HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Syiah Kuala

  1. Pengaruh Penempatan Dan Beban Kerja Terhadap Motivasi Kerja Dan Dampaknya Pada Prestasi Kerja Pegawai Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh
  2. Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Pelaksanaan Fungsi Manajemen Keuangan Dalam Pengelolaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Dan Dampaknya Terhadap Pelaksanaan Akuntabilitas Keuangan Pada Universitas Syiah Kuala
  3. Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Kualitas Sumberdaya Manusiadan Komitmen Organisasiterhadap Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah Di Lingkungan Pemerintah Aceh
  4. Implementasi Manajemen Mutu Terpadu Dalam Peningkatan Kinerja Sekolah Pada SMK NEGERI 1 BANDA ACEH
  5. Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Keuangan terhadap Kualitas Pertanggungjawaban Keuangan Pnbp dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Instansi pada Universitas Syiah Kuala
  6. Pengaruh Perencanaan Anggaran Dan Kualias Sumber Daya Manusia Terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Di Kabupaten Aceh Utara
  7. Pengaruh Disiplin Kerja, Komitmen Organisasi, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juana
  8. Pengaruh Kompetensi SDM dan Peran Audit Intern terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan Variabel Intervening Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (studi empiris pada Pemkab Kebumen)
  9. Pengaruh Kepemimpinan, Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Indonesia III Tanjungmas Di Semarang
  10. Pengaruh Komitmen, Integritas Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Serta Dampaknya Pada Kinerja Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh
  11. Pengaruh Keteladanan Kepemimpinan Dan Penerapan Peraturan Terhadap Disiplin Dan Dampaknya Pada Kinerja Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya
  12. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan
  13. Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Guru Pada Man Pegasing Kebupaten Aceh Tengah
  14. Pengaruh Personal Background,Political Backgrounddan Pemahaman Anggota Dpra Tentang Pengelolaan Keuangan Aceh Terhadap Fungsi Pengawasan Pelaksanaan Anggaran Legislatif Di Pemerintah Aceh
  15. Pengaruh Kompleksitas Tugas Dan Locus Of Control Terhadap Kinerja Karyawan Dan Dampaknya Pada Kinerja Pt. Bank Rakyat Indonesia Cabang Meulaboh
  16. Pengaruh Iklim Organisasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru
  17. Motivasi, Disiplin Kerja, Dan Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Pada Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Minahasa Selatan
  18. Manajemen Program Standari Sasi Dan Sertifikasi Kompetensi Di Badan Pengembangan Sdm Kementerian Dalam Negeri
  19. Budaya Kinerja Guru Sertifikasi Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Di Sd Negeri 16 Banda Aceh
  20. Pengaruh Spiritualitas, Budaya Kerja Dan Etos Kerja Terhadap Motivasi Kerja Serta Dampkanya Terhadap Kinerja Karyawan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Bpjs) Ketenagakerjaan Wilayah Kerja Aceh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengaruh Penempatan Dan Beban Kerja Terhadap Motivasi Kerja Dan Dampaknya Pada Prestasi Kerja Pegawai Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penempatan dan beban kerja terhadap motivasi kerja pegawai Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh baik secara simultan maupun secara parsial. Dengan jumlah populasi 270 pegawai dan jumlah sampel sebanyak 161 orang dimana jumlah sampel tersebut diperoleh berdasarkan rumus Slovin, yang diambil secara Stratified Random Sampling. Peralatan analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (Path Analysis). Nilai koefisien korelasi (R) dalam penelitian ini sebesar 0,815 dimana dengan nilai tersebut terdapat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat sebesar 81,5%. Artinya penempatan dan beban kerja pegawai mempunyai hubungan positif dengan motivasi kerja dan peningkatan prestasi kerja pegawai Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh. Sedangkan nilai koefisien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,663 artinya bahwa sebesar 66,3% perubahan-perubahan dalam variabel terikat (motivasi kerja dan prestasi kerja) dapat dijelaskan oleh faktor-faktor dalam penempatan dan beban kerja. penempatan dan beban kerja tidak hanya dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai, akan tetapi juga dapat meningkatkan prestasi kerja pegawai melalui motivasi kerja.

