- Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Kepemimpinan Kepala Sekolah
- Hubungan Antara Kondisi Lingkungan Kerja Dengan Stres Kerja Karyawan Di Cv. Sumber Rejeki Kota Kotamobagu
- Pengaruh Pelatihan Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Pada Pt. Cipta Krida Bahari Jakarta Dan Sumatera Area
- Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Karyawan Cv. Putra Utama Motor Sukoharjo Tahun 2015
- Hubungan Kelelahan Kerja Dengan Produktivitas Kerja Pada Pekerja Bagian Produksi Tulangan Beton Di Pt Wijaya Karya Beton Medan Tahun 2015
- Pengaruh Kompensasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Semangat Baru Jaya
- Pengaruh Perceived Organizational Support Terhadap Turnover Intention Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediator Di Restoran X Surabaya
- Proses Rekrutmen Dan Seleksi Pada Pt. Pacific Jaya Persada
- Pengaruh Masa Kerja Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kompetensi Karyawan Dengan Competency Based Training Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Karyawan Unit Spinning Pt Apac Inti Corpora)
- Implementasi Rekrutmen Sumber Daya Manusia Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Sumedang
- Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Sales Pada Dealer Motor Honda Putra Aris Blitar
- Strategi Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean
- Pengaruh Ketersediaan Sumber Daya Manusia Yang Memadai Dan Perubahan Regulasi Terhadap Hasil Kinerja Karyawan Pada Kantor Kepala Desa Di Kecamatan Sawan
- Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia, Budaya Organisasi Dan Profesionalisme Terhadap Kinerja Karyawan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (Bprs) Bhakti Sumekar Sumenep
- Budaya Kerja, Lingkungan Kerja, Kepemimpinan Terhadap Motivasi Dan Semangat Kerjapegawai Negeri Sipildi Institut Seni Indonesiadenpasar
- Pengaruh Kemampuan Pengajar Dan Media Pembelajaran Terhadap Kepuasan Warga Belajar Di Lp3i Business College Cabang Balikpapan
- Pengaruh Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Intervening Komitmen Organisasi
- Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker Di Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia (Studi Deskriptif Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo)
- Pengaruh Lingkungan Kerja, Pendidikan Dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Camat Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir
Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Kepemimpinan Kepala Sekolah
Kinerja guru merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sebuah sistem mulai dari input, proses dan output, dalam upaya pencapaian tujuan suatu lembaga pendidikan. Oleh karena itu, upaya peningkatan kinerja guru dari segi profesionalisme sebagai tenaga pendidik mutlak diperlukan. Sebagai jawaban untuk menghargai kinerja dan profesionalisme guru, pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang—antara lain–mengatur hal-hal yang berkaitan dengan profesionalisme guru. Tulisan berikut mencoba untuk memberikan sumbangsih dalam rangka membentuk kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru.
Hubungan Antara Kondisi Lingkungan Kerja Dengan Stres Kerja Karyawan Di Cv. Sumber Rejeki Kota Kotamobagu
Dalam upaya meningkatkan mutu sumber daya manusia diantaranya dengan memperhatikan lingkungan kerja. Tempat kerja yang kondusif sangat berperan penting dalam aspek peningkatan kinerja dan produktifitas kerja. Lingkungan kerja yang tidak kondusif akan menyebabkan dampak pada psikologi pekerja sehingga membuat para pekerja menjadi depresi dan apabila terjadi secara terus menerus akan menyebabkan stres bagi pekerja itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan kondisi lingkungan kerja terhadap stres kerja karyawan di CV. Sumber Rejeki Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional, melalui rancangan cross sectional atau potong lintang dan dilaksanakan pada bulan september-oktober 2016 di CV. Sumber Rejeki Kotamobagu. Jumlah sampel pada penelitian adalah 56 karyawan di CV Sumber Rejeki Kota Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan kuisioner diolah pada spss menggunakan uji Chi-square. Dari hasil penelitian terdapat 27 responden (48,2%) lingkungan kerja kurang dan terdapat 29 responden (51,8%) lingkungan kerja baik. Terdapat sebanyak 19 responden (33,9%) memiliki stress kerja tinggi dan sebanyak 37 responden (66,1%) memiliki stress kerja rendah. Didapatkan hasil dengan nilai probabilitas 0,928 yang berarti p value > ( = 0,05), hal ini berarti bahwa tidak terdapat hubungan antara kondisi lingkungan kerja dengan stres kerja pada karyawan CV. Sumber Rejeki. Tidak terdapat hubungan antara kondisi lingkungan kerja dengan stres kerja pada karyawan di CV. Sumber Rejeki Kotamobagu. Perlu adanya program konsultasi terhadap karyawan untuk mencegah stres di tempat kerja sehingga karyawan dapat meningkatkan produktivitas kerja.
