  dan  kebutuhan  pelanggan,  yang  dapat  diterjemahkan  kedalam kelompok transaksi perbankan dan fitur non transaksi perbankan. Dalam penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa fokus pemasaran  yang sebelumnya berorientasi pada produk harus berubah dengan fokus pada nasabah, yang mengandung konsekuesni pelayanan kepada nasabah Bank  menjadi prioritas utama, dimana kepuasan pelanggan dan kesetiaan pelanggan dalam menggunakan produk dan layanan menjadi tolok ukur keberhasilan penerapan CRM.  Mobile Banking sebagai  CRM channel diharapakan mampu meningkatkan relationship  dengan  nasabah    Bank,  menciptakan  peluang  busines,  memperluas  jangkauan  Bank  dalam melayani nasabahnya.

BAB I

Kerjasama  ini  antara  lain  ditandai  dengan  kerjasama  antara  Telkomsel  dengan  penyelenggara  ATM switching ATM  Bersama  (Artajasa)  yang  menghimpun  67  bank    dan  11.200  terminal  ATM  dengan  lebih  dari  19  juta nasabah. Bahkan pada akhir tahun 2006 Telkomsel mengklaim pengguna M-Banking nya telah mencapai 2,5 juta serta  menargetkan  4  juta  pengguna    di  akhir  tahun  2007    dengan  kontribusi  lalu  lintas  transaksi  tertinggi diperoleh dari bank-bank besar seperti BCA, Bank Danamon, Bank BNI  dan Bank Mandiri. Bisa dibayangkanbanyaknya pengguna M-Banking jika operator telekomunikasi yang lainnya turut menyelenggarakan bisnis yang serupa  dengan  yang  telah  dilakukan  oleh  Telkomsel  dan  Artajasa.  Saat  ini  ada  lebih  kurang  delapan  operator telekomunikasi seluler GSM & CDMA yang beroperasi di Indonesia, yaitu: Telkomsel, Indosat, Telkom, Bakrie Telecom, Pro XL, Hutchinson, Sinar Mas Telekomunikasi, Sampoerna Telekomunikasi.

Teknik Analisis

Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif.

CONTOH TESIS NO.7 Analisis Strategi Pemasaran Pada Aplikasi Mobile Banking di BRI Syariah Kantor Cabang Madiun

Abstrak

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan oleh BRI Syariah KC Madiun pada aplikasi mobile banking adalah (1) Segmentasi pasar berdasarkan segmentasi geografis, segmentasi demografis, segmentasi psikografis dan segmentasi perilaku. (2) Penetapan target pasar ialah semua nasabah yang memiliki tabungan. (3) Penetapan posisi pasar yaitu dengan mengembangkan fitur-fitur pada aplikasi mobile banking. (4) Penerapan bauran pemasaran adalah harga yang terjangkau sesuai dengan pasar pada umumnya dan tempat aplikasi mobile banking dapat diakses dimanapun dan kapanpun serta promosi melalui website, instagram, event-event tertentu, dan pemberitahuan langsung face to face antara customer service dan funding officer kepada nasabah.

BAB I

BRI Syariah KC Madiun merupakan salah satu lembaga perbankan syariah yang memiliki aplikasi mobile banking. Aplikasi tersebut sebagai bentuk layanan BRI Syariah guna mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi dimanapun dan kapanpun. Meskipun aplikasi mobile banking sangat bermanfaat bagi nasabah, namun masih ada yang belum memakai aplikasi tersebut. Masalah inilah yang menjadi tantangan besar bagi BRI Syariah KC Madiun untuk memasarkan layanan aplikasi mobile banking lebih baik lagi. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tentang strategi pemasaran aplikasi mobile banking di BRI Syariah KC Madiun.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana strategi segmentasi pasar yang dilakukan oleh pihak bank BRI Syariah KC Madiun pada aplikasi mobile banking? Bagaimana penentuan target pasar sasaran yang dilakukan oleh pihak bank BRI Syariah KC Madiun pada aplikasi mobile banking? Bagaimana penetapan posisi pasar yang dilakukan oleh pihak bank BRI Syariah KC Madiun pada aplikasi mobile banking? Bagaimana penerapan bauran pemasaran yang dilakukan oleh pihak BRI Syariah KC Madiun pada aplikasi mobile banking?