Hasil Penelitian

Hasil pengujian statistik baik secara parsial maupun simultan menunjukkan bahwa penempatan, beban kerja dan motivasi kerja secara nyata dapat meningkatkan prestasi kerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh.

Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Pelaksanaan Fungsi Manajemen Keuangan Dalam Pengelolaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Dan Dampaknya Terhadap Pelaksanaan Akuntabilitas Keuangan Pada Universitas Syiah Kuala

Intisari

Penelitian ini dilakukan di Universitas Syiah Kuala yang bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja dan implementasi manajemen keuangan terhadap implementasi akuntabilitas keuangan baik secara simultan atau sebagian.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode sensus. Responden dari penelitian ini adalah penyelenggara keuangan di Universitas Syiah Kuala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mencari pengaruh antara motivasi kerja, pelaksanaan manajemen keuangan dan pelaksanaan akuntabilitas keuangan. Penelitian ini menggunakan 18 populasi orang. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan kuesioner kepada responden secara langsung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan atau sebagian motivasi kerja dan penerapan manajemen keuangan berpengaruh terhadap penerapan akuntabilitas keuangan. Motivasi kerja berpengaruh terhadap penerapan manajemen keuangan.

Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Kualitas Sumberdaya Manusiadan Komitmen Organisasiterhadap Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah Di Lingkungan Pemerintah Aceh

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengujipengaruh kejelasan sasaran anggaran, kualitas sumber daya manusia dan komitmen organisasi terhadap kinerja pengelolaan keuangan daerah di lingkungan pemerintah aceh.Metode yang digunakan adalah sensus, yaitu seluruh elemen populasi diselidiki satu persatu dalam pengumpulan data. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.Responden penelitianKepala SKPD sebagaiPengguna Anggaran.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwakejelasan sasaran anggaran, kualitas sumber daya manusia dan komitmen organisasi secara bersama-sama dan sendiri-sendiri berpengaruh terhadap kinerja pengelolaan keuangan daerah.

Implementasi Manajemen Mutu Terpadu Dalam Peningkatan Kinerja Sekolah Pada SMK NEGERI 1 BANDA ACEH

Intisari

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM), Pendidikan yang bermutu merupakan harapan dan dambaan bagi masyarakat. Implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) bila diterapkan secara tepat dapat membantu meningkatkan kinerja sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyusunan program, implementasi program, faktor yang mempengaruhi dalam implementasi manajemen mutu terpadu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan karyawan.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) SMK Negeri 1 Banda Aceh dalam penyusunan program berpedoman pada prinsip-prinsip dasar manajemen mutu terpadu, (2) implementasi manajemen mutu terpadu yang dilakukan kepala sekolah dengan melibatkan seluruh pendukung sekolah, Manfaat penerapan manajemen mutu terpadu terjadinya peningkatan kinerja guru sehingga berpengaruh terhadap prestasi siswa dan meningkatnya kinerja sekolah, (3) Faktor yang memperngaruhi, pertama faktor pendukung: kualitas SDM guru dan kepala sekolah yang cukup baik, sarana prasarana yang memadai, tingkat kepercayaan dan minat masyarakat yang tinggi, wali murid dan komite sekolah, faktor penghambat: antara lain sumber daya manusia (SDM) belum optimal serta budaya kerja guru dan karyawan belum sesuai dengan manajemen mutu terpadu.

Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Keuangan terhadap Kualitas Pertanggungjawaban Keuangan PNBP dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Instansi pada Universitas Syiah Kuala

Initsari

Penelitian ini dilakukan di Universitas Syiah Kuala dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas sumber daya manusia dalam manajemen keuangan terhadap kualitas tanggung jawab keuangan di Unsyiah, dan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kualitas sumber daya manusia dalam manajemen keuangan dan kualitas tanggung jawab keuangan terhadap kinerja institusi di Unsyiah dengan parsial atau simultan. Responden dalam penelitian ini adalah asisten PUMK dan penyelenggara keuangan di Universitas Syiah Kuala yang bertanggung jawab dalam manajemen keuangan. Tipe penelitian ini bersifat korelasional dengan sampel 35 orang dari populasi 53 orang yang diambil secara proporsional acak. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia dalam manajemen keuangan terhadap kualitas tanggung jawab keuangan tidak memiliki pengaruh yang signifikan, sedangkan pengaruh kualitas sumber daya manusia dalam manajemen keuangan dan kualitas tanggung jawab keuangan terhadap kinerja institusi secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan, tetapi oleh pengaruh parsial dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat memiliki perbedaan yang signifikan.