Pengaruh Pelatihan Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Pada Pt. Cipta Krida Bahari Jakarta Dan Sumatera Area
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan memperoleh bukti empiris tentang efek langsung dan tidak langsung dari pelatihan dan kompetensi bersama-sama terhadap kinerja karyawan di PT. Cipta Krida Bahari. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksplanatori Analisis dan Analisis Deskriptif, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen dan dependen. Selanjutnya, penemuan ini akan dijelaskan, dengan pengamatan dan penelitian dan menggambarkan sifat atau peristiwa yang sedang berlangsung pada saat penelitian dan memeriksa penyebab gejala. Dalam penelitian ini meneliti pengaruh variabel pelatihan, kompetensi dan motivasi, secara simultan atau sebagian terhadap kinerja karyawan. Manfaat dari penelitian ini adalah bahwa perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui program pelatihan, perhatian untuk meningkatkan kompetensi karyawan, meningkatkan motivasi karyawan, dan pada gilirannya dapat membantu dalam meningkatkan kerja (kinerja) setiap individu karyawan. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan dan parsial variabel pelatihan dan kompetensi berpengaruh positif terhadap motivasi kerja karyawan dan meningkatkan kinerja karyawan.
Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Karyawan Cv. Putra Utama Motor Sukoharjo Tahun 2015
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh: 1) lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, 2) kedisiplinan terhadap kinerja karyawan, 3) lingkungan kerja dan kedisiplinan terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah karyawan yang berjumlah 95 orang dengan sempel 75 orang karyawan diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier ganda, uji t, uji F, uji R2 dan sumbangan relatif dan efektif. Hasil penelitian menemukan bahwa :1) ada pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dibuktikan dengan koefisien regresi 0,249 bernilai positif dan diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,269 > 1,665 dan nilai signifikasi < 0,05 yaitu 0,000 < 0,05; 2) ada pengaruh positif dan signifikan kedisiplinan terhadap kinerja karyawan dibuktikan dengan koefisien regresi 0,460 bernilai positif dan diperoleh thitung > ttabel yaitu 4,784 > 1,665 dan nilai signifikasi < 0,05 yaitu 0,000 < 0,05; 3) ada pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja dan kedisiplinan terhadap kinerja karyawan dibuktikan hasil Fhitung > Ftabel yaitu 17,931 > 3,15 dan nilai signifikansi 0,05 yaitu 0,000 < 0,05; 4) hasil koefisien determinasi (R2) diperoleh 0,332 menunjukkan bahwa kinerja karyawan dipengaruhi oleh kombinasi variabel lingkungan kerja dan kedisiplinan sebesar 33,2% yang terdiri dari 8,95% dari lingkungan kerja dan 24,29% dari kedisiplinan dan sisanya 67,8% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti.
Hubungan Kelelahan Kerja Dengan Produktivitas Kerja Pada Pekerja Bagian Produksi Tulangan Beton Di Pt Wijaya Karya Beton Medan Tahun 2015
Kelelahan kerja mempengaruhi depresi energi kerja dan melemahnya daya tahan tubuh untuk bekerja, dan juga menyebabkan pekerja menghentikan pekerjaan mereka dan mengambil waktu istirahat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerja dengan produktivitas kerja pada PT. Wijaya Karya Beton Medan. Desain penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah 36 pekerja dan sampel adalah 24 orang dengan metode purposive sampling. Data kelelahan kerja dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner Komite Kelelahan Internasional dan pengumpulan data tentang produktivitas dilakukan dengan kuesioner produktivitas. Untuk mengetahui korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat dilakukan dengan menggunakan uji statistik dengan Uji Ranks Spearmen. Semua proses wire caging dilakukan oleh masing-masing kelompok. Hasil penelitian menunjukkan perasaan kelelahan kerja oleh pekerja berada pada kategori kelelahan kerja rendah adalah 14 orang (58,3%) dan kategori kelelahan kerja sedang 10 orang (41,7%). Produktivitas individu yang sesuai 16 orang (66) , 7%) dan produktivitas individu yang tidak sesuai adalah 8 orang (33,3%). Produktivitas kolektif yang sesuai adalah dua kelompok (50%) dan produktivitas kelompok yang tidak sesuai adalah dua kelompok (50%). Hasil uji statistik (CI = 0,05) diperoleh p-value 0,034 menunjukkan korelasi yang signifikan antara kelelahan kerja dan produktivitas. Disarankan bagi pekerja untuk melakukan peregangan dalam dua jam waktu kerja untuk mengurangi kelelahan kerja dan menggunakan waktu istirahat mereka dengan benar agar proses pemulihan tubuh diproses dengan baik.
