HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Dwijendra

  1. Pengaruh Penerapan Bauran Pemasaran Terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen Dalam Jasa Pelayanan Di RSU Surya Husadha
  2. Pengaruh Motivasi Kerja Dan Perilaku Pemimpin Terhadap Kinerja Karyawan Pt.Telkom Indonesia Manado
  3. Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Instalasi Rawat Inap Kebidanan RSUD Kabupaten Karangasem
  4. Pengaruh Perilaku Pemimpin Terhadap Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja Dan Kinerja Guru Dan Pegawai Di Lingkungan Unit Sma Dwijendra Denpasar
  5. Hubungan Antara Kompetensi Guru Dengan Motivasi Kerja Pada Guru Yang Sudah Tersertifikasi
  6. Perencanaan Dan Pengembangan Sumber Daya Terhadap Industri Pariwisata Di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Serengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta
  7. Pola Komunikasi Organisasi Dalam Membangun Produktivitas Kerja Karyawan Di PT. PLN (Persero) Distribusi Bali Area Jaringan Bali Selatan
  8. Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi Terhadap Kinerja Organisasi Pada PT. Adi Luhung Abadi Denpasar
  9. Eksistensi Motivasi Berprestasi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMA Dwijendra Denpasar
  10. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Di 3 Perguruan Tinggi Dalam Menghadapi Persaingan Global (Studi Pada Universitas Di Provinsi Bali)
  11. Peranan Manajemen Mutu Pendidikan Tinggi Berbasis SPMI Dalam Meningkatkan Pelayanan Untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas
  12. Strategi Manajemen Reputasi Public Relations PT Krakatau Steel (Persero) TBK (Kasus Pembangunan PT. Krakatau POSCO)
  13. Determinasi Motivasi Berprestasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bengkel Autotama Mobil Motor di Karangasem
  14. Peran Komitmen Organisasional Memediasi Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap OCB
  15. Studi Komparasi Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Laki-laki dengan Perempuan dalam Menciptakan Kepuasan Kerja Guru Sltp Swasta Se-kecamatan Buleleng
  16. Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pada Kud Catur Guna Amertha
  17. Pengaruh Pola Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Penyalah Gunaan Narkoba Pada Siswa di Sekolah Menengah Atas Dwijendra Denpasar
  18. Determinasi Kewirausahaan, Motivasi Berprestasi Dan Motivasi Praktik Kerja Terhadap Minat Siswa (Studi pada Siswa Kelas XII Jurusan Food and Beverage Division, SMA Dwijendra Bualu Tahun 2012/2013)
  19. Kontribusi Kompetensi Kepemimpinan Kepala Sekolah, Iklim Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Dalam Kaitannya Kinerja Guru SMP DWIJENDRA DENPASAR
  20. Analisis Kinerja Retribusi Pasar Dalam Meningkatkan Pendapatan Perusahaan Daerah Pasar Unit Pasar Seririt Kabupaten Buleleng

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengaruh Penerapan Bauran Pemasaran Terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen Dalam Jasa Pelayanan Di RSU Surya Husadha

Intisari

Rumah sakit merupakan salah satu contoh lembaga pelayanan kesehatan daerah. Pada puncak kebutuhan dan kesadaran masyarakat dalam bidang kesehatan disertai dengan perubahan pola pikir masyarakat yang menurut pendapat kesehatan adalah investasi yang sangat penting dalam kehidupan mereka, telah mendorong banyak pihak untuk mengeksploitasi untuk peluang pasar yang ada dengan membangun berbagai rumah sakit. Di Perkembangan itu adalah upaya rumah sakit tidak keluar dari paksaan untuk menerapkan Proses manajemen di dalamnya merupakan upaya kepuasan konsumen yang disajikan sangat penting diperlukan untuk perusahaan bergerak di bidang layanan seperti ke rumah sakit. Dan salah satunya strategi yang dapat dengan menjalankan rumah sakit untuk menjaga kepuasan konsumen dengan maksimalisasi penerapan bauran pemasaran dalam kegiatan perusahaan sejauh ini menjadi formula sebaliknya, juga bagaimana pengaruh penerapan bauran pemasaran kepuasan konsumen dalam menggunakan layanan di Rumah Sakit Surya Husadha? Betapa kuatnya sehubungan dengan penerapan bauran pemasaran dengan kepuasan konsumen dalam menggunakan layanan di Rumah Sakit Surya Husadha.

Pendekatan Penelitian

Pada penelitian, analisis informasi yang digunakan adalah Teknik ini adalah Analisis Regresi Berganda dengan analisis ini dalam Regresi Berganda Analisis untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara dua variabel bebas variabel dan variabel tepercaya. Analisis korelasi dan analisis tekad tahu bagaimana pengaruh praktik bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen Uji-F dan Uji-t.

