HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

 

  1. Dampak Iklim Organisasi Terhadap Kebahagiaan Dan Kinerja Karyawan (Studi Pada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
  2. Pengaruh Tekanan Eksternal, Pengendalian Internal, Ketidakpastian Lingkungan, Komitmen Manajemen Dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Penerapan Transparansi Pelaporan Keuangan
  3. Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan Formal Dan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Dengan Gender Sebagai Variabel Moderasi
  4. Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Guru (Pada SMK Muhammadiyah Kabupaten Gunungkidul)
  5. Pengaruh Motivasi Intrinsik Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Dan Disiplin Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang
  6. Pengaruh Kepuasan Kerja, Komitmen Dan Budaya Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior Pada Karyawan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
  7. Pengukuran Kinerja Organisasi Dengan Wawasan Tujuan Organisasi
  8. Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Perawat (Studi Pada RSU PKU Muhammadiyah Tunas Medika Purworejo)
  9. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada PT. BPR Segara Anak Kencana Aikmel Provinsi Lombok NTB)
  10. Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja Dan Konflik Peran Terhadap Komitmen Organisasi Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Di BPS Propinsi D.I. Yogyakarta
  11. Pengaruh Kompensasi Terhadap Turnover Intention Dengan Job Embeddedness Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Karyawan Di PT. Primissima)
  12. Pengaruh Komitmen Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Publik (StudiEmpiris pada SKPD Pemerintah Kabupaten Boyolali)
  13. Pengaruh Promosi Jabatan Dan Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Bank Bni Syariah Cabang Cirebon
  14. Pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi, Budaya Organisasi Dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Guru Pada Slta Di Bawah Yayasan Muhammadiyah Se Kabupaten Purworejo
  15. Evaluasi Program Pelatihan Soft Skill Mahasiswa: Pendekatan Experimental Research
  16. Pengaruh Komitmen Organisasi, Budaya Organisasi, Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Publik (Studi Empiris Pada Skpd Pemerintah Kabupaten Kerinci)
  17. Pengaruh Faktor Bauran Pemasaran Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Inap Rs Pku Muhammadiyah Bantul
  18. Strategi Peningkatan Kinerja Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  19. Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Lembaga Pendidikan Islam
  20. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional Dan Kompensasi Kerja Terhadap Efektivitas Kerja Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Pejabat Fungsional Statistisi Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

 

Dampak Iklim Organisasi Terhadap Kebahagiaan Dan Kinerja Karyawan (Studi Pada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)

Intisari

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi terhadap karyawan kinerja dengan kebahagiaan sebagai variabel intervening. Populasi penelitian adalah semua karyawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang 245 karyawan dari 9 fakultas dan 25 unit / departemen. Analisis jalur digunakan untuk menganalisis data. Hasilnya menunjukkan itu iklim organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dan ada temuannya iklim organisasi yang lebih baik berimplikasi untuk meningkatkan kebahagiaan karyawan di tempat kerja. Implikasi dari Temuan ini menyimpulkan artikel.

Pengaruh Tekanan Eksternal, Pengendalian Internal, Ketidakpastian Lingkungan, Komitmen Manajemen Dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Penerapan Transparansi Pelaporan Keuangan

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh tekanan eksternal, pengendalian internal, ketidakpastian lingkungan, komitmen manajemen dan kompetensi sumber daya manusia terhadap penerapan transparansi pelaporan keuangan SKPD. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penggunaan survei kuesioner. Kuisioner disampaikan ke unit kerja aparatur (SKPD) di Kabupaten Tegal. Pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive sampling. Sebanyak 110 kuesioner dibagikan kembali ke 103 dan dapat diproses sebanyak 94 kuesioner. Data yang dikumpulkan diproses dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan eksternal, pengendalian internal, berpengaruh positif signifikan terhadap transparansi pelaporan keuangan. Sedangkan ketidakpastian lingkungan, komitmen manajemen, kompetensi sumber daya manusia. tidak berpengaruh signifikan terhadap penerapan transparansi pelaporan keuangan.

Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan Formal Dan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Dengan Gender Sebagai Variabel Moderasi

Intisari

Penelitian ini membahas pengaruh pendidikan formal dan motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan jenis kelamin sebagai variabel Moderasi

Subjek penelitian adalah karyawan tetap Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan sampel 152 orang. Data yang dikumpulkan adalah metode survei yaitu dengan memberikan daftar pertanyaan atau kuesioner langsung kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier bertahap, analisis pengaruh pengujian antara variabel tingkat pendidikan formal dan motivasi terhadap variabel kepuasan kerja yang dilakukan dengan analisis regresi berganda (multiple regression). Sedangkan untuk pengujian variabel tingkat pendidikan formal dan motivasi pada variabel kepuasan kerja dengan melihat pengaruh interaksi gender sebagai variabel moderasi menggunakan Moderated regression analysis (MRA), yang dioperasikan oleh IBM SPSS versi 21.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat pendidikan formal dan motivasi berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan kerja, tingkat pendidikan formal dan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, motivasi dan pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, dan tingkat motivasi pendidikan formal dengan gender sebagai variabel moderasi mempengaruhi kepuasan kerja.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Guru (Pada SMK Muhammadiyah Kabupaten Gunungkidul)

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja guru pada SMK Muhammadiyah Gunungkidul. Objek penelitian adalah guru SMK Muhammadiyah 1 Wonosari, SMK Muhammadiyah 1 Patuk dan SMK Muhammadiyah 1 Tepus Gunungkidul. Sampel penelitian ini adalah 121 guru. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, kepuasan kerja dan komitmen organisasi dapat memberikan kontribusi pengaruh positif terhadap kinerja guru. Variabel dominan yang mempengaruhi kinerja adalah komitmen organisasi.

Pengaruh Motivasi Intrinsik Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Dan Disiplin Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang

Intisari

Penelitian ini diusulkan untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi intrinsik terhadap kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja dan disiplin kerja sebagai variabel mediasi.

Pendekatan Penelitian

Objek penelitian ini adalah kantor Statistik Kabupaten Magelang, dan subjek penelitian ini adalah karyawan (pegawai negeri sipil) di Kantor Statistik Kabupaten Magelang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Seluruh pegawai negeri sipil di BPS Kabupaten Magelang yang berjumlah 41 orang diberikan kuesioner.

Hasil Penelitian

Data dari penelitian diuji dan dianalisis menggunakan Smart-PLS. Kesimpulan pertama adalah motivasi intrinsik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dan kesimpulan kedua adalah motivasi intrinsik berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja. Kesimpulan ketiga adalah motivasi intrinsik berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Kesimpulan keempat adalah kepuasan kerja tidak mempengaruhi disiplin kerja, dan kesimpulan kelima adalah kepuasan kerja juga tidak berdampak pada kinerja. Kesimpulan keenam adalah kedisiplinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa disiplin kerja adalah variabel yang memediasi hubungan antara motivasi intrinsik dengan kinerja pada Kantor Statistik Kabupaten Magelang.

Pengaruh Kepuasan Kerja, Komitmen Dan Budaya Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior Pada Karyawan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Intisari

Organizational Citizenship Behavior (OCB) adalah perilaku positif, dalam hal ini perilaku individu lain untuk membantu pekerjaan yang ditunjukkan oleh seseorang dalam suatu organisasi atau perusahaan. Kontribusi yang diperlihatkan oleh pekerja dalam bentuk pekerjaan di luar pekerjaan yang harus ia lakukan, menunjukkan pekerjaan yang membantu perilaku orang lain di perusahaan sehingga tindakan ini dapat meningkatkan kinerja organisasi atau perusahaan tersebut.penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh pekerjaan. kepuasan, komitmen dan budaya organisasi pada organisasi Citizenship Behavior dia melibatkkan variabel dependen Citizenship Behavior (OCB) organisasi diukur dengan kepuasan kerja, komitmen, dan budaaya. Organisasi penelitian menggunakan data primer dan jumlah sampel yang ada di 115 RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II. Metode yang digunakan dalam sampel ini adalah purposive sampling, yaitu metode pengambilan sampel dengan beberapa kriteria.