Pengaruh Kompensasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Semangat Baru Jaya
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah kompensasi ditemukan memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan di perusahaan dan budaya organisasi ditemukan memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan di perusahaan, kompensasi dan budaya organisasi memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan di perusahaan.
Pengaruh Perceived Organizational Support Terhadap Turnover Intention Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediator Di Restoran X Surabaya
Penelitian ini dilakukan untuk menguji analisa pengaruh Perceived Organizational Support terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variable mediator pada Restoran.
Proses Rekrutmen Dan Seleksi Pada Pt. Pacific Jaya Persada
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses rekrutmen dan seleksi pegawai sales pada PT. Pacific Jaya Persada. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan memilih tiga narasumbernya. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses rekrutmen adalah menggunakan metode referensi dari rekan bisnis dan pegawai perusahaan. Terkait dengan proses seleksi pegawai sales, perusahaan menggunakan metode penyaringan prakerja, wawancara, dan masa percobaan kerja tiga bulan.
Pengaruh Masa Kerja Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kompetensi Karyawan Dengan Competency Based Training Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Karyawan Unit Spinning Pt Apac Inti Corpora)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masa kerja dan tingkat pendidikan terhadap kompetensi pekerja dengan pelatihan berbasis kompetensi sebagai variabel intervening di PT. Apac Inti Corpora., Dengan uji parsial, uji simultan dari variabel dependen, variabel intervening dan dependen. Ada yang menjelaskan bahwa variabel independen adalah masa kerja dan tingkat pendidikan, variabel intervening adalah pelatihan berbasis kompetensi. Sampel penelitian ini adalah 32 pekerja unit pemintalan di PT. Apac Inti Corpora. Data untuk penelitian ini menggunakan data sekunder. Untuk menjawab pertanyaan penelitian dianalisis menggunakan analisis jalur.
Implementasi Rekrutmen Sumber Daya Manusia Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Sumedang
Bidang hubungan masyarakat di Madrasah Aliyah Negeri 2 Sumedang kurang informatif ketika melakukan rekrutmen karyawan terbuka sehingga pencari kerja kurang mengetahui informasi rekrutmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pelaksanaan rekrutmen sumber daya manusia di Madrasah Aliyah Negeri 2 Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, alat rekrutmen di Madrasah Aliyah Negeri 2 Sumedang menggunakan media iklan media sosial menggunakan pamflet online. Forum media diinformasikan, yaitu universitas untuk menargetkan lulusan baru. Kedua, karakteristik organisasi di madrasah yang sangat kental dengan nuansa keagamaan Islam sangat baik dalam menarik pelamar dari perguruan tinggi Islam, prestasi lembaga dengan manajemen madrasah yang dikelola dengan baik adalah salah satu daya tarik bagi pelamar kerja. Ketiga, kompensasi minimal atau kebijakan gaji membuat perekrutan sulit. Persyaratan pekerjaan yang sangat ketat dalam administrasi di madrasah aliyah yang dikelola negara dengan prosedur panjang menjadikannya salah satu kendala untuk pengaduan dari calon karyawan.
Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Sales Pada Dealer Motor Honda Putra Aris Blitar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompensasi finansial, kompensasi non finansial dan kinerja karyawan, menganalisis pengaruh kompensasi finansial dan non finansial terhadap kinerja karyawan, dan untuk menguji variabel yang paling kuat pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Dari hasil deskriptif statistik menunjukkan bahwa kompensasi finansial yang diberikan perusahaan sudah sesuai dengan hasil kerja, posisi kerja, peraturan yang ditetapkan perusahaan, tingkat pencapaian kerja dan sesuai dengan kesepakatan. Sedangkan kompensasi non finansial termasuk dalam kategori baik yang berarti bahwa perusahaan telah memberikan kompensasi non finansial kepada karyawan dengan mengikuti beberapa training dari perusahaan, adanya hubungan yang harmonis dalam perusahaan dan karyawan merasa nyaman dalam perusahaan. Kinerja karyawan termasuk dalam kategori baik yang berarti bahwa karyawan memiliki kinerja yang baik dalam hal menjual motor, saat bertransaksi dengan konsumen, menyelesaikan tugas serta datang dan pulang tepat waktu. Kompensasi finansial dan kompensasi non finansial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Variabel yang berpengaruh dominan terhadap kinerja karyawan karyawan adalah kompensasi finansial.
Strategi Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran yang jelas tentang strategi pengembangan manajemen sumber daya manusia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di PT. Goenoeng Poetri Lestari di Tasikmalaya. Hal ini dilakukan mengingat perlu mengembangkan strategi pengembangan manajemen sumber daya manusia yang baik sesuai dengan cakupan pasar yang lebih luas seperti ASEAN. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan metode sistem sosial digunakan oleh PT. Goenoeng Poetri Lestari dalam pendekatan mereka. Selain itu, hasil analisis SWOT mereka ada seperti kekuatan, itu berasal dari jumlah sumber daya manusia mereka bahwa 95% karyawan yang tinggal di daerah Gunung Putri itu sendiri membantu perusahaan lebih mudah untuk bergerak; sebagai kelemahan mereka, umumnya sebagian besar karyawan mereka adalah pemula dalam pengalaman kerja mereka; Sementara itu keberadaan PT. Goenoeng Poetri Lestari sebagai satu-satunya perusahaan di daerah itu yang menjadi peluang mereka untuk berkembang lebih mudah; dan terakhir ancaman mereka datang dari sumber daya manusia yang tidak berpengalaman. Dikhawatirkan mereka tidak bisa bersaing dengan MEA. Selain itu, program pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan oleh PT. Goenoeng Poetri Lestari adalah program magang dua kali dari kantor pemerintah tenaga kerja dan beberapa traingings kecil untuk setiap bidang.
Pengaruh Ketersediaan Sumber Daya Manusia Yang Memadai Dan Perubahan Regulasi Terhadap Hasil Kinerja Karyawan Pada Kantor Kepala Desa Di Kecamatan Sawan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan kapasitas SDM dan personalia Kantor Kepala Desa di Kecamatan Sawan terhadap kualitas kinerja karyawan secara keseluruhan, dan bagaimana pengaruh perubahaan Regulasi Pagu Anggaran dari Kabupaten terhadap Anggaran yang telah disusun sebelumnya pada Kantor Kepala Desa di Kecamatan Sawan. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode observasi dan wawancara. Kualitas SDM dan Personalia dapat berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Tingkat pengetahuan dan keahlian pegawai desa dalam menggunakan SISKEUDES masih kurang sehingga berpengaruh terhadap kinerja di kantor desa itu sendiri. Pengaruh tersebut berupa kurangnya keakuratan informasi yang dihasilkan SISKEUDES. Kemampuan pegawai yang masih belum mahir dalam dalam menggunakan SISKEUDES berdampak terhadap akuratnya data yang dihasilkan, sehingga dapat dikatakan bahwa kualitas SDM dan Personalia berpengaruh terhadap kualitas kinerja kantor kepala desa di wilayah Kecamatan Sawan.
Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia, Budaya Organisasi Dan Profesionalisme Terhadap Kinerja Karyawan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (Bprs) Bhakti Sumekar Sumenep
Penelitian ini dilakukan di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep dengan jumlah sampel 60 orang (menggunakan metode random sampling). Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk menggambarkan kualitas sumber daya manusia, budaya organisasi dan profesionalisme kinerja Karyawan Bank Pembiayaan Rakyat Islam (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep, 2). Untuk mengetahui dan menguji apakah kualitas sumber daya manusia, budaya organisasi dan profesionalisme memiliki pengaruh simultan terhadap kinerja Pegawai Bank Pembiayaan Rakyat Islam (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep, 3). Untuk mengetahui dan menguji apakah kualitas sumber daya manusia, budaya organisasi dan profesionalisme secara parsial memengaruhi kinerja Pegawai Bank Pembiayaan Rakyat Islam (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep, 4). Untuk mengetahui dan menguji variabel mana di antara kualitas sumber daya manusia, budaya organisasi dan profesionalisme yang memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja Karyawan Bank Pembiayaan Pedesaan Islam (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep.