Teknik Analisis

Didalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian (field research), teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, analisis data menggunakan metode deduktif yang menekankan pada pengamatan dahulu, lalu menarik kesimpulan berdasarkan pengamatan tersebut. Data yang menjadi sumber adalah data-data dari pihak BRI Syariah KC Madiun mengenai strategi pemasaran aplikasi mobile banking.

CONTOH TESIS NO.8 Analisis SWOT Pada Layanan Jasa Mobile BankingDi PT Bank Panin Dubai Syariah

Abstrak

Dalam beberapa tahun terakhir, Bank telah menyesuaikan layanan perbankannya, dari  yang  sebelumnya  berbasis  kertas  menjadi  berbasis  seluler  atau  mobile.    Adopsi  Mobile-banking  telah  mendapat  perhatian  lebih  dalam  beberapa  tahun  terakhir,  karena  memang ada lebih banyak telepon daripada komputer di pasaran. Di Indonesia, satu per satu bank mulai mengadopsi teknologi tersebut untuk bisa bersaing, salah satunya Bank Panin Dubai Syariah yang memulainya pada 2019. Penelitian ini mencoba menganalisis layanan jasa mobile banking di PT Bank Panin Dubai Syariah menggunakan pendekatan SWOT.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  kualitatif  deskriptif,  Menggunakan  teknik  pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Studi menunjukan bahwa berdasarkan diagram cartesius, layanan Mobile Banking Bank Panin Dubai Syariah berada pada kuadran I (satu) yaitu mendukung growth oriented strategy (strategi agresif).

BAB I

Pengembangan PDSB  mobile  salah  satunya  bisa  diketahui  lewat  analisis  SWOT.  Analisis   SWOT   adalah   identifikasi   berbagai   faktor   secara sistematis   untuk   merumuskan  strategi  perusahaan.  Analisis  ini  didasarkan  pada  logika yang  dapat  memaksimalkan  kekuatan  (strength)  dan  peluang (opportunities),  namun  secara  bersamaan  dapat  meminimalkan  kelemahan  (weakneses)  dan  ancaman  (threats). Proses  pengambilan  keputusan  harus  berkaitandengan  visi,  misi,  tujuan,  strategi  serta kebijakan perusahaan (Rangkuti, 2016).

Teknik Analisis

Penelitian ini mencoba menganalisis layanan jasa mobile banking di PT Bank Panin Dubai Syariah menggunakan pendekatan SWOT.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  kualitatif  deskriptif,  Menggunakan  teknik  pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka

CONTOH TESIS NO.9 Pengaruh Kepuasan Nasabah Terhadap Menggunakan Mobile Banking (M-Banking) Pada Bank BCA Cabang Banda Aceh

Abstrak

Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien determinan (R2) bernilai 92,2 persen menunjukkan bahwa variabel keandalan, keresponsifan, keyakinan, empati dan variabel berwujud berpengaruh terhadap tingkat kepuasan nasabah yang menggunakan M-Banking pada Bank BCA Cabang Banda Aceh sebesar 92,2 persen dan sisanya 7,8 persen dipengaruhi oleh variabel lainnya diluar model penelitian ini. Pengujian yang dilakukan baik dengan menggunakan uji F-hitung maupun dengan menggunakan uji t-hitung maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel bebas dalam penelitian ini berpengaruh signifikan baik secara partial maupun secara simultan terhadap kepuasan nasabah yang menggunakan M-Banking pada Bank BCA Cabang Banda Aceh, dengan kata lain hipotesis dalam penelitian ini diterima. Untuk menumbuhkan rasa percaya kepada konsumen, disarankan fitur-fitur, kecepatan dan layanan lainnya serta keamanan dalam penggunaan M-Banking harus ditingkatkan supaya kepercayaan konsumen semakin bertambah.