Hasil Penelitian

Berdasarkan diperoleh dengan Analisis Regresi Berganda untuk hasil Keberadaan pengaruh nyata dan positif daripada bauran pemasaran kepada konsumen kepuasan di Rumah Sakit Surya Husadha adalah 4,427. Dari diperoleh Korelasi Analisis hasil adalah adanya hubungan yang positif dan kuat dari pemasaran campur dengan kepuasan konsumen di Rumah Sakit Surya Husadha skala 0,792. Dari Analisis determinasi yang diperoleh hasil adalah 62,7% persentase konsumen terbanyak pengaruh kepuasan terhadap penerapan bauran pemasaran sementara beberapa meminimalkan Pengaruh oleh faktor lain yang tidak diperiksa. Dari analisis F-Test dan t-Test baik secara keseluruhan dan juga setiap bauran pemasaran variabel harus berpengaruh pada kepuasan konsumen dan artinya hipotesis (Ha) diterima. Kesimpulan Yang dapat ditarik dari penelitian adalah antara menerapkan bauran pemasaran Kepuasan konsumen di Rumah Sakit Surya Husadha memiliki pengaruh dan hubungan yang positif dan kuat berjalan bersama yaitu Rumah Sakit Surya Husadha selalu meningkatkan bauran pemasaran yang diterapkan agar kepuasan konsumen menjadi lemah.

Pengaruh Motivasi Kerja Dan Perilaku Pemimpin Terhadap Kinerja Karyawan Pt.Telkom Indonesia Manado

Intisari

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT. Telkom Indonesia Manado. Metode penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda, jumlah peserta dan sampel adalah 30 karyawan. Teknik analisis data penelitian kuantitatif kuantitatif data yang diperoleh dari responden melalui kuesioner dikodekan sesuai dengan skala interval 1 – 5, dan kemudian ditabulasi dengan menggunakan analisis statistik dengan program SPSS komputer.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan yaitu: Motivasi kerja signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Telkom Indonesia Manado. Perilaku kepemimpinan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Telkom Indonesia Manado. Motivasi Kerja dengan Kepemimpinan simultan Keterlibatan tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawa PT. Telkom Indonesia Manado.

Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Instalasi Rawat Inap Kebidanan RSUD Kabupaten Karangasem

Intisari

Tujuan daripada penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, motivasi secara parsial terhadap kepuasan kerja pegawai pada Instalasi Rawat Inap Kebidanan RSUD Kabupaten Karangasem, mengetahui pengaruh motivasi kerja secara parsial terhadap kepuasan kerja pegawai pada Instalasi Rawat Inap Kebidanan RSUD Kabupaten Karangasem serta mengetahui kuat lemahnya hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pada Instalasi Rawat Inap Kebidanan RSUD Kabupaten Karangasem. Karena terbatasnya jumlah populasi dalam penelitian ini maka teknik sampel yang digunakan adalah teknis sensus atau sampel jenuh. Metode Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi,Wawancara, dan Kuisioner.

Hasil Penelitian

Dari hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan regresi Y = 0,201 + 0,344 X1 + 0,643 X2. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dan motivasi kerja masing-masing 1 satuan, maka kepuasan kerja pegawai meningkat sebesar 0,987. Ini menunjukkan ada pengaruh positif dari kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada Instalasi Rawat Inap Kebidanan RSUD Kabupaten Karangasem. Dari hasil analisis korelasi, R positif sebesar 0,987 berarti memang benar terdapat hubungan yang positif dan sangat kuat antara kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kepuasan kerja pegawai. Dimana semakin tinggi nilai kepemimpinan dan motivasi kerja semakin tinggi pula nilai kepuasan kerja pegawai dan sebaliknya. Dari hasil analisis determinasi (R2) diperoleh koefisien determinasi sebesar 97,4%, yang berarti bahwa kepuasan kerja pegawai memang benar akibat dari pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja sebesar 97,4 %, sedangkan 2,6% dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari hasil analisis F-test diperoleh bahwa Fhitung sebesar 589.026 lebih besar dari Ftabel sebesar 3,23. Ini berarti bahwa kepemimpinan dan motivasi kerja berpengaruh positif serta signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Sedagkan berdasarkan hasil T-test diperoleh bahwa motivasi kerja mempunyai pengaruh yang lebih besar dan kuat dibandingkan kepemimpinan, yang ditunjukkan dengan Thitung pada motivasi kerja = 9,454 dengan sig.t = 0,000 sedangakan Thitung pada kepemimpinan = 5,749 dengan sig.t = 0,000. Ini berarti variabel motivasi kerja (X2) lebih nyata terhadap kepuasan kerja pegawai (Y) dibandingkan dengan varibel kepemimpinan (X1).

Pengaruh Perilaku Pemimpin Terhadap Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja Dan Kinerja Guru Dan Pegawai Di Lingkungan Unit SMA Dwijendra Denpasar

Intisari

Kepemimpinan memainkan peran penting dalam suatu organisasi, pemimpin adalah kekuatan pendorong utama dalam organisasi sehingga semua tujuan, visi dan misi organisasi dapat tercapai, untuk mencapai semua itu organisasi perlu memperhatikan upaya-upaya yang dilakukan motivasi kerja para guru dan karyawan termotivasi untuk bekerja lebih optimal dan menyediakan semua sumber daya untuk organisasi. Jadi guru dan staf perlu didukung dengan memberi perhatian pada kebutuhan guru dan staf. Kepuasan kerja guru dan karyawan dilihat dari tingginya tingkat persepsi kepuasan dalam kondisi kerja, sedangkan kinerja guru dan staf, peningkatan kompetensi yang ada adalah dari menghasilkan kinerja yang optimal.

Pendekatan Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru dan staf unit sekolah menengah Dwijendra Denpasar, metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sensus dan jumlah sampel 60 orang. Penguji hipotesis penelitian menggunakan PLS dengan program pemrosesan data.