Hasil Penelitian

Analisis menunjukkan bahwa ada tiga temuan: 1) Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), 2) Komitmen untuk mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), 3) Organisasi budaya secara positif dan signifikan terhadap Organisasi Perilaku Warga.

Pengukuran Kinerja Organisasi Dengan Wawasan Tujuan Organisasi

Intisari

Perkembangan dunia bisnis yang semakin kompetitif menyebabkan perubahan besar luar biasa dalam persaingan, produksi, pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, dan penanganan transaksi antara perusahaan dengan pelanggan dan perusahaan dengan perusahaan lain. Hanya perusahaan-perusahaan yang memiliki keunggulan pada tingkat dunia yang akan mampu memuaskan atau memenuhi kebutuhan konsumen, mampu menghasilkan produk yang bermutu dengan efisiensi biaya. Perubahan-perubahan tersebut mendorong perusahaan untuk mempersiapkan dirinya agar bisa diterima di lingkungan global. Keadaan ini memaksa manajemen untuk berupaya menyiapkan, menyempurnakan ataupun mencari strategi-strategi baru yang menjadikan perusahaan mampu bertahan dan berkembang dalam persaingan tingkat dunia. Oleh karena itu perusahaan dalam hal ini manajemen harus selalu mengkaji prinsipprinsip yang selama ini digunakan agar dapat bertahan dan tumbuh dalam persaingan yang semakin ketat untuk dapat menghasilkan produk dan jasa bagi masyarakat. Kunci persaingan dalam pasar global adalah kualitas total yang mancakup penekananpenekanan pada kualitas produk, biaya atau tingkat harga, kualitas pelayanan, penyerahan tepat waktu, estetika dan bentuk-bentuk kualitas lain yang terus berkembang guna memberikan kepuasan terus menerus kepada pelanggan agar tercipta pelanggan yang loyal. Penilaian atau pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang penting dalam perusahaan. Selain digunakan untuk menilai keberhasilan perusahaan, pengukuran kinerja juga dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan sistem imbalan dalam perusahaan, misalnya untuk menentukan tingkat gaji karyawan maupun reward yang layak. Pihak manajemen juga dapat menggunakan pengukuran kinerja perusahaan sebagai alat untuk mengevaluasi pada periode yang lalu.

Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Perawat (Studi Pada RSU PKU Muhammadiyah Tunas Medika Purworejo)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja, 2). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja, 3) Variabel dominan yang mempengaruhi kepuasan kerja, baik itu lingkungan kerja atau komitmen organisasi. Data dikumpulkan dari 60 responden dengan menggunakan metode populasi. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, yang meliputi uji validitas instrumen penelitian dengan menggunakan korelasi product moment dan uji reliabilitas dengan menggunakan teknik Cronbach’s Alpha, pengujian hipotesis yang menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji t dan koefisien determinasi.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, 2). Komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, 3) Variabel komitmen organisasi memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap kepuasan kerja daripada lingkungan kerja.

Analisis Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada PT. BPR Segara Anak Kencana Aikmel Provinsi Lombok NTB)

Intisari

Pada tesis ini penulis meneliti tentang budaya organisasi, gaya kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, gaya kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan PT BPR Segara Anak Kencana Aikmel Provinsi Lombok NTB. Untuk menguji permasalahan tersebut, kuesioner disebarkan pada 84 karyawan PT BPR Segara Anak Kencana Aikmel Provinsi Lombok NTB. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan program komputer yaitu SPSS versi 20. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif rentang nilai dan regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT BPR Segara Anak Kencana Aikmel Provinsi Lombok NTB , gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT BPR Segara Anak Kencana Aikmel Provinsi Lombok NTB, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT BPR Segara Anak Kencana Aikmel Provinsi Lombok NTB.

Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja Dan Konflik Peran Terhadap Komitmen Organisasi Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Di BPS Propinsi D.I. Yogyakarta

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas kehidupan kerja dan konflik peran terhadap komitmen organisasi dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening di BPS Provinsi D.I Yogyakarta. Penelitian dilakukan di BPS Provinsi D.I. Yogyakarta, di mana semua karyawan dijadikan sampel, jadi penelitian ini disebut populasi penelitian.

Pendekatan Penelitian

Mengumpulkan data menggunakan metode kuesioner survei. Jumlah responden sebanyak 77 orang, sejak tahun 2012, ada 2 karyawan yang sedang belajar tugas, satu orang pensiunan dan satu orang meninggal. Jumlah kuesioner dibagikan sesuai dengan jumlah responden yaitu 77 set, dan kembali sebanyak 77. Penelitian dilakukan pada pertengahan Desember.

Dari hasil penelitian ini bahwa (a). kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, (b). Konflik peran tidak berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan kerja, (c). Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap komitmen organisasi, (d). Konflik bukanlah peran efek negatif signifikan dari komitmen organisasi, (e). Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap komitmen organisasi, (f). Kepuasan kerja memediasi pengaruh tidak langsung dari kualitas kehidupan kerja untuk komitmen organisasi, dan (g). Kepuasan kerja memediasi efek tidak langsung dari kualitas peran yang saling bertentangan dari komitmen organisasi.

Pengaruh Kompensasi Terhadap Turnover Intention Dengan Job Embeddedness Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Karyawan Di PT. Primissima)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi terhadap intensi turnover dengan embedded job sebagai variabel intervening studi pada PT. Karyawan Primissima. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi di PT. Primissima. Jumlah sampel yang digunakan adalah 109 responden menggunakan cluster sampling dan teknik kenyamanan. Teknik analisis yang digunakan untuk tes ini adalah SEM (Structural Equation Modeling) menggunakan perangkat lunak AMOS versi 22. Berdasarkan analisis, hasilnya menunjukkan bahwa kompensasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi turnover, kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap embeddedness pekerjaan, kompensasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi turnover, dan kelekatan kerja tidak memediasi pengaruh kompensasi terhadap intensi turnover pada karyawan produksi PT Primissima.

Pengaruh Komitmen Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Publik (StudiEmpiris pada SKPD Pemerintah Kabupaten Boyolali)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi terhadap intensi turnover dengan embedded job sebagai variabel intervening studi pada PT. Karyawan Primissima. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi di PT. Primissima. Jumlah sampel yang digunakan adalah 109 responden menggunakan cluster sampling dan teknik kenyamanan. Teknik analisis yang digunakan untuk tes ini adalah SEM (Structural Equation Modeling) menggunakan perangkat lunak AMOS versi 22. Berdasarkan analisis, hasilnya menunjukkan bahwa kompensasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi turnover, kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap embeddedness pekerjaan, kompensasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi turnover, dan kelekatan kerja tidak memediasi pengaruh kompensasi terhadap intensi turnover pada karyawan produksi PT Primissima.

Pengaruh Promosi Jabatan Dan Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Bank BNI Syariah Cabang Cirebon

Intisari

Penelitianini bertujuan untuk menguji pengaruh komitmen organisasi, gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja organisasi publik di SKPD Boyolali. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) di Kabupaten Boyolali. Teknikpengambilansampelnyaadalahmetodeconvenience sampling dandiperolehdari 4 SKPD. Data dan sumber data yang digunakan adalah data primer. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Kuesioner dibagikan kepada 70 responden dan hanya 59 responden yang mengisi kuesioner tersebut. Alat analisis dalam penelitian ini meliputi (1) uji kualitas data : uji validitas dan uji reliabilitas, (2) uji asumsi klasik : uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heterokesdastisitas, (3) uji analisis regresi linier berganda, (4) uji hipotesis : uji f, uji t dan koefisien determinasi.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa : (1) komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi publik, dimanat hitung> t tabelyaitu 2,612 > 2,021 (sig 0,012 < 0,05) yang berarti H1diterima, (2) gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi publik, dimana t hitung>t tabel yaitu 3,026 > 2,021 (sig 0,004 < 0,05) yang berarti H2 diterima, (3) budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi publik, dimana t hitung >t tabel 2,378 > 2,021 (sig 0,021 < 0,05) yang berarti H3 diterima, (4) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi publik, dimana t hitung >tt abel 2,250 > 2,021 (sig 0,029 < 0,05) yang berarti H4diterima.

Pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi, Budaya Organisasi Dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Guru Pada SLTA Di Bawah Yayasan Muhammadiyah Se Kabupaten Purworejo

Intisari

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan perusahaan adalah dengan melihat hasil penilaian kinerjakaryawannya. Suatu perusahaan tentu mengharapkan perusahaan itu tumbuh dan berkembang sesuai dengan tujuan yang diharapkan, untuk itu dibutuhkan karyawan yang dapat mendukung tercapainya tujuan tersebut.Perusahaan sendiri harus benar-benar tepat dalam mempromosikan dan memberikan tunjangan kesejahteraan kepada karyawannya, tujuannya untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kriteria kebutuhan perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui: 1. Seberapa besar promosi jabatan berpengaruh terhadap kinerja karyawan di Bank BNI Syariah Cabang Cirebon,2. Seberapa besar insentif berpengaruh terhadap kinerja karyawan di Bank BNI Syariah Cabang Cirebon, 3. Seberapa besar promosi jabatan dan insentif berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan Bank BNI Syariah Cabang Cirebon. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di Bank BNI Syariah Cabang Cirebon yang berjumlah 68 karyawan.Melalui uji coba untuk mengetahui kesahihan (validitas) dan kehandalan (reliabilitas).Sedangkan metode analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji F dan uji t.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa secara parsial Promosi memiliki thitung> ttabel yaitu 2,434 > 1,66864 atau thitung> ttabel dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 berarti positif dan signifikan. Sementara insentif memiliki thitung> ttabel yaitu 4,634 > 1,66864 atau thitung> ttabel dan tingkat signifikan 0,000 < 0,005 berarti positif dan signifikan. Kemudiansecara simultan Fhitung>Ftabel atau 22,863 > 3,14 dapat disimpulkan bahwa promosi dan insentif berpengaruh terhadap kinerja karyawan di Bank BNI Syariah Cabang Cirebon. Koefisien determinasi dari hasil SPSS pengaruh promosi terhadap kinerja sebesar 21,9 %, pengaruh insentif terhadap kinerja sebesar 35,9 %, pengaruh promosi dan insentif terhadap kinerja sebesar 41,3 %, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.

Evaluasi Program Pelatihan Soft Skill Mahasiswa: Pendekatan Experimental Research

Intisari

Tesis ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, motivasi, budaya organisasi, dan stres kerja terhadap kepuasan kerja guru di sekolah menengah di bawah Yayasan Muhammadiyah Purworejo.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif variabel disiplin kerja terhadap kepuasan kerja guru dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,156 dengan nilai p = 0,024 <0,05, pengaruh positif variabel motivasi terhadap kepuasan kerja guru dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,218 dengan nilai p = 0,018 <0,05, pengaruh positif variabel budaya organisasi terhadap kepuasan kerja guru menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,472 dengan nilai p = 0,000 <0,05, pengaruh negatif variabel stres kerja terhadap kepuasan kerja guru dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar – 0,233 dengan p nilai = 0,000 <0,05 dan pengaruh positif disiplin kerja, motivasi, dan stres budaya organisasi bekerja secara simultan terhadap kepuasan kerja guru dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 42,367 dengan nilai p = 0,000 <0,05 dengan pengaruh 62,60%.

