HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Ekonomi: Profil Usaha Pande Besi di Kabupaten Klaten

Judul Skripsi : Profil Usaha Pande Besi di Kabupaten Klaten Tahun 2009

 

A. Latar Belakang

Usaha kecil dan menengah ( UKM ) khususnya usaha-usaha kecil di negara-negara berkembang sering dikaitkan dengan masalah-masalah ekonomi dalam negeri seperti tingginya tingkat kemiskinan, besarnya jumlah pengangguran, terutama dari golongan masyarakat berpendidikan rendah, ketimpangan distribusi pendapatan, proses pembangunan yang tidak merata antara daerah perkotaan dan pedesaan. Hal ini berarti keberadaan UKM diharapkan dapat memberi kontribusi positif yang signifikan terhadap upaya-upaya penanggulangan masalah-masalah tersebut diatas ( Tulus T.H. Tambunan, 2002 : 1 ).

Selanjutnya dalam Tulus T.H. Tambunan peranan UKM khususnya usaha kecil juga sering dikaitkan dengan upaya-upaya pemerintah untuk mengurangi pengangguran, memerangi kemiskinan, dan pemerataan pendapatan. Oleh sebab itu, kebijakan pengembangan UKM di Indonesia dianggap secara tidak langsung sebagai kebijakan penciptaan kesempatan kerja atau kebijakan anti kemiskinan. Perkembangan UKM bisa dalam arti pertumbuhan unit usaha dan tenaga kerja yang terlibat atau peningkatan PDB, atau dalam bentuk peningkatan skala usaha kecil menjadi menengah dan yang menengah menjadi usaha besar.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Bagaimana karakterisrik pengusaha pande besi di Kabupaten Klaten yang meliputi umur, status kawin, pendidikan, tanggungan keluarga, lama usaha, pendapatan dan modal ?
  2. Apakah ada keterkaitan antara pendapatan dengan pendidikan, pendapatan dengan lama usaha, pendapatan dengan modal ?
  3. Apakah ada perbedaan karakteristik antara pengusaha pande besi yang usahanya dari warisan dengan pengusaha pande besi yang memulai usahanya sendiri ?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Produksi

Produksi adalah suatu proses mengubah input menjadi output sehingga nilai barang tersebut bertambah. Input merupakan barang dan jasa yang digunakan dalam proses produksi, misalnya tanah, tenaga kerja, modal, dan material. Sedangkan output adalah barang atau jasa yang dihasilkan dari proses produksi (Sri Adiningsih, 1995 : 3-5).

Pengertian Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah semangat, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk barudengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. ( INPRES No. 4 Tahun 1995 )

Pengertian Industri

Industri adalah suatu kelompok usaha yang menghasilkan produk yang serupa atau sejenis. Sedangkan produk adalah barang atau jasa yang ditawarkan oleh suatu usaha.

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, pengusaha pande besi yang terdapat di Kabupaten Klaten.

Sample yang diambil sebanyak 100 responden secara random.

Dalam menganalisis keterkaitan variable pendapatan dengan pendidikan, lama usaha dan modal menggunakan Chi-Square / Chi-Kuadrat, sedangkan dalam menganalisis perbedaan kondisi sosial ekonomi antara pengusaha pande besi yang usahanya dari warisan dengan pengusaha pande besi yang memulai usahanya sendiri menggunakan uji Chi-Square (beda 2 proporsi).

 

E. Kesimpulan

  1. Karakteristik pengusaha pande besi dapat disimpulkan :
  2. Rata – rata pengusaha pande besi berumur 41 tahun. Pengusaha pande besi paling muda berumur 21 tahun dan pengusaha pande besi yang paling tua berumur 55 tahun.
  3. Dari total 100 pengusaha pande besi, sebagian besar pengusaha, yaitu sejumlah 99% pengusaha berstatus kawin, dan yang 1% berstatus tidak
  4. Pendidikan paling tinggi pengusaha pande besi adalah lulusan Akademi/Perguruan Tinggi, sedangkan paling rendah tidak Tamat SD.
  5. Sebanyak 60% pengusaha pande besi mempunyai tanggungan keluarga antara 4 sampai dengan 5 orang.
  6. Keterkaitan antara variabel independen dengan pendapatan dapat disimpulkan :
  7. Terdapat keterkaitan antara pendapatan dengan pendidikan pengusaha pande besi.
  8. Terdapat keterkaitan yang tidak signifikan antara pendapatan dengan lama usaha. Hal ini dapat terjadi karena pengusaha yang sudah lama menjalankan usahanya dengan lokasi yang kurang strategis, serta kurang mampu menjalin hubungan usaha yang lebih luas.
  9. Terdapat keterkaitan antara pendapatan dengan modal pengusaha pande
  10. Perbedaan karakteristik pengusaha pande besi yang usahanya dari warisan dengan pengusaha pande besi yang memulai usahanya sendiri dapat disimpulkan :
    1. Terdapat perbedaan kondisi sosial ekonomi pengusaha pande besi yang memulai usahanya sendiri dengan kondisi sosial ekonomi pengusaha pande besi yang memulai usahanya dari warisan, perbedaan kondisi sosial ekonomi tersebut terjadi pada kategori umur, status kawin, tanggungan keluarga, dan lama usaha sedangkan untuk kategori pendidikan, pendapatan, dan modal tidak terdapat perbedaan yang
    2. Ada perbedaan umur pengusaha pande besi yang memulai usahanya sendiri dan pengusaha pande besi yang memulai usahanya dari Pengusaha yang memulai usahanya sendiri didominasi oleh pengusaha yang berumur 37 – 41 tahun, sedangkan pengusaha yang memulai usahanya dari warisan kebanyakan berumur 27 – 31 tahun.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Evaluasi Program Pembagian Beras untuk Keluarga Miskin (Raskin) di Kabupaten Sukoharjo
  2. Proses Ekspor-Impor pada Kawasan Berikat Tanjung Emas Export Processing Zone (Tepz)
  3. Prosedur Penerbitan Surat Keterangan Asal (Certificate Of Origin) di Dinas Perindustrian
  4. Proses Kontrak Dagang Internasional pada CV. Aninda Furniture di Sroyo Karanganyar
  5. Persepsi Akuntan Publik dan Mahasiswa Akuntansi terhadap Kode Etik Akuntan Indonesia

 

 

Incoming search terms:

Leave a Reply