Budaya Kerja, Lingkungan Kerja, Kepemimpinan Terhadap Motivasi Dan Semangat Kerjapegawai Negeri Sipildi Institut Seni Indonesia Denpasar
Pegawai yang memiliki motivasi kerja dan semangat kerja yang tinggi merupakan dampaan setiap organisasi, maka hal yang sangat penting diperhatikan adalah faktor-faktor yangmempengaruhinya antara lain budaya organisasi, lingkungan kerja dan kepemimpinan. Demikian juga dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dalam usaha untuk memperoleh pegawai yang memiliki motivasi dan semangat kerja yang tinggi, telah memperhatikan budaya kerja, lingkungan kerja dan kepemimpinan. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini : Apakah ada pengaruh budaya kerja terhadap motivasi Pegawai Negeri Sipil, apakah ada pengaruh lingkungan kerja terhadap motivasi Pegawai Negeri Sipil, apakah ada pengaruh kepemimpinan terhadap motivasi Pegawai Negeri Sipil, apakah ada pengaruh budaya kerja terhadap semangat kerja Pegawai Negeri Sipil di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, apakah ada pengaruh lingkungan kerja terhadap semangat kerja Pegawai Negeri Sipil, apakah ada pengaruh kepemimpinan terhadap semangat kerja Pegawai Negeri Sipil, dan apakah ada pengaruh motivasi terhadap semangat kerja Pegawai Negeri Sipil di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar ?Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan sampel sebanyak 139 orang yaitu Pegawai Negeri Sipil di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan antara lain : Budaya kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadapmotivasi kerja sebesar 0,336 yang berarti semakin baik budaya kerja, maka semakin tinggi motivasi kerja Pegawai Negeri Sipil. Lingkungan kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadapmotivasi kerja sebesar 0,511 yang berarti semakin baiklingkungan kerja, maka semakin baik motivasi kerja Pegawai Negeri Sipil. Kepemimpinan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadapmotivasi kerja sebesar 1,094 yang berarti semakin baik kepemimpinan, maka semakin tinggi motivasi kerja Pegawai Negeri Sipil. Budaya kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadapsemangat kerja sebesar 1,138 yang berarti semakin budaya kerja, maka semakin baik semangat kerja Pegawai Negeri Sipil. Lingkungan kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadapsemangat kerja sebesar 1,549 yang berarti semakin baik lingkungan kerja, maka semakin baik semangat kerja Pegawai Negeri Sipil. Kepemimpinan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadapsemangat kerja sebesar 3,626 yang berarti semakin baik kepemimpinan, maka semakin baik semangat kerja Pegawai Negeri Sipil dan motivasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadapsemangat kerja sebesar 2,219 yang berarti semakin tinggi motivasi kerja pegawai, maka semakin baik semangat kerja pegawai di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.
Pengaruh Kemampuan Pengajar Dan Media Pembelajaran Terhadap Kepuasan Warga Belajar Di Lp3i Business College Cabang Balikpapan
Latar belakang penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan pengajar dan media pembelajaran terhadap kepuasan peserta didik. Penelitian yang berjudul: “ pengaruh kemampuan pengajar dan media pembelajaran terhadap kepuasan warga belajar Di LP3I Business College Cabang Balikpapan “ . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikasi kemampuan pengajar dan media pembelajaran secara simultan dan parsial terhadap kepuasan warga belajar di LP3I Business college cabang Balikpapan. Adapun rumusan masalah yang diajukan pada penelitian ini adalah (1) Apakah kemampuan Pengajar dan Media Pembelajaran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan warga belajar pada LP3I Business College Balikpapan 2). Apakah kemampuan pengajar dan Media Pembelajaran secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan warga belajar pada LP3I Business College Balikpapan, Adapun kegunaan penelitian ini antara lain: (1) untuk mengetahui variabel kemampuan pengajar dan variabel media pembelajaran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan warga belajar pada LP3I Business college cabang Balikpapan, (2) untuk mengetahui variabel kemampuan pengajar dan variabel media pembelajaran secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan warga belajar pada LP3I Business College cabang Balikpapan Hasil penelitian didapatkan persamaan regresi linier berganda yakni Y = 1,113 + 0,344 X1 + 0,347 X2 ..(1). Secara simultan kemampuan Pengajar dan Media Pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kepuasan warga belajar pada LP3I Business College Balikpapan sebesar koefisien korelasi 0,622 dan f hitung sebesar 33.777. (2). Secara parsial kemampuan pengajar dengan koefisien regresi sebesar 0,344 dan Media Pembelajaran koefisien regresi sebesar 0,347 terdapat berpengaruh signifikan terhadap kepuasan warga belajar pada LP3I Business College Balikpapan. Berdasarkan hasil analisis taraf signifikasi 5% yaitu koefisien korelasi simultan ( R ) sebesar 0,622 artinya secara bersama – sama variabel kemampuan pengajar ( X1 ) dan media pembelajaran X2 yaitu kepuasan warga belajar mempunyai hubungan yang cukup kuat dan positif terhadap variabel devenden (Y), sedangkan koefisien R square sebesar 0,387 ( 38,7%) artinya kontribusi pengaruh bersama –sama X1 dan X2 terhadap Y , sedangkan sisanya 61,2% merupakan kontribusi variabel lain yang belum diteliti. Maka dari hasil pene;litian diatas adapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan dan parsial pada variabel kemampuan pengajar (X1) dan media pembelajaran (X2) terhadap kepuasan warga belajar (Y) di LP3I Business College cabang.