Pengaruh Perencanaan Anggaran Dan Kualias Sumber Daya Manusia Terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Di Kabupaten Aceh Utara

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perencanaan anggaran, dan kualitas sumber daya manusia (baik secara simultan maupun parsial) terhadap tingkat penyerapan anggaran satuan kerja perangkat daerah di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini merupakan hypothesis testing research dengan pengujian menggunakan regresi linier berganda dari data yang dikumpulkan melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah 63 SKPD di Kabupaten Aceh Utara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 18.0.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan anggaran dan kualitas sumber daya manusia berpengaruh baik secara bersama-sama maupun secara parsial terhadap tingkat penyerapan anggaran SKPD.

Pengaruh Disiplin Kerja, Komitmen Organisasi, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juana

Intisari

Masalah utama dalam manajemen sumber daya manusia yang patut mendapat perhatian adalah kinerja pegawai. Kinerja pegawai dianggap penting karena keberhasilan suatu perusahaan atau instansi dipengaruhi oleh kinerja pegawai itu sendiri. Dan faktor yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai yaitu faktor disiplin kerja, komitmen organisasi dan lingkungan kerja. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, komitmen organisasi,dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian dilakukan di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juana. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 68 orang. Selain kuesioner data juga dikumpulkan melalui wawancara singkat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat analisis data yaitu SPSS versi 16. Teknik sampling yang dipakai adalah metode Stratified Random Sampling dan teknik pengujian data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validitas dengan analisis faktor ,uji reliabilitas dengan Alpha Cronbach. Uji asumsi klasik dan analisis regeresi linier berganda, untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian.

Hasil Penelitian

Hasil analisis menunjukkan bahwa disiplin kerja, komitmen organisasi, dan lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai.

Pengaruh Kompetensi SDM dan Peran Audit Intern terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan Variabel Intervening Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (Studi Empiris pada Pemkab Kebumen)

Intisari

Penelitian ini dilakukan Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Peran Audit Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) baik secara langsung atau dimediasi oleh SPIP (Sistem Pengendalian Internal Pemerintah). Masalah umum dalam penelitian ini adalah; 1) Tuntutan dalam meningkatkan kualitas LKPD, transparansi dan akuntabilitas publik. 2). Kesiapan kompetensi personil dengan perubahan SAP (Standar Akuntansi Pemerintahan). 3). Penerapan SPIP dan, 4). Peran baru Audit Internal, tidak hanya sebagai pengontrol keuangan tetapi juga konsultan manajemen / pembangun SPIP. 5) Ada beberapa temuan audit yang tidak terdeteksi oleh auditor internal eiter BPKP atau Inspektorat, tetapi ditemukan oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) nanti. Variabel penelitian dijabarkan secara operasional dalam beberapa indikator.

Pendekatan Penelitian

Variabel kompetensi aparat dijabarkan menjadi lima indikator yaitu; pengetahuan, keterampilan, motif, sifat, dan konsep diri. Variabel peran Audit Internal dijabarkan menjadi tiga indikator yaitu; Peran pengawas, pembinaan / konsultasi dan tinjauan laporan keuangan. Berbagai Sistem Pengendalian Internal Pemerintah diuraikan menjadi lima indikator yaitu; Kontrol internal, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan. Variabel kualitas laporan keuangan pemerintah daerah dijabarkan menjadi empat indikator yaitu: relevan, andal, dapat dibandingkan, dan mudah dipahami.

