HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Atmajaya Yogyakarta (UAJY)

  1. Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) pada Industri Konstruksi di Indonesia
  2. Studi Mengenai Hubungan Karakteristik dan Kinerja Perusahaan Kontraktor Kualifikasi Kecil di Daerah Istimewa Yogyakarta
  3. Pemampuan Knowledge Management dalam Meningkatkan Kinerja Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
  4. Penerapan Pengelolaan Sumber Daya dalam Standar ISO 9000:2000 Oleh Kontraktor di Indonesia
  5. Pengaruh Dukungan Organisasional, Dukungan Supervisor dan Dukungan Rekan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di Credit Union (CU) Bahtera Sejahtera MAUMERE
  6. Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Pustakawan pada Perpustakaan Perguruan Tinggi di Yogyakarta (Studi pada Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta)
  7. Pengaruh Perilaku Pemimpin Terhadap Keyakinan Bawahan pada Kepemimpinan Transformasional: Suatu Pendekatan Model Syncretical
  8. Pengaruh Dampak Contract Change Order Terhadap Kinerja Kontraktor Proyek Studi Kasus: Rehabilitasi Jembatan Ngablak
  9. Relasi Kecerdasan Emosional dan Kepemimpinan dari Manajer di Proyek Konstruksi
  10. Pengaruh Kepercayaan dan Umur terhadap Kinerjaindividual Dalam Penggunaan Teknologi Informasi
  11. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis, Motivasi Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada Perusahaan Bahan Bangunan Bj Home di Yogyakarta
  12. Persepsi Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta Terhadap Profesi Sumber Daya Manusia
  13. Strategi Pengembangan Kerjasama Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta Dalam Upaya Meningkatkan Layanan
  14. Rancangan Pemetaan Tata Kelola Sumber Daya Manusia di Industri Kecil dan Menengah
  15. Pengaruh Dimensi Iklim Organisasi Terhadap Komitmen Organisasional (Studi pada Kantor Akuntan dan Konsultan Pajak Cornel dan Rekan)
  16. Analisa Implementasi Sistem Informasi dan Perencanaan Strategis E-Business di RS.X
  17. Evaluasi Kinerja Penerapan Sistem Manajemen Mutu Pada Kontraktor PT. Bangun Cipta Kontraktor
  18. Public Relations & Media Relations (Kajian Kritis Budaya Amplop Pada Media Relations Institusi Pendidikan di Yogyakarta
  19. Pengaruh Sistem Informasi Kepegawaian Terhadap Kinerja Karyawan CV. GUNUNG MAS PURWOKERTO
  20. Tingkat Kompetensi dan Kinerja Praktisi Public Relations Rumah Sakit

 

 

Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) pada Industri Konstruksi di Indonesia

Intisari

Gaung mengenai pengembangan SDM telah diluncurkan hampir dua dekade di Indonesia. Sampai sejauh mana praktik dan realisasinya pada bisnis konstruksi jarang dievaluasi. Studi ini bertujuan mengisi kekosongan tersebut. Seratus enam responden yang berkedudukan sebagai eksekutif konstruksi yang bekerja di kontraktor, konsultan dan pengembangan di Indonesia berpartisipasi pada studi ini.

Hasil Penelitian

Hasil studi tersebut memberi indikasi bahwa pengertian praktik manajemen SDM di bidang industri konstruksi di Indonesia masih diberlakukan pada batas dalam pengertian manajemen personalia. Para perusahaan konstruksi masih jarang mengkaitkan strategi bisnis dengan pengembangan SDM yang bekerja pada perusahaan mereka.

