HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Muria (UMK) Kudus

  1. Pengaruh Stres Kerja, Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja (Studi terhadap Medical Representatif di kota Kudus)
  2. Manajemen Pelayanan Sirkulasi Perpustakaan Di Perpustakaan Universitas Muria Kudus
  3. Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus
  4. Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Praktek Kerja Lapangan Pada Instansi/Perusahaan
  5. Pengaruh Kinerja Dosen terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UMK)
  6. Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa terhadap Loyalitas Anggota pada KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera Lasem Cabang Kudus
  7. Pengaruh Ketepatan Metode Pelatihan, Kualitas Isi Pelatihan Dan Kualitas Trainer Pelatihan Terhadap Kompetensi Dengan Efektivitas Pelatihan Sebagai Variabel Intervening Pada Peserta Didik di LKP Nissan Fortuna
  8. Motivasi Mahasiswa Menjadi Wirausaha di Kabupaten Kudus: Studi Komparatif Stain Kudus Dan UMK
  9. Stress Kerja Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan
  10. Pengaruh Kompensasi, Semangat Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Harpindo Jaya Kudus
  11. Pengaruh Beban Kerja Dan Kapasitas Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada CV. Manggis Rotan Jepara
  12. Kontribusi Beban Kerja, Disiplin Kerja, Hubungan Dengan Teman Sekerja Terhadap Produktivitas Kerja Di Pt. Viccon Modern Industry
  13. Hubungan Motivasi, Kualitas Sumber Daya Manusia (Sdm) Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Simpan Pinjam Di Kabupaten Jepara
  14. Peningkatan Kinerja Karyawan Melalui Lingkungan Kerja, Kompensasi, Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi (Studi Kasus Pada Ud. Muji Jaya Kudus)
  15. Survey Budaya Organisasi Versi Ocai Di Universitas Muria Kudus
  16. Analisis Kompetensi Sumber Daya Manusia, Rotasi Pekerjaan, Dan Pemberian Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Perhubungan Kabupatenkudus
  17. Pengaruh Upah, Insentif dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan pada Perusahaan Meubel PT. Kudus Karya Prima di Kudus
  18. Pengaruh komunikasi, kompensasi dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja karyawan
  19. Pt mubarokfood cipta delicia kudus
  20. Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kompetensi, Dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Pt Pos Indonesia Cabang Kabupaten Blora
  21. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja Dan Pemberian Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Pt Pura Barutama Kudus

Pengaruh Stres Kerja, Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja (Studi terhadap Medical Representatif di kota Kudus)

Intisari

Dengan pertumbuhan perdagangan dunia dalam produk-produk di mana persaingan disertai dengan target yang semakin ketat sangat tinggi dari perusahaan ke pemasarannya, serta pemasaran perusahaan obat yang disebut Medical

Perwakilan dituntut dengan target yang cukup tinggi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Beban Kerja terhadap Stres Kerja, Stres Kerja dan Efeknya terhadap Kepuasan Kerja Perwakilan Medis di Kudus.

Hasil Penelitian

Dari hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa adjusted R2 of -, 025 menunjukkan bahwa pengaruh beban kerja terhadap stres kerja sebesar 2,5%. Dengan efek yang sangat kecil, dapat menyiratkan bahwa tidak ada bentuk beban kerja yang mempengaruhi stres kerja. sedangkan untuk Pengaruh Stres Kerja terhadap Kepuasan Kerja diperoleh 0,033. Hasil Adjusted R2 menunjukkan pengaruh stres kerja terhadap kepuasan kerja sebesar 3,3%, Dengan pengaruh sangat kecil, dapat diartikan bahwa tidak ada bentuk pengaruh stres kerja terhadap kepuasan kerja.

Manajemen Pelayanan Sirkulasi Perpustakaan Di Perpustakaan Universitas Muria Kudus

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) perencanaan pelayanan sirkulasi perpustakaan di perpustakaan Universitas Muria Kudus, (2) Pelaksanaan pelayanan sirkulasi perpustakaan di Perpustakaan Universitas Muria Kudus, dan (3) pengawasan pelayanan sirkulasi perpustakaaan di Perpustakaan Universitas Muria Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. . Subyek penelitiannya yaitu Kepala perpustakaan dan staf bagian layanan pemustaka, dengan instrumen wawancara, dokumen, dan observasi.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut : (1) Perencanaan pelayanan sirkulasi perpustakaan di Perpustakaan Muria Kudus berjalan dengan baik dapat dilihat bahwa perencanaan pelayanan perpustakaan di Universitas Muria Kudus mengacu pada standar pelayanan minimum. (2) pelaksanaan pelayanan sirkulasi perpustakaan di Universitas Muria Kudus menggunakan sistem terbuka dan sudah menggunakan sistem otomasi yaitu menggunakan gtPustaka. (3) pengawasan pelayanan sirkulasi perpustakaan di perpustakaan Universitas Muria Kudus dilakukan oleh staf bagian layanan pemustaka, dan setiap dua bulan sekali dilakukan rapat untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus

Intisari

Masalah dirumuskan bagaimana mempengaruhi kepemimpinan terhadap kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan, bagaimana motivasi terhadap kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus, bagaimana mempengaruhi komitmen organisasi terhadap kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus organisasi secara bersama-sama terhadap kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus. Terkait dengan tujuan penelitian Penelitian ini adalah untuk mempelajari kepemimpinan terhadap kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus, untuk mengetahui motivasi terhadap kinerja PNS di Lingkungan Organisasi masalah dirumuskan bagaimana meningkatkan kepemimpinan terhadap kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan, untuk mencari dukungan komitmen organisasi terhadap kinerja PNS di Lingkungan Dinas Pendidikan, dan untuk mengetahui perencanaan kepemimpinan, motivasi dan komitmen organisasi bersama-sama terhadap kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus.

Hasil Penelitian

Hasil dari penelitian ini adalah variabel kepemimpinan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja PNS Kabupaten Kudus, pada variabel motivasi kepemilikan parsial yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus. Hasil perhitungan pada regresi linier diperoleh pada variabel komitmen organisasi yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PNS. Terkait variabel kepemimpinan (X1), motivasi (X2) dan komitmen organisasi (X3) secara simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja PNS di Lingkungan Organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus.

Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Praktek Kerja Lapangan Pada Instansi/Perusahaan

Intisari

Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu bentuk implementasi secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di sekolah/kampus dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung didunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu. Selain itu PKL merupakan salah satu kegiatan akademik yang wajib diikuti oleh seluruh siswa/mahasiswa pada program studi tertentu. Tempat PKL adalah perusahaan atau instansi yang bekerjasama dengan sekolah/kampus. Perusahaan maupun tempat magang hanya dapat menerima peserta magang paling banyak 30% dari jumlah karyawan, pada penelitian ini penulis menganalisa dan merancang sistem informasi tempat PKL mulai dari proses pendaftaran, pelaksanaan dan pelaporan dan penilaian PKL, penelitian ini bertujuan mengorganisasi kegiatan PKL secara rapi antara peserta dan perusahaan/intansi tempat magang sehingga semua pihak dapat merasakan manfaat dari kegiatan PKL.

Pengaruh Kinerja Dosen terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UMK)

Intisari

Penelitian mengenai pengaruh kinerja guru terhadap motivasi belajar siswa/murid sudah banyak dilakukan, tetapi penelitian ini dilakukan di lingkungan perguruan tinggi dengan responden para mahasiswa. Penulis merumuskan suatu hipotesis, yaitu diduga kinerja dosen memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus (FE UMK) semester II pada mata kuiah Statistik I.

Pendekatan Penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan korelasional. Responden merupakan mahasiswa FE UMK semester II yang mengambil mata kuliah Statistik I. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 47 orang, sehingga telah memenuhi syarat minimal sampel 30 % dari populasi (138 mahasiswa). Data primer didapat dari hasil jawaban responden pada kuesioner yang disebarkan sedangkan data sekunder daiperoleh dari studi pustaka. Metode analisis data menggunakan regresi linear dan koefisien determinasi.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian didapat bahwa nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,88 atau 88%, maka hasil penelitian dapat diinterpretasikan bahwa kinerja dosen berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar mahasiswa, artinya jika kinerja dosen meningkat maka motivasi belajar juga meningkat. Serta sebesar 12% motivasi belajar mahasiswa dipengaruhi faktor lain.

Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa terhadap Loyalitas Anggota pada KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera Lasem Cabang Kudus

Intisari

Rumusan masalah dari penelitian ini adalah untuk mempelajari apakah ada pengaruh variabel bauran pemasaran jasa (produk), harga (harga), lokasi (tempat), promosi (promosi), penyedia jasa (orang), proses jasa (proses), dan bukti fisik (bukti fisik)) terhadap loyalitas anggota dalam menggunakan jasa KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera Lasem. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dan menganalisis variabel-variabel bauran pemasaran jasa (produk), harga (harga), lokasi (tempat), promosi (promosi), penyedia jasa (orang), proses jasa (proses), dan bukti fisik (bukti fisik) terhadap Loyalitas anggota dalam menggunakan jasa KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera Lasem.

