HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Ekonomi: Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor trhdp Kualitas Audit

Judul Skripsi : Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Jawa Tengah)

 

A. Latar Belakang

Ada beberapa penelitian tentang kualitas audit yang telah dilakukan baik dari segi topik maupun metode penelitian (Kusharyanti, 2003). Dari segi topik antara lain: Besaran KAP (De Angelo,1981; Palmrose, 1986 ;Deis dan Giroux, 1992), audit tenure (Aldhizer dan Lampe, 1997), audit fee (Jansen dan Payne, 2003), jasa non audit (Standards dan Poor, 2000 ; Wooten, 2003).

Sedangkan dari segi metode penelitian, saat ini masih sedikit penelitian yang difokuskan pada pengembangan rerangka konseptual yang bisa menangkap konstruk kualitas audit. Pengembangan model yang komprehensip mengenai kualitas audit perlu dilakukan sehingga model tersebut dapat menangkap kompleksitas yang ditemukan dalam penelitian kualitas audit. Salah satu model kualitas audit yang dikembangkan adalah model De Angelo (1981). Dimana fokusnya ada pada dua dimensi kualitas audit yaitu kompetensi dan independensi. Selanjutnya, kompetensi diproksikan dengan pengalaman dan pengetahuan. Sedangkan independensi diproksikan dengan lama hubungan dengan klien (audit tenure), tekanan dari klien, telaah dari rekan auditor (peer review) dan jasa non audit. Adapun model kualitas audit lain yang dikembangkan adalah model kualitas audit menurut Catanach dan Walker (1999), dimana mereka memfokuskan pada dimensi kemampuan auditor, professional conduct, dampak insentif ekonomi dan struktur pasar.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah kompetensi dan independensi auditor secara simultan berpengaruh terhadap kualitas audit?
  2. Apakah kompetensi dan independensi auditor secara parsial berpengaruh terhadap kualitas audit?

 

C. Tinjauan Pustaka Skripsi

Teori Keagenan (Agency Theory)

Teori  keagenan yang dikembangkan oleh Jensen dan Meckling (1976) dan Ng(1978) dalam Mardiyah (2005:35) mencoba menjelaskan adanya konflik kepentingan antara manajemen selaku agen dan pemilik serta entitas lain dalam kontrak (misal kreditur) selaku principal. Principal ingin mengetahui segala  informasi termasuki aktivitas manajemen, yang terkait dengan investasi atau dananya dalam perusahaan. Hal ini dilakukan dengan meminta laporan pertanggungjawaban dari agen (manajemen). Berdasarkan laporan tersebut, principal dapat menilai kinerja manajemen.

Kualitas Audit

Akuntan publik atau auditor independen dalam menjalankan tugasnya harus memegang prinsip-prinsip profesi. Menurut Simamora (2002:47) ada 8 prinsip yang harus dipatuhi akuntan publik yaitu :

  1. Tanggung jawab profesi
  2. Kepentingan public
  3. Integritas
  4. Objektivitas
  5. Kompetensi dan kehati-hatian professional
  6. Kerahasiaan
  7. Perilaku Profesional
  8. Standar Teknik

 

Kompetensi

Lee dan Stone (1995), mendefinisikan kompetensi  sebagai keahlian yang cukup yang secara eksplisit dapat digunakan untuk melakukan audit secara objektif. Pendapat lain adalah dari Dreyfus dan Dreyfus (1986), mendefinisikan kompetensi sebagai keahlian seseorang yang berperan secara berkelanjutan yang mana pergerakannya melalui proses pembelajaran, dari “ mengetahui sesuatu “ ke “ mengetahui bagaimana “. Seperti misalnya dari sekedar pengetahuan yang tergantung pada aturan tertentu kepada suatu pernyataan yang bersifat intuitif.

 

D. Metode Penelitian

Kompetensi auditor adalah auditor yang dengan pengetahuan dan pengalaman yang cukup dan eksplisit dapat melakukan audit secara objektif.

Tekanan dari klien seperti tekanan personal, emosional atau keuangan dapat mengakibatkan independensi auditor berkurang dan dapat mempengaruhi  kualitas audit (Kusharyanti 2002:29).

Adapun untuk mengukur kualitas audit pada auditor di Jawa Tengah digunakan indikator kualitas audit.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Primer dan Data Sekunder.

Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner).

 

E. Kesimpulan

  1. Kompetensi dan independensi secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit.
  2. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh koefisien determinasi (R²) sebesar 0,282. Koefisien ini mempunyai arti bahwa kedua variabel bebas tersebut secara bersama-sama (simultan) memberikan sumbangan terhadap variabel terikat sebesar 28,2 % sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar model. Sedangkan sumbangan variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial yaitu dapat dilihat berdasarkan koefisien determinasi parsial (r²) variabel kompetensi sebesar 15,5 % dan variabel independensi sebesar 5,9%.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Rasio Pembayaran Deviden
  2. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada Perusahaan
  3. Faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Jurusan Ekonomi
  4. Fungsi Internal Hubungan Masyarakat pada Perusahaan Umum Bulog Divisi Regional
  5. Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit

 

Incoming search terms:

Leave a Reply