Hasil Penelitian

Hasil ini menunjukkan bahwa: (1) pengaruh positif perilaku pemimpin terhadap motivasi kerja. (2) pengaruh positif perilaku pemimpin terhadap kepuasan kerja. (3) pengaruh positif perilaku pemimpin terhadap kinerja. (4) motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja. (5) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja.

Implikasi dari penelitian ini adalah perilaku pemimpin, motivasi kerja, kepuasan kerja, kinerja guru dan staf perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan kerja guru dan staf unit sekolah menengah Dwijendra Denpasar. Jika kepuasan meningkat akan dapat meningkatkan kinerja para guru dan staf sekolah menengah Dwijendra Denpasar.

Hubungan Antara Kompetensi Guru Dengan Motivasi Kerja Pada Guru Yang Sudah Tersertifikasi

Intisari

Bangsa Indonesia membutuhkan guru  berkualitas yang menguasai berbagai jenis keterampilan, keahlian professional, ilmu pengetahuan dan teknologi, mampu menyampaikan  gagasan, ide, pemikiran, dan sikap perilaku terbaik kepada peserta didik, dan memiliki motivasi kerja yang tinggi . Kompetensi guru seperti itu sebagai persyarat membentuk genersi emas bangsa Indonesia. Dengan adanya sumber daya manusia yang dipersyaratkan itulah bangsa Indonesia mampu melanjutkan dan menggerakkan sector-sektor pembangunan secara lebih efektif dan efisien serta mampu bersaing di pasar dunia. Untuk memenuhi harapan tersebut pemerintah  mengeluarkan  UU No 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen yang mensyaratakan kualifikasi dan kompetensi guru, yaitu minimal Sarjana ( S1 ) atau diploma empat (D4) dan memiliki sertifikat pendidik.  Permasalahannya apakah  program pemberian sertifikasi kepada guru tersebut  mampu meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kompetensi  dengan motivasi kerja  guru yang sudah tersertifikasi. Penelitian ini menggunakan populasi seluruh guru yang sudah disertifikasi di Sekolah Menengah Atas  Dwijendra yang berjumlah 60 guru yang dipergunakan sebagai sampel. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.

Hasil Penelitian

Metode penelitian menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan alat ukur tes kompetensi  guru dan skala motivasi kerja. Sedangkan teknik analisis data menggunakan Product Moment dari Pearson. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi r = 0,75 dengan signifikansi = 0.500 (p >0,05) yang berarti  ada hubungan antara kompetensi  dengan motivasi kinerja guru yang sudah teisertifikasi. Variabel hubungan kompetensi guru  dan variabel motivasi kerja termasuk dalam kategori tinggi.

Perencanaan Dan Pengembangan Sumber Daya Terhadap Industri Pariwisata Di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Serengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta

Intisari

Perencanaan dan pengembangan sumber daya terhadap industri pariwisata di perkampungan budaya betawi setu babakan serengseng sawah jagakarsa jakarta selatan. Perkembangan pariwisata Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, juga ikut berkembang sejalan dengan penetapan pemberlakuan Otonomi khusus di DKI Jakarta. Setu Babakan atau Danau Babakan terletak di Srengseng Sawah, kecamatan Jagakarsa, Kotamadya Jakarta Selatan. Indonesia dekat Depok yang berfungsi sebagai pusat Perkampungan Budaya Betawi, suatu area yang diperuntukkan untuk pelestarian warisan budaya Jakarta, yaitu budaya asli Betawi. Perkampungan budaya Betawi ini didirikan pada tanggal 18 Agustus 2000 melalui Surat Keputusan Gubernur DKI Nomor 92 tahun 2000 yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta pada waktu itu yaitu Sutiyoso. Situ Babakan merupakan danau buatan dengan area 30 hektare (79 akre) dengan kedalaman 1-5 meter dimana airnya berasal dari Sungai Ciliwung dan saat ini digunakan sebagai tempat wisata alternatif, bagi warga dan para pengunjung.Taman disekitarnya ditanami dengan beragam pohon buah-buahan yaitu Mangga, Palem, Melinjo, Rambutan, Jambu, Pandan, Kecapi, Jamblang, Krendang, Guni, Nangka Cimpedak, Nam-nam, dan Jengkol. Banyak kuliner khas Betawi terdapat disini, antara lain Kerak Telor, Toge Goreng, Arum Manis, Rujak Bebek, Soto Betawi, Es Potong, Es Duren, Bir Pletok, Nasi Uduk, Nasi Ulam, dll. Wisata budaya yang disajikan antara laim rumah-rumah khas Betawi yang dibagi menjadi 3 macam, pertama rumah Betawi gudang atau kandang, kedua rumah Betawi Kebaya atau Bapang, dan yang ketiga adalah rumah Joglo, hampir serupa dengan rumah khas Yogyakarta. Keseniannya berupa Lenong, Tari Topeng, Tanjidor, Marawis, Gambang Kromong, Tari Lenggang Nyai, dan Tari Narojeng. Upacara Adat yang ada di perkampungan Betawi Setu Babakan adalah Penganten Sunat, Pindah Rumah, Khatam Qur’an, dan Nujuh Bulan. Mayoritas penduduk di Setu Babakan adalah Betawi, dengan program dari pemda DKI untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang ada untuk mengakomodasi kebutuhan ruang terbuka hijau, serta area untuk resapan air, setu babakan berbenah diri dengan dukungan penuh dari pemda DKI. Fungsi dari Setu ini bukan hanya untuk tempat melestarikan kebudayaan betawi yang makin tergerus oleh zaman, tetapi digunakan juga sebagai tempat alternatif rekreasi yang berlokasi di selatan jakarta. selain fungsi utamanya sebagai penampung air resapan untuk selatan Jakarta.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian faktor berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan yaitu, pengaruh trend pasar wisatawan yang akhir-akhir ini mengalami pergeseran dari mass tourism (pariwisata masal) ke wisata minat khusus. Keindahan alam dan ornament rumah Betawi secara tidak langsung jasa perusahaan wisata berbondong-bondong ke Perkampungan Budaya Betawi Setu babakan. Melalui berbgai program paket perjalanan para investor tidak hanya memanfaatkan keindahan perkampungan buda betawi. Diharapkan para investor tidak hanya memanfaatkan keindahan yang ada untuk meraih keuntungan semata, melainkan bagaimana dengan kehadiran para investor, sebaliknya perkembangan pariwisata dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat local di Perkampungan Budaya Betawi. Untuk itulah peran investor dituntut mengambil peran lebih untuk memberdayakan masyarakat local disekitar obyek wisata berada.