Pengaruh Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Intervening Komitmen Organisasi
Alasan dalam penelitan ini adalah untuk mengetahui kinerja karyawan PT. Sinema Yogyakarta melalui variabel kepuasan kerja dengan indikator (gaji, promosi, rekan kerja, atasan dan pekerjaan), variabel budaya organisasi (profesionalisme, manajerial, kepercayaan, keteraturan, permusuhan dan integritas) dan komitmen organisasi (affective commitment, continuance commitment, normative commitment) diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan di PT. Sinema Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan intervening komitmen organisasi di PT. Sinema Yogyakarta. Keseluruan populasi di PT. Sinema Yogyakarta sebanyak 43 orang. Metode pengambilan sempel dalam penelitian ini menggunkan metode sensus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode survei. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja, budaya organisasi dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kepuasan kerja dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Budaya organisasi merupakan variabel yang dominan mempengaruhi kinerja karyawan sehingga perlu dilakukkan perbaikan, perombakan dan peningkataan oleh manajemen PT. Sinema Yogyakarta.
Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia (Studi Deskriptif Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo)
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan evaluasi terhadap Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia pada fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan dan pemberhentian di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik trianggulasi yang berasal dari wawancara dengan subyek penelitian, observasi dan dokumen pada obyek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo : 1). Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia pada fungsi-fungsi pengarahan, pengadaan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemberhentian sudah optimal; 2). Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia pada fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengembangan, pengendalian dan kedisiplinan belum optimal; dan 3). Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia yang belum optimal menyebabkan kinerja organisasi belum optimal.
Pengaruh Lingkungan Kerja, Pendidikan Dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Camat Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan, pendidikan dan kedisiplinan terhadap kinerja karyawan Kantor Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan menggunakan data tabulasi silang yang dianalisis menggunakan alat analisis regresi berganda, dapat dilihat bahwa nilai R di atas 50% sama dengan 95,7%. Nilai determinasi simultan (R square) adalah 0,916, yang berarti bahwa variasi dalam lingkungan kerja, pendidikan dan disiplin pada kinerja karyawan Kantor Kecamatan Pelangiran di Kabupaten Indragiri Hilir berubah 91,6% sedangkan sisanya 8,4% dihasilkan oleh variabel lain yang tidak disetujui. Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa variabel motivasi lingkungan, pendidikan dan disiplin partisipasi secara bersama-sama (simultan) terhadap kinerja karyawan Kantor Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir menghasilkan nilai Fcount sebesar 112,359 dan Ftabel sebesar 2,911. . Dengan menggunakan uji t, dapat diketahui semua variabel bebas lingkungan kerja, pendidikan dan disiplin yang terkait dengan kinerja karyawan Kantor Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir, sedangkan pendidikan merupakan variabel yang paling dominan dibandingkan dengan karyawan. Kantor Kecamatan Pelangiran di Kabupaten Indragiri Hilir.





![Interpretasi Peta Riset VOSviewer : Antenatal Care [Kebidanan]](https://idtesis.com/wp-content/uploads/Network-Visualization-60x60_c.png)







Leave a Reply