BAB I

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kulitas pelayanan terhadap keputusan konsumen yang menggunakan M-Banking pada Bank BCA Cabang Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan pada Bank BCA Cabang Banda Aceh terhadap konsumen M-Banking, dan yang menjadi objek penelitian adalah tentang kepuasan konsumen dalam menggunakan M-Banking.

Teknik Analisis

Penarikan sampel dilakukan dengan metode “Convinience Sampling” terhadap 100 konsumen yang menggunakan M-Banking pada Bank BCA Cabang Banda Aceh. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat kepuasan nasabah terhadap penggunaa M-Banking pada Bank BCA Cabang Banda Aceh baik dilihat dari variable keandalan, keresponsifan, keyakinan, empati dan berwujud adalah memuaskan hal ini dapat dilihat dari perolehan dari nilai rata-rata dari tanggapan responden untuk semua variabel adalah di atas 3,500.

CONTOH TESIS NO.10 Pengaruh Kepuasan Nasabah Terhadap Menggunakan Mobile Banking(M-Banking)Pada Bank BCA Cabang Banda Aceh

Abstrak

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  pengaruh  kulitas  pelayanan  terhadap  keputusan  konsumen  yang menggunakan M-Bankingpada Bank BCA Cabang Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan pada Bank BCA Cabang Banda Aceh terhadap  konsumen M-Banking,  dan  yang  menjadi  objek  penelitian  adalah  tentang  kepuasan  konsumen  dalam  menggunakan M-Banking.Penarikan  sampel  dilakukan  dengan  metode  “Convinience  Sampling”  terhadap  100  konsumen  yang  menggunakan M-Bankingpada Bank BCA Cabang Banda Aceh. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat kepuasan nasabah terhadap penggunaa M-Bankingpada  Bank  BCA  Cabang  Banda  Aceh  baik  dilihat  dari  variable  keandalan,  keresponsifan,  keyakinan,  empati  dan berwujud adalah memuaskan hal ini dapat dilihat dari perolehan dari nilai rata-rata dari tanggapan responden untuk semua variabel adalah  di  atas  3,500.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  koefisien  determinan  (R2)  bernilai  92,2  persen  menunjukkan  bahwa variabel  keandalan,  keresponsifan,  keyakinan,  empati  dan  variabel  berwujud  berpengaruh  terhadap  tingkat  kepuasan  nasabah  yangmenggunakan M-BankingpadaBank BCA Cabang Banda Aceh sebesar 92,2 persen dan sisanya 7,8 persen dipengaruhi oleh variabel lainnya diluar model penelitian ini. Pengujian yang dilakukan baik dengan menggunakan uji F-hitung maupun dengan menggunakan uji  t-hitung  maka  dapat  disimpulkan  bahwa  semua  variabel  bebas  dalam  penelitian  ini  berpengaruh  signifikan  baik  secara  partial maupun secara simultan terhadap kepuasan nasabah yang menggunakan M-Banking pada Bank BCA Cabang Banda Aceh, dengan kata  lain  hipotesis  dalam  penelitian  ini  diterima.  Untuk  menumbuhkan  rasa  percaya  kepada  konsumen,  disarankan  fitur-fitur, kecepatan  dan  layanan  lainnya  serta  keamanan  dalam  penggunaan M-Banking harus  ditingkatkan  supaya  kepercayaan  konsumen semakin bertambah.

BAB I

Upaya  mewujudkan  kepuasan  total  bukanlah hal  yang  mudah.  Mudic  dan  Cottan  dalam (Tjiptono,   2012   :   133)   menyatakan   bahwa kepuasan    konsumen    total    tidak    mungkin tercapai,   sekalipun   untuk   sementara   waktu. Kiat     pemasaran     yang     dapat     digunakan perusahaan  untuk  mengembangkan  ikatan  serta kepuasan  yang  lebih  kuat.Menurut Berrydan Parasuraman   (Supranto,   2012   :   236).

Teknik Analisis

Data  yang  telah  terkumpul  dianilisis  dengan metode   kualitatif   dan   kuantitatif.   Analisis kualitatif    yaitu    rata-rata    yang    diperoleh dianalisa    berdasarkan    pendapat    para    ahli. Sedangkan  data  yang  diperoleh  dari  kuisioner diolah  dengan  menggunakan  program  aplikasi komputer  SPSS  (Statistical  Product  and  Science Solution)  untuk  setiap  jawaban  responden  dari kuisioner digunakan skala likert yaitu 5 (sangat puas),  4  (puas),  3  (netral),  2  (tidak  puas),  1 (sangat tidak puas).