Pola Komunikasi Organisasi Dalam Membangun Produktivitas Kerja Karyawan Di PT. PLN (Persero) Distribusi Bali Area Jaringan Bali Selatan

Intisari

Pola komunikasi organisasi merupakan bagian yang sangat penting dalam penyampaian informasi dari seorang pimpinan kepada para karyawan,yaitu meliputi sumber informasi, sebagai pusat ingatan bagi organisasi dan penciptaan gagasan atau ide-ide agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan perusahaan atau instansi. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pola komunikasi organisasi yang dilakukan,faktor faktor hambatan atau kendala yang dihadapi PT.PLN (Persero) Distribusi Bali Area Jaringan Bali Selatan. Objek kajian dalam penelitian ini adalah pelaksanaan pola komunikasi organisasi .

Pendekatan Penelitian

Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara dan metode dokumentasi. Metode pengolahan data yang dilakukan adalah analisisis kualitatif  yaitu data yang tidak berbentuk angka-angka,.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi mempunyai peranan penting untuk mencapai produktivitas kerja di PT. PLN (Persero) Distribusi Bali Area Jaringan Bali selatan  yaitu telah melaksanakan tahap-tahap dalam pola komunikasi organisasi yaitu meliputi pola komunikasi dari atas ke bawah, dari bawah ke atas dan horizontal,dan faktor-faktor hambatan atau kendala-kendala yang dihadapi, walaupun masih ada kekurangan dalam penerapan yang dilakukan di perusahaan, tetapi pola komunikasi organisasi di perusahaan sudah berjalan dengan baik.

Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi Terhadap  Kinerja Organisasi Pada PT. Adi Luhung Abadi Denpasar

Intisari

  1. Adi Luhung Abadi Denpasar mewakili perusahaan yang ada dalam bentuk kewajiban terbatas. PT.Adi Luhung Abadi Denpasar dalam operasionalnya bergerak di bidang layanan kontaktor. Penelitian ini akan dianalisis oleh PT Pengaruh pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis kompetensi organisasi kinerja. Dalam hal ini masalah yang dihadapi oleh PT. Adi Luhung Abadi Denpasar itu adalah bagaimana mengelola sumber daya manusia yang ada sehingga penghasilan tinggi ditunjukkan kinerja dengan mengeksploitasi dan mengembangkan minat yang dimiliki. Formulasi dalam hal ini masalah penelitian apa ada hubungan dan ada pengaruh antar manusia sumber daya berdasarkan minat terhadap kinerja organisasi. Untuk mendapatkan jawabannya Dari dari masalah tersebut, maka akan dianalisis dengan analisis statistik.

Pendekatan Penelitian

Statistik Analisis yang digunakan adalah analisis korelasi sederhana, analisis regresi linier sederhana, uji-t, tekad dianalisis dan uji SPSS. Adapun analisis grafik diperoleh dari ini Penelitian ditunjukkan adanya pengaruh yang kuat dan signifikansi di antara manusia sumber daya berdasarkan kompetensi untuk kinerja organisasi PT. Adi Luhung Abadi Denpasar. Hal ini terlihat dari nilai koefisien korelasi yang diperoleh adalah sebesar 0,743 yang berarti antara pengembangan sumber daya manusia berbasis pada kinerja dan minat organisasi ada hubungan positif dan kuat. Persamaan Regresi yang diperoleh yaitu y = 28,21 + 0,577x yang artinya jika perkembangan manusia sumber daya berdasarkan kepentingan sama dengan nol, maka kinerja organisasi sama dengan 28,21 set, dan jika pengembangan sumber daya manusia berdasarkan minat meningkat sebesar 1 (satu) set, maka kinerja organisasi akan meningkat sebesar Set 0,527 dan sebaliknya.