 

Studi Mengenai Hubungan Karakteristik dan Kinerja Perusahaan Kontraktor Kualifikasi Kecil di Daerah Istimewa Yogyakarta

Intisari

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja dari perusahaan kontraktor kualifikasi kecil di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini juga menganalisa mengenai hubungan antara karakteristik dan kinerja pada perusahaan kontraktor kualifikasi kecil. Faktor-faktor untuk hubungan tersebut adalah sumber daya manusia, keuangan, pengalaman kerja, peralatan, material, metode kerja, politik, kepemimpinan, dan kepuasan konsumen. Penelitian ini mengadopsi instrumen penelitian karakteristik dan kinerja perusahaan jasa konstruksi di kabupaten Jembrana yang dilakukan di Universitas Udayana dan juga mempergunakan teori mengenai kinerja perusahaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner. Responden adalah perusahaan kontraktor kualifikasi kecil yang ada di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pendekatan Penelitian

Faktor-faktor mengenai hubungan antara karakteristik dan kinerja pada perusahaan kontraktor kualifikasi kecil dianalisis dengan menggunakan korelasi product moment pearson, hasilnya menunjukan bahwa hubungan antara karakteristik dan kinerja berkorelasi positif dan berkorelasi kuat.

Hasil Penelitian

Hasil analisis menunjukan bahwa urutan pengaruh karakteristik terhadap kinerja perusahaan kontraktor kualifikasi kecil dari yang pertama adalah faktor keuangan, faktor material, faktor metode kerja, faktor kepuasan konsumen, faktor kepemimpinan, faktor peralatan, faktor sumber daya manusia, dan terakhir adalah faktor politik.

Pemampuan Knowledge Management dalam Meningkatkan Kinerja Usaha Mikro, Kecil dan Menengah

Intisari

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia telah selamat dari krisis moneter tahun 1998, dan memiliki upaya yang baik untuk memulihkan bisnis mereka. Bahkan pertumbuhan PDB UKM lebih besar dari besar perusahaan skala, UKM masih memiliki masalah memasuki perdagangan internasional. Salah satu metode terbaik untuk Leverage perusahaan adalah mengoptimalkan penggunaan pengetahuan yang dimiliki oleh entitas perusahaan. Efektivitas penggunaan pengetahuan dalam organisasi didukung oleh Manajemen Pengetahuan Sistem yang diterapkan melalui fokus manajemen strategis pada pengembangan produk dan dukungan finansial. Berdasarkan pengalaman, strategi ini akan secara signifikan mempengaruhi peningkatan kualitas produk dan memperkuat kapasitas lembaga keuangan untuk mendukung UKM.

Penerapan Pengelolaan Sumber Daya dalam Standar ISO 9000:2000 Oleh Kontraktor di Indonesia

Intisari

Pada masa ini, kualitas tidak dapat dipisahkan dengan ISO 9000 yang merupakan standar kualitas yang diterima secara internasional. ISO 9000 telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, mulai versi awal hingga versi paling akhir yaitu ISO 9000 Versi 2000 (ISO 9000:2000). Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana implementasi ISO 9000 versi 2000 oleh kontraktor di Indonesia khususnya pada bagian pengelolaan sumber daya, yang meliputi: penyediaan sumber daya, sumber daya manusia, prasarana, dan lingkungan kerja. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden yang bekerja pada kontraktor yang bersertifikat ISO 9000 dan tidak bersertifikat ISO 9000. Data yang berhasil dikumpulkan dari 53 responden yang bekerja pada kontraktor-kontraktor di Indonesia selanjutnya dianalisis dengan analisis mean, deviasi standar dan rangking.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontraktor bersertifikat ISO 9000 tidak merasa sulit namun juga tidak mudah dalam menerapkan aspek-aspek tersebut. Selanjutkanya berdasarkan analisis Spearman Rank Correlation diperoleh hubungan rangking antara tingkat tingkat bersertifikat ISO 9000 dengan tingkat kesulitan pelaksanaannya oleh kontraktor yan gsudah bersertifikat ISO 9000 yang tidak signifikan dan negatif.