CONTOH TESIS NO.11 Analisis Penerimaan Mobile Banking (M-Banking) Dengan Pengalaman (Experience) Sebagai Variabel Eksternal Dengan Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model (Tam)

Abstrak

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kemudahan penggunaan persepsian memiliki pengaruh terhadap kegunaan persepsian, (2) kegunaan persepsian memiliki pengaruh terhadap sikap penggunaan mobile banking, (3) kemudahan penggunaan persepsian tidak memiliki pengaruh terhadap sikap penggunaan mobile banking, (4) sikap terhadap penggunaan mobile banking memiliki pengaruh terhadap minat perilaku, (5) kegunaan persepsian memiliki pengaruh terhadap minat perilaku, (6) minat perilaku memiliki pengaruh terhadap perilaku, (7) kegunaan persepsian tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku, (8) pengalaman memiliki pengaruh terhadap kemudahan penggunaan persepsian, (9) pengalaman tidak memiliki pengaruh terhadap kegunaan persepsian

BAB I

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerimaan mobile banking (m-banking) dengan pengalaman (experience) sebagai variabel eksternal dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM).

Teknik Analisis

Jenis data yang digunakan adalah data primer. Data tersebut diambil dari kuesioner yang disebarkan kepada para nasabah bank di Kota Surakarta yang menggunakan layanan mobile banking. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling, sehingga sampel yang dperoleh sebanyak 152 responden, 55,26% responden Laki-laki dan 44,74% responden perempuan. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui program AMOS versi 18. Goodness of fit setelah dilakukan modifikasi atas model yang diajukan menunjukkan hasil yang baik antara lain Chi-Square (?2) sebesar 144,569, Significance Probability (p) sebesar 0,291, CMIN/DF sebesar 1,063, GFI sebesar 0,916, AGFI sebesar 0,870, TLI sebesar 0,992, CFI sebesar 0,994, dan RMSEA sebesar 0,020.

CONTOH TESIS NO.12 STRATEGI PEMASARAN LAYANAN JASA MOBILE BANKING DAN NET BANKING PADA BANK SYARIAH MANDIRI KCP BATUSANGKAR

Abstrak

Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang digunakan Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar untuk memasarkan layanan jasa mobile banking dan net banking dengan cara: Pertama strategi promosi layanan jasa mobile banking dan net banking dengan menawarkan layanan jasa melalui sebar brosur dan membuat banner di sudut ruangan kantor. Kedua, pemasaran melalui strategi harga (tarif) dengan menawarkan kepada nasabah bahwa tarif pada layanan jasa mobile banking dan net banking di Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar masih terjangkau oleh nasabah. Ketiga, dari segi proses bahwa registrasi layanan jasa mobile banking dan net banking cukup memiliki android dan laptop/computer yang memadai untuk koneksi internet. Data dikumpulkan dalam penelitian ini berasal dari sumber data primer dan sekunder berupa hasil wawancara dan dokumen yang berhubungan dengan pemasaran layanan jasa mobile banking dan net banking. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi.

BAB I

Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang digunakan Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar untuk memasarkan layanan jasa mobile banking dan net banking dengan cara: Pertama strategi promosi layanan jasa mobile banking dan net banking dengan menawarkan layanan jasa melalui sebar brosur dan membuat banner di sudut ruangan kantor. Kedua, pemasaran melalui strategi harga (tarif) dengan menawarkan kepada nasabah bahwa tarif pada layanan jasa mobile banking dan net banking di Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar masih terjangkau oleh nasabah. Ketiga, dari segi proses bahwa registrasi layanan jasa mobile banking dan net banking cukup memiliki android dan laptop/computer yang memadai untuk koneksi internet. Penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung ke lapangan yang menggambarkan bagaimana strategi pemasaran layanan jasa mobile banking dan net banking pada Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar untuk membantu mempermudah melakukan transaksi, dilihat dari segi bauran pemasaran di antaranya promosi, harga (tarif) dan proses. Data dikumpulkan dalam penelitian ini berasal dari sumber data primer dan sekunder berupa hasil wawancara dan dokumen yang berhubungan dengan pemasaran layanan jasa mobile banking dan net banking. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi.