Hasil Penelitian

Hasil uji t-test diperoleh nilai t-hitung sama dengan 6.182 lebih besar dari nilai t-chart. Setara dengan 1.684 yang berada di area Jakarta dedukasi h0, sehingga hipotensis diterima yang artinya ada pengaruh kuat dan signifikansi antara pengembangan sumber daya manusia berdasarkan minat untuk kinerja organisasi. penentuan analisis hasil diperoleh sebesar 55,2% apa artinya kinerja organisasi dipengaruhi oleh pengembangan manusia sumber daya berdasarkan bunga sebesar 55,2% dan sisanya faktor berbeda adalah yang tidak diperiksa. faktor misalnya, kompensasi yang diberikan oleh perusahaan, pengalaman kerja yang dimiliki oleh setiap karyawan, budaya kerja, lingkungan kerja dan juga gaya kepemimpinan dari PT. Adi Luhung Abadi Denpasar. Dengan demikian untuk bisa meningkatkan kinerja organisasi, maka PT. Adi Luhung Abadi Denpasar harus meningkatkan pengembangan sumber daya manusia berdasarkan minat. Saran yang dapat diangkat dalam penelitian ini yaitu, pihak perusahaan harus lebih banyak membayar memperhatikan pengembangan sumber daya manusia. Pengembangan sumber daya manusia bisa dilakukan mulai dari karyawan baru hingga karyawan senior. Manusia pembangunan sumber daya yang dapat dilakukan misalnya dengan pelatihan kerja, mahasiswa, jabatan, demontrasi menthod dan mengikuti contoh, dan juga menthod simulasi pekerja. pengembangan sumber daya manusia berdasarkan minat tidak hanya dilakukan manajemen yang lebih rendah tetapi juga untuk manajemen menengah dan juga atas pengelolaan.

Eksistensi Motivasi Berprestasi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMA Dwijendra Denpasar

Intisari

Eksistensi Kepala Sekolah  dalam mengelola pendidikan  memegang peranan yang sangat penting, salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian kusus  adalah kinerja guru . Kinerja guru sangat menentukan keberhasilan peserta didik, terutama dalam kaitanya dengan proses pembelajaran. Motivasi berprestasi dari kepala sekolah tidak boleh diabaikan begitu saja untuk mendorong para guru dalam meningkatkan kinerja, karena akan berdampak pada pencapaian tujuan pendidikan pada umumnya dan pembelajaran pada khususnya. Berdasarkan hal tersebut, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah ; bagagaimanakah eksistensi motivasi berprestasi  kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Dwijendra Denpasar ? dan  kendala kendala apakah yang dihadapi oleh Kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja  guru di SMA Dwijendra Denpasar?. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuisioner dan  wawancara.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: eksistensi motivasi berprestasi Kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru sudah berjalan dengan  baik, yaitu selalu memberikan solusi-solusi dalam permasalahan yang dihadapi guru dalam kegiatan pembelajaran, kreatif, inovatif, evaluative dan bertanggung  jawab.  Sedangkan kendala kendala yang dihadapi oleh Kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru adalah factor individu dan social psikologis.

Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Di 3 Perguruan Tinggi Dalam Menghadapi Persaingan Global (Studi Pada Universitas Di Provinsi Bali)

Intisari

Universitas adalah sebuah organisasi yang memiliki misi untuk mencerdaskan bangsa. Pendidikan Tinggi berperan penting untuk menghasilkan generasi penerus bangsa, oleh sebab itu Universitas yang bermutu yang mampu menghasilkan generasi unggul. Kenyataannya, daya saing Perguruan Tinggi di Indonesia masih rendah. Berdasarkan data, hanya ada 3 (tiga) universitas dalam Webometrik yang masuk dalam 1.000 ranking dunia, dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Australia, Malaysia, Jepang, bahkan Singapura yang masuk dalam rangking 100 dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya daya saing dari universitas dan bagaimana strategi pengembangan Sumber Daya Manusia untuk mencapai visi dan misi organisasi. Model penelitian empiris dalam penelitian ini yang berfokus pada 5 (lima) dimensi yaitu: Daya Saing, Sistem Manajemen, Pemberdayaan Alumni, Kelembagaan Universitas, dan Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan pejabat struktural universitas dan para dosen dari 3 (tiga) Perguruan Tinggi yang ada di Bali. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan beberapa kasus.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan masih rendahnya daya saing Perguruan Tinggi dibandingkan dengan negara lain, kuantitas dan kualitas pengembangan Sumber Day Manusia yang masih rendah. Oleh karena itu, pentingnya peran divisi pengembangan Sumber Daya Manusia yang ada di universitas. Diperlukan adanya peningkatan sistem manajemen seperti di negara lsin ysng dapat dicontoh untuk menghasilkan Sumber Daya Perguruan Tinggi yang bermutu.

Peranan Manajemen Mutu Pendidikan Tinggi Berbasis SPMI Dalam Meningkatkan Pelayanan Untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas

Intisari

Pendidikan yang berkualitas merupakan suatu kebutuhan dalam penyelenggaraan pendidikan  tinggi dan sebagai salah satu penentu bagi pembangunan negara. Lulusan yang berkualitas membutuhkan sistem pendidikan yang berkualitas pula. Dalam pembentukan sistem pendidikan yang berkualitas, selain SDM, sarana dan prasarana, kurikulum dan modal  juga diperlukan manajemen yang berkualitas. Dewasa ini, perkembangan pemikiran manajemen penjaminan mutu  perguruan tinggi mengarah pada sistem manajemen terpadu yang disebut dengan system penjaminan mutu internal ( SMPI ) Permasalahan yang menjadi fokus dalam  penulisan ini, yaitu bagaimana sebaiknya SPMI tersebut diselenggarakan  di perguruan tinggi agar mampu membentuk sarjana yang kompeten dan kompetitif, memberikan pelayanan yang paripurna dalam pengelolaan perguruan tinggi ?. Maksud pembahasan ini adalah sebagai bahan informasi dan kajian dalam mengembangkan  mutu  perguruan tinggi agar mampu membentuk sarjana yang kompeten dan komtetitif memberi  pelayanan yang paripurna pada seluruh pemangku kepentingan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian in adalah kualitatif dengan metode diskriptif dan verifikatif melalui instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan kepada responden yang terdiri dari kepala biro/kepala bagian, ketua program studi, dosen dan mahasiswa.

