HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia UNIVERSITAS INDONESIA (UI)

  1. Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja SDM Pada Musem Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
  2. Pengaruh Kompensasi dan Penilaian Kinerja terhadap Employee Engagement di PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Kantor Pusat
  3. Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia Melalui Motivasi, Disiplin, Lingkungan Kerja, dan Komitmen
  4. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi dan Keterlibatan Kerja terhadap Komitmen Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan (Studi Pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Semarang)
  5. Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Komitmen Organisasi pada PT POS Indonesia (Persero) Semarang
  6. Kepemimpinan, Total Quality Management, Perilaku Produktif Karyawan, Kinerja Karyawan dan Kinerja Perusahaan
  7. Pengaruh Kepemimpinan, Diklat, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung
  8. Analisis Pengaruh Peran Kepemimpinan dan Pengembangan Karir Terhadap Komitmen Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan (Studi Kasus: PT. Bank Maspion Indonesia Cabang Semarang)
  9. Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Karyawan Sebagai Variabel Intervening Studi Pada Kantor Pusat PT.Asuransi Jasa Indonesia (Persero)
  10. Analisis Pengaruh Kemampuan Karyawan, Pembagian Tugas, dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang
  11. Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan, Lingkungan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior dan Kepuasan Kerja di PT. Sucofindo [CD-ROM]
  12. Pengaruh Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Karyawan PT. Toys Games Indonesia Semarang)
  13. Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Sistem Informasi, Regulasi, dan Kompensasi terhadap Manajemen Aset (Studi Pada Satuan Kerja Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional di Indonesia)
  14. Hubungan Sikap Karyawan dengan Motivasi Kerja dan Prestasi Kerja
  15. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada RS Roemani Semarang)
  16. Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Komunikasi dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun
  17. Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Fisik, Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Pertamina (Persero) UPMS III TERMINAL TRANSIT UTAMA BALONGAN, INDRAMAYU
  18. Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pengalaman Kerja, dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Melalui Disiplin Kerja Karyawan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah
  19. Analisis Pengaruh Keamanan Kerja dan Komitmen Organisasional terhadap Turnover Intention Serta Dampaknya Pada Kinerja Karyawan Outsourcing (Studi Pada PT. PLN Persero APJ Yogyakarta)
  20. Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Karyawan terhadap Efektifitas Layanan Penerbitan Akta Kelahiran dan Perkawinan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surakarta

Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja SDM Pada Musem Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh praktik manajemen sumber daya manusia, seperti kompensasi, pengembangan karier dan pelatihan terhadap kinerja pegawai pada empat museum pemerintah provinsi DKI Jakarta, yaitu Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik serta Museum Bahari.

Penelitian ini menggunakan teori ivancevich untuk menggambarkan kompensasi, teori Gouzali untuk menggambarkan pengembangan karier, serta teori Gouzali untuk menggambarkan pengembangan karier, serta teori dari Simamora dan Chrerrington untuk menggambarkan pelatihan. Penelitian juga menggunakan teori dari James E Neal dan Mangkunegara untuk menggambarkan kinerja.

Pendekatan Penelitian

Metode penelitian ini menggunakan metode Survey. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan menyebarkan kuesioner terhadap 53 responden yang diambil dengan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesione yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistics inferensial yang meliputi koefisien korelasi dan regresi yang perhitungannya dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 16.0.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompensasi, pengembangan karier dan pelatihan terhadap kinerja.  Serta terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama antara kompensasi, pengembangan karier dan pelatihan terhadap kinerja. Secara individu, pengaruh pengembangan karier dan pelatihan lebih besar daripada kompensasi terhadap kinerja.

Pengaruh Kompensasi dan Penilaian Kinerja terhadap Employee Engagement di PT Aasuransi Jasa Indonesia (Persero) Kantor Pusat

Intisari

Fenomena krisis ekonomi dan fenomena brain drain (human capital flight) menjadi salah satu latar belakang yang memunculkan peran penting sumber daya manusia. Tidak hanya memegang peran administratif, namun telah bertransformasi sebagai human capital, orang yang ada dibelakang semua proses operasional perusahaan. Untuk mempertahankan human capital, diperlukan suatu engagement karyawan melalui praktek manajemen sdm, diantaranya kompensasi dan penilaian kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan penilaian kinerja terhadap Employee Engagement di lingkungan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Kantor Pusat. Pengujian ini akan secara spesifik dilakukan terhadap masing-masing dimensi kompensasi dan penilaian kinerja terhadap Employee Engagement melalui indikator say, stay dan Strive dari Hewitt.