Pengaruh Komitmen Organisasi, Budaya Organisasi, Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Publik (Studi Empiris Pada Skpd Pemerintah Kabupaten Kerinci)

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program pelatihan soft skill siswa, terutama pada kepuasan siswa terhadap pelaksanaan pelatihan soft skill, pemahaman siswa tentang materi pelatihan, identifikasi tingkat self efficacy (sebelum dan sesudah pelatihan) dan dampak pelatihan terhadap perilaku siswa. 31 siswa dari Departemen manajemen dilibatkan dalam penelitian ini. Analisis rata-rata dan uji t berpasangan digunakan untuk menganalisis data.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) siswa puas dengan pelaksanaan pelatihan di semua aspek (ii) siswa dipahami dengan materi pelatihan (iii) ada perbedaan tingkat kemanjuran diri (sebelum dan sesudah pelatihan) (iv) perubahan perilaku siswa tidak butuh waktu lama.

Pengaruh Faktor Bauran Pemasaran Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Inap Rs Pku Muhammadiyah Bantul

Intisari

Latar Belakang: Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul adalah rumah sakit tipe C dengan kapasitas 133 tempat tidur. Tingkat Okupasi Tempat Tidur selama 5 tahun terakhir adalah sekitar 57% – 67%. Ini adalah rumah sakit swasta dengan biaya operasional yang didukung sepenuhnya dari pendapatan yang diperoleh dari pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional dan survei dengan pendekatan cross sectional. Populasi terdiri dari semua pada pasien. Ada 120 responden. Analisis uji menggunakan regresi linier.

Hasil Penelitian

Hasil dan Diskusi: Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,755. Ini berarti bauran pemasaran (X) memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan loyalitas pasien (Y). Setara dengan regresi menunjukkan Y = -0,285-0,020X1 + 0,017X2 + 0,024X3 + 0,100X4 + 0,065X5 + 0,096X6 + 0,315X7. Dengan koefisien determinasi (R2) 0,542. Ini menyiratkan bahwa loyalitas pasien secara simultan mempengaruhi sebanyak 54,2% terhadap loyalitas pasien. Nilai perhitungan F adalah 21.157, F signifikan adalah 0.000, keandalan 95%. Faktor Bauran Pemasaran yang mempengaruhi keputusan pasien untuk menggunakan kembali dalam pelayanan pasien di Rumah Sakit PKU Bantul Muhammadiyah adalah kondisi bangunan (4,347, p = 0,000) dan proses (2,320, p = 0,022). Faktor-faktor lain: produk, harga, tempat, promosi dan orang-orang belum mempengaruhi loyalitas pasien dalam rawat inap di Rumah Sakit PKU Bantul Muhammadiyah, produk (0,354, p = 0,724), harga (0,287, p = 0,775), tempat (0,470, p = 0,639), promosi (1,633, p = 0,105), orang (1,133, p = 0,260) .Kesimpulan: Faktor Bauran Pemasaran yang mempengaruhi keputusan pasien untuk digunakan kembali dalam pelayanan pasien di Rumah Sakit PKU Bantul Muhammadiyah adalah kondisi bangunan dan proses pelayanan yang telah diberikan.

Strategi Peningkatan Kinerja Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Intisari

Yogyakarta merupakan kota pelajar yang banyak memiliki lembaga pendidikan baik kejuruan maupun formal. Lembaga pendidikan formal salah satunya adalah Perguruan Tinggi Swasta. Salah satu P I S di Yogyakarta ini adalah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). UMY merupakan salah satu diantara 7 5 PTS yang ada di Yogyakarta yang harus bersaing ketat untuk mendapatkan mahasiswa. Beberapa persyaratan yang diperlukan agar PTS mampu bersaing dengan PTS lain dan PTN antara lain: memiliki program studi yang potensial di masa depan, status akreditasi yang jelas, serta pengelolaan manajemen perguruan tinggi yang profesional. Dengan melihat beberapa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki UMY, serta melihat peluang dan ancaman yang ada di luar maka selama satu tahun terakhir ada kemungkinan kinerja Universitas Muhammadiyah Yogyakarta telah menurun. Buktinya antara lain adanya penurunan jumlah mahasiswa baru di beberapa fakultas, selain itu ada beberapa pelayanan yang diberikan kepada karyawan terkesan ‘asal terlaksana’ dan kurang profesional. Dari ha1 itulah penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal da eksternal yang melingkupi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, mengungkapkan isu-isu strategis untuk meningkatkan kinerja UMY dan merekomendasikan strategi yang dapat diterapkan di UMY.