Pengaruh Dukungan Organisasional, Dukungan Supervisor dan Dukungan Rekan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di Credit Union (CU) Bahtera Sejahtera MAUMERE

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dukungan organisasional, dukungan supervisor dan dukungan rekan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan di Credit Union (CU) Bahtera Sejahtera Maumere. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Credit Union (CU) Bahtera Sejahtera Maumere. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui pengaruh dukungan organisasional, dukungan supervisor dan dukungan rekan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di Credit Union (CU) Bahtera Sejahtera Maumere. Data diperoleh dengan menyebarkan 31 kuisioner pada karyawan di Credit Union (CU) Bahtera Sejahtera Maumere. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh dukungan organisasional, dukungan supervisor dan dukungan rekan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan adalah Analisis Regresi Linear Berganda. Selanjutnya, untuk menganalisis tingkat persepsi dukungan organisasional, dukungan supervisor dan dukungan rekan kerja dan tingkat kepuasan kerja menggunakan One Sample T-Test.

Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa, dari tiga variabel yakni dukungan organisasional, dukungan supervisor dan dukungan rekan kerja, hanya variabel dukungan rekan kerja yang signifikan mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Dari uji One Sample t-Test menunjukkan bahwa terdapat tingkat persepsi yang baik dari masing-masing variabel dukungan organisasional, dukungan supervisor dan dukungan rekan kerja dan terdapat tingkat kepuasan kerja yang cukup tinggi dari karyawan Credit Union (CU) Bahtera Sejahtera Maumere.

Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Pustakawan pada Perpustakaan Perguruan Tinggi di Yogyakarta (Studi pada Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta)

Pustakawan sebagai SDM di perpustakaan menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan kepada pemustaka. Oleh sebab itu diperlukan kinerja yang baik agar dapat memberikan pelayanan yang prima. Para ahli mengungkapkan bahwa kinerja mempunyai hubungan yang erat dengan kepuasan dan motivasi kerja seseorang. Garis besar pendapat para ahli menyimpulkan bahwa semakin tinggi kepuasan dan motivasi kerja maka kinerja akan meningkat. Dengan mengambil sampel pustakawan pada perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Aatma Jaya Yogyakarta, penelitian ini mempermasalahkan hubungan antara kepuasan kerja dengan motivasi kerja; motivasi kerja dengan kinerja; kepuasan kerja dengan kinerja serta hubungan simultan antara kepuasan dan motivasi kerja dengan kinerja pustawan.

 

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan survey. Pengambilan sampel dilakukan dengan probability sampling secara sederhana (simple random sampling). Instrumen pengumpulan data adalah seperangkat angket yang menggunakan skala Likert. Uji normalitas data dilakukan dengan menggunakan uji kolmogorov-Smirnov. Hipotesis pertama, kedua dan ketiga diuji dengna menggunakan rumus korelasi dan teknik rkorelasi dan teknik moment, sedangkan hipotesis keempat menggunakan rumusan korelasi dan teknik regresi berganda yang dilanjutkan dengan uji F.

 

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) kepuasan kerja berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rat 3.43, motivasi kerja dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3.43, motivasi kerja dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3.85 dan kinerja pustakawan beada dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3,85 dan kinerja pustakawan beada dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3.97; (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja dengan motivasi kerja yaitu dengan koefisien korelasi sebesar 0,378 dan signifikasi 0,007; (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja pustakawan yaitu dengan korelasi sebesar 0,572 dan signifikasi 0,000; (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan 0,000 (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja dengna kinerja pustakawan yaitu dengan kinerja pustakawan yaitu koefisien korelasi sebesar 0,508 dan signifikansi 0,000 dan (5) terdapat hubungan positif dan signifikan secara simultan antara kepusan kerja dan motivasi kerja dengan kinerja pustakawan yaitu dengan koefisien regresi b1 sebesar 0,295, b2 sebesar 0,351 dan nilai konstanta a sebesar 1,648 dengan tingkat signifikansi pada uji F sebesar 0,000 (0,000 < 0,005), sehingga persamaan regresinya adalah (Y = 1,648 + 0,295 +0,351). Sedangkan kontribusi model regresinya adalah (Y = 1,648 + 0,295 +0,351). Sedangkan kontribusi model regresinya diketahui dari R Square sebesar 0,426, artinya kepuasan kerja dan motivasi kerja secara simultan memberikan kontribusi terhadap kinerja pustakawan sebesar 42,6% adapun sisanya yaitu sebesar 57,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor (variabel) yang lain.