 

Terkait dengan simultan yang menunjukkan produk (produk), harga (harga), lokasi (tempat), promosi (promosi), penyedia jasa (orang), proses jasa (proses), dan bukti fisik (bukti fisik) terbukti terkait dengan loyalitas anggota KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera Lasem. Hanya variabel parsial produk (produk), harga (harga), promosi (promosi) dan proses (proses) yang terbukti signifikan terhadap loyalitas anggota KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera Lasem. Sedangkan variabel lokasi (tempat), penyedia jasa (orang), bukti fisik (bukti fisik) tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota dalam menggunakan jasa KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera Lasem.

Pengaruh Ketepatan Metode Pelatihan, Kualitas Isi Pelatihan Dan Kualitas Trainer Pelatihan Terhadap Kompetensi Dengan Efektivitas Pelatihan Sebagai Variabel Intervening Pada Peserta Didik di LKP Nissan Fortuna

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh ketepatan metode pelatihan, kualitas isi pelatihan, kualitas trainer terhadap efektivitas pelatihan dan menganalisis pengaruh efektivitas pelatihan, ketepatan metode pelatihan, kualitas isi pelatihan dan kualitas trainer terhadap kompetensi pada pada peserta didik di LKP Nissan Fortuna

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di LKP Nissan Fortuna yang meliputi LKP Nisan Fortuna Kudus, Jepara dan Pati jumlah sampelnya adalah 180 orang. Instrumen pengumpulan data kuisioner. Analisis data menggunakan model kausalitas atau hubungan pengaruh. Untuk menguji hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini maka teknis analisis yang digunakan adalah SEM yang diopesionalkan melalui sistem AMOS.

Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian Hipotesis I ada pengaruh positif yang signifikan antara ketepatan metode pelatihan terhadap efektivitas pelatihan karena nilai CR sebesar 3,693 dengan nilai P sebesar 0.000. Hipotesis II ada pengaruh positif yang signifikan antara kualitas isi pelatihan terhadap efektivitas pelatihan terbukti karena nilai CR sebesar 2,094 dengan nilai P sebesar 0.036, Hipotesis III ada pengaruh positif yang signifikan antara kualitas trainer pelatihan terhadap kompetensi terbukti nilai CR sebesar 3,884 dengan nilai P sebesar 0.000. Hipotesis IV ada pengaruh positif yang signifikan antara efektivitas pelatihan terhadap kompetensi peserta didik terbukti karena nilai CR sebesar 2,835 dengan nilai P sebesar 0,000. Hipotesis V ada pengaruh positif yang signifikan antara ketepatan metode pelatihan terhadap kompetensi dengan efektivitas pelatihan sebagai variabel intervening karena nilai CR sebesar 3,419 dengan nilai P sebesar 0.000. Hipotesis VI ada pengaruh positif yang signifikan antara kualitas isi pelatihan terhadap kompetensi peserta didik dengan efektivitas pelatihan sebagai variabel intervening terbukti karena nilai CR sebesar 2,029 dengan nilai P sebesar 0.044. Hipotesis VII ada pengaruh positif yang signifikan antara kualitas trainer pelatihan terhadap kompetensi peserta didik dengan efektivitas pelatihan sebagai variabel intervening terbukti nilai CR sebesar 3,551 dengan nilai P sebesar 0.000.

Motivasi Mahasiswa Menjadi Wirausaha di Kabupaten Kudus: Studi Komparatif Stain Kudus Dan UMK

Penelitian ini ingin menguji perilaku berwirausaha diantara mahasiswa di kabupaten Kudus dengan cara membandingkan motivasi berwirausaha mahasiswa ekonomi Islam STAIN Kudus dengan mahasiswa ekonomi UMK. Sebanyak seratus orang dari dua lembaga tersebut diambil menggunakan metode cluster sampling. Hasil penelitian ini dianalisis dengan diskriptif statistik dan t test. Hasilnya menunjukkan bahwa baik mahasiswa STAIN Kudus dan UMK sama sama meiliki motivasi berusaha yang tinggi, tetapi mahasiswa STAIN Kudus memiliki motivasi lebih tinggi. Implikasi, keterbatasan dan saran untuk penelitian selanjutnya disajikan dalam artikel ini.

