HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Ekonomi: Tingkat Perputaran Piutang dan Persediaan trhdp Rentabilitas Ekonomi

Judul Skripsi : Pengaruh Tingkat Perputaran Piutang dan Tingkat Perputaran Persediaan terhadap Rentabilitas Ekonomi pada KPRI di Kabupaten Kudus Tahun 2004 – 2006

 

A. Latar Belakang

Rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut (Riyanto, 2001:35). Dengan kata lain rentabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Bagi perusahaan pada umumnya masalah rentabilitas adalah lebih penting dari pada masalah laba, karena laba yang besar saja belumlah merupakan ukuran bahwa perusahaan itu telah dapat bekerja dengan efisien. Efisien baru dapat diketahui dengan membandingkan laba yang diperoleh itu dengan kekayaan atau modal yang menghasilkan laba tersebut, atau dengan kata lain ialah menghitung rentabilitasnya.

Dengan demikian maka yang harus diperhatikan oleh perusahaan adalah tidak hanya bagaimana usaha untuk memperbesar laba, tetapi yang lebih penting ialah usaha untuk mempertinggi rentabilitasnya. Berhubungan dengan itu maka bagi perusahaan pada umumnya usahanya lebih diarahkan untuk mendapatkan titik rentabilitas maksimal daripada laba maksimal. Untuk dapat mencapai tingkat rentabilitas yang maksimal dari suatu koperasi tidak lepas dari pengelolaan modal kerja. Piutang dan persediaan adalah elemen dari modal kerja yang sangat penting pengelolaannya untuk mencapai tingkat rentabilitas yang maksimal. Tingkat perputaran piutang dan dan persediaan yang tinggi menunjukkan bahwa koperasi dapat memaksimalkan rentabilitasnya.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah ada pengaruh antara tingkat perputaran piutang dan tingkat perputaran persediaan terhadap rentabilitas ekonomi pada KPRI di  Kabupaten Kudus pada tahun 2004-2006?
  2. Seberapa besar pengaruh tingkat perputaran piutang dan tingkat perputaran persediaan terhadap rentabilitas ekonomi pada KPRI di Kabupaten Kudus pada tahun 2004-2006?

 

C. Tinjauan Pustaka Skripsi

Pengertian Koperasi

Koperasi menurut Ayat 1 Pasal 1 Undang-undang No. 25 Tahun 1992 koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang/badan hukum koperasi dan sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan (UU RI No. 25, 1992:Pasal1). Koperasi menurut ILO (International Labour Organization) dalam Suharsini (2006:29), koperasi merupakan suatu perkumpulan orang, biasanya yang memiliki kemampuan ekonomi terbatas, yang melalui suatu bentuk organisasi perusahaan yang diawasi secara demokratis, masing-masing memberikan sumbangan yang setara terhadap modal yang diperlukan, dan bersedia menanggung resiko serta menerima imbalan yang sesuai dengan yang mereka lakukan.

 

Pengertian Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI)

KPRI adalah suatu badan koperasi yang beranggotakan para pegawai negeri yang berkedudukan di wilayah tertentu yang mempunyai kepentingan yang sama untuk melakukan usaha dan kegiatan utamanya adalah melayani kepentingan pada anggota dan pihak-pihak di luar anggota koperasi. Pegawai negeri dapat diartikan pegawai pemerintah yang berada di luar politik, bertugas melakukan administrasi pemerintahan berdasarkan perundang-undangan yang ditetapkan (Anoraga, 1997:4).

 

Rentabilitas Ekonomi

Rentabilitas ekonomi ialah perbandingan antara laba usaha dengan total modal usaha (aktiva) yaitu modal sendiri dan modal asing yang dipergunakan untuk menghasilkan laba tersebut dan dinyatakan dalam persentase (Riyanto, 2001:36). Menurut Wasis (1993:78) menyebutkan bahwa rentabilitas ekonomi (rentabilitas perusahaan) adalah kemampuan memperoleh laba dari seluruh modal yang dioperasikan di dalam perusahaan yaitu modal sendiri dan modal dari kreditur.

 

D. Metodelogi Penelitian

Dalam penelitian ini diperoleh populasi sasaran sebanyak 12 KPRI.

Populasi sasaran dalam penelitian ini diambil selama tiga tahun yaitu dari

tahun 2004-2006.

Variabel dalam penelitian ini dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu variabel bebas dan variabel terikat.

Di dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk mendapatkan data atau bahan keterangan adalah metode dokumentasi dan metode wawancara.

Metode analisis data adalah suatu metode yang digunakan untuk mengolah hasil penelitian guna memperoleh suatu kesimpulan.

 

E. Kesimpulan

  1. Berdasarkan hasil uji secara simultan diketahui bahwa tingkat perputaran piutang dan tingkat perputaran persediaan mempunyai hubungan yang signifikan dan berpengaruh terhadap rentabilitas ekonomi pada KPRI di Kabupaten Kudus selama tahun 2004-2006. Pengaruh tersebut adalah sebesar 64,1%. Sedangkan sisanya 35,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
  2. Berdasarkan hasil uji secara parsial diketahui bahwa tingkat perputaran piutang dan tingkat perputaran persediaan terhadap rentabilitas ekonomi pada KPRI di Kabupaten Kudus selama tahun 2004-2006 berpengaruh secara signifikan.

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Pengaruh Tingkat Perputaran Piutang dan Tingkat Perputaran Persediaan
  2. Analisis Reaksi Pasar terhadap Peristiwa Pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu
  3. Analisa Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia (Metode Stochastic Frontier Approach SFA)
  4. Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia Tahun 1990.1 – 2005.
  5. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Perbankan pada Bank
Incoming search terms:

Agar artikel ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dalam komunitas anda… bantu saya untuk menginfomasikannya pada teman-teman anda di Facebook , Twitter, atau Email.

Jika Bermanfaat Berbagilah...

Leave a Reply

Alamat :

IDTESIS SURABAYA

Jl Gayungan VIII No 3, Surabaya (Carefour A Yani maju 100 m, ambil kiri ke arah Polsek Gayungan/Telkom Injoko)

HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) & BBM : 5E1D5370

Email
Print