HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Komunikasi: Berita Kriminal di Televisi dan Kesenjangan Kepuasan

Judul Tesis : Berita Kriminal di Televisi dan Kesenjangan Kepuasan (Studi Deskriptif Kesenjangan Kepuasan Menonton Berita Kriminal Sergap (RCTI) dan Buser (SCTV) di Kalangan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret)

 

A. Latar Belakang

Meskipun televisi baru muncul setelah surat kabar dan radio, namun saat ini hampir setiap rumah memiliki paling tidak satu buah pesawat televisi. Menonton televisi menjadi suatu kegiatan yang tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari masyarakat, meskipun aktifitas menonton televisi hanya dilakukan dalam waktu yang singkat dan atau dengan perhatian yang kurang. Kekuatan besar yang dimiliki oleh televisi mampu menyisihkan kegiatan-kegiatan masyarakat yang lainnya. Semua itu karena televisi berusaha untuk dapat menyajikan acara-acara yang menarik yang bisa mendekatkan para pemirsa dengan realitas sekelilingnya dan dikemas sedemikian rupa untuk menarik perhatian pemirsanya. Hal ini akan menimbulkan pengaruh pada pola penggunaan media (media use) yang disesuaikan dengan keinginan masing-masing. Dengan begitu dapat kita lihat bahwa khalayak aktif dalam pemilihan media untuk memenuhi kebutuhannya akan informasi. Berita merupakan progam yang cukup diminati oleh pemirsa sekarang ini. Mungkin ini karena semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan informasi. Berbagai macam program acara berita saling bersaing menyajikan berita terkini untuk menarik perhatian pemirsa.

Saat ini di dalam masyarakat muncul gejala-gejala sosial yang kurang sehat dengan makin merebaknya tindak kriminal. Tindak kriminal terjadi setiap waktu di seluruh belahan dunia termasuk Indonesia. Dari banyak kasus kriminal yang terjadi, ternyata mampu menyedot perhatian masyarakat untuk menyimak berita-berita mengenai kasus tindak kriminal. Keinginan masyarakat tersebut dapat terpenuhi dengan adanya sejumlah program berita kriminal yang di tayangkan di stasiun-stasiun televisi swasta kita, seperti Sergap (RCTI) ditayangkan setiap hari pukul 12.30 WIB, Buser (SCTV) tayang hari Senin sampai Sabtu pukul 11.30 WIB, Sidik (TPI) tayang setia hari pukul 11.30 WIB, Patroli (Indosiar) tayang setiap hari pukul 11.30 WIB, dan TKP (Trans7) tayang pukul 11.00 WIB. Selain program berita kriminal ada juga program berita lain yang menyajikan liputan peristiwa terkini yang terjadi di Indonesia maupun dunia.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah responden mengalami kesenjangan antara kepuasan yang diharapkan (Gratification Sought) dan kepuasan yang diperoleh (Gratification Obtained) terhadap tayangan berita kriminal Sergap (RCTI) dan Buser (SCTV)?
  2. Apakah terdapat kesenjangan antara kedua media yaitu Buser (RCTI) dengan Sergap (SCTV) dalam kemampuan memberikan kepuasan terhadap responden?

 

C. Landasan Teori Tesis

Deskripsi Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

Universitas Sebelas Maret diresmikan pada 11 Maret 1976 dengan nama Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret (UNS). Pada saat kelahirannya, UNS mempunyai 9 Fakultas yaitu : Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan, Fakultas Sastra Budaya, Fakultas Sosial Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian,dan Fakultas Teknik. Semua kegiatan, baik akademik maupun administrasi pada saat itu tersebar di beberapa tempat di wilayah. Struktur organisasinyapun belum mantap. Secara berangsur mulai tahun 1980 kantor Pusat UNS dan Fakultas mulai menempati di Kampus Kentingan Surakarta.

Deskripsi RCTI (Rajawali Citra Televisi)

Tanggal 24 Agustus 1989, RCTI sebagai stasiun televisi swasta pertama di Indonesia mulai mengudara secara terrestrial di Jakarta. Menayangkan berbagai macam program acara hiburan, informasi dan berita yang dikemas dengan menarik. RCTI tumbuh dengan cepat menjadi agen perubahan dan pembaharu dalam dinamika sosial masyarakat di Indonesia.

Deskripsi SCTV (Surya Citra Televisi)

Bermula dari Jl. Darmo Permai, Surabaya, Agustus 1990, siaran SCTV diterima secara terbatas untuk wilayah Gerbang Kertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoardjo dan Lamongan) yang mengacu pada izin Departemen Penerangan No.1415/RTF/K/IX/1989 dan SK No.150/SP/DIR/TV/1990. Satu tahun kemudian, 1991, pancaran siaran SCTV meluas mencapai Pulau Dewata, Bali dan sekitarnya.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode survei dimana data primer diperoleh dengan cara menyebar kuesioner kepada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universita Sebelas Maret angkatan tahun 2005 sampai 2007.

 

E. Kesimpulan

  • Kesenjangan (Discrepancy)

Pada analisa kesenjangan kepuasan diperoleh kenyataan bahwa responden mengalami kesenjangan antara kepuasan yang diharapkan (Gratification Sought) dan kepuasan yang diperoleh (Gratification Obtained) dalam menonton program berita kriminal Sergap di RCTI dan Buser di SCTV. Hal tersebut ditunjukkan dengan besarnya angka kesenjangan kepuasan pada tiap kebutuhan yang lebih dari 50% dan angka kemampuan media dalam memberikan kepuasan yang berkisar antara 27% sampai 43%. Dengan begitu, berarti tidak ada kebutuhan yang mendapatkan kepuasan dalam skala tinggi yang angka kepuasannya antara 67% sampai 100%.

  • Media yang Lebih Memuaskan

Secara keseluruhan, kemampuan masing-masing media dalam memberikan kepuasan terhadap kebutuhan-kebutuhan responden berada pada skala sedang dengan kemampuan memberikan kepuasan antara 34% sampai 66%. Sedangkan secara keseluruhan kemampuan masing-masing Sergap (RCTI) dan Buser (SCTV) dalam memberikan kepuasan kepada responden adalah sebesar  42.04% dan 43.18%. Hal tersebut berarti kedua jenis program berita kriminal baik Sergap maupun Buser tidak mampu memuaskan kebutuhan responden dalam menonton acara tersebut.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Penulisan Soft News ( Feature ) Pada Program Acara Pawartos Ngayogyakarta Jogja TV
  2. Teknik Tata Cahaya ( Lighting) Acara Koes Plus Kembali & Taman Gabusan Di Tvri Stasiun
  3. Tugas Periset Dalam Produksi Acara Feature di PH MEDIA VISITAMA Communication
  4. Dolanan Anak Sebagai Media Komunikasi Tradisional Komunitas Anak-Anak Di Jawa Tengah
  5. Berita Kriminal di Televisi dan Kesenjangan Kepuasan
Incoming search terms:

Leave a Reply