HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Administrasi: Manajemen Pelayanan Penerbitan Kartu Program PKMS Gold di DINKES

Judul Skripsi : Manajemen Pelayanan Penerbitan Kartu Program PKMS Gold di Dinas Kesehatan Kota Surakarta

 

A. Latar Belakang

Program PKMS ini ditujukan bagi semua warga masyarakat Kota Surakarta yang dibuktikan dengan kartu keluarga (KK) / kartu tanda penduduk (KTP) dan mereka yang belum termasuk dalam Program Askes PNS, Askes swasta, Askeskin atau Asuransi Kesehatan yang lainnya. Pemerintah Kota Surakarta menyediakan dua jenis layanan PKMS yaitu silver card dan gold card. PKMS silver card merupakan bantuan kesehatan yang ditujukan bagi warga biasa yang belum termasuk asuransi kesehatan dan bantuan yang diberikan maksimal Rp. 2 juta per jiwa untuk satu kali pengobatan sedangkan PKMS gold card merupakan bantuan kesehatan yang ditujukan bagi warga yang benar-benar tidak mampu yang masuk Surat Keputusan (SK) Walikota tentang Penetapan masyarakat miskin dan bantuan yang diberikan yaitu pembebasan biaya perawatan sepenuhnya.

Seiring dengan berjalannya program PKMS maka dalam pelaksanaannya masih menyisakan masalah seperti yang tertulis di SOLOPOS tanggal 16 februari 2008 yakni seorang pasien pemegang kartu PKMS jenis Gold Ny Kasmi, 75, warga Dawung Kulon RT 2/RWXI Kelurahan Serengan mengeluhkan biaya yang harus dibayar. Padahal pemegang kartu PKMS jenis Gold tersebut dibebaskan dari seluruh biaya perawatan termasuk pengobatan selama menjalani perawatan di rumah sakit (RS) Kasih Ibu. Salah satu kerabat pasien, Sudarmono, kepada wartawan di balaikota Solo, Jumat (15/2), menuturkan masih menyisakan tanggungan biaya pengobatan rumah sakit hingga senilai Rp. 7 juta untuk dibayarkan kepada pihak rumah sakit. Ini merupakan salah satu contoh dan sebenarnya masih terdapat permasalahan-permasalahan yang lain mengenai PKMS khususnya PKMS gold yang belum terekspos dan belum diketahui oleh masyarakat luas.

 

B. Rumusan Masalah

”Bagaimanakah Manajemen Pelayanan Penerbitan Kartu Program PKMS GOLD Di Dinas Kesehatan Kota Surakarta ?”

 

C. Landasan Teori

Pengertian Manajemen

Manajemen itu merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menetapkan dan mencapai tujuan dengan menggunakan Sumberdaya manusia dan sumbersumber lainnya.(G.R Terry dalam Ibnu Syamsi. 1994:59). Pendapat lain dikemukakan oleh Stanely Vance dalam Ibnu Syamsi (1994:59) yaitu : ”Manajemen adalah proses pengambilan keputusan dan pengendalian terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya”.

 

Pengertian Pelayanan

Pelayanan diartikan sebagai proses pemenuhan kebutuhan melalui aktivitas orang lain secara langsung. (H.A.S Moenir. 1995:16-17). Dalam kamus besar bahasa Indonesia Pelayanan diartikan sebagai ”Perbuatan untuk melayani apa yang diperlukan dan diharpkan oleh orang lain dengan bantuan pihak yang menyediakan sesuatu yang diperlukan oleh orang lain”. (W.J.S Poerwdarminta. 1998:17).