Stress Kerja Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan

Intisari

Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor yang snagat penting dalam sebuah organisasi, baik organisasi dalam skala besar maupun kecil. Dalam organisasi berskala besar seperti sebuah negara, sumber daya manusia dipandang sebagai unsur yang sangat menentukan dalam proses pembangunan. Peran SDM menjadi semakin penting dalam pembangunan, terutama pada negara yangs edang berkembang termasuk Indonesia.

 

Faktor yang menyebabkan stress karyawan (lingkungan luar, organisasi, kelompok kerja dalam organisasi, dan faktor individual apabila berada di sekitar para karyawan dapat mempengaruhi dan mendukung sesorang dalam menjalankan segala aktivitasnya. Faktor-faktor ini dapat mempengaruhi secara langsung terhadap kinerja pegawai.

Pengaruh Kompensasi, Semangat Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Harpindo Jaya Kudus

Intisari

Pemberian kompensasi sangat penting bagi perusahaan, karena mencerminkan upaya organisasi untuk mempertahankan sumber daya manusia. Kerugian yang didapat apabila kompensasi diberikan secara tidak tepat adalah perusahaan bisa kehilangan karyawan yang memiliki kinerja yang baik, dan perusahaan harus mengeluarkan biaya lagi untuk penarikan karyawan baru yang berkualitas. Karyawan dalam melaksanakan kegiatan kerja tidak akan terlepas dari semangat dan kegairahan kerja. Sehingga dengan demikian karyawan tersebut akan selalu mampu melaksanakan pekerjaan dengan baik. Semangat dan kegairahan yang ada pada diri karyawan, diharapkan akan berdampak pada peningkatan kinerja karyawan pada perusahaan tempatnya bekerja. Lingkungan kerja juga merupakan aspek yang harus diperhatikan pihak perusahaan karena akan menumbuhkan semangat kerja karyawan. Secara umum lingkungan kerja adalah tempat dimana karyawan melaksanakan tugas baik yang berupa fisik maupun non fisik.

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah kompensasi, semangat kerja, lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada Harpindo Jaya Kudus secara parsial maupun secara berganda? Adapun tujuan penelitian menguji pengaruh kompensasi, semangat kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada Harpindo Jaya Kudus secara parsial maupun berganda. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah diduga Kompensasi, semangat kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada Harpindo Jaya Kudus secara parsial maupun berganda.

Pendekatan Penelitian

Variabel independen dalam penelitian ini yaitu Kompensasi (X1), Semangat Kerja (X2), dan Lingkungan Kerja (X3), sedangkan variabel dependen, dalam penelitian ini yaitu Kinerja Karyawan (Y). Jenis dan sumber data dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Sampel diambil sebanyak 54 pegawai dari 115 populasi dengan menggunakan perhitungan rumus dari Slovin. Pengambilan sampelnya digunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan coding, scoring, editing, tabulating. Uji instrumen data meliputi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis regresi, pengujian hipotesis, uji parsial (uji t) dan uji hipotesis berganda (Uji F), serta analisis koefisien determinasi (Adjusted R Square).

Hasil Penelitian

 

Dari hasil analisis data dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

  1. Kompensasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan Harpindo Jaya Kudus berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan hasil pada tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 menunjukkan semakin tinggi kompensasi yang diterima karyawan, maka akan meningkatkan kinerja karyawan, sehingga hipotesis 1 dapat diterima.
  2. Semangat kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Harpindo Jaya Kudus berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan hasil pada tingkat signifikansi 0,002 < 0,05 menunjukkan semakin tinggi semangat kerja yang dirasakan karyawan, maka akan meningkatkan kinerja karyawan, sehingga hipotesis 2 dapat diterima.
  3. Lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Harpindo Jaya Kudus berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan hasil pada tingkat signifikansi 0,017 < 0,05 menunjukkan semakin baik lingkungan kerja yang dirasakan karyawan, maka akan meningkatkan kinerja karyawan, sehingga hipotesis 3 dapat diterima.
  4. Kompensasi, Semangat Kerja dan Lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Harpindo Jaya Kudus berdasarkan hasil pengujian hipotesis 4 dengan hasil pada tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 menunjukkan semakin tinggi kompensasi, semangat kerja dan lingkungan kerja yang dirasakan karyawan, maka akan meningkatkan kinerja karyawan, sehingga hipotesis 4 dapat diterima.

