HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Akutansi: Kinerja Keuangan trhdp Return Saham pd Prshn Peserta & Non Peserta CGPI

Judul Tesis : Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Return Saham pada Perusahaan Peserta dan Non Peserta Corporate Governance Perception Index (CGPI)

 

A. Latar Belakang

Isu mengenai corporate governanace ini mulai muncul di Indonesia sejak terjadinya krisis moneter tahun 1998 (Wardhani, 2006). Banyak pihak yang berpendapat bahwa lambatnya kondisi perbaikan ekonomi disebabkan sangat lemahya penerapan corporate governance, maka dari itu baik pemerintah maupun investor mulai memberikan perhatian yang signifikan terhadap praktek corporate governance. Darmawati (2006) menyatakan bahwa di Indonesia, pemeringkatan penerapan corporate governance oleh suatu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), telah dilakukan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) secara berkelanjutan setiap tahun sejak tahun 2001 melalui Corporate Governance Perception Index (CGPI).

Corporate Governance Perception Index (CGPI) yaitu pemeringkatan corporate governance yang dilakukan majalah SWA dan The Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) berdasarkan 7 (tujuh) kriteria yaitu: (1) komitmen perseroan terhadap corporate governance, hal ini menjelaskan sejauh mana perseroan menaruh perhatian terhadap semangat GCG, (2) pelaksanaan RUPS dan perlakuan terhadap minority shareholders, mencakup ketepatan waktu pelaksanaan RUPS dan adanya jaminan perlindungan hak pemegang saham termasuk pemegang saham minoritas, (3) dewan komisaris, dimilikinya dewan komisaris yang kompeten dibidangnya serta seberapa optimal peran dan tanggung jawab mereka dalam penyelenggaraan tata kelola perusahaan yang baik, (4) struktur direksi, dimilikinya direksi yang kompeten dibidangnya serta bagaimana peran dan tanggung jawab direksi dalam penyelenggaraan tata kelola perusahaan yang baik, (5) hubungan dengan stakeholder, bagaimana hubungan dan tanggung jawab perusahaan dengan pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan, (6) transparansi dan akuntabilitas, mewajibkan adanya informasi yang terbuka, tepat waktu, jelas, dapat diperbandingkan terutama menyangkut masalah keuangan, pengelolaan dan kepemilikan perusahaan, (7) tanggapan terhadap penelitian IICG, sejauh mana keseriusan responden untuk mengikuti penelitian ini. Majalah SWA dan Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) bahkan berencana menjadikan indeks ini sebagai indikator (benchmark) yang akan selalu menjadi pegangan investor. Penerapan corporate governance dalam sebuah perusahaan diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan (Amilia dan Sifa, 2006).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Memperoleh bukti empiris pengaruh kinerja keuangan Economic value added (EVA) dan Return on equity (ROE) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham pada perusahaan peserta Corporate Governance Perception Index (CGPI) dan pada perusahaan non-peserta Corporate Governance Perception Index (CGPI)?
  2. Memberikan bukti empiris tentang perbedaan return apakah terdapat perbedaan return saham pada perusahaan peserta Corporate Governance Perception Index (CGPI) dan pada perusahaan non-peserta Corporate Governance Perception Index (CGPI).

 

C. Landasan Teori

Pasar Modal

Pasar modal adalah pertemuan antara pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana dengan cara memperjualbelikan sekuritas (Tandelilin, 2001).

Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan perusahaan dapat diukur menggunakan berbagai rasio keuangan. Informasi tentang posisi keuangan perusahaan untuk mengukur kinerja perusahaan dapat diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Dari sudut pandang investor, analisis laporan keuangan digunakan untuk memprediksi masa depan, sedangkan dari sudut pandang manajemen, analisis laporan keuangan digunakan untuk mengantisipasi kondisi di masa depan dan yang lebih penting, sebagai titik awal untuk perencanaan tindakan yang akan mempengaruhi peristiwa di masa depan (Brigham dan Houston, 2001).

 

Economic Value Added (EVA)

EVA dapat didefinisikan sebagai keuntungan operasional setelah pajak dikurangi dengan biaya modal atau dengan kata lain EVA merupakan pengukuran pendapatan sisa (residual income) yang mengurangkan biaya modal terhadap laba operasi (Mirza, 1997).

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan data sekunder.

Peserta Corporate Governance Perception Index (CGPI) diambil 22 perusahaan sebagai sampel dan non-peserta Corporate Governance Perception Index (non-CGPI) diambil 30 perusahaan sebagai sampel.

Penelitian ini menggunakan data sekunder.

Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metoda dokumentasi terhadap laporan keuangan perusahaan yang masuk dalam peserta Corporate Governance Perception Index (CGPI) dan nonpeserta Corporate Governance Perception Index (non-CGPI) tahun 2007.

Metode Analisis Data pada penelitian ini yaitu statistik Deskriptif, Uji Normalitas data dan Uji asumsi klasik.

Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik regresi berganda atau multiple regression untuk menguji pengaruh EVA dan ROE terhadap return saham.

 

E. Kesimpulan

  1. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa variabel Economic Value Added (EVA) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham.
  2. Return on Equity (ROE) berpengaruh positif terhadap return saham.
  3. Hasil uji beda return saham pada keanggotaan CGPI dan non-CGPI memberikan hasil yang tidak signifikan. Hal tersebut menunjukan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata return untuk perusahaan yang masuk dalam kategori CGPI dan non-CGPI. Informasi akan keanggotaan CGPI bukan merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap keputusan investasi investor, sehingga pasar tidak bereaksi terhadap pengumuman tersebut.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Peserta
  2. Pengaruh Kepemilikan Institusional, Corporate Governance Perception Index, Dan Ukuran
  3. Evaluasi Penentuan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Job Order Costing Pada Perusahaan
  4. Analisa Pengaruh Kepemilikan Manajerial Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Kebijakan
  5. Pengaruh Kepemilikan Institusional, Likuiditas Aset Dan Tangibility Terhadap Struktur Modal Perusahaan Manufaktur Dalam Bidang Food And Baverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2005-2007 Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Kontrol
Incoming search terms:

Leave a Reply