Pendekatan Penelitian

Lokasi penelitian dilakukan di PT Asurasi Jasa Indonesia (Persero) Kantor Pusat pada rentang waktu antara bulan Mei sampai dengan Juni 2012. Metodenya adalah kuantitatif eksplanasi, melibatkan 100 responden yang dipilih secara acak melalui kuesioner tertutup dengan menggunakan skala likert. Kuesioner telah di uji validitas, dan reliabilitasnya dengan teknik KMO Measure of Sampling Adequanc, Bartllet’s test of Sphericity, dan teknik Cronbach Alpha. Sebelum dilakukan pengolahan data, data kuesioner yang merupakan dara ordinal diubah terlebih dahulu menjadi data interval melalui metode succesive interval dengan microsoft excel 207. Pengujian hipotesis menggunakan metode uji non parametrik dengna rumus Rank Spearman Correlation melalui teknik komputasi SPSS 13 For Windows.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi positif dan signifikan mempengaruhi employee engagement. DImensi di dalam kompensasi yaitu gaji, Insentif, bonus, asuransi kesehatan, cuti, darmawisata, manfaat pensiun, peluang promosi, dan pengakuan & penghargaan secara bersama-sama dan signifikan mempengaruhi employee engagement. Temuan selanjutnya adalah penilaian kinerja yang meliputi dimensi keselarasan dengna cisi dan misi, kecermatan, keterbbukaan, umpan balik, valid & obyektif, keadilan mempengaruhi employee engagement.

Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia Melalui Motivasi, Disiplin, Lingkungan Kerja, dan Komitmen

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja guru MTs dan MA Salafiyah. Kajen, Margoyoso, Pati. Penelitian ini menggunakan variabel motivasi, disiplin, dan pekerjaan lingkungan untuk menganalisis pengaruh kinerja guru. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan komitmen sebagai variabel intervening untuk menganalisis pengaruh tingkat guru komitmen untuk sekolah.

Pendekatan Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru MTs dan MA Salafiyah, Kajen, Margoyoso, Pati. Populasi ini berjumlah 110 guru dari 52 guru MTs Salafiyah dan 57 guru MA Salafiyah. Penelitian ini menggunakan metode cencus untuk memberikan kuesioner kepada seluruh populasi 110 guru. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner yaitu dengan memberikan daftar pertanyaan atau kuesioner langsung kepada responden. Teknik data analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis SEM (Structural Equation Model) yang dioperasikan melalui SMARTPLS pogram.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi, disiplin, dan lingkungan kerja memiliki efek positif yang signifikan terhadap komitmen. Variabel motivasi, disiplin, komitmen, dan lingkungan kerja menunjukkan signifikan hasil positif pada kinerja sumber daya manusia.

 

Analisis Pengaruh Budaya Organisasi dan Keterlibatan Kerja terhadap Komitmen Organisasi dalam Meningkatkan  Kinerja Karyawan (Studi Pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Semarang)

Intisari

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh budaya organisasi dan keterlibatan kerja terhadap komitmen organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Penggunaan variable-variabel tersebut berdasarkan hasil penelitian terdahulu, yaitu: Blau dan Boal, (1987), Di Tomasso (1992), Nystrom (1993), McNeese-Smith (1996), Moon M Jae, 2000), Fey dan Denison (2000), Burton et al., (2002), dan Darufitri Kartikandari (2002).

Permasalahan penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

  1. Bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap komitmen organisasi?
  2. Bagaimana pengaruh keterlibatan kerja terhadap komitmen organisasi?
  3. Bagaimana pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan?
  4. Bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan?
  5. Bagaimana pengaruh keterlibatan kerja terhadap kinerja karyawan?

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Bank BTN Cabang Semarang, responden yang digunakan sebanyak 136 karyawan, menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi dan keterlibatan kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan.

