HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Rancang Bangun Alat Pengukur Kecepatan Digital Berbasis Mikrokontroler AT89S51

INTISARI

Praktikum mata pelajaran fisika mengenai kecepatan gerak benda di sekolah sekolah masih menggunakan cara manual. Oleh karena itu, dibuat alat pengukur kecepatan digital berbasis mikrokontroler. Alat pengukur kecepatan digital berbasis mikrokontroler ini merupakan rangkaian dari beberapa sensor, yakni sensor yang berfungsi sebagai pengukur waktu dan jarak benda yang bergerak. Sensor yang berfungsi mengukur waktu menggunakan dua buah LED dan LDR yang berfungsi sebagai counter start dan stop. Sedangkan sebagai sensor pengukur jarak, menggunakan sensor ultrasonic SRF 02 yang dapat mengukur jarak antara 16cm sampai 150cm. Yang kemudian hasil dari pengukuran waktu dan jarak tersebut kemudian diolah untuk dapat diketahui kecepatan benda, dan melalui port serial kemudian hasil dari pengolahan teresbut ditampilkan ke layar komputer. Akat ini memiliki akurasi dan sensitifitas yang baik, sehingga hasil praktikum menjadi lebih akurat.

Kata Kunci: LED dan LDR, Sensor Ultrasonic SRF 02

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Dunia pendidikan dewasa ini semakin menuntut para pelakunya untuk lebih mengembangkan potensi yang ada, baik dari segi afektif, kognitif, maupun psikomotorik. Pada pelajaran ilmu pengetahuan alam tentunya sarat akan berbagai percobaan, khususnya pada pelajaran fisika. Pada kegiatan belajar mengajar fisika tidak mungkin hanya dilakukan dengan mempelajari teori saja. Karena banyak materi yang hanya bisa dimengerti oleh siswa bila melakukan percobaan. Suatu percobaan sangat membantu siswa dalam memahami suatu materi. Tidak hanya itu, suatu percobaan yang dilakukan akan membantu dalam perkembangan kreatifitas siswa. Banyak penyelenggara pendidikan di Indonesia yang sampai saat ini sangat sulit untuk memenuhi fasilitas pendidikan bagi siswanya. Sebagai contoh banyak sekolah di luar jawa yang tidak mempunyai alat praktikum sama sekali. Sehingga secara kualitas pendidikan masih kurang mumpuni. Sungguh ironis memang ketika anggaran pendidikan yang katanya mencapai 20%. Namun banyak sekolah yang tidak mempunyai alat praktikum.

Dari pemaparan di atas saya memilih judul rancang bangun alat pengukur kecepatan gerak benda berbasis mikrokontroler. Dan diharapkan dapat mengahasilkan suatu alat yang murah dan bermafaat bagi pengembangan pendidikan di Indonesia.

Leave a Reply