 

Pengertian Manajemen Pelayanan

Dari kata yang membentuknya yaitu manajemen dan pelayanan maka manajemen pelayanan dapat diartikan sebagai suatu proses penerapan ilmu dan seni untuk menyusun rencana, mengimplementasikan rencana, mengoordinasikan dan menyelesaikan aktivitas-aktivitas pelayanan demi tercapainya tujuan-tujuan pelayanan. (Ratminto dan Atik Septi Winarsih. 2005:4). Dengan kata lain manajemen pelayanan juga dapat diartikan sebagai suatu cara untuk mengelola komponen-komponen pelayanan agar pelayanan yang dihasilkan menjadi berkualitas. Komponen pelayanan yang dikelola meliputi strategi pelayanan, sumber daya pemberi pelayanan dan sistem pelayanan

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian evaluatif.

Lokasi penelitian berada di Jalan Jendral Sudirman nomor 2 Surakarta Kode Pos 57111.

Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Primer dan Data Sekunder.

Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara Observasi, Wawancara, Dokumentasi.

Dalam penelitian ini data yang terkumpul sebagian besar adalah menggunakan teknik analisis data kualitatif.

 

E. Kesimpulan

Strategi penataan dan peningkatan kualitas SDM, sebagai upaya untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualtas sehingga dapat memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. Yang termasuk dalam strategi penataan dan peningkatan kualitas SDM adalah :

  1. Pendidikan dan latihan (Diklat), diupayakan untuk maningkatkan kemampuan pegawai sehingga dalam melaksanakan tugasnya bisa optimal sehingga dapat meningkatkan kinerja pegawai Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surakarta.
  2. Transfer Pengetahuan, terjadi kalau ada pegawai yang dimutasi. Namun transfer yang telah bahkan sering terjadi bukanlah transfer pengetahuan langsung karena transfernya hanya dilakukan dengan cara mempelajari dokumen-dokumen yang telah ada dan apabila ada hal yang tidak jelas barulah ditanyakan kepada yang bersangkutan.

Strategi peningkatan manajemen pembangunan kesehatan, sebagai upaya untuk meningkatkan penatalaksanaan pembangunan kesehatan yang efektif, efisien dan akuntabel. Yang termasuk strategi didalamnya adalah :

  1. Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan (SIMKES), mengingat sistem informasi sangat diperlukan dimasa modern seperti saat ini dimana dengan sistem tersebut bisa membantu meringankan pekerjaan karena para pegawai bisa mendapatkan informasi mengenai pekerjaan mereka dengan cepat dan tidak perlu datang ketempat informasi tersebut disampaikan.
  2. Peningkatan Sarana dan Prasarana, untuk menciptakan kenyamanan dalam melaksanakan tugas sehingga tidak mengganggu kegiatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
  1. Strategi peningkatan mutu pelayanan kesehatan, Sebagai upaya untuk meningkatkan pemerataan mutu upaya kesehatan yang berhasil guna dan berdaya guna serta terjangkau oleh segenap lapisan masyarakat dengan menitikberatkan pada upaya promotif dan preventiv. Strateginya meliputi :
  1. Puskesmas sore hari, merupakan penambahan jam buka Puskesmas yang dahulu cuma sampai jam dua siang sekarang waktu untuk berobat diperpanjang sampai sore hari karena terkadang masyarakat ada yang membutuhkan pelayanan pengobatan di Puskesmas pada sore hari karena mungkin kesibukan dari pekerjaan
  2. Bantuan pengobatan di Rumah Sakit, dilakukan bila obat yang diperlukan tidak sesuai dengan formularium yang ada padahal pasien benar-benar membutuhkan obat tersebut maka Dinkes memberikan bantuan pengobatan.

Contoh Skripsi Administrasi

  1. Strategi Pelayanan Sertifikasi Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar
  2. Manajemen Pelayanan Penerbitan Kartu Program PKMS Gold di Dinas Kesehatan Kota Surakarta
  3. Kinerja Kantor Lingkungan Hidup Kota Surakarta dalam Pengendalian Pencemaran Sungai Akibat Limbah Industri
  4. Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan Partisipatif
  5. Evaluasi Pelaksanaan Program Puskesmas Gratis di Puskesmas I Kecamatan Grogol Kabupaten

 

Incoming search terms:

Leave a Reply