Hasil Penelitian

Pengaruh dari budaya organisasi terhadap komitmen organisasi adalah 0,34; pengaruh dari keterlibatan kerja terhadap komitmen organisasi adalah 0,21; pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan adalah 0,22; pengaruh keterlibatan kerja terhadap kinerja karyawan adalah 0,24; dan pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan adalah 0,23.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Komitmen Organisasi pada PT POS Indonesia (Persero) Semarang

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap boatmen organisasi, dengan mengukur pengaruh gaya kepemimpian transformasional dan kepemimpinan transaksional terhadap komitmen organisasi. Apakah ada pengaruh yang positif dan signfikan dart gaya kepemimpinan yang dikumpulkan secara langsung dengan metode koesioner, yaitu multifactor leadership questionnaire (MLQ) untuk mengukur persepsi komitmen organisasi.

Pendekatan Penelitian

Populasi penelitian ini keryawan PT Pos btdonesia (Persero) Semarang yang meliputi kantor pos cabang Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Jumlah sampel sebanyak 150 responden yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Metode analisis adalah kualitattf dan kuantitatif Analisis bantitatifyang dilakukan dengan menggunakan nji regresi berganda dengan uji hipotesis yang ditetapkan pada tingkat signfikansi 5 %..

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian ini diperolah persamaan regresi sebagai berikut : Y = 0,636X, + 0,184X2, dart persamaan tersebut diketahul bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan transaksional mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap komitmen oraganisasi dengan besar pengaruh yang berbeda. Kepemimpinan transformasional mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap komitmen organisasi dibandingkan dengan kepemimpinan transaksional.

Kepemimpinan, Total Quality Management, Perilaku Produktif Karyawan, Kinerja Karyawan dan Kinerja Perusahaan

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Total Quality Management (TQM) tentang kepemimpinan, perilaku produktif karyawan, kinerja karyawan dan perusahaan kinerja.

Pendekatan Penelitian

Desain penelitian ini adalah kuantitatif, adalah hubungan kausalitas antara variabel. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. Pengumpulan data teknik yang digunakan kuesioner kepada 115 karyawan. Data dianalisis dengan analisis data teknik Pemodelan Persamaan Struktur dengan program AMOS.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh manajemen kualitas total pada kepemimpinan adalah signifikan, efek manajemen kualitas total pada perilaku produktif karyawan adalah signifikan, efek total manajemen mutu pada perilaku kinerja karyawan adalah signifikan, efek dari total manajemen mutu pada kinerja perusahaan adalah signifikan, pengaruh kepemimpinan pada perilaku produktif Karyawan adalah signifikan, pengaruh kepemimpinan terhadap karyawan kinerja adalah signifikan, pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan adalah signifikan, pengaruh perilaku produktif karyawan terhadap kinerja karyawan adalah signifikan dan pengaruh kinerja karyawan terhadap kinerja perusahaan adalah penting.

Pengaruh Kepemimpinan, Diklat, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung

Intisari

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, pendidikan dan pelatihan, serta disiplin kerja terhadap kinerja karyawan.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Mangutama. Kabupaten Badung. Sampel penelitian sebanyak 91 orang karyawan, dan teknik analisis data regresi linear berganda.

Hasil Penelitian

Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan, pendidikan dan pelatihan, serta disiplin kerja karyawan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial kepemim bahwa kepemimpinan, pendidikan dan pelatihan, serta disiplin kerja karyawan juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil tersebut dapat diartikan bahwa dengan adanya pengarahan dan komunikasi yang baik antara pimpinan dan bawahan, materi dan jadwal diklat yang sesuai dan tidak mengganggu aktivitas kerja karyawan, serta tingkat kehadiran yang baik dan kesalahan kerja yang rendah dapat meningkatkan kinerja karyawan.

Analisis Pengaruh Peran Kepemimpinan dan Pengembangan Karir Terhadap Komitmen Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan (Studi Kasus: PT. Bank Maspion Indonesia Cabang Semarang)

Intisari

Penelitian ini ditujukan untuk menguji pengaruh kepemimpinan, dan pengembangan karir terhadap komitmen organisasional dan dampaknya kepada peningkatan kinerja karyawan. Penggunaan variable-variabel tersebut dengan alasan hasil penelitian terdahulu, yaitu: Cianni dan Wnuck, (1997), Shoemaker, Mary E, (1999), Cooke, Ernest F, (1999), Hutagaol, (2002) dan Applebaum et al, (2001) yang menemukan pengaruh langsung kepemimpinan, dan pengembangan karir terhadap komitmen organisasi dan pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan. Penggunaan variabel-variabel tersebut dapat memecahkan permasalahan yang terjadi pada PT. Bank Maspion Indonesia Cabang Semarang , yaitu tingginya tingkat turnover karyawan akibat rendahnya komitmen organisasi yang berdampak pada kinerja karyawan yang rendah.

