HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Analisis Kinerja: Kinerja Transjakarta Busway dlm Kerangka Balanced Scorecard

Judul Tesis : Analisis Kinerja Transjakarta Busway dalam Kerangka Balanced Scorecard

 

A. Latar Belakang

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas 1.910.931,32 km2 yang terdiri dari ribuan pulau (BPS, 2011), kebutuhan akan pengembangan teknologi dan manajemen transportasi memainkan peranan yang sangat penting dalam rangka mendukung perwujudan kesejahteraan masyarakat. Fungsi pelayanan umum transportasi adalah melalui penyediaan jasa transportasi guna mendorong pemerataan pembangunan, mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman dan terpencil, serta untuk melancarkan mobilitas distribusi barang dan jasa serta mendorong pertumbuhan sub sektor ekonomi nasional. Oleh sebab itu, pembangunan transportasi diarahkan untuk meningkatkan pelayanan jasa transportasi secara efisien, handal, berkualitas, aman, dan terjangkau (Kementerian Negara Riset dan Teknologi, 2010).

Transportasi merupakan unsur penting serta berfungsi sebagai urat nadi kehidupan dan perkembangan ekonomi, sosial, politik dan mobilitas penduduk yang tumbuh bersamaan dan mengikuti perkembangan ekonomi, sosial, politik dan mobilitas penduduk yang tumbuh bersamaan dan mengikuti perkembangan yang terjadi dalam berbagai bidang dan sektor tersebut (Kamaludin Rustian, 2003).

 

B. Perumusan Masalah

Bagaimana kinerja Transjakarta Busway yang diukur dengan menggunakan Balanced Scorecard ditinjau dari 4 perspektif yaitu perspektif pelanggan, perspektif keuangan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran?

 

C. Tinjauan Teori

Pengukuran Kinerja

Pengukuran kinerja pada dasarnya merupakan kegiatan manusia dalam mencapai tujuan organisasi. Mulyadi (1997) mendefinisikan pengukuran kinerja sebagai penentu secara periodik efektivitas operasional suatu organisasi, bagian organisasi, dan pekerja berdasarkan sasaran, standar, dan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Karena organisasi pada dasarnya dioperasikan oleh sumber daya manusia maka penilaian kinerja sesungguhnya merupakan penilaian atas perilaku manusia dalam melaksanakan peran yang mereka mainkan dalam organisasi.

Balanced Scorecard

Balanced Scorecard merupakan contemporary management tool yang digunakan dalam melipatgandakan kinerja keuangan. Oleh karena organisasi pada  dasarnya adalah institusi pencipta kekayaaan, penggunaan Balanced Scorecard dalam pengelolaan menjanjikan peningkatan signifikan kemampuan organisasi dalam menciptakan kekayaan (Mulyadi, 2001).

Pengertian Transportasi

Masry Maringan (2003) menyatakan bahwa transportasi berasal dari kata transportation, dalam bahasa inggris memiliki arti angkutan, yang menggunakan suatu alat untuk melakukan pekerjaan tersebut, atau dapat pula berarti suatu proses pemindahan manusia atau barang dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan suatu alat bantu kendaraan darat, laut, udara, baik umum maupun pribadi dengan menggunakan mesin atau tidak menggunakan mesin.

 

D. Metode Penelitian Tesis

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif.

Dalam penelitian ini populasi seluruh penumpang yang menggunakan jasa pelayanan Transjakarta Busway yang akan digunakan untuk menilai kepuasan pelanggan pada perspektif pelanggan.

Objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah Transjakarta Busway yang beralamatkan pada Jl. Jatinegara Barat No. 142, Gedung Sudin PU Kampung Melayu – Jakarta Timur. Penggunaan Balanced Scorecard untuk mengukur kinerja Transjakarta Busway diharapkan menjadi langkah strategik untuk menilai perusahaan secara menyeluruh dan memberikan dampak positif terhadap kemampuan manajemen Transjakarta Busway dalam melipatgandakan kinerjanya yang tentunya ditinjau dari perspektif-perspektif Balanced Scorecard.

Jenis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder.

Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu wawancara, dokumentasi, observasi dan kuesioner.

 

E. Kesimpulan

  1. Dari penilaian keempat perspektif Balanced Scorecard sebagaimana telah dihasilkan nilai kinerja Transjakarta Busway secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kinerja Transjakarta Busway yang diukur dengan menggunakan Balanced Scorecard yang ditinjau dari perspektif pelanggan, perspektif keuangan, perspektif proses bisnis internal, perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dapat dikatakan baik.
  2. Hasil pengukuran kinerja Transjakarta Busway dengan menggunakan Balanced Scorecard pada perspektif pelanggan menunjukkan hasil yang amat baik. Hal ini menunjukkan realisasi dari target tolok ukur yang ditetapkan telah menunjukkan kinerja yang baik. Pada tahun 2011 terjadi peningkatan jumlah penumpang daripada tahun 2010. Sedangkan hasil dari survei kepuasan pelanggan mengindikasikan bahwa tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan jasa transportasi yang disediakan Transjakarta Busway berada pada tingkat yang cukup baik. Walaupun demikian tingkat pengaduan atas komplain pelanggan masih belum mencapai target yang diinginkan sehingga masih saja ada pelanggan yang belum terlayani dengan baik.
  3. Hasil pengukuran kinerja Transjakarta Busway dengan menggunakan Balanced Scorecard pada perspektif keuangan diketahui bahwa kondisi keuangan Transjakarta Busway dinilai cukup baik karena dapat melakukan efisiensi. Walaupun tingkat pendapatan belum mencapai target yang ditentukan.

 

Contoh Tesis Analisis Kinerja

  1. Analisis Kinerja Keuangan Bank Umum Swasta Nasional Devisa dan Bank Asing Sebelum dan Sesudah Krisis Ekonomi 1997 ? Suatu Sumbangan Pemikiran Kebijakan Perbankan
  2. Analisis Kinerja Reksa Dana yang Dijual Melalui Bank dan Non Bank
  3. Analisis Kinerja Bank yang Melakukan Merger dan Akuisisi, dan Tercatat di Bursa Efek Jakarta ( BEJ ) pada Periode Tahun 1996-2004
  4. Analisis Kinerja Keuangan Badan Layanan Umum dan Penetuan Sratus Subjek Pajaknya
  5. Analisis Kinerja Siklus Efektifitas dikaitkan dengan Kepuasan Pelanggan Terhadap Layanan Resep Farmasi Rawat Jalan di Rumah Sakit Haji Jakarta Tahun 2002
  6. Analisis Kinerja PT. Telekomunikasi Indonesia Era Privatisasi
Incoming search terms:

Leave a Reply