Pengaruh Beban Kerja Dan Kapasitas Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada CV. Manggis Rotan Jepara

Intisari

Dalam suatu organisasi atau perusahaan, tenaga kerja atau sumber daya manusianya harus benar-benar berkualitas agar bisa menghasilkan suatu hasil yang diinginkan dan sesuai dengan yang diharapkan semua pihak, maka dari itu penting seorang karyawan mempunyai keahlian yang cukup memadai dan bisa mengatur semua pekerjaanya agar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat

 

Berkaitan dengan hal tersebut maka dirumuskan permasalahan adalah apakah ada pengaruh beban kerja dan kapasitas kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada CV. Manggis Rotan Jepara baik secara parsial maupun berganda. Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh beban kerja dan kapasitas kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada CV. Manggis Rotan Jepara baik secara parsial maupun secara berganda.

Pendekatan Penelitian  

Variabel dalam penelitian ini adalah meliputi beban kerja dan kapasitas kerja sebagai variabel independen dan produktivitas kerja sebagai variabel dependen. Jenis dan sumber datanya meliputi data primer dan sekunder, populasinya sebanyak 109 dan sampelnya sebanyak 52 responden, pengumpulan datanya menggunakan kuesioner, pengolahan datanya meliputi: scoring, editing, tabulating, proses komputer. Uji instrumen data dengan validitas dan reliabilitas. Analisis datanya dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan uji parsial dan uji berganda, serta analisis Koefisien Determinasi (Adjusted R Square)

Hasil  Penelitian

Dari hasil analisis data yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa ada Dari hasil analisis data yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan baik secara parsial maupun bersama-sama, hal ini dibuktikan dengan :

  1. Ada pengaruh yang signifikan antara variabel Beban kerja terhadap Produktivitas Kerja pada CV. Manggis Rotan Jepara secara parsial yang didasarkan pada hasil pengujian nilai thitung sebesar 3,245 memiliki nilai thitung > dari nilai ttabel sebesar 1,677, dan Prob Sig. Sebesar 0,002 di bawah 0,05. Dan ada pengaruh yang signifikan antara variabel Kapasitas kerja terhadap Produktivitas Kerja pada CV. Manggis Rotan Jepara secara parsial yang didasarkan pada hasil pengujian nilai thitung sebesar 5,317 memiliki nilai thitung > dari nilai ttabel sebesar 1,677, dan Prob Sig. Sebesar 0,000 di bawah 0,05.
  1. Ada pengaruh yang signifikan antara variabel variabel Beban kerja dan Kapasitas kerja, terhadap Produktivitas Kerja karyawan pada CV. Manggis Rotan Jepara secara berganda yang didasarkan pada hasil pengujian nilai Fhitung sebesar 64,492 memiliki nilai Fhitung > dari nilai Ftabel sebesar 3,187, dan Prob Sig. Sebesar 0,000 di bawah 0,05, Dari hasil analisis regresi berganda ternyata variabel kapasitas kerja memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,822 yang berarti mempunyai pengaruh lebih besar dibandingkan dengan variabel beban kerja dengan koefisien regresinya sebesar 0,751. Sedangkan pengaruh kontribusi atau peranan kedua variabel tersebut sebesar 71,3% terhadap Produktivitas Kerja karyawan pada CV. Manggis Rotan Jepara.

Kontribusi Beban Kerja, Disiplin Kerja, Hubungan Dengan Teman Sekerja Terhadap Produktivitas Kerja Di Pt. Viccon Modern Industry

Intisari

Perusahaan adalah organisasi yang berorientasi pada laba yang sangat memperhatikan produktivitas. Dalam kondisi tertentu masih ditemukan kondisi kerja yang tidak sehat, termasuk penentuan beban kerja, disiplin kerja dan pembinaan hubungan kerja yang mengakibatkan distribusi pekerjaan yang tidak merata, pelanggaran aturan dan hubungan kerja yang buruk yang akan mempengaruhi produktivitas. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan kuantitatif yang bertujuan untuk menentukan kontribusi beban kerja, disiplin kerja, dan hubungan rekan kerja terhadap produktivitas kerja di PT. Viccon Modern Industry secara parsial atau simultan.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan sampling jenuh karena jumlah responden adalah 65 pekerja. Tes dilakukan dengan uji-t dan uji-F menggunakan SPSS untuk Windows versi 16.0. Secara bersamaan, hasil pengujian menunjukkan bahwa beban kerja, disiplin kerja, dan hubungan rekan kerja berkontribusi positif terhadap produktivitas kerja. Secara parsial, hasil pengujian menunjukkan bahwa beban kerja berkontribusi positif terhadap produktivitas kerja. Disiplin kerja berkontribusi positif terhadap produktivitas kerja. Hubungan rekan kerja berkontribusi positif terhadap produktivitas kerja.