Pengaruh Perilaku Pemimpin Terhadap Keyakinan Bawahan pada Kepemimpinan Transformasional: Suatu Pendekatan Model Syncretical

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku pemimpin terhadap keyakinan pengikut dalam kepemimpinan transformasional berdasarkan model sinkretik kepemimpinan karismatik / transformasional. Ada tiga masalah untuk dibahas dalam penelitian ini: (i) Apa yang menampilkan empati dan mendramatisir misi perilaku pemimpin memiliki pengaruh pada inspirasi pengikut ?, (ii) Apa proyek yang meyakinkan diri dan meningkatkan citra pemimpin tentang perilaku pemimpin memiliki pengaruh terhadap kekaguman pengikut ?, (iii) Apa yang meyakinkan pengikut tentang kompetensi mereka dan memberi para pengikut peluang untuk mengalami keberhasilan perilaku pemimpin, memiliki pengaruh terhadap pemberdayaan pengikut?

Jumlah responden adalah 119 mahasiswa pascasarjana Program Magister Manajemen yang diambil dari tiga (3) universitas negeri dan swasta di Yogyakarta. Kuesioner yang dikembangkan oleh Behling dan McFillen (1996) digunakan untuk mengumpulkan data. Delapan belas (18) item digunakan untuk mengukur variabel perilaku pemimpin dan lima belas (15) item digunakan untuk mengukur variabel kepercayaan pengikut. Data dianalisis dengan Analisis Regresi Berganda.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (i) menampilkan empati perilaku pemimpin memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap inspirasi pengikut, sedangkan dramatisasi misi perilaku pemimpin tidak berpengaruh terhadap inspirasi pengikut, (ii) proyek mandiri -meningkatkan dan meningkatkan citra pemimpin tentang perilaku pemimpin memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kekaguman pengikut, (iii) memastikan pengikut kompetensi mereka dan memberikan pengikut dengan peluang untuk mengalami keberhasilan perilaku pemimpin memiliki pengaruh positif dan signifikan pada pemberdayaan pengikut.

Pengaruh Dampak Contract Change Order Terhadap Kinerja Kontraktor Proyek Studi Kasus: Rehabilitasi Jembatan Ngablak

Faktor yang sering terjadi ketika diadakan CCO (Contract Change Order) adalah terjadinya koordinasi yang berulang-ulang dengan owner terkait pekerjaan yang harus diselesaikan. Nilai mean tertinggi pada variabel kinerja adalah pada indikator kuantitas yaitu sebesar 3,87 dan yang terendah pada indikator ketepatan waktu yaitu sebesar 3,71, hasil tersebut menunjukkan bahwa Change order pada pekerjaan rehabilitasi Jembatan Ngablak disebabkan oleh ketidaktepatan waktu. CCO (Contract Change Order) berpengaruh terhadap kinerja kontraktor sebesar 67,4% sehingga dapat disimpulkan bahwa dilakukan CCO (Contract Change Order) ini maka kontraktor mengalami penurunan kinerja.

