HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Bidan Penerapan Asuhan Persalinan Normal

Judul Skripsi : Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Bidan Penerapan Asuhan Persalinan Normal di Rumah Bersalin Ngudi Saras Karanganyar

 

A. Latar belakang Skripsi

Salah satu upaya yang dilakukan Departemen Kesehatan dalam mempercepat penurunan AKI adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas kesehatan khususnya bidan didalam menolong persalinan. Asuhan Persalinan Normal (APN) dengan paradigma baru yaitu dari sikap menunggu terjadinya dan menangani komplikasi, menjadi mencegah komplikasi yang mungkin terjadi dan diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir.Tingkat keterampilan petugas dan sarana kesehatan sangat terbatas, maka paradigma aktif menjadi sangat strategis bila dapat diterapkan pada tingkat tersebut (JNPKKR, 2007).

Berbagai faktor yang terkait dengan resiko terjadinya komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan dan cara pencegahannya telah diketahui, namun demikian jumlah kematian ibu dan bayi masih tetap tinggi (Depkes RI, 2001).

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah ada pengaruh antara pengetahuan bidan terhadap penerapan Asuhan Persalinan Normal di Rumah Bersalin Ngudi Saras Karanganyar?
  2. Apakah ada pengaruh antara sikap bidan terhadap penerapan Asuhan Persalinan Normal di Rumah Bersalin Ngudi Saras Karanganyar?
  3. Apakah ada pengaruh antara pengetahuan dan sikap bidan terhadap Asuhan Persalinan Normal di Rumah Bersalin Ngudi Saras Karanganyar?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Pengetahuan

Pengetahuan merupakan hasil dari “tahu”, dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indera manusia yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangatpenting untuk terbentuknya tindakan seseorang (over behavior) karena perilaku baru didasari oleh pengetahuan. Kesadaran dan sikap positif tidak dapat bersifat langgeng (long lasting) dari perilaku yang tidak didasari olehpengetahuan dan kesadaran (Notoatmojo, 2007).

Pengertian Sikap

Sikap adalah merupakan reaksi atau respons seseorang yang masih tertutup terhadap stimulus atau objek. Manifestasi sikap tidak dapat langsung dilihat, tetapi hanya dapat ditaksirkan terlebih dahulu dari perilaku yang tertutup. Sikap secara nyata menunjukkan konotasi adanya kesesuaian reaksi terhadap stimulus tertentu (Notoatmojo, 2007).

Bidan

Pelayanan kebidanan merupakan bagian integral dari pelayanan keesehatan, yang diarahkan untuk mewujudkan kesehatan keluarga dalam rangka tercapainya keluarga yang berkualitas. Pelayanan kebidanan merupakan pelayanan yang diberikan oleh bidan sesuai dengan kewenangannya yang diberikannya dengan maksud meningkatkan kesehatan ibu dan anak dalam rangka tercapainya keluarga berkualitas, bahagia dansejahtera (IBI, 2003).

Definisi Persalinan

Persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus. Persalinan dianggap normal jika prosesnya terjadi pada usia kehamilan cukup bulan (setelah 37 minggu) tanpa disertai adanya penyulit (Depkes, 2008). Yang dimaksud dengan persalinan normal menurut definisi WHO adalah persalinan yang dimulai secara spontan, berisiko rendah pada awal persalinan dan tetap demikian selama proses persalinan. Bayi dilahirkan secara spontan dalam presentasi belakang kepala, pada usia kehamilan 37 hingga 42 minggu lengkap. Setelah persalinan ibu maupun bayi berada dalam kondisi baik (Sulaeman, 2005).

Asuhan Persalinan Normal

Asuhan Persalinan Normal (APN) adalah asuhan yang bersih dan aman selama persalinan dan setelah bayi lahir serta upaya pencegahan komplikasi terutama perdarahan pasca persalinan, hipotermi dan asfiksia bayi baru lahir (JNPPKR, 2008).

 

D. Metodologi Penelitian

Variabel yang diteliti dengan cara melihat kebelakang, artinya pengumpulan data dimulai dari efek atau akibat yang telah terjadi. Dalam hal ini penulis akan menganalisis tingkat pengetahuan dan sikap bidan dalam penerapan APN di Rumah Bersalin Ngudi Saras Karanganyar (Notoatmodjo, 2010).

Pada penelitian ini peneliti memilih tempat di Rumah Bersalin Karanganyar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan September 2011.

Populasi pada penelitian ini adalah bidan yang sudah mengikuti pelatihan APN yang berada di wilayah kabupaten karanganyar/Rumah Bersalin Ngudi Saras, 2011 (Sugiyono, 2010). Disini sampel yang diambil dari 15 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar, tiap Kabupaten diambil 2 sampel dan tidak membatasi pendidikan D1, D3 dan lain-lain.

Data untuk pengetahuan dan sikap bidan diperoleh dengan cara menyebar kuesioner yang telah disusun, kemudian untuk penerapan Asuhan Persalinan Normal diperoleh dengan cara melihat nilai Pelatihan APN pada Bulan Januari – September 2011 di Rumah Bersalin Ngudi Saras Karanganyar.

 

E. Kesimpulan

1. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan dengan penerapan Asuhan Persalinan Normal (APN) di Rumah Bersalin Ngudi Saras Karanganyar harga R=0.596 (p = 0.001). Hal ini berarti bidan yang mempunyai pengetahuan yang baik maka akan semakin baik juga penerapan Asuhan Persalinan Normal (APN).

2. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap dengan penerapan Asuhan Persalinan Normal (APN) di Rumah Bersalin Ngudi Saras Karanganyar harga R=0.384 (p = 0.036). Hal ini berarti bidan yang mempunyai sikap yang baik maka akan semakin baik juga penerapan Asuhan Persalinan Normal (APN).

3. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan penerapan Asuhan Persalinan Normal (APN) di Rumah Bersalin Ngudi Saras Karanganyar harga R=0.693 (p = 0.000). Hal ini berarti bidan yang mempunyai pengetahuan dan sikap yang baik maka akan semakin baik juga penerapan Asuhan Persalinan Normal.

Leave a Reply