Hasil Penelitian

Berdasarkan analisis SWOT dapat diketahui bahwa isu-isu strategis yang muncul di UMY adalah: 1. Profesionalisme dosen dan karyawan 2. Manajemen organisasi secara menyeluruh 3. Lulusan sebagai sarjana muslim yang beretos Islam dan berwawasan Iptek. 4. Kerjasama dengan lembaga lain. Berdasarkan isu-isu strategis tersebut dapat disusun alternatif strategi sebagai berikut: 1. Upaya untuk meningkatkan profesionalisme dosen dilakukan dengan menerapkan strategi pertumbuhan di tingkat universitas, dan strategi sumber daya manusia di tingkat fakultas. Sedangkan upaya peningkatan profesionalisme karyawan dilakukan dengan memaksimalkan strategi stabilitas di tingkat universitas dan strategi diversifikasi di tingkat fakultas atau bagian. 2. Upaya untuk memperbaiki manajemen organisasi dapat dilakukan dengan cara melaksanakan strategi stabilitas dan strategi pengurangan di tingkat universitas dan strategi kepemimpinan di tingkat fakultas.

Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Lembaga Pendidikan Islam

Intisari

Sampai saat ini, manusia masih menjadi media yang paling efektif dalam proses internalisasi nilai-nilai pendidikan kepada peserta didik. Oleh karena keefektifan tersebut, pengetahuan, skill, dan sikap yang dimiliki oleh para pendidik dapat dikembangkan agar tujuan pendidikan yang diharapkan terwujud sesuai sasaran. Paper ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi kegiatan pengembangan sumber daya manusia di lembaga pendidikan Islam.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa pengembangan sumber daya manusia di sekolah/madrasah Islam merupakan suatu kebutuhan untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Pengembangan tersebut adalah pengembangan profesionalisme dan profesionalitas. Adapun kegiatan tersebut dilakukan melalui pembelajaran, pendidikan, pengembangan, dan pelatihan.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional Dan Kompensasi Kerja Terhadap Efektivitas Kerja Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Pejabat Fungsional Statistisi Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Intisari

Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan situasional dan kompensasi pekerjaan terhadap efektivitas kerja, dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi.

Objek penelitian ini adalah kantor Statistik Provinsi Yogyakarta, dan subjek penelitian ini adalah ahli statistik resmi di Statistik Provinsi Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh. Semua ahli statistik resmi, yang tidak belajar dan pergi, dalam Statistik Provinsi Yogyakarta yang berjumlah 92 orang diberikan studi kuesioner.

Data dari penelitian diuji dan dianalisis menggunakan Smart-PLS. Kesimpulan pertama adalah gaya kepemimpinan situasional positif dan secara signifikan mempengaruhi motivasi kerja. Kesimpulan kedua adalah kompensasi pekerjaan positif dan secara signifikan mempengaruhi motivasi kerja. Kesimpulan ketiga adalah gaya kepemimpinan situasional positif tetapi tidak secara signifikan mempengaruhi efektivitas kerja. Kesimpulan keempat adalah kompensasi pekerjaan positif dan secara signifikan mempengaruhi efektivitas kerja. Kesimpulan kelima adalah motivasi kerja positif dan signifikan mempengaruhi efektivitas kerja. Studi ini juga menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan situasional mempengaruhi efektivitas kerja pada ahli statistik resmi Statistik Yogyakarta, dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by