HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Akutansi: Penerapan Balanced Scorecard sebagai Pengukuran Kinerja pd RSUD

Judul Tesis : Penerapan Balanced Scorecard sebagai Pengukuran Kinerja pada RSUD Pandan Arang Kabupaten Boyolali

 

A. Latar Belakang

Reformasi yang dimulai beberapa tahun lalu di Indonesia telah merambah ke hampir seluruh aspek kehidupan. Salah satu aspek reformasi yang dominan adalah aspek pemerintahan. Aspek pemerintahan yang dimaksud disini adalah aspek hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, yang memunculkan tuntutan otonomi yang luas dan nyata yang diberikan pada daerah.

Otonomi yang sedang bergulir saat ini sebagai bagian dari adanya reformasi atas kehidupan bangsa oleh pemerintah pusat telah ditampung dalam UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah. Konsekuensi lebih lanjut dari UU tersebut adalah perlunya diatur pengelolaan keuangan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Kemudian lahirlah UU No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, yang merupakan bagian reformasi atas pengelolaan keuangan daerah. Karena dirasakan masih kurang kedua UU tersebut kemudian disempurnakan dengan UU No. 32 Tahun 2004 dan UU No. 33 Tahun 2004.

 

B. Rumusan Masalah

Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana hasil pengukuran kinerja rumah sakit umum daerah dengan LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dan kemungkinan penerapan pengukuran kinerja dengan menggunakan konsep adaptasi balanced scorecard.

 

C. Landasan Teori

Pengertian Pengukuran Kinerja

Kinerja menurut Indra Bastian (2006) adalah gambaran pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi organisasi. Secara umum kinerja merupakan prestasi yang dicapai oleh organisasi dalam periode tertentu. Pengukuran kinerja merupakan faktor yang sangat penting bagi organisasi kerena manajemen organisasi dapat memastikan tingkat keberhasilan usahanya, memberikan dasar perencanaan strategis dan operasional di masa yang akan datang. Pengukuran kinerja tidak hanya dilakukan pada input tetapi juga pada keluaran-manfaat dari program tersebut.

 

Pengertian Rumah Sakit

Pengertian Rumah Sakit menurut Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan adalah suatu pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan medis,pelayanan rawat jalan,pelayanan rawat inap secara preventif,promotif,kuratif dan rehabilitatif melalui kegiatan rawat jalan dan kegiatan rawat tinggal.

Pengertian Balanced Scorecard

Balanced scorecard merupakan metode untuk menterjemahkan visi dan strategi ke dalam berbagai tujuan dan ukuran dalam perangkat perspektif yang seimbang. Scorecard terdiri dari berbagi ukuran hasil yang dinginkan oleh perusahaan dan juga berbagai proses yang akan mendorong tercapainya hasil masa depan yang diinginkan (Kaplan dan Norton, 1996). Balanced scorecard didefinisikan sebagai suatu sistem manajemen yang dipakai sebagai kerangka sentral dalam berbagai proses manajerial penting seperti penentuan sasaran invidual dan tim, pemberian kompensasi, alokasi sumber daya manusia, perencanaan dan penganggaran, pemberian umpan balik strategis, pemberdayaan karyawan serta pertumbuhan iklim belajar (Kaplan dan Nonton, 1996).

 

D. Metode Penelitian

Pada dasarnya penelitian dapat dilakukan dengan tiga metode, yaitu sensus (complete enumeration), survei (sample survei) dan studi kasus (case study).

Data yang digunakan dalam penelitian meliputi data primer.

Dalam membahas masalah ini prosedur yang dilakukan dalam pengukuran kinerja dengan konsep balanced scorecard adalah membandingkan pengukuran kinerja yang selama ini dilakukan oleh RSUD Pandan Arang Kab. Boyolali sesuai dengan Inpres No. 7 Tahun 1999 tentang Pedoman Penyusunan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dengan pengukuran kinerja menggunakan konsep balanced scorecard yang telah dirumuskan.

 

E. Kesimpulan

Penilaian kinerja RSUD Pandan Arang Kab Boyolali dengan Balanced Scorecard selama tiga tahun menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding dengan pengukuran kinerja yang dilakukan RSUD Pandan Arang Kab Boyolali. Selain itu, pengukuran yang dilakukan oleh RSUD Pandan Arang Kab Boyolali selama ini lebih memfokuskan pada bisnis internal perusahaan sehingga hasil pengukuran kinerjanya belum dapat dapat menggambarkan kinerja RSUD secara keseluruhan.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Evaluasi Sistem Penerimaan Kas dari Penjualan Ekspor pada CV Mugiharjo Furniture
  2. Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pengeluaran Kas di PT. Batik Keris Sukoharjo
  3. Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Pengukuran Kinerja Pada RSUD Pandan Arang Kabupaten Boyolali
  4. Dampak Praktik Akuntansi Mismatching terhadap Persistensi Earnings
  5. Pengaruh Kepemilikan Institusional, Likuiditas Aset dan Tangibility Terhadap Struktur Modal Perusahaan Manufaktur dalam Bidang Food And Baverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2005-2007 dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Kontrol.

 

Leave a Reply