Populasi dalam penelitian ini adalah semua unit kerja daerah Kabupaten Kebumen yang terlibat dalam proses pelaporan keuangan Pemerintah Daerah. Data diambil dengan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel independen Comptency (X1), Independncy (X2), sedangkan variabel dependennya adalah Sistem Pengendalian Intenal Pemerintah (Y1) dan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah / LKPD (Y2). Data dianalisis menggunakan â € œAmos 18.0.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Kompetensi SDM berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kualitas LKPD. 2) Peran InternalAudit memiliki efek positife yang tidak signifikan terhadap kualitas LKPD. 3) SPIP berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas LKPD. 4) Kompetensi SDM berpengaruh positif signifikan terhadap SPIP. 5) Peran Audit Internal berpengaruh positif signifikan terhadap SPIP. 6) Kompetensi SDM yang dimediasi oleh SPIP memiliki pengaruh positif yang tidak signifikan terhadap kualitas LKPD. 7) Peran Audit Internal yang dimediasi SPIP memiliki pengaruh positif yang tidak signifikan terhadap kualitas LKPD.

Pengaruh Kepemimpinan, Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Indonesia III Tanjungmas Di Semarang

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, pekerjaan kepuasan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Populasi semua karyawan Terminal Petik Kemas Semarang (TPKS) PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Emas Semarang, Jl. Tidak coaster. 10, Semarang, sebesar 235 karyawan. Dengan metode Slovin, diperoleh sampel sebanyak 70 karyawan. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap karyawan kinerja. 2) Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap karyawan kinerja. 3) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. 4). Kepemimpinan, kepuasan kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Kirim umpan balik Riwayat Disimpen Komunitas.

Pengaruh Komitmen, Integritas Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Serta Dampaknya Pada Kinerja Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komitmen, integritas dan kompetensi terhadap kinerja Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dengan kinerja pegawai sebagai variabel intervening. Penelitian dilakukan terhadap 244 orang pegawai KIP Provinsi dan kabupaten kota di Aceh. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik structural equation model (SEM).

Hasil Penelitian

Penelitian menemukan bahwa komitmen, integritas dan kompetensi berpengaruh positif kinerja pegawai dan kinerja KIP Aceh. Kinerja pegawai dapat memediasi pengaruh komitmen, integritas dan kompetensi pegawai terhadap kinerja instansi tersebut.

Pengaruh Keteladanan Kepemimpinan Dan Penerapan Peraturan Terhadap Disiplin Dan Dampaknya Pada Kinerja Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya

Intisari

Tujuan dalam penelitian ini adalah; 1) Untuk mengetahui pengaruh keteladanan kepemimpinan dan penerapan peraturan secara simultan dan parsial terhadap disiplin pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya; 2) Untuk mengetahui pengaruh keteladanan kepemimpinan, penerapan peraturan, dan disiplin pegawai secara simultan dan parsial terhadap kinerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya; 3) Untuk mengetahui pengaruh tidak langsung keteladanan kepemimpinan dan penerapan peraturan terhadap kinerja pegawai melalui disiplin di Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya.

Pendekatan Penelitian

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data pimer dengan metode pengumpulan data menggunakan kuisioner yaitu dilakukan dengan cara mengedarkan daftar pertanyaan (kuesioner) kepada responden, yaitu pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya. Analisa data menggunakan model analisis jalur (path analisys) untuk menguji pengaruh variabel- variabel eksogen terhadap variabel endogen.

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan

Intisari

Penelitian ini menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, motivasi dan disiplin terhadap kinerja karyawan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dan teknik pengambilan sampel jenuh sehingga seluruh populasi menggunakan sampel. Variabel penelitian ini terdiri dari kepemimpinan transformasional, motivasi, disiplin dan kinerja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase, analisis regresi linier berganda dan koefisien determinasi dengan SPSS 21.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan transformasional, motivasi dan disiplin kerja secara simultan mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini diharapkan masuk untuk KSU Prima Mandiri Pati untuk meningkatkan kinerja karyawan dengan cara seorang pemimpin yang mampu menjadi bijak dalam setiap pengambilan keputusan sehingga lebih banyak karyawan yang segan terhadap pemimpinnya. Selain itu pemimpin dianggap perlu untuk memperhatikan dengan lebih baik dari karyawannya dengan melakukan komunikasi dengan karyawan di luar jam kerja. Pengawasan terhadap karyawan pada saat jam kerja berlangsung dapat meminimalkan kesalahan seorang karyawan dalam bekerja sehingga kualitas pekerjaan yang dihasilkan semakin baik.

Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Guru Pada Man Pegasing Kebupaten Aceh Tengah

Intisari

Gaya kepemimpinan kepala sekolah merupakan salah satu faktor penentu kedisiplinan guru. Kepala sekolah dituntut dapat memanfaatkan dan mengatasi bersama-sama semua persoalan yang terjadi di sekolah, dengan demikian kepemimpinan dapat mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan yang di inginkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang: (1) Gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatan kedisiplinan guru, (2) hambatan-hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di MAN Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru MAN Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan reduksi data, display data dan menarik kesimpulan.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) gaya kepala MAN Pegasing Kabupaten Aceh Tengah dalam meningkatkan kedisiplinan guru, adalah dengan gaya otoriter dan demokratis (2) kepala sekolah MAN Pegasing Kabupaten Aceh Tengah memiliki hambatan dalam meningkatkan kedisiplinan guru di sekolah. Hal ini bisa dilihat dari etos kerja guru yang masih lemah, guru berdomisili jauh dari sekolah, latar belakang pendidikan berbeda, sehingga kurang menguasai administrasi, baik administrasi guru maupun administrasi kelas. Diharapkan kepada kepala sekolah supaya dapat memberikan dorongan dan arahan dalam kinerjanya tentang disiplin guru, komitmen guru, kemampuan guru dan tanggung jawab guru secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kedisiplinan guru di sekolah.

Pengaruh Personal Background,Political Backgrounddan Pemahaman Anggota Dpra Tentang Pengelolaan Keuangan Aceh Terhadap Fungsi Pengawasan Pelaksanaan Anggaran Legislatif Di Pemerintah Aceh

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Personal background, Political backgrounddan pemahaman anggota DPRA tentang pengelolaan keuangan Aceh terhadap fungsi pengawasan pelaksanaan anggaran legislatif di Pemerintah Aceh,baik secara bersama-samamaupun parsial. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fakta bahwa latar belakang individu berpengaruh terhadap perilaku individu dalam aktivitas politik. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota DPRAPeriode 2014-2019 Provinsi Aceh. Metode pengambilan sampel adalah sensus, di mana seluruhpopulasi menjadisampel penelitian. Jumlah respondenyang berhasildiperoleh adalah 76 orang.Sumber data yang digunakan adalah data primer, denganteknik pengumpulan data melaluipenyebaran kuisionerkepada responden. Penelitian ini merupakan  pengujian hipotesisdengan menggunakan metode analisis regresi linear bergandayang bertujuan untuk mengukur pengaruh dua atau lebih variabel bebas (independent)dan variabel terikat (dependent).

Hasil Penelitian

Hasil penelitian baik secara bersama-sama maupun parsial mendukung hipotesis penelitian bahwa personal background, political background, dan pemahaman anggota DPRA tentang pengelolaan keuangan Aceh, berpengaruh terhadap fungsi pengawasan pelaksanaan anggaran legislatif di Pemerintah Aceh.

Pengaruh Kompleksitas Tugas Dan Locus Of Control Terhadap Kinerja Karyawan Dan Dampaknya Pada Kinerja Pt. Bank Rakyat Indonesia Cabang Meulaboh

Intisari

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompleksitas tugas dan locus of control terhadap kinerja karyawan dan dampaknya pada kinerja PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Meulaboh. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan kausalitas antara kompleksitas tugas dan locus of control pada PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Meulaboh. Kompleksitas tugas dan locus of control berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Meulaboh. Kompleksitas tugas dan locus of control berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi PT. Bank BRI Cabang Meulaboh. Kinerja karyawan berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi PT. Bank BRI Cabang Meulaboh. Kompleksitas tugas dan locus of control melalui kinerja karyawan berpengaruh terhadap kinerja organisasi PT. Bank BRI Cabang Meulaboh.