Temuan empiris tersebut mengindikasikan bahwa untuk meningkatkan komitmen organisasi, yang merupakan penyebab terjadinya tingginya turnover karyawan dimana pertumbuhan jumlah karyawan pada tahun 2003 sebesar 1,44%, pada tahun 2004 sebesar 2,14% dan pada tahun 2005 meningkat lagi menjadi sebesar 2,97%. Tingginya turnover karyawan mengindikasikan adanya komitmen organisasi yang rendah dari karyawan PT. Bank Maspion Semarang. Manajemen PT. Bank Maspion Indonesia Cabang Semarang seharusnya memperhatikan faktorfaktor seperti kepemimpinan, dan pengembangan karir, karena faktor-faktor tersebut terbukti mempengaruhi tinggi rendahnya komitmen organisasi. Implikasi teoritis dan saran-saran bagi penelitian mendatang juga diuraikan pada bagian akhir dalam penelitian ini.

Pendekatan Penelitian

Sampel penelitian ini adalah karyawan PT. Bank Maspion Indonesia Cabang Semarang, sejumlah 102 orang. Structural Equation Modeling (SEM) yang dijalankan dengan perangkat lunak AMOS, digunakan untuk menganalisis data, Karena semua populasi dijadikan obyek dalam penelitian ini sehingga digunakan metode sensus sejumlah 102 karyawan yang dijadikan responden. Tipe responden dibagi 2 yaitu: karyawan dan pimpinan perusahaan seperti kepala bagian (Kabag), namun pimpinan bank tidak termasuk karena untuk menilai kinerja karyawan bawahannya.

Hasil Penelitian

Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dan kinerja karyawan, pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dan kinerja karyawan, dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Variable pengembangan karir merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap komitmen organisasi dengan nilai standardized regression weight sebesar 0,35 kemudian variabel peran kepemimpinan sebesar 0,30. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pengembangan karir yang transparan dari manajemen PT.Bank Maspion Indonesia cabang Semarang merupakan indikasi yang paling mempengaruhi peningkatan komitmen organisasi yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja karyawan.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Karyawan Sebagai Variabel Intervening Studi Pada Kantor Pusat PT.Asuransi Jasa Indonesia (Persero)

Intisari

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja untuk meningkatkan kinerja pegawai. Penggunaan variable-variabel tersebut berdasarkan hasil penelitian terdahulu, yaitu: Chatman dan Bersade (1997), She (1999), Abdul Rashid (2003) dan Yammarino et al., (1993).

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini dilakukan di PT. Asuransi Jasa Indonesia (persero), responden yang digunakan sebanyak 115 karyawan, menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi dan gaya kepemimpinan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Pengaruh dari gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja adalah signifikan dan positif, pengaruh dari budaya organisasi terhadap kepuasan kerja adalah signifikan dan positif; pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai adalah signifikan dan positif; pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai adalah signifikan dan positif; dan pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai adalah signifikan dan positif.

Analisis Pengaruh Kemampuan Karyawan, Pembagian Tugas, dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan karyawan, deskripsi pekerjaan, motivasi bersama serta sebagian untuk menentukan pengaruh dominan pada kinerja PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang. Penelitian dilakukan di PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang sebanyak 102 responden.

 

Pendekatan Penelitian

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan sensus metode pengambilan sampel, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik, termasuk analisis regresi linier berganda, analisis secara simultan (uji F), analisis parsial (uji t) dan analisis koefisien determinasi.

