HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Komunikasi: Kesenjangan Kepuasan dlm Menonton Acara Televisi

Judul Tesis : Kesenjangan Kepuasan dalam Menonton Acara Televisi (Studi tentang Kesenjangan Kepuasan dalam Menonton Acara Silet di RCTI dan Insert Investigasi di Trans TV di Kalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS)

 

A. Latar Belakang

Besarnya angka penetrasi televisi berpengaruh pada semakin mudahnya pegiriman pesan di dunia saat ini. Dalam waktu sekejap kita dapat mengakses berbagai macam informasi. Sehingga tidak dapat dipungkiri lagi bahwa media televisi telah menjadi gudang informasi dan wahana pendidikan sekaligus hiburan bagi khalayaknya.

Salah satu tayangan yang sifatnya memberi informasi dan hiburan pada pemirsa adalah infotainment. Infotainment sendiri berasal dari kata information dan entertainment yang berarti sebuah kemasan acara yang informatif dan juga menghibur. (http://id.wikipedia.org/wiki/Infotainment, diakses 5/9/08). Dikatakan informasi karena infotainment dapat digolongkan sebagai softnews atau soft journalism yang menawarkan berita personal. Nilai berita dalam jurnalisme televisi yang menyodorkan realitas baru, yaitu human interest dari kehidupan tokoh/selebritis membuat tingkat kedekatan emosional tertentu pada pemirsanya. (Wirodono, 2005: 44).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Seberapa besar kepuasan yang diharapkan (Gratifications Sought) Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS sebelum menonton acara Silet di RCTI dan Insert Investigasi di Trans TV?
  2. Bagaimana pola penggunaan media terhadap acara Silet di RCTI dan Insert Investigasi di Trans TV di kalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS?

 

C. Landasan Teori

Gratifications Sought (Kepuasan yang Diharapkan)

Gratifications Sought merupakan kepuasan yang dicari atau diinginkan individu ketika mengkonsumsi suatu jenis media tertentu (radio, tv, koran). (Kriyantono, 2006: 208)

Media Use (Penggunaan Media)

Penggunaan media adalah waktu yang digunakan dalam berbagai media jenis isi media yang dikonsumsi dan berbagai hubungan antara individu konsumen media dengan isi media yang dikonsumsi atau dengan media secara keseluruhan.(Rakhmat, 2001: 66)

 

Gratifications Obtained (Kepuasan yang Diperoleh)

Kepuasan yang nyata yang diperoleh seseorang setelah mengkonsumsi suatu jenis media tertentu. (Kriyantono, 2006: 209)

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif.

Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode peneltian survai.

Penelitian ini dilakukan di FISIP UNS Surakarta yang berlokasi di Jl.Ir Sutami 36 A Surakarta dengan responden Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS.

Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa S-1 Reguler Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS Surakarta yang menonton acara Silet dan Insert Investigasi.

Teknik pengambian sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode acak sederhana (simple random sampling).

Jenis data pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder.

 

E. Kesimpulan

  1. Kepuasan yang diharapkan (Gratifications Sought)

Kebutuhan untuk mengisi waktu luang dan bersantai adalah kebutuhan yang paling ingin dicari pemuasnya oleh mayoritas responden dengan prosentase 78,4%. Kebutuhan yang paling tidak ingin dicari pemuasnya oleh sebagian besar responden adalah kebutuhan untuk menyalurkan emosi, dengan presentase tidak disetujui responden 81,0%.

  1. Penggunaan Media (Media Use)

Gambaran penggunaan media oleh responden pada penelitian ini antara lain :

Penggunaan media berdasarkan tingkat perhatian

  • Pra activity

Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa sebelum menonton kedua acara tersebut, tingkat perhatian responden rendah. Terbukti dari dominannya responden yang menyatakan tidak mencari informasi apapun sebelum menonton kedua acara tersebut. Namun tingkat perhatian responden terhadap acara Insert Investigasi lebih tinggi daripada Silet, tercermin dari banyaknya responden yang menyatakan melihat iklannya di televisi.

  • Duractivity

Pada tahap ini tingkat perhatian responden tergolong tinggi. Terbukti dengan besarnya prosentase responden yang selalu dapat mengerti dan memahami informasi yang disampaikan pada kedua acara tersebut. Namun jika dilihat dari sisi aktivitas saat menonton, mayoritas responden seringkali melakukan aktivitas lain selama menonton kedua acara tersebut.

Penggunaan media berdasarkan frekuensi menonton

Dari tujuh kali penayangan dalam satu minggu ternyata mayoritas responden menyatakan lebih sering menonton kedua acara tersebut sebanyak 1-3x. Namun Insert Investigasi unggul dibandingkan Silet. Secara umum frekuensi menonton kedua acara tersebut tergolong rendah.

  1. Kepuasan yang diperoleh (Gratifications Obtained)

Kepuasan yang diperoleh responden dari menonton acara Silet dan Insert Investigasi sebagian besar dapat terpenuhi. Hal ini tercermin dari 13 jenis kebutuhan yang ingin dicari pemuasnya, 10 kebutuhan masuk dalam kategori terpenuhi yaitu antara skala puas dan sangat puas.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Mekanisme Kerja Divisi Kreatif Dalam Memproduksi Iklan Cetak di PT. Octa Mitra Media Advertising
  2. Proses Kerja Divisi Kreatif dalam Suatu Promo Launching Honda Revo di Cv. Frontline Indonesia
  3. Tugas Script Writer dalam Penulisan Naskah Feature di Ph Media Visitama Communication
  4. Aktivitas Marketing Public Relation Pada Harian Pagi Lombok Post
  5. Proses Produksi dalam Program Acara Tukar Nasib di Dreamlight World Media

 

Leave a Reply