HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Akuntansi: Pemahaman Guru trhdp Penilaian dlm Kurikulum Berbasis Kompetensi

Judul Tesis : Pemahaman Guru terhadap Penilaian dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi pada Mata Pelajaran Akuntansi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Se-Kabupaten Pati

 

A. Latar Belakang

Standar kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik mencakup kemampuan berpikir, kemampuan gerak psikomotor, dan kemampuan terkait dengan kepribadian, sehingga hasil belajar peserta didik harus mencakup ketiga aspek kemampuan tersebut. Untuk itu pembelajaran yang terjadi harus mencakup ketiga aspek tersebut. Demikian pula sistem penilaiannya harus mencakup ketiga aspek kemampuan tersebut (Mardapi, 2004).

Sistem penilaian yang baik akan mendorong pendidik mengajar lebih baik dan peserta didik belajar lebih baik, atau dengan kata lain mendorong peningkatan kualitas pembelajaran. Oleh sebab itu, tenaga pendidik harus benar-benar memahami sistem penilaian yang akan digunakan untuk menilai hasil belajar peserta didik agar dapat menggambarkan kemampuan peserta didik secara akurat.

 

B. Rumusan Masalah

“Bagaimana pemahaman guru terhadap penilaian dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi pada mata pelajaran Akuntansi di SMA Negeri se-Kabupaten Pati?”

 

C. Landasan Teori

Pengertian Penilaian

Penilaian sering disamakan artinya dengan evaluasi. Sebenarnya istilah penilaian adalah alih bahasa dari istilah assesment, bukan alih bahasa dari istilah evaluation (evaluasi). Kedua istilah ini (penilaian/assesment dan evaluasi/evaluation) sebenarnya memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah keduanya mempunyai pengertian menilai atau menentukan nilai sesuatu. Adapun perbedaannya terletak pada konteks penggunaannya. Penilaian (assesment) digunakan dalam konteks yang lebih sempit dan biasanya hanya dilaksanakan secara internal yakni oleh orang-orang yang terlibat dalam sistem yang bersangkutan. Adapun evaluasi digunakan dalam konteks yang lebih luas dan biasanya terhadap suatu program baik level terbatas maupun pada level yang lebih luas (Santoso, 2004).

Penilaian dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi

Landasan penilaian dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi adalah berkelanjutan, akurat, dan konsisten sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik melalui identifikasi kompetensi/hasil belajar yang telah dicapai, peta kemajuan belajar siswa, dan pelaporannya kepada orang tua dan masyarakat (Nurhadi, 2004: 162).

Pengertian Penilaian Berbasis Kelas

Penilaian berbasis kelas merupakan salah satu komponen dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (Santoso, 2003). Menurut Nurhadi (2004: 165), untuk menilai kemajuan siswa dalam belajar, Kurikulum Berbasis Kompetensi menggunakan pendekatan penilaian berbasis kelas. Pendekatan penilaian berbasis kelas adalah pendekatan penilaian yang lebih menitikberatkan pada penilaian yang sebenarnya, yaitu penilaian sebagai ‘alat pembelajaran’ bukan tujuan pembelajaran. Sedangkan Depdiknas (2003) mengemukakan bahwa penilaian berbasis kelas merupakan suatu kegiatan pengumpulan informasi tentang proses dan hasil belajar siswa yang dilakukan oleh guru yang bersangkutan sehingga penilaian tersebut akan “mengukur apa yang hendak diukur” dari siswa.

 

D. Metode Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru pengampu mata pelajaran Akuntansi SMA Negeri se-Kabupaten Pati.

Penelitian ini merupakan penelitian populasi karena semua Guru Akuntansi SMA Negeri se-Kabupaten Pati dijadikan sebagai sampel penelitian.

Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah: metode dokumentasi dan metode angket atau kuesioner.

Data yang diperoleh berupa angka yang telah dikuantitatifkan.

Data dianalisis secara deskriptif persentase.

 

E. Kesimpulan

  1. Pemahaman Guru Akuntansi terhadap konsep dasar penilaian termasuk dalam kriteria baik dengan persentase 83,57%.
  2. Pemahaman Guru Akuntansi terhadap konsep dasar penilaian berbasis kelas termasuk dalam kriteria baik dengan persentase 78,45%.
  3. Pemahaman Guru Akuntansi terhadap konsep dasar penilaian otentik termasuk dalam kriteria baik dengan persentase 68,27%.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Analisis Tingkat Kepuasan Siswa Dalam Mempelajari Akuntansi
  2. Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Hasil Belajar Pokok Bahasan Laporan Keuangan
  3. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi
  4. Kemadirian Belajar Akuntansi Dalam Implementasi Kurikulum 2004 Pada Siswa Kelas XI-IPS
  5. Komparasi Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dan Metode Konvensional Pokok Bahasan Jurnal

 

Leave a Reply