Hasil Penelitian

Hasil tes menunjukkan karyawan itu kemampuan, uraian pekerjaan, dan motivasi bersama mempengaruhi kinerja PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang. Deskripsi pekerjaan sebagian secara signifikan dan dominan mempengaruhi kinerja PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang. Dalam penelitian ini, deskripsi pekerjaan merupakan faktor yang signifikan kinerja karyawan, oleh karena itu perusahaan harus memperhatikan yang kosong lowongan di beberapa bagian dan diisi dengan individu yang kompeten di bidangnya menghindari wewenang yang tumpang tindih dan akumulasi beban kerja di masing-masing divisi.

Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan, Lingkungan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior dan Kepuasan Kerja di PT. Sucofindo [CD-ROM]

Intisari

Dalam era globalisasi saat ini perusahaan dituntut untuk memiliki kinerja yang baik untuk dapat bertahan hidup di tengah-tengah persaingan yang sangat ketat antar organisasi. Setiap perusahaan atau organisasi melakukan berbagai aktivitas untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu berusaha untuk mendapatkan keuntungan, tapi tidak terlepas dari tujuan utamanya yaitu untuk mensejahterakan dan memberikan kepuasan kerja bagi para karyawan sehingga perusahaan juga mendapatkan timbal balik yang diperoleh dari kemampuan karyawannya karena karyawan merupakan asset bagi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kepemimpinan, lingkungan kerja terhadap organizational citizenship behavior dan kepuasan kerja di PT. SUCOFINDO.

Pendekatan Peneltian

Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kausal, Variabel penelitian ini terdiri dari variabel eksogen dan endogen. Variabel eksogen penelitian ini adalah motivasi kerja, kepemimpinan, dan lingkungan kerja sedangkan variabel endogen adalah organizational citizenship behavior dan kepuasan kerja. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 134 sampel dan teknik analisis data menggunakan Struktural Equation Modeling.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap organizational citizenship behavior namun berpengaruh terhadap kepuasan kerja, kepemimpinan berpengaruh terhadap organizational citizenship behavior dan kepuasan kerja, lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap organizational citizenship behavior namun berpengaruh terhadap kepuasan kerja, dan organizational citizenship behavior tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja.

Pengaruh Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Karyawan PT. Toys Games Indonesia Semarang)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan toword komitmen organisasi.

Pendekatan Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah di antara total penduduk karyawan adalah 32 karyawan. Dalam penelitian yang digunakan ini sensus Metode dengan total populasi untuk responden. The metodelogy penelitian ini menggunakan regresi dan pengujian hipotesis linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini adalah; 1) Ada dampak positif yang signifikan antara budaya organisasi terhadap komitmen organisasi, terbukti t (4,073)> t tabel (1.697) atau t sig 0,000 <0,05. 2) Ada pengaruh positif yang signifikan antara kepuasan kerja dan komitmen organisasi, hal ini dibuktikan count (2,363)> t tabel (1.697) atau sig t (0,025) <0,05. 3) Ada dampak positif yang signifikan antara budaya organisasi dan kepuasan kerja bersama-sama terhadap komitmen organisasi, terbukti F-hitung (103,770)> F-tabel (3.328) atau sig F (0,000) <0,05. 4) Ada dampak positif yang signifikan antara budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, terbukti t (2,726)> t tabel (1.697) atau 0011 t sig <0,05. 5) Ada pengaruh positif yang signifikan antara kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan, terbukti t (2,600)> t tabel (1.697) atau sig t (0,015) <0,05. 6) Ada dampak positif yang signifikan antara komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan, terbukti t (2,086)> t tabel (1.697) atau sig t (0,046) <0,05. 7) Ada dampak positif yang signifikan antara budaya organisasi, kepuasan kerja dan komitmen organisasi bersama-sama terhadap kinerja karyawan, terbukti F-hitung (128,998)> F-tabel (2.947) atau sig F (0,000) <0,05.

Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Sistem Informasi, Regulasi, dan Kompensasi terhadap Manajemen Aset (Studi Pada Satuan Kerja Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional di Indonesia)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi sumber daya manusia, sistem informasi, regulasi, dan kompensasi (baik secara simultan maupun parsial) terhadap manajemen asset pada satuan kerja (satker) BKKBN di Indonesia. Penelitian ini merupakan hypothesis testing research dengan pengujian menggunakan regresi linier berganda dari data yang dikumpulkan melalui kuesioner.