Relasi Kecerdasan Emosional dan Kepemimpinan dari Manajer di Proyek Konstruksi

Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku kepemimpinan yang dimiliki para manajer yang bekerja di proyek konstruksi serta mengkaji relasi antara perilaku kepemimpinan dengan kecerdasan emosional. Selanjutnya juga studi ini juga membandingkan kecerdasan emosional berdasarkan usia, dan tingkat pendidikan. Instrumen dari studi ini diadopsi dari Bar-On EQ-I untuk mengukur kecerdasan emosional dan MLQ (Multifactor Leadership Questionnaire) untuk mengukur kecenderungan perilaku kepemimpinan yang dimiliki oleh para manajer. Instrumen tersebut dikirim kepada 92 manajer dengan jabatan: manajer proyek, site manager dan supervisor, yang digolongkan ke dalam tiga kelompok usia, dan dikelompokkan berdasarkan pendidikan terakhir responden. Data dianalisis secara diskriptif, korelasi, linear regression dan ANOVA. Dari hasil penelitian diketahui bahwa majoritas manajer dalam industri konstruksi (94,57%) memiliki kecenderungan yang lebih besar terhadap perilaku kepemimpinan transformasional. Urutan perilaku kepemimpinan yang dimiliki oleh para manajer di posisi tiga teratas seluruhnya merupakan perilaku kepemimpinan transformasional yaitu 1) inspirational motivation, 2) pengaruh perilaku dan 3) stimulasi kecerdasan. Berdasarkan usia responden terdapat perbedaan kecerdasan emosional yang signifikan antara responden. Kelompok usia 31-40 tahun emiliki Kecerdasan Emosional ebih tinggi daripada kelompok usia 21-30 tahun (sig 0,036). Studi ini juga menunjukkan tidak ada perbedaan kecerdasan emosional yang signifikan diantara kelompok pendidikan responden. Hasil studi ini juga menyatakan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan perilaku kepemimpinan transformasional.

Pengaruh Kepercayaan dan Umur terhadap Kinerja Individual dalam Penggunaan Teknologi Informasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efek dari yang ‘ variabel intrinsik pada penggunaan teknologi informasi di tempat kerja juga sebagai motif dalam menggunakan teknologi informasi untuk berhasil di tempat kerja. Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji tiga hipotesis. Itu hasil menunjukkan bahwa kepercayaan dapat memengaruhi kinerja seseorang dalam menggunakan teknologi informasi yang mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Jumali (2005). Hasilnya juga membuktikan bahwa faktor intrinsik membentuk faktor ‘ kemanjuran diri dalam menggunakan teknologi informasi.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis, Motivasi Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada Perusahaan Bahan Bangunan Bj Home di Yogyakarta

Intisari

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan demokratis, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di dalam Perusahaan BJ Home Yogyakarta. Sumber data yang dipakai adalah data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini didapatkan melalui pendistribusian kuesioner yang diisi langsung oleh karyawan di dalam perusahaan, sedangkan data sekunder didapat dari catatan dari pihak lain di dalam perusahaan yang tidak termasuk dalam responden pengisian kuesioner. Data diolah menggunakan regresi linear berganda, uji t, dan uji F.

Pendekatan Penelitian

Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner mengenai gaya kepemimpinan demokratis, motivasi kerja, disiplin kerja, dan kinerja karyawan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Skala pengukuran menggunakan skala Likert 5 poin dan menggunakan jumlah sample 72 responden. Pengambilan sample dilakukan dengan menggunakan metode Slovin.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara bersamaan terdapat pengaruh yang signifikan dari gaya kepemimpinan demokratis, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di dalam perusahaan. Gaya kepemimpinan demokratis merupakan pengaruh yang sangat dominan mempengaruhi kinerja karyawan, sedangkan disiplin kerja memiliki pengaruh yang kurang baik bagi perusahaan karena beberapa karyawan masih kurang mematuhi peraturan yang dibuat dan ditetapkan oleh perusahaan.

Persepsi Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta Terhadap Profesi Sumber Daya Manusia

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta terhadap profesi sumber daya manusia. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 150 pada mahasiswa manajemen. Sampel dalam penelitian ini terbagi atas 2, yaitu mahasiswa manajemen yang belum menentukan konsentrasi SDM dan mahasiswa yang sudah mengambil konsentrasi SDM. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi antara kedua sampel tersebut.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menggunakan uji One Sample T-test menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta terhadap profesi SDM cukup baik, sedangkan penelitian yang menggunakan uji Independent Sample T-test, menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa yang belum menentukan konsentrasi SDM dan mahasiswa yang sudah mengambil konsentrasi SDM.