Hasil Penelitian

Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan bahwa Penjaminan mutu melalui SPMI  berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap mutu universitas, sehingga mampu memberikan pelayanan yang baik untuk meningkatkan kepuasan  pelanggan khususnya mahasiswa Peneliti merekomendasikan kepada pimpinan universitas (rektor) untuk menggunakan model SPMI yang mampu memberikan penilaian yang obyektif dan meningkatkan motivasi civitas akademika. Di lain pihak rektor juga sebaiknya lebih memperhatikan kinerja dosennya dengan meningkatkan kompetensi, dan motif berpretasinya, serta mampu menciptakan lingkungan yang kondusif.

Strategi Manajemen Reputasi Public Relations PT Krakatau Steel (Persero) TBK (Kasus Pembangunan PT. Krakatau POSCO)

Intisari

Penelitian ini akan menguji penentuan motivasi berprestasi pada PT kinerja karyawan Autotama Car Motor Karangasem. Analisis statistik adalah digunakan untuk menguji hipotesis dengan regresi linier sederhana. Tahapan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskripsi data. Deskripsi data kualifikasi motivasi berprestasi dan kinerja karyawan, juga menggunakan univariat analisis. Analisis ini didasarkan pada skor rata-rata ideal (Mi) dan ideal standar deviasi (SDI). Serta analisis ini juga mencakup persyaratan pengujian analisis dan pengujian hipotesis. Analisis menunjukkan bahwa ada yang signifikan korelasi antara Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Karyawan melalui persamaan garis y = -36.800 + 0,632 X dengan Freg = 43,015 (p <0,05). Dalam Penelitian ini menemukan korelasi yang signifikan antara Motivasi Berprestasi Kinerja Karyawan pada 0,691 dengan p <0,05. Temuan ini menunjukkan hal itu motivasi berprestasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Secara normatif ditemukan bahwa motivasi berprestasi sangat baik dalam kategori sarana seorang karyawan telah menunjukkan motivasi berprestasi yang sangat baik dalam menjalankan pekerjaannya.

Hasil Penelitian

Dari analisis korelasi terbukti bahwa penentuan signifikan antara Motivasi Berprestasi Kinerja Karyawan. Itu perlu dipertahankan untuk tetap karyawan nyaman dan puas dalam melakukan tugas sehari-hari sehingga korporat tujuan akan tercapai.

Determinasi Motivasi Berprestasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bengkel Autotama Mobil Motor di Karangasem

Intisari

Penelitian ini akan menguji penentuan motivasi berprestasi pada PT kinerja karyawan Autotama Car Motor Karangasem. Analisis statistik adalah digunakan untuk menguji hipotesis dengan regresi linier sederhana. Tahapan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskripsi data. Deskripsi data kualifikasi motivasi berprestasi dan kinerja karyawan, juga menggunakan univariat analisis. Analisis ini didasarkan pada skor rata-rata ideal (Mi) dan ideal standar deviasi (SDI). Serta analisis ini juga mencakup persyaratan pengujian analisis dan pengujian hipotesis. Analisis menunjukkan bahwa ada yang signifikan korelasi antara Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Karyawan melalui persamaan garis y = -36.800 + 0,632 X dengan Freg = 43,015 (p <0,05). Dalam Penelitian ini menemukan korelasi yang signifikan antara Motivasi Berprestasi Kinerja Karyawan pada 0,691 dengan p <0,05.

Hasil Penelitian

Temuan ini menunjukkan hal itu motivasi berprestasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Secara normatif ditemukan bahwa motivasi berprestasi sangat baik dalam kategori sarana seorang karyawan telah menunjukkan motivasi berprestasi yang sangat baik dalam menjalankan pekerjaannya. Dari analisis korelasi terbukti bahwa penentuan signifikan antara Motivasi Berprestasi Kinerja Karyawan. Itu perlu dipertahankan untuk tetap karyawan nyaman dan puas dalam melakukan tugas sehari-hari sehingga korporat tujuan akan tercapai.

Peran Komitmen Organisasional Memediasi Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap OCB

Intisari

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap komitmen organisasional, untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasional terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), serta untuk mengetahui peran komitmen organisasional dalam memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Penelitian ini dilakukan  pada  PT. Nadia Kencana. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 78 orang dengan menggunakan metode sampel jenuh (sensus), dimana menggunakan keseluruhan populasi sebagai sampel. Data di analisis menggunakan teknik analisis jalur (Path Analysis).

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional pada PT. Nadia Kencana, kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), serta komitmen organisasional secara positif dan signifikan memediasi kepemimpinan transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada PT. Nadia Kencana.