Pendekatan Penelitian

Populasi penelitian merupakan 41 operator BMN seluruh Satker BKKBN. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 18.0.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi SDM, Sistem informasi, regulasi, dan kompensasi secara simultan berpengaruh terhadap manajemen aset (2) kompetensi SDM berpengaruh terhadap manajemen aset (3) sistem informasi berpengaruh terhadap manajemen aset (4) regulasi berpengaruh terhadap manajemen aset (5) kompensasi berpengaruh terhadap manajemen aset.

Hubungan Sikap Karyawan dengan Motivasi Kerja dan Prestasi Kerja

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap karyawan pada indikator kinerja terhadapmotivasi dan prestasi kerja.

Pendekatan Penelitian

Populasi adalah 50 orang karyawan bagian tata graha di hotel melati tiga danvilla yang terletak di Sanur dan Kuta. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner dandianalisis dengan Partial Least Squares (PLS).

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap karyawan padaindikator  kinerja  tidak  signifikan  berhubungan  dengan  motivasi  kerja  maupun  dengan  prestasi  kerjasementara motivasi kerja berhubungan negatif signifikan terhadap prestasi kerja. Disarankan agar perusahaanmenambahkan standar waktu kecepatan kerja dalam penilaian kerja karyawan, dan penelitian selanjutnyamemperbesar jumlah sampel pada beberapa kategori hotel.

Analisis Pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada RS Roemani Semarang)

Intisari

Industri layanan medis saat ini semakin kompetitif. Hal ini mendorong rumah sakit-rumah sakit untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Tak terkecuali Rumah Sakit Roemani Semarang. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kinerja karyawan dengan meningkatkan kepuasan kerja.

Pendekatan Peneltian

Penelitian ini menganalisa pengaruh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja yang mempengaruhi kinerja karyawan. Untuk menguji permasalahan tersebut, kuesioner disebarkan pada 110 karyawan Rumah Sakit Roemani Semarang. Data yang terkumpul kemudian dianalisa menggunakan teknik analisis Model persamaan Struktural –Structural Equation Modeling (SEM). Hasil Analisis SEM telah memenuhi kriteria indeks kelayakaan model (Goodness of Fit Index Criteria): chi square = 106.716, probability = 0.649, RMSEA = 0.000, GFI = 0.892, AGFI = 0.854, CFI = 1.000.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi secara positif dan signifikan berpengaruh terhadap kepuasan kerja yang berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja, budaya organisasi secara positif dan signifikan berpengaruh terhadap kinerja, gaya kepemimpinan secara positif dan signifikan berpengaruh terhadap kinerja baik secara langsung maupun tak langsung melalui kepuasan kerja. Atas dasar hasil tersebut, implikasi manajerial yang dapat disarankan adalah peningkatan kepuasan kerja dan kinerja dapat dicapai dengan menciptakan dan menjaga budaya keterlibatan dalam budaya perusahaan, menerapkan gaya kepemimpinan partisipatif sejalan dengan memberikan tingkat gaji yang dirasa memuaskan bagi karyawan.

 

Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Komunikasi dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun

Intisari

Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Komunikasi dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pendekatan Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Responden penelitian adalah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun yang berstatus PNS sebanyak 1011 orang sebagai populasi, diambil sampel sebanyak 102 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen yang berbentuk angket, untuk variabel kualitas SDM, komunikasi dan komitmen organisasi dan kinerja pegawai SKPD. Instrumen dikalibrasi dengan menggunakan validitas butir dan koefisien reliabilitas. Validitas butir diuji dengan menggunakan korelasi product moment, sedangkan koefisien reliabilitas instrumen diuji dengan sistim split half dan dihitung menggunakan rumus Alpha Cronbach. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik korelasi sederhana, ganda, serta menggunakan persamaan regresi liniear sederhana dan ganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menemukan bahwa : (1) ada dampak yang positif antara kualitas SDM (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) dengan koefisien ry1 = 0,145 dan persamaan regresi Yˆ = 0,700+0,129 X1; (2) ada dampak yang positif antara komunikasi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) dengan koefisien ry2 = 0,159 dan persamaan regresi Yˆ = 0,700+0,159X2; (3) ada dampak yang positif antara komitmen organisasi (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) dengan koefisien ry3 = 0,518 dan persamaan regresi Yˆ = 0,700+0,543X3; (4) ada dampak yang positif antara kualitas SDM, komunikasi dan komitmen organisasi (X123) secara bersama–sama terhadap kinerja (Y) dengan persamaan regresi Yˆ = 0,700+0,126X+0,159X+0,543X.