Strategi Pengembangan Kerjasama Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta Dalam Upaya Meningkatkan Layanan

Dalam rangka mewujudkan layanan perpustakaan yang dilakukan secara prima dan berorientasi kepada pemustaka, maka dilaksanakan kerjasama perpustakaan. Kerjasama perpustakaan ini berfungsi memberikan akses yang lebih luas terhadap koleksi, memperbaiki pelayanan pengguna dan teknis, serta meningkatkan aktivitas dalam berbagai sumber daya. Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta merupakan salah satu perpustakaan perguruan tinggi yang telah melakukan beberapa kerjasama, baik kerjasama antar perpustakaan dan kerjasama dengan pihak luar. Kerjasama tersebut adalah Jogja Library for All, Jaringan Perpustakaan APTIK, Kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kerjasama dengan Bank Indonesia, dan Kerjasama dengan Kedutaan India. Strategi pengembangan kerjasama pada Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta meliputi strategi kebijakan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), korelasi, resource sharing, dan teknologi informasi. Dalam pelaksanaan kerjasama tersebut terdapat beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat. Diantara faktor pendukung tersebut adalah meningkatnya kebutuhan pemustaka, perkembangan teknologi, dan pemanfaatan yang berkelanjutan. Faktor penghambat dalam kerjasama adalah jarak geografis, keterbatasan ruang corner, dan waktu.

Rancangan Pemetaan Tata Kelola Sumber Daya Manusia di Industri Kecil dan Menengah

Intisari

Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian yang penting, karena merupakan salah satu kunci sukses dan keberhasilan suatu perusahaan. Sebuah badan usaha yang jumlah karyawannya tidak mencapai 100 orang (Industri Kecil dan Menengah), belum mampu menggunakan jasa seorang spesialis SDM. Di D.I. Yogyakarta sendiri jumlah IKM terus meningkat, terhitung pada tahun 2015 terdapat 230.047 industri dan tingkat produksinya naik 5,19 persen. Usaha kecil pada umumnya memiliki permasalahan sumber daya manusia yang unik mengingat karakteristik budaya daerah yang berbeda-beda. Oleh karena itu dibutuhkan pendekatan khusus yang nantinya dapat digunakan untuk para pelaku usaha kecil. Penelitian ini berfokus pada rancangan pemetaan tentang kebutuhan tata kelola sumber daya manusia di IKM dengan menggunakan alat bantu lembar kerja yang diadaptasi Doman dan kawan-kawan (2004). Modifikasi Lembar Kerja dilakukan untuk menyesuaikan topik penelitian.

Hasil Penelitian

Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebuah desain kuesioner yang siap disebarkan pada 150 IKM di Yogyakarta. Hasil pemetaan diharapkan dapat digunakan sebagai pedoman dalam membangun sebuah sistem infomasi SDM yang berguna bagi para pelaku IKM.

Pengaruh Dimensi Iklim Organisasi Terhadap Komitmen Organisasional (Studi pada Kantor Akuntan dan Konsultan Pajak Cornel dan Rekan)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi iklim organisasi terhadap komitmen organisasional pada karyawan Kantor Akuntan dan Konsultan Pajak Cornel dan Rekan. Data yang digunakan merupakan data primer. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang disebar pada Kantor Akuntan dan Konsultan Pajak Cornel dan Rekan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda.

Hasil Penelitian

Berdasarkan analisis regresi berganda komitmen organisasional secara signifikan dipengaruhi oleh dimensi iklim organisasi secara bersama-sama. Secara individual komitmen organisasional pada Kantor Akuntan dan Konsultan Pajak Cornel dan Rekan dipengaruhi oleh iklim organisasi yaitu komunikasi, kepemimpinan, kepuasan kerja, dan motivasi, sedangkan desain organisasi, kerja tim, pengambilan keputusan, dan budaya tidak berpengaruh.