Teknik Analisis

Penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung ke lapangan yang menggambarkan bagaimana strategi pemasaran layanan jasa mobile banking dan net banking pada Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar untuk membantu mempermudah melakukan transaksi, dilihat dari segi bauran pemasaran di antaranya promosi, harga (tarif) dan proses.

CONTOH TESIS NO.13 PERSEPSI NASABAH DALAM MENGGUNAKAN MOBILE BANKING (MBANKING) PADA BANK SYARIAH MANDIRI KK UNIVERSITAS ISLAM

Abstrak

Hasil penelitian ini 1. Faktor yang mempengaruhi minat nasabah untuk menggunakan mobile banking ialah karena kenyamanan, kemanan, dan kemudahan yang diberikan oleh layanan mobile banking. Hal ini dikarenakan kenyamanan, keamanan dan kemudahan yang diberikan membuat nasabah tidak ragu lagi untuk menggunakan aplikasi mobile banking ini. Dengan menggunakan mobile banking dapat menghemat waktu setiap penggunanya tanpa harus membuang waktu untuk pergi antri panjang dan lama ke kantor cabang terdekat atau ke counter ATM yang ada untuk segala urusan transaksinya. Layanan mobile banking ini adalah layanan yang sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan nasabahnya, karena layanan mobile banking ini sudah mengikuti perkembangan teknologi masa kini yang terupdate serta terpercaya, sehingga nasabah bisa memegang kendali secara leluasa dalam setiap keputusan transaksinya. 2. Dengan begitu banyaknya pilihan yang diberikan oleh layanan mobile banking Bank Syariah Mandiri, tentu akan membuat nasabah sangat senang dan ingin mengunakan mobile banking, karena yang mereka butuhkan dan harapkan telah disediakan semua fasilitasnya sehingga mempermudah mereka dalam segala urusan transaksinya. 3. Agar menarik minat dan keinginan nasabahnya Bank Syariah Mandiri melakukan strategi pemasaran atau promosi kepada seluruh nasabahnya dengan menawarkan secara langsung kepada nasabah yang datang untuk melakukan pembukaan rekening atau melakukan transasksi yang lain, dan bank juga memperbanyak poster atau spanduk pemberitahuan tentang layanan mobile banking ini. Bahkan Bank Syariah Mandiri itu sendiri juga melakukan sosialiasasi kepada seluruh nasabahnya tentang manfaat dan kegunaan mobile banking ini agar mereka mengerti dan memahami bahwa mobile banking ini sangat lah membantu segala urusan transaksi mereka, sehingga nasabah bisa tertarik untuk menggunakan jasa layanan mobile banking tersebut.

BAB I

Perbankan syariah yang ada diseluruh Indonesia telah banyak mencoba melakukan sesuatu hal yang baru dalam pembentukan fasilitas layanan perbankan dalam bentuk electronic salah satunya adalah Mobile Banking. Mobile Banking ini disediakan dengan tujuan memudahkan semua transaksi perbankan yang dapat di lakukan kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan bantuan internet atau jaringan telekomunikasi, maka nasabah menemukan jasa layanan cepat, mudah yang berhubungan dengan perbankan, hal ini bertujuan untuk menaikan kepuasan nasabah. Electronic Banking yang ada pada bank mempunyai jenis layanan seperti: Internet Banking, Mobile Banking, Phone Banking, SMS Banking, dan sebagainya. Setelah penelitian yang dilaksanakan Kadence International pada tahun 2014 Mobile Banking merupakan salah satu jenis layanan electronic perbankan yang sering digunakan dan diminati oleh nasabah dikarenakan lebih simpel, lebih lengkap, bahkan tersedia pelayanan 24 jam non stop bisa difungsikan pada perangkat telefon seluler.