 

Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Fisik, Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Pertamina (Persero) UPMS III TERMINAL TRANSIT UTAMA BALONGAN, INDRAMAYU

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris: (1) dampak kepemimpinan, lingkungan kerja fisik dan kompensasi terhadap kinerja karyawan di PT. Pertamina (Persero) Terminal III Transit Utama Balongan, Indramayu; (2) faktor yang paling berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Terminal Pertamina UPms III Transit Utama Balongan, Indramayu antara tiga faktor yaitu kepemimpinan, lingkungan kerja fisik dan kompensasi. Populasi penelitian ini adalah karyawan PT. Pertamina (Persero) Terminal III Transit Utama Balongan, Indramayu. Responden dari PT

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini terdiri dari 72 karyawan. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda, analisis korelasi berganda dan analisis korelasi parsial. Itu hasil penelitian ini adalah: (1) model regresi: Y = 46.812+ 0,264X1 – 0,324 X2 + 0,271 X3 + å. Dari model ini,menemukan bahwa semua variabel independen berdampak padavariabel dependen; (2) hasil korelasi parsial adalah bahwa ada pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja fisik dan kompensasi terhadap kinerja karyawan di PT. Pertamina (Persero) Terminal UPms III Transit Utama Balongan, Indramayu.

Hasil Penelitian

Di antara tiga variabel independen, kompensasi memiliki yang lebih kuat berdampak pada kinerja karyawan di PT. Pertamina (Persero) Terminal III Transit Utama Balongan, Indramayu. Hal ini dapat ditunjukkan dari nilai koefisien variabel kompensasi yang lebih besar dari pekerjaan fisik variabel lingkungan dan kepemimpinan. Di antara tiga variabel independen, kompensasi juga memiliki yang kuat korelasi dengan kinerja karyawan di PT. PENGARUH KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA FISIK, DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. PERTAMINA (PERSERO) UPMS III TERMINAL TRANSIT UTAMA BALONGAN, INDRAMAYU Pertamina (Persero) UPms III Terminal Transit Utama Balongan, Indramayu, dengan nilai korelasi 23,2%.

Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pengalaman Kerja, dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Melalui Disiplin Kerja Karyawan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja melalui Disiplin Kerja di Departemen Pekerjaan Umum Central Provinsi Kalimantan.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini juga termasuk penelitian observasi dan angket dengan sampel dari 117 karyawan dan pekerja kontrak pegawai negeri sipil di Departemen Pekerjaan Umum Pusat Bagian pemukiman Kalimantan tertentu. Data telah dikumpulkan dan diproses menggunakan validitas dan keandalan. Teknik analisis kuantitatif yang digunakan adalah teknik analisis jalur (path analysis), jalur analisis menggunakan SPSS versi 19.0.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan Level Pendidikan, Pengalaman Kerja, Kepemimpinan Gaya dan efek pada kinerja pekerjaan Disiplin Positif di PU Provinsi Kalimantan Tengah.

Analisis Pengaruh Keamanan Kerja dan Komitmen Organisasional terhadap Turnover Intention Serta Dampaknya Pada Kinerja Karyawan Outsourcing (Studi Pada PT. PLN Persero APJ Yogyakarta)

Intisari

Turnover intention dapat berdampak pada penurunan kinerja karyawan maka perlu diketahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap turn over intention agar turnover intention karyawan dapat ditekan. Menurut Dessler (1992), keberhasilan perusahaan sangat dipengaruhi oleh kinerja karyawannya. Berbagai cara bisa ditempuh untuk memperoleh kinerja karyawan yang efektif dan efisien. Hasil survai pendahuluan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa jumlah karyawan outsourcing tahun 2009 di PT. PLN (Persero) APJ Yogyakarta adalah 76.15% dari total jumlah karyawan yang ada dengan tingkat turnover mencapai 7.17%.