Hubungan Motivasi, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Simpan Pinjam Di Kabupaten Jepara

Intisari

Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Responden penelitian adalah karyawan Koperasi Simpan Pinjam Kabupaten Jepara dengan sampel sebanyak 109 pengrajin. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen yang berbentuk angket, untuk variabel motivasi, kualitas SDM, kepuasan kerja dan kinerja. Instrumen diolah dengan menggunakan uji validitas dan uji reliablitas. Uji statistik dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SPSS 16.0.

 

Hasil Penelitian

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) motivasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Jepara. (2) kualitas sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Jepara. (3) motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Jepara. (4) kualitas sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja karyawan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Jepara. (5) kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Jepara. (6) motivasi berpengaruh secara tidak langsung terhadap kinerja karyawan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Jepara melalui kepuasan kerja. (7) kualitas sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Koperasi Simpan Pinjam Kabupaten Jepara melalui kepuasan kerja.

Peningkatan Kinerja Karyawan Melalui Lingkungan Kerja, Kompensasi, Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi (Studi Kasus Pada Ud. Muji Jaya Kudus)

Intisari

Keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya ditentukan oleh kinerja sumber daya manusia yang dimilikinya.Manajemen selaku agen selalu berusaha mengoptimalkan kinerja sebuah perusahaan.Lingkungan kerja, kompensasi, motivasi kerja dan budaya organisasi termasuk faktor penting dalam keberhasilan perusahaan mencapai tujuannya.Dalam rangka mengembangkan pemikiran tentang lingkungan kerja, kompensasi, motivasi, budaya organisasi dan kinerja karyawan, penulis melakukan penelitian mengenai keterkaitan antara lingkungan kerja, kompensasi, motivasi kerja dan budaya organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan pada UD.Muji Jaya Kudus.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh lingkungan kerja, kompensasi, motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan.

Pendekatan Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan UD.Muji Jaya Kudus.Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampel sensus, karena terbatasnya jumlah populasi.Metode pengumpulan data yaitu melalui kuesioner.Metode analisis dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa Y= 8,550 + 0,270 X1 + 0,435 X2 + 0,233 X3 + 0,307 X4. Variabel yang mempengaruhi kinerja karyawan secara parsial adalah lingkungan kerja sebesar 27%, kompensasi sebesar 43,5%, motivasi kerja sebesar 23,3% dan budaya organisasi sebesar 30,7%. Secara simultan (f) menunjukkan bahwa keempat variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Angka adjusted R square 0,256. Artinya pengaruh variabel independen yang terdiri dari lingkungan kerja, kompensasi, motivasi kerja dan budaya organisasi sebesar 25,6% terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan angka tersebut berarti ada variabel independen di luar model regresi ini yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 74,4%.

Survey Budaya Organisasi Versi Ocai Di Universitas Muria Kudus

Intisari

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan profil budaya organisasi menggunakan Budaya Instrumen Assessment Organisasi ( OCAI ) sebagai kunci sukses dalam meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi Universitas Muria Kudus . Subyek dalam penelitian ini adalah fakultas atau staf di Universitas Muria Kudus memiliki jabatan struktural yang terbagi dalam dua kategori : ( 1 ) Pemimpin Top : Rektor di Universitas Muria Kudus ( 2 ) Tingkat Pemimpin : Provost , Dean , Wakil Dekan , Sekretaris Fakultas , Ketua Program Studi , Kepala Laboratorium , Kepala Bagian Tata Usaha , Kepala Perpustakaan , Kepala Unit , Kepala Lembaga Pendidikan , Kepala Riset , Kepala Institut of Community Services , Kepala Quality Assurance , kepala Administrasi Akademik Kemahasiswaan . Jumlah Subyek 63 orang .

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian seperti kuesioner OCAI ( Organisasi Budaya Instrumen Assessment) , yang terdiri dari enam poin materi . Setiap pertanyaan memiliki pernyataan empat poin . Masing-masing subjek penelitian diminta untuk memberikan penilaian terhadap setiap pernyataan dengan memberikan skor antara 1-100 , dan jumlah setiap titik tidak bisa melebihi 100 .Dari analisis data yang diperoleh , baik dari pemimpin ( sekarang ) dan pemimpin top ( lebih ) budaya organisasi di Universitas Muria Kudus budaya memimpin klan . Ini berarti ada kesesuaian antara keinginan pimpinan kepada karyawan karena dalam orientasi yang sama dari budaya organisasi tempat kerja yang ramah di mana orang-orang berbagi seperti keluarga besar . Rektor bertindak sebagai mentor , dan memiliki sebagai figur orang tua . Anggota terikat oleh loyalitas , tradisi , dan komitmen , dan fokus pada manfaat jangka panjang dari pengembangan sumber daya manusia dan menekankan pentingnya integritas dan moral .