Analisa Implementasi Sistem Informasi dan Perencanaan Strategis E-Business di RS.X

Banyak Organisasi strategi terbaik SI / T untuk meningkatkan proses bisnis. Mereka menganalisis dan mengevaluasi sumber daya IS / T di organisasi mereka untuk mengetahui potensi sistem yang ada. Ini Makalah menjelaskan hasil penelitian tentang implementasi IS / T di X rumah sakit. Itu evaluasi dan analisis adalah tentang sistem yang ada. Pertama, menganalisis yang ada proses bisnis, kedua SI / T yang ada, akhirnya melakukan SI / T berdasarkan perencanaan strategis pada solusi ebusiness.

Evaluasi Kinerja Penerapan Sistem Manajemen Mutu Pada Kontraktor PT. Bangun Cipta Kontraktor

Kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan mutu produk/jasa serta kepuasan pelanggan semakin besar karena terbukanya perdagangan bebas dalam era globalisasi. Oleh karena itu perusahaan berusaha memenangkan persaingan dengan meningkatkan mutu produk/jasa, sehingga dapat memberikan kepuasan pelanggan. Untuk meningkatkan mutu produk/jasa perusahaan harus menerapkan sistem manajemen mutu. ISO 9001 : 2000 merupakan salah satu standar sistem manajemen mutu yang diakui dunia internasional dan bersifat global untuk berbagai bidang usaha.

Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan cara pengumpulan data primer, yaitu cara mengumpulkan data yang langsung berdasarkan dari responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui kepentingan dan kepuasan  yang  mempengaruhi  kinerja  lalu  diolah  menggunakan analisis faktor dan analisis regresi.

Berdasarkan analisis data,pada tahap  analisis faktor didapatkan 2  faktor baru yaitu manajemen perusahaan, QHSE, dari 2 faktor tersebut kemudian diregresikan dengan kepentingan dan kepuasan yang paling berpengaruh terhadap kinerja yaitu manajemen konsultan dengan nilai signifikansi 0.00, dan nilai R; 64.9% .

 

Public Relations & Media Relations (Kajian Kritis Budaya Amplop Pada Media Relations Institusi Pendidikan di Yogyakarta

Intisari

Penelitian Public Relations dan Media Relations (Kritik Budaya Amplop Pada Media Relations Institusi Pendidikan Di Yogyakarta) bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan media relations yang telah dilakukan 10 Public Relations / Humas Perguruan Tinggi tersebut, termasuk kemungkinan adanya budaya pemberian amplop dalam kegiatan media relations yang selama ini dilakukan. Objek penelitian ini adalah sepuluh (10) Perguruan Tinggi di Yogyakarta yang terdiri dari tiga (3) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan tujuh (7) Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Daerah Istimewa Yogyakarta diantaranya adalah Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Pembangunan Negeri “Veteran” Yogyakarta (UPN), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Atmajaya Yogyakarta (UAJY), Universitas Sanata Dharma (USADAR) dan Stikes Aisyiyah Yogyakarta (STAY). Beragam variasi dan jenis kegiatan media relations telah dilakukan oleh 10 perguruan tinggi tersebut. Alasan pemilihan perguruan tinggi tersebut dikarenakan ke sepuluh (10) perguruan tinggi tersebut merupakan perguruan tinggi yang besar di Kota Yogjakarta yang sudah memiliki Public Relations dan mempunyai kegiatan media relations yang tersistematis dan terencana. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang memberikan gambaran secara mendetail tentang latarbelakang, sifat-sifat serta karakter yang khas dari kasus yang diteliti yakni bagaimana implementasi media relations dengan tetap berpegang teguh pada komitmen etika profesi Public Relations pada institusi pendidikan tinggi / Universitas di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua perguruan tinggi di Yogyakarta yang menjadi objek dalam penelitian ini telah melakukan kegiatan media relations. Dalam kegiatan media relations, Public Relations perguruan tinggi melakukan budaya pemberian amplop kepada wartawan dengan alasan mengganti biaya transportasi dan bukan sebagai “uang sogok” agar berita mereka terpublikasikan dan sebagai sarana pencitraan institusi. Public Relations perguruan tinggi merasa bahwa budaya memberikan amplop kepada wartawan tidak melanggar kode etik profesi mereka sebagai Public Relations. Dilain pihak bagi wartawan, budaya pemberian amplop dapat mengganggu independensi dan merupakan bentuk pelanggaran kode etik profesi mereka sebagai wartawan. Meskipun demikian masih ada juga wartawan yang mau menerima amplop dalam kegiatan peliputan mereka. Adanya perbedaan dalam mengimplementasikan kode etik profesi jurnalistik, sangat dipengaruhi oleh integritas wartawan dan kebijakan yang berlaku pada masing-masing institusi media.