Pengaruh Iklim Organisasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru

Intisari

Iklim organisasi dan kepuasan kerja merupakan salah satu faktor yang mempengruhi kinerja guru. Tinggi rendahnya kinerja guru berhubungan dengan iklim organisasi dan kepuasan kerja guru dalam menjalankan tugasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi terhadap kinerja guru, untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja guru dan untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah survei korelasional, sedangkan pengumpulan datanya dipergunakan kuisioner terhadap variabel iklim organisasi, kepuasan kerja dan kinerja guru di madrasah tsanawiyah se Kota Lhokseumawe. Teknik pengambilan sampel adalah stratifietrandom sampling terhadap 51 responden.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa iklim organisasi secara langsung berpengaruh signifikan terhadap tinggi rendahnya kinerja guru. Besarnya pengaruh iklim organisasi secara langsung terhadap kinerja guru adalah (0,7401 > 0,2759) = 55 %.Kepuasan kerja secara langsung berpengaruh signifikan terhadap tinggi rendahnya kinerja guru. Besarnya pengaruh kepuasan kerja secara langsung terhadap kinerja guru adalah (0,7192 > 2,759) = 51,73%.Iklim organisasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap tinggi rendahnya kinerja guru. Besarnya pengaruh iklim organisasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama dengan kinerja guru di sekolah adalah (0,7994 > 0,2759) = 63,9%.Model teoritik yang dikembangkan dalam penelitian ini ternyata telah teruji secara empiris pada Madrasah Tsanawiyah di Kota Lhokseumawe pada taraf signifikan, berarti model empiris iklim organisasi dan kepuasan kerja dapat terima sebagai model kinerja guru.

Motivasi, Disiplin Kerja, Dan Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Pada Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Minahasa Selatan

Intisari

Sumber daya manusia yang berkualitas adalah merupakan salah satu faktor yang akan menentukan keberhasilan setiap organisasi. Motivasi adalah dorongan bagaimana cara mengarahkan daya dan potensi bawahan, agar mau bekerja secara produktif dalam mencapai tujuan yang ditentukan. Disiplin kerja sangat penting dan harus dimiliki oleh pemimpin maupun pegawai. Kepemimpinan berarti melibatkan orang lain, yaitu bawahan atau karyawan yang dipimpin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, disiplin kerja dan kepemimpinan terhadap produktivitas kerja pada Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Minahasa Selatan.

Pendekatan Penelitian

Populasi penelitian adalah 29 orang pegawai dan semuanya dijadikan sampel berdasarkan metode sensus. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan secara simultan  motivasi, disiplin kerja dan kepemimpinan berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Motivasi dan kepemimpinan berpengaruh positif  tetapi tidak signifikan terhadap produktivitas kerja. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja.

Hasil Penelitian

Hasil ini berarti  disiplin kerja mempengaruhi secara positif terhadap produktivitas kerja dan nilainya signifikan terhadap produktivitas kerja para pegawai. Pimpinan sebaiknya meningkatkan motivasi para pegawai dengan meningkatkan komunikasi, maupun pemberian insentif (perhatian), juga kepemimpinan orientasinya perlu untuk diubah menjadi lebih demokratis dengan menggunakan gaya kepemimpinan partisipatif, sehingga semua para pegawai merasa diikutsertakan/ dilibatkan dalam kegiatan di institusi khususnya pada Badan Kepegawain dan Diklat Daerah Minahasa Selatan.

Manajemen Program Standari Sasi Dan Sertifikasi Kompetensi Di Badan Pengembangan Sdm Kementerian Dalam Negeri

Intisari

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menemukan data yang berhubungan dengan Manajemen Program Standarisasi dan Sertifikasi Kompetensi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri. Seperti yang dijelaskan oleh Semiawan, dengan pendekatan penelitian kualitatif diharapkan peneliti dapat memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini Pada penelitian ini, penulis menggunakan penelitian kualitatif karena informasi yang diperoleh berdasarkan hasil pengamatan terhadap proses yang terjadi di lapangan. Tetapi tetap berorientasi pada teori yang sudah ada yang disajikan sebagai bahan penjelasan.