Studi Komparasi Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Laki-laki dengan Perempuan dalam Menciptakan Kepuasan Kerja Guru Sltp Swasta Se-kecamatan Buleleng

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kecenderungan gaya kepemimpinan kepala sekolah laki-laki, (2) kecenderungan gaya kepemimpinan kepala sekolah perempuan, (3) tingkat kepuasan kerja guru dalam pengaruh kepemimpinan kepala sekolah laki-laki, (4) tingkat kepuasan kerja guru dalam pengaruh kepemimpinan kepala sekolah perempuan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner. Total populasi berjumlah 179 orang guru yang tersebar pada 11 SLTP Swasta di Kecamatan Buleleng. Sampel yang representative menurut Rumus Slovin sejumlah 132 orang guru dan dikelompokkan menjadi 2 kelompok sample yaitu kelompok guru yang berada dalam pengaruh kepemimpinan laki-laki dan kelompok guru yang berada dalam pengaruh kepemimpinan perempuan.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan (1) kepala sekolah laki-laki cenderung menggunakan gaya kepemimpinan otokratis, (2) kepala sekolah perempuan cenderung menggunakan gaya kepemimpinan demokratis, (3) kepuasan kerja guru yang berada dalam pengaruh kepemimpinan kepala sekolah laki-laki sebesar 73,38%, (4) kepuasan kerja guru yang berada dalam pengaruh kepemimpinan perempuan sebesar 97,22%.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pada Kud Catur Guna Amertha

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan antara keduanya gaya kepemimpinan dan disiplin kerja pada motivasi karyawan KUD Catur Guna Amertha, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Penelitian menyimpulkan bahwa: Pertama, ada pengaruh signifikan gaya kepemimpinan dan disiplin kerja tentang motivasi karyawan KUD Catur Guna Amertha, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, sebagian terbukti dari hasil perhitungan masing-masing korelasi parsial untuk kedua variabel menunjukkan bahwa rx1y = 0,792 dengan angka signifikansi 0,000 dan rx2y = 0,610 dengan angka signifikansi 0,007. Di mana kedua tokoh tersebut memperoleh signifikansi lebih kecil dari 0,05. Parsial berarti menunjukkan bahwa kedua variabel ini memiliki hubungan itu sangat penting untuk motivasi karyawan. Kedua, ada efek signifikan gaya kepemimpinan dan disiplin kerja pada motivasi karyawan KUD Catur Guna Desa Amertha Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, serentak ini bisa dibuktikan dengan memperoleh F hitung = 35,306 dengan angka signifikansi 0,000. Dimana signifikansi angka yang diperoleh lebih kecil dari 0,005, berarti secara bersamaan tolak H0 dan terima H1. Ketiga, ada gaya kepemimpinan hubungan yang signifikan dan disiplin kerja pada motivasi karyawan KUD Catur Guna Amertha Yehembang Desa, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, bahwa dari koefisien korelasi secara bersama-sama diakuisisi oleh rx1x2y = 0,919 dengan angka signifikansi 0,000 di mana angka ini berada lebih kecil dari pada gambar 0,05.

Pengaruh Pola Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Penyalah Gunaan Narkoba Pada Siswa di Sekolah Menengah Atas Dwijendra Denpasar

Intisari

Penyalahgunaan dan penyebaran narkoba adalah sebagai salah satu perbuatan yang melanggar hukum dan telah menjadi fenomena yang begitu serius yang harus ditanggulangi dan selesaikan baik oleh diri sendiri, masyarakat, lingkungan pendidikan dan pemerintah. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal perlu melakukan penanggulangan yang serius dengan melaksanakan sosialisasi dilingkungan masyarakat dan pendidikan. Kepala sekolah sebagai pemimpin lembaga pendidikan perlu melakukan berbagai inovasi terutama dalam menerapkan pola kepemimpinan untuk dapat mempengaruhi prilaku lembaga dan bawahannya terutama peserta didiknya. Pola kepemimpinan kepala sekolah yang kredibel, transparan, akuntabel,  dan bertanggung jawab  akan merupakan contoh yang baik bagi guru dan peserta didik.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif, karena penelitian ini berusaha mendeksripsikan gejala atau fakta apa adanya atau secara alami secara naratif verbal (menggunakan kata-kata). Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling. Sedagkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah teknik deskriptif dengan teknik induksi dan argumentasi.

Hasil Penelitian

Dari hasil penelitian diketahui bahwa pola kepemimpinan Kepala sekolah sangat berpengaruh terhadap prilaku guru dan siswa. Sedangkan upaya sekolah adalah dengan cara promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan represif. Saran yang dapat saya berikan adalah bagi para kepala sekolah hendaknya selalu memberikan pengawasan yang cukup bagi peserta didik, karena anak-anak atau remaja rentan menjadi korban penyalahgunaan narkoba dan bagi pemerintah disarankan untuk terus memprogramkan upaya-upaya pencegahan terhadap bahaya narkoba dan menindak tegas pelaku kejahatan narkoba.