Pengaruh Sistem Informasi Kepegawaian Terhadap Kinerja Karyawan CV. GUNUNG MAS PURWOKERTO

CV.Gunung Mas adalah Perusahaan yang mempunyai 7 pabrik sohun. Selama ini proses pendataan yang berhubungan dengan kepegawaian dilakukan secara manual, seperti proses absensi yang didata oleh kepala pabrik kemudian dikumpulkan ke kantor setelah jam kerja berakhir. Proses absensi ini memakan waktu cukup lama sehingga tidak bisa terurus dengan baik. Proses pemberian bonus karyawan selama ini juga tidak terhitung berdasarkan kinerja setiap karyawan, melainkan terbagi secara merata ke seluruh karyawan di pabrik tersebut. Beberapa informasi yang akan ada di dalam sistem informasi kepegawaian di CV. Gunung Mas Purwokerto: data absesnsi pegawai, data produksi pegawai, data pegawai, data penggajian pegawai, perhitungan bonus gaji pegawai. Metode pengembangan sistem yang akan digunakan adalah metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Pengujian sistem memakai uji hipotesis dan uji manfaat. Sistem Informasi Kepegawaian ini berguna untuk meningkatkan kinerja para pegawai. Sistem ini mempunyai kelebihan berdasarkan kegunaan, kemudahan dalam penggunaan, efisiensi, dan mudah dipahami.

Tingkat Kompetensi dan Kinerja Praktisi Public Relations Rumah Sakit

Intisari

Penelitian ini memberikan informasi tentang kompetensi dan kinerja yang dimiliki oleh praktisi public relations secara khusus rumah sakit di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuh rumah sakit di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu RSU Rajawali Citra, RSU Nur Hidayah, RSUP Dr. Sardjito, RS Panti Rapih, RSU Panti Baktiningsih, RS Bethesda dan RS Islam Yogyakarta PDHI. Secara khusus tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kompetensi dan tingkat kinerja seorang praktisi public relations rumah sakit Daerah Istimewa Yogyakarta. Sehingga dalam penelitian ini, peneliti mengkombinasikan antara aktivitas public relations, frekuensi dalam melakukan aktivitas tersebut dengan mengacu pada referensi menurut Cutlip dan Center serta SKKNI no. 39/ MEN/ II/ 2008 bidang humas.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey dalam mengumpulkan data. Peneliti membagikan kuisioner responden yaitu praktisi public relations di tujuh rumah sakit yang telah disebutkan di atas. Kuesioner tersebut berisi pertanyaan yang menjabarkan variabel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini. Variabel tersebut yaitu karakteristik responden, tingkat kompetensi dan tingkat kinerja. Karakteristik responden meliputi jenis kelamin, tingkat pendidikan, latar belakang pendidikan ilmu komunikasi/ kehumasan dan jabatan struktural di organisasi.

Hasil Penelitian

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kompetensi yang dimiliki oleh praktisi public relations rumah sakit tinggi yaitu 80% dari total seluruh responden penelitian. Dari sepuluh dimensi yang ada dalam aktivitas public relations hanya ada beberapa dimensi yang mampu dilakukan yaitu dimensi memberikan konseling, riset, dan special event. Sedangkan, jika melihat tingkat kinerja yang dihasilkan praktisi public relations rumah sakit di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki tingkat kinerja yang sedang dengan angka 63.33% dari total responden. Dalam artian bahwa frekuensi dalam melakukan dimensi aktivitas public relations sering dilakukan oleh praktisi public relations.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by