Hasil Penelitian

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, (1). Perencanaan standarisasi dilakukan di Pusat 1 yaitu pusat standarisasi dan sertifikasi kompetensi yaang memiliki beberapa fungsi salah satunya yaitu penyusunan kebijakan teknis dan rencana standarisasi dan kependidikan, kurikulum, dan pengembangan teknologi pembelajaran di bidang Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. (2) Pelaksanaan sertifikasi kompetensi dilakukan setelah standar ditetapkan, karena standar dipergunakan sebagai acuan serta tolak ukur kompetensi yang akan dicapai pada bidang-bidang atau profesi yang akan di sertifikasi agar dapat memperoleh kesamaan seluruh Indonesia serta tidak adanya perbedaan diantara lembaga-lembaga lainnya.

Budaya Kinerja Guru Sertifikasi Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Di Sd Negeri 16 Banda Aceh

Initsari

Mutu pendidikan Indonesia merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan dapat memberikan kesuksesan terhadap lembaga pendidikan. Guru sebagai penentu keberhasilan pelaksanaan belajar mengajar dituntut untuk menghasilkan kinerja yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja guru dalam menerapkan budaya disiplin, kemampuan dalam mengajar, dan memberikan motivasi bagi guru sertifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru sertifikasi.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru sertifikasi telah melaksanakan budaya disiplin dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran, dengan menyiapkan perangkat pembelajaran sesuai kurikulum seperti membuat Silabus, Program Semester, dan RPP dengan bimbingan guru senior dan pengawas dalam forum KKG. Namun, ada beberapa guru yang membuat RPP sebagai persyaratan administrasi saja; (2) Kemampuan guru sertifikasi dalam menyusun perangkat pembelajaran  dan menjadi kebutuhan pokok dalam mengajar; dan (3) Motivasi kinerja guru sertifikasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas diri yang sangat antusias dengan mengikuti berbagai pelatihan dan diklat sehingga dapat meningkatkan prestasi siswa. Bagi seorang guru, tujuan motivasi adalah untuk menggerakkan atau memacu para siswanya, agar timbul keinginan dan kemauannya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, sehingga tercapainya tujuan pendidikan sesuai dengan yang diharapkan di dalam kurikulum sekolah.

Pengaruh Spiritualitas, Budaya Kerja Dan Etos Kerja Terhadap Motivasi Kerja Serta Dampkanya Terhadap Kinerja Karyawan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Bpjs) Ketenagakerjaan Wilayah Kerja Aceh

Intisari

Sumber daya manusia merupakan factor produksi yang dapat merespon setiap perlakuan perusahaan kepada dirinya. SDM membutuhkan rasa aman dalam bekerja. Semakin tinggi tingkat keamanan yang dirasakannya, maka akan semakin tinggi pula motivasi kerja dan komitmen yang diberikan kepada perusahaan dimana dia bekerja. Salah satu cara untuk meningkatkan rasa aman adalah dengan menjaminkan SDM terhadap berbagai resiko kerja dalam bentuk pemberian asuransi ketenagakerjaan, seperti resiko kecelakaan kerja, resiko jaminan hari tua bahkan resiko kematian. BPJS Ketenagakerjaan kini hanya menyelenggarakan program jaminan kecelakaan kerja, kematian dan hari tua, dimana jaminan pemeliharaan kesehatan telah dialihkan penyelenggaraannya kepada BPJS Kesehatan. Responden pada penelitian ini berjumlah 94 orang yang merupakan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Aceh.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan Spiritualitas, budaya kerja dan etos kerja baik secara simultan maupun secara parsial berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Aceh. Spiritualitas, budaya kerja dan etos kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja. Hal ini mengindikasikan bahwa secara tidak langsung ketiga variabel tersebut juga dapat berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Aceh.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by