HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengaruh Pendidikan Kesehatan dgn Modul dan Media Visual terhadap Peningkatan Pengetahuan

Judul Skripsi : Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Modul dan Media Visual terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Wanita dalam Menghadapi Menopause (Studi Eksperimen pada Wanita premenopause di Desa Sumbermulyo )

 

A. Latar Belakang

Kesehatan adalah sejahtera dari badan, jiwa, sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Pembangunan kesehatan yang dilaksanakan telah berhasil meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara cukup bermakna, namun masih dijimpai masalah yang mempengaruhi pelaksanaan pembangunan kesehatan (Depkes RI, 1999).

Selanjutnya tujuan pembangunan kesehatan dalam rumusan Indonesia sehat 2010 adalah menciptakan masyarakat yang memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya di seluruh wilayah Indonesia, masyarakat diharapkan proaktif memelihara, meningkatkan kesehatan, mencegah resiko terjadinya penyakit, berpartisipasi aktif dalam gerakan kesehatan (Depkes RI, 1999).

 

B. Rumusan Masalah

Apakah terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui modul dan media visual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap wanita dalam memelihara kesehatan menghadapi menopause di Desa Sumbermulyo Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul?

 

C. Kajian Teori

Pengertian Pendidikan Kesehatan

Pendidikan kesehatan adalah suatu usaha untuk mengatasi perbedaan antara praktek kesehatan yang optimal dengan apa yang sedang terjadi (Griffiths cit Glanz et al). menurut Notoatmodjo (2007) pendidikan kesehatan adalah suatu bentuk intervensi atau upaya yang ditujukan kepada perilaku, agar perilaku tersebut kondusif untuk kesehatan. Sehingga fokus pendidikan kesehatan bukan hanya peningkatan pengetahuan tetapi juga diharapkan adanya peningkatan pengetahuan (knowledge), sikap (attitude) dan perilaku (practice). Simonds (1976) cit Glanz et al (1997) pendidikan kesehatan bertujuan untuk mengusahakan perubahan perilaku individu, kelompok, dan populasi yang lebih besar. Perubahan perilaku ini meliputi perubahan dari perilaku yang dianggap merugikan kesehatan menjadi perilaku yang mendukung kesehatan saat ini maupun masa yang akan datang.

Pengertian dan Pentingnya Modul

Modul adalah suatu cara pengorganisasian materi pelajaran yang memperhatikan fungsi pendidikan. Strategi pengorganisasian materi pembelajaran mengandung squencing yang mengacu pada pembuatan urutan penyajian materi pelajaran, dan synthesizing yang mengacu pada upaya untuk menunjukkan kepada pebelajar keterkaitan antara fakta, konsep, prosedur dan prinsip yang terkandung dalam materi pembelajaran. Untuk merancang materi pembelajaran, terdapat lima kategori kapabilitas yang dapat dipelajari oleh pebelajar, yaitu informasi verbal, keterampilan intelektual, strategi kognitif, sikap, dan keterampilan motorik. Strategi pengorganisasian materi pembelajaran terdiri dari tiga tahapan proses berpikir, yaitu pembentukan konsep, intepretasi konsep, dan aplikasi prinsip. Strategi-strategi tersebut memegang peranan sangat penting dalam mendesain pembelajaran.

Media Audio Visual

Media berarti wadah atau sarana. Dalam bidang komunikasi, istilah media yang sering kita sebut sebenarnya adalah penyebutan singkat dari media komunikasi. Media komunikasi sangat berperan dalam mempengaruhi perubahan masyarakat. Televisi dan radio adalah contoh media yang paling sukses menjadi pendorong perubahan. Audio-visual juga dapat menjadi media komunikasi. Penyebutan audio-visual sebenarnya mengacu pada indra yang menjadi sasaran dari media tersebut. Media audio-visual mengandalkan pendengaran dan penglihatan dari khalayak sasaran (penonton).

Definisi Menopause

Definisi menopause menurut WHO (dalam Primana, 2003) keadaan seorang wanita berhenti menstruasi secara permanent, akibat berhentinya aktifitas ovarium menghasilkan estrogen. Batasan usia wanita menopause bervariasi antara 45-55 tahun, dengan usia rata-rata 51 tahun (Hanafiah, 2001).

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan desain “non-randomized pretest-post with control group experiment design”.

Kelompok eksperimen terdiri atas 40 wanita, sedang kelompok kontrol terdiri atas 40 wanita premenopause.

Penelitian dilakukan pada 2 desa di Kabupaten Bantul, dari Januari hingga Maret 2010.

 

E. Kesimpulan

1. Terdapat perbedaan yang signifikan perubahan pengetahuan wanita premenopause tentang menopause antara metode pendidikan kesehatan melalui modul dengan media visual. Metode pendidikan kesehatan melalui modul lebih baik dalam mengubah pengetahuan wanita premenopause tentang menopause dibandingkan metode pendidikan kesehatan dengan media visual.

2. Terdapat perbedaan yang signifikan perubahan sikap wanita premenopause tentang menghadapi menopause antara metode pendidikan kesehatan melalui modul dengan media visual. Metode pendidikan kesehatan melalui modul lebih baik dalam mengubah sikap wanita premenopause tentang menghadapi menopause dibandingkan metode pendidikan kesehatan dengan media visual.

Kesimpulan tersebut dibuat setelah mengendalikan faktor-faktor perancu yaitu antara lain: umur, pendidikan, pekerjaan dan domisili responden serta pendapatan keluarga dan belanja makan keluarga.

Incoming search terms:

Leave a Reply