Analisis Kompetensi Sumber Daya Manusia, Rotasi Pekerjaan, Dan Pemberian Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menguji analisis kompetensi sumber daya manusia, rotasi pekerjaan dan pemberian kompensasi terhadap kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus secara parsial dan berganda. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus yang berjumlah 109. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakanteknik acidental samplingdengan sampel 52 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 17.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil uji t, secara parsial kompetensi sumber daya manusia berpengaruh siginifikan terhadap kinerja pegawai dengan thitungsebesar3.807 dan nilai signifikasi sebesar 0.000. Secara parsial rotasi pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan thitung sebesar 3.603dan nilai signifikasi sebesar 0.001. Secara parsial pemberian kompensasi tidak berpengaruhsignifikan terhadap kinerja pegawai dengan thitung sebesar2.581dan nilai signifikasi sebesar 0.013. Secara berganda, kompetensi sumber daya manusia, rotasi pekerjaan, dan pemberian kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan Fhitung sebesar9.347dan nilai signifikasi sebesar 0.000. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan persamaan Y= 1.045 + 0.521X1 + 0.388X2 + 0.237X3.

Pengaruh Upah, Insentif dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan pada Perusahaan Meubel PT. Kudus Karya Prima di Kudus

Intisari

Salah satu fungsi operasional Manajemen SDM adalah menetapkan kompensasi berupa upah, gaji, sebagai suatu alat untuk membangun ikatan kerja sama antara karyawan dan perusahaan. Di samping itu, pemberian kompensasi merupakan salah satu bentuk balas jasa dari perusahaan kepada para pekerjanya. Meski demikian balas jasa bukan sekedar sebagai pemenuhan hak semata akan tetapi harus mengandung azas layak dan adil. Pemberian kompensasi yang layak mempunyai peranan yang penting terhadap kepuasan kerja karyawan dan akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja karyawan tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut: (1) apakah upah, insentif dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja di PT. Kudus Karya Prima di Kudus secara parsial; (2) apakah upah, insentif dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja di PT. Kudus Karya Prima di Kudus secara berganda. Tujuan penelitiannya adalah (1) untuk menganalisis pengaruh upah, insentif, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja di PT. Kudus Karya Prima di Kudus secara parsial. (2) untuk menganalisis pengaruh upah, insentif, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja di PT. Kudus Karya Prima di Kudus secara berganda.

Variabel dalam upah (X1), insentif (X2), lingkungan kerja (X3). sebagai variabel independen, sedangkan variabel produktivitas kerja (Y) sebagai variabel dependen. Jenis dan sumber datanya meliputi data primer dan sekunder, sampelnya sebanyak 79 responden, pengumpulan datanya menggunakan kuesioner dan dokumentasi, uji instrumen dengan uji validitas dan reliabilitas dilakukan kepada 25 responden (try out), pengolahan datanya meliputi: coding, editing, scoring dan tabulasi. Analisis datanya dengan menggunakan analisis regresi berganda.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil analisis data mengenai pengaruh upah, insentif dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

  1. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel upah, insentif, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Kudus Karya Prima Kudus secara parsial, karena nilai variabel upah t hitung sebesar 2,297 > t tabel sebesar 1,665, Probabilitas signifikansi SPSS (P-value) = 0,024 atau 2,4% < 5%, variabel insentif nilai t hitung sebesar 3,954 > t tabel sebesar 1,665, Probabilitas signifikansi SPSS (P-value) = 0,000 atau 0% < 5%, dan lingkungan kerja nilai thitung sebesar 2,655 > t tabel sebesar 1,665, Probabilitas signifikansi SPSS (P-value) = 0,010 atau 1% < 5%.
  2. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel upah, insentif, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Kudus Karya Prima Kudus secara berganda karena nilai F hitung sebesar 21,048 > F tabel sebesar 2,727, Probabilitas signifikansi SPSS (P-value) = 0,000 atau 0% < 5%. Dari hasil estimasi regresi terlihat variabel insentif mempunyai nilai koefisien paling tinggi dan signifikan yaitu 0,537 (Standardized Coefficients) dan prob. Sig. Sebesar 0,000, dibandingkan variabel upah mempunyai nilai koefisien regresi sebesar 0,239 dan prob. Sig. Sebesar 0,024, variabel lingkungan kerja mempunyai nilai koefisien regresi sebesar 0,304 dan prob. Sig. Sebesar 0,010.