Teknik Analisis

Dalam penelitian ini teknik analisis berupa deskriptif kualitatif.

CONTOH TESIS NO.14 STRATEGI DAYA SAING MUAMALAT MOBILE DI BANK MUAMALAT KANTOR CABANG PEMBANTU KAYUTANGI

Abstrak

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Bank Muamalat yang memberikan kemudahan kepada nasabah pengguna Mobile Banking Muamalat yaitu memberikan biaya yang rendah bahkan sebagian transaksi yang dilakukan tanpa dibebankan biaya, Kelebihan Mobile Banking Muamalat adalah mengurangi biaya operasional Bank Muamalat di Cabang Pembantu Kayutangi, layanan transaksi dapat dilakukan dimana saja, waktu sangat efisien, transaksi mudah dilakukan dan menyiapkan layanan call center 24 jam jika terjadi masalah dan pertanyaan dari nasabah. Sedangkan kekurangan Mobile Banking Muamalat adalah sangat bergantung pada jaringan telepon pintar yang digunakan oleh pengguna, biaya yang relatif tinggi yang dibebankan kepada pengguna Mobile Banking Muamalat di beberapa menu pembayaran dan tidak tersediaanya pembayaran PDAM kepada masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya.

BAB I

Penelitian ini mengemukakan tentang Strategi Daya Saing Muamalat Mobile di Bank Muamalat Kantor Cabang Pembantu Kayutangi. Latar belakang pengambilan judul, peneliti pernah mengamati dan melihat kemampuan yang dimiliki oleh Bank Muamalat dalam memberikan pelayanan yang maksimal sehingga sampai saat ini telah memiliki market share yang tinggi dengan jumlah nasabah yang terus berkembang. Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah  semakin maraknya bank konvensional yang membuka jasa pelayanan E-Banking sehingga peneliti ingin mengetahui seberapa besar perkembangan fitur pelayanan muamalat mobile yang diberikan oleh Bank Muamalat terhadap nasabahnya, teknologi informasi dapat membantu memperluas jangkauan dalam memperoleh bentuk-bentuk dan aliran kerja baru. Lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dengan lahirnya ekonomi global yang semakin kuat. Perubahan transformasi masyarakat ekonomi dan industri ke dalam layanan ekonomi berbasis pengetahuan dan informasi.

Teknik Analisis

Subjek dalam penelitian ini adalah Costumer service dan Teller di Bank Muamalat Kayutangi dan Objek dalam penelitian ini adalah Mobile Banking di Kayutangi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah editing dan klasifikasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif.

CONTOH TESIS NO.15 PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI MOBILE BANKING PADA PT BANK BRISYARIAH

Abstrak

Melihat peluang tersebut pada tahun 2012, PT Bank BRISyariah memperkuat standar layanannya dengan mengoptimalkan pemanfaatan keunggulan teknologi informasi. Inovasi pemanfaatan teknologi informasi ini tidak hanya mampu mengefesienkan proses bisnis dan kualitas layanan tetapi juga meningkatkan kinerja perusahaan, namun sekaligus memberikan kemudahan akses bagi jutaan nasabahnya. Keadaan ini yang mendorong untuk membuat suatu perencanaan strategis pada Mobile Banking PT Bank BRISyariah.

BAB I

Elektronik banking merupakan layanan perbankan yang meliputi Internet Banking, mobile banking, sms banking dan Phone Banking. Pengguna smartphone Indonesia juga bertumbuh dengan pesat. Lembaga riset digital marketing Emarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang.

Teknik Analisis

Analisis ini melakukan perencanaan strategis sistem informasi dengan menggunakan metode Ward dan Peppard, yang didalamnya dilakukan tahap analisis terhadap lingkungan bisinis internal, eksternal dan SI/TI internal, eksternal. Kemudian dari analisis tersebut didapatkan hasil berupa strategi SI bisnis, strategi TI dan strategi manajemen SI/TI. Perencanaan strategis sistem informasi ini diharapkan dapat menyajikan perencanaan yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi perusahaan agar tercapai tujuan bisnisnya.

 

 

Leave a Reply