Karyawan outsourcing tersebut menempati posisi-posisi strategi (penting) dalam business unit yang dijalankan PLN. Berdasarkan hal tersebut maka karyawan outsourcing tidak dapat disamakan dengan karyawan tetap karena karyawan outsourcing melakukan aktivitas perusahaan yang didelegasikan kepadanya yang terikat dalam suatu kontrak kerja sama. Oleh karena itu komitmen organisasional dari karyawan outsourcing perlu diteliti karena dapat berdampak pada kinerjanya.

Untuk menjawab permasalahan penelitian, dikembangkan sebuah model penelitian empiris dengan menggunakan empat variabel penelitian yaitu keamanan kerja, komitmen organisasi, turnover intention, dan kinerja karyawan. Dari keempat variabel tersebut dirumuskan lima hipotesis penelitian. Dalam penelitian ini data primer diperoleh secara langsung dari responden melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan outsourcing PT. PLN (Persero) APJ Yogyakarta. Adapun jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 142 responden dengan teknik analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling.

Hasil Penelitian

Hasil pengujian hipotesis berdasarkan nilai Critical Ratio (CR) dan nilai probability menunjukkan bahwa keamanan kerja berpengaruh negatif terhadap turn over intention, komitmen organisasi berpengaruh negatif terhadap turn over intention, turnover intention berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan, keamanan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, dan komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Karyawan terhadap Efektifitas Layanan Penerbitan Akta Kelahiran dan Perkawinan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surakarta

Intisari

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya  kepemimpinan dan motivasi kerja karyawan terhadap efektifitas layanan penerbitan akta kelahiran dan perkawinan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surakarta. Untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja karyawan terhadap efektifitas layanan secara bersama-sama, dilakukan Uji F, sedangkan pengaruh secara individu, dilakukan Uji t.

Hasil Penelitian

Hasil uji F dan Uji R2 yang dilakukan menunjukkanbahwa model yang digunakan  cukup baik yaitu; gaya kepemimpinan, motivasi kerja karyawan dan efektifitas layanan  sudah tepat. Berdasarkan hasil analisis data, maka di dapatkan pengujian variabel independen secara bersama-sama (gaya kepemimpinan dan motivasi kerja) terhadap efektivitas layanan, dengan membandingkan hasil uji Fhitung dengan Ftabel, hasil analisis diketahui bahwa nilai Fhitung sebesar 26,651 lebih besar dari Ftabel yaitu 3,15 artinya; secara bersama-sama variabel gaya kepemimpinan dan variabel motivasi kerja berpengaruh terhadap efektivitas layanan. Uji R2.

Berdasarkan hasil analisis data, melalui Uji R², diperoleh R² sebesar  0,592 ini menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan motivasi kerja  mempunyai kontribusi pengaruh terhadap variabel efektivitas layanan sebesar 59,2%.  Sedangkan sisanya (40,8%) mendapat kontribusi dari variabel lain yang tidak penulis  teliti, variabel-variabel tersebut misalnya lingkungan kerja, disiplin, faktor individu,  pendidikan formal dan lain-lain. Uji t, digunakan untuk menguji secara parsial atau satu-satu antara variabel independen dengan variabel dependen, adapun hasilnya dari analisis regresi adalah ; (a) Pengaruh variabel gaya kepemimpinan terhadap efektivitas layanan.Dari hasil analisis didapatkan nilai thitung sebesar 3,167 sedangkan nilai ttabel sebesar 2,682 dengan ? 1% dan df = 48, atau dengan membandingkan nilai probabilitas thitung kepemimpinan yaitu sebesar 0,003 : 0,05 artinya nilai probabilitas < nilai alfa maka terbukti ada pengaruh yang signifikan antara variabel gaya kepemimpinan terhadap efektivitas layanan. (b) Pengaruh variabel motivasi kerja terhadap efektivitas layanan.Dari hasil analisis didapatkan nilai t hitung sebesar 4,070 sedangkan nilai ttabel sebesar 2,011 dengan ? 5% dan df = 58, atau dapat juga disimpulkan dengan cara yang lebih mudah yaitu membandingkan nilai probabilitas thitung motivasi kerja yaitu sebesar 0,000 : 0,05 artinya, nilai probabilitas < nilai alfa maka ada pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi kerja terhadap efektivitas layanan.

Leave a Reply

Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by