Pengaruh Komunikasi, Kompensasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan  Pt Mubarokfood Cipta Delicia Kudus

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi, kompensasi, dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja karyawan PT. Mubarokfood Cipta Delicia Kudusdimana diajukan tiga variabel bebas/independen dan satu variabel terikat/dependen. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuesioner terhadap karyawan PT. Mubarokfood Cipta Delicia Kudus dengan jumlah sampel sebanyak 86 karyawan. Tahap pertama ialah menguji validitas dan reliabilitas pertanyaan setiap variabel. Selanjutnya meregresi variabel komunikasi, kompensasi, dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja karyawan PT. Mubarokfood Cipta Delicia Kudus.

 

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua variabel dalam penelitian yaitu komunikasi, kompensasi, dan lingkungan kerja terbuktiberpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawanbaik melalui uji t (parsial) maupun uji F (berganda). Variabel komunikasi, kompensasi, dan lingkungan kerja memiliki pengaruh terhadap semangat kerja karyawan sebesar 51,3%. Perusahaan sebaiknya lebih meningkatkan komunikasi antar karyawannya, karena komunikasi mempunyai pengaruh yang paling besar dibanding variabel lainnya, peningkatan tersebut dapat berupa pemberian waktu khusus untuk interaksi sesama karyawan, pemberian tempat khusus yang digunakan untuk karyawan berinteraksi sehingga diharapkan hubungan antara karyawan yang semakin meningkat dan komunikasi terjalin dengan baik.

 

Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kompetensi, Dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Pt Pos Indonesia Cabang Kabupaten Blora

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pengembangan sumber daya manusia, kompetensi, dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja karyawan, baik secara parsial maupun berganda selain itu untuk mengetahui variabel dominan yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan pada perusahaan tersebut. Penelitian ini diadakan di PT Pos Indonesia Cabang Kabupaten Blora. Populasi dan sampel pada penelitian ini berjumlah sebanyak 68 karyawan.

Hasil Penelitian

Hasil dari penelitian yang dilakukan di PT Pos Indonesia adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengembangan sumber daya manusia terhadap produktivitas kerja karyawan yang telah sesuai dengan nilai thitung ? ttabel (3,014 ? 1,669), sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan sumber daya manusia mempengaruhi produktivitas kerja karyawan. Kemudian terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi terhadap produktivitas kerja karyawan dengan hasil nilai thitung ? ttabel (4,285 ? 1,669), sehingga kesimpulannya adalah kompetensi mempengaruhi produktivitas kerja karyawan. Untuk pengalaman kerja nilai thitung ? ttabel (3,582 ? 1,669), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan, maka pengalaman kerja mempengaruhi produktivitas kerja karyawan. Selain itu untuk Fhitung telah ditemukan nilai sebesar 275,137 lebih besar dari Ftabel 2,75 (275,137 ? 2,75), sehingga dapat disimpulkan bahwa terhadap pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama antara pengembangan sumber daya manusia, kompetensi, dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja karyawan.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja Dan Pemberian Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Pt Pura Barutama Kudus

Intisari

Sumber daya manusia merupakan faktor sentral dalam pengelolaan suatu organisasi. Dalam mencapai tujuannya, suatu organisasi memerlukan sumber daya manusia sebagai pengelola sistem. Sumber daya manusia yang kompeten dengan kinerja yang baik, dapat menunjang keberhasilan bisnis.

Pendekatan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Gaya kepemimpinan transformasional, motivasi kerja dan pemberian insentif terhadap kinerja karyawan PT. Pura Barutama Kudus secara parsial dan berganda. populasi adalah karyawan PT. Pura Barutama Kudus dari empat bagian produksi yang terdiri dari bagian Potong, Varnis, Foil dan Laminasi dengan ukuran sampel penelitian sebesar 108 konsumen.

Hasil Penelitian

Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan jumlah tryout sebanyak 30 responden. Dari pengujian reliabilitas semuanya reliabel dan 15 item pertanyaan angket semuanya valid. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi, Uji t, Uji f dan Koefisien Determinasi. gaya kepemimpinan transformasional, motivasi dan pemberian insentif terhadap kinerja karyawan sebesar 77,3% dengan hasil dari semua variabel yang berpengaruh positif dan signifikan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Gaya kepemimpinan transformasional, motivasi dan pemberian insentif yang dimiliki oleh karyawan PT. Pura Barutama Kudus terbukti mampu mempengaruhi kinerja karyawan.

 

Leave a Reply

Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by