Determinasi Kewirausahaan, Motivasi Berprestasi Dan Motivasi Praktik Kerja Terhadap Minat Siswa (Studi pada Siswa Kelas XII Jurusan Food and Beverage Division, SMA Dwijendra Bualu Tahun 2012/2013)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui besaran determinasi kewirausahaan, terhadap minat siswa pada industri pariwisata, (2) mengetahui besaran determinasi motivasi berprestasi terhadap minat siswa pada industri pariwisata, (3) mengetahui besaran determinasi motivasi praktek kerja terhadap minat siswa pada industri pariwisata, (4) mengetahui besaran determinasi kewirausahaan, motivasi berprestasi, dan motivasi praktek kerja terhadap minat siswa pada industri pariwisata. Pencapaian tujuan tersebut, dilakukan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto yang berbentuk korelasional, dan pengumpulan data kewirausahaan, motivasi berprestasi, motivasi praktik kerja, dan minat siswa. Data-data tersebut diperoleh melalui pemberian kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis regresi tiga prediktor dan satu kriterium.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini adalah: (1) terdapat determinasi yang signifikan kewirausahaan terhadap minat siswa pada industri pariwisata, dengan koefisien determinasi sebesar 0,276 dan sumbangan efektif (SE) sebesar 12,02%; (2) terdapat determinasi yang signifikan motivasi berprestasi terhadap minat siswa pada industri pariwisata dengan koefisien determinasi sebesar 0,355 dan sumbangan efektif (SE) sebesar 19,92%; (3) terdapat determinasi yang signifikan motivasi praktik kerja terhadap minat siswa pada industri pariwisata dengan koefisien determinasi sebesar 0,292 dan sumbangan efektif (SE) sebesar 10,74%; (4) terdapat determinasi yang signifikan secara bersama kewirausahaan, motivasi berprestasi, dan motivasi praktik kerja terhadap minat siswa pada industri pariwisata dengan koefisien determinasi sebesar 0,812 dan sumbangan efektif (SE) sebesar 81,11 %.

Berdasarkan hasil temuan tesebut, maka variabel kewirausahaan, motivasi berprestasi, dan motivasi praktik kerja, berpengaruh secara signifikan terhadap minat siswa pada industri pariwisata, artinya ketiga variabel tersebut merupakan prediktor peningkatan minat siswa pada industri pariwisata.

Kontribusi Kompetensi Kepemimpinan Kepala Sekolah, Iklim Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Dalam Kaitannya Kinerja Guru SMP DWIJENDRA DENPASAR

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kompetensi kepemimpinan kepala sekolah, iklim kerja terhadap kepuasan kerja dan kinerja guru pada SMP Dwijendra Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto dan analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMP Dwijendra Denpasar sejumlah 60 orang.

Hasil Penelitian

Hasil analisis data diperoleh beberapa temuan sebagai berikut : Pertama : terdapat kontribusi langsung positif antara kepuasan kerja (X3) dengan kinerja guru (Y), Kedua : terdapat kontribusi langsung antara kompetensi kepemimpinan kepala sekolah (X1) dengan kinerja guru (Y), Ketiga : terdapat kontribusi langsung antara iklim kerja (X2) dengan kinerja guru (Y), Keempat : terdapat kontribusi langsung antara kompetensi kepemimpinan kepala sekolah (X1) dengan kepuasan kerja guru (X3), Kelima : terdapat kontribusi langsung antara iklim kerja (X2) dengan kepuasan kerja guru (X3). Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat kontribusi langsung dan signifikan antara kompetensi kepemimpinan kepala sekolah, iklim kerja terhadap kepuasan kerja dalam kaitannya kinerja guru SMP Dwijendra Denpasar. Hal ini berarti bahwa tinggi rendahnya kinerja guru SMP Dwijendra Denpasar dapat dipengaruhi oleh kompetensi kepemimpinan kepala sekolah, iklim kerja dan kepuasan kerja.

Analisis Kinerja Retribusi Pasar Dalam Meningkatkan Pendapatan Perusahaan Daerah Pasar Unit Pasar Seririt Kabupaten Buleleng

Intisari

Retribusi adalah salah satu jenis sumber pendapatan pasar daerah. Daerah itu penting bagi Unit Pasar Seririt Perusahaan. Ini terbukti selama periode tersebut 2009-2013 realisasi fluktuasi pendapatan retribusi pengalaman pasar dan menunjukkan ada masalah dalam kinerja pasar dalam penerimaan perusahaan terhadap retribusi Unit Pasar Regional Seririt. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tingkat pasar retribusi efektif dan kontribusi, dan merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kinerja pasar dalam penerimaan retribusi perusahaan Unit Pasar Regional Seririt.

Hasil Penelitian

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dapat menyimpulkan bahwa penerapan retribusi pasar di Buleleng adalah kewenangan dan tanggung jawab Pasar Perusahaan Regional Buleleng dan sepenuhnya dilaksanakan oleh Perusahaan Regional Unit Pasar Seririt menggunakan sistem penilaian resmi, pemungutan suara berdasarkan Peraturan Daerah, 4 tahun 2009 sistem pengumpulan langsung menggunakan barang berharga benda atau tiket, penerapan retribusi pasar dalam lima tahun terakhir berjalan dengan baik. Pencapaian efektif dan kontribusi pasar retribusi Corporate Regional Unit Pasar Seririt periode 2009-2013 mengalami fluktuasi. Jadi perlu tepat strategi untuk meningkatkan retribusi pasar di Regional Corporate Market Unit Seririt yaitu untuk bersosialisasi, meningkatkan pasar layanan infrastruktur dan meningkatkan pengawasan.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by