HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengaruh Kinerja Keuangan dan Kepemilikan Institusional terhadap Perubahan Harga Saham

Judul Skripsi : Pengaruh Kinerja Keuangan dan Kepemilikan Institusional Terhadap Perubahan Harga Saham

 

A. Latar Belakang

Hasil regresi menunjukkan bahwa kepemilikan institusional mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan dan meningkatkan nilai perusahaan (harga saham), hal itu merupakan dasar bagi manajer pemegang saham institusi untuk memilih perusahaan dengan kinerja yang tinggi. Bhattacharya dan Graham (2007) menyatakan bahwa kepemilikan ekuitas institusional berhubungan secara positif terhadap kinerja perusahaan dan berdampak positif terhadap perubahan harga saham. Imam dan Malik (2007) menyebutkan bahwa secara empiris kepemilikan ekuitas oleh asing adalah positif signifikan terhadap kinerja perusahaan dan menyatakan bahwa perusahaan dengan kepemilikan institusional yang tinggi cenderung membayar dividen tinggi sedangkan perusahaan yang dengan kepemilikan yang terkonsentrasi membayar dividen rendah. Sedangkan penelitian Fishman et al. (2005) menyatakan bahwa struktur kepemilikan (ownership structure) terutama kepemilikan manajerial (managerial ownership) mempunyai dampak negatif terhadap kinerja perusahaan. Demsetz dan Villalonga (2001) menyebutkan bahwa secara statistik tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara struktur kepemilikan dengan kinerja keuangan perusahaan. Dengan demikian kepemilikan institusional secara umum mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan dan berdampak pada harga saham.

Berdasar hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil dari satu peneliti dengan peneliti lainnya, terutama debt to equity ratio, dividend payout ratio dan kepemilikan institusional, hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kinerja keuangan perusahaan yang diproksikan dengan debt to equity ratio, return on equity, deviden payout ratio dan kepemilikan institusional terhadap perubahan harga saham, dengan judul “Pengaruh Kinerja Keuangan dan Kepemilikan Institusional Terhadap Perubahan Harga Saham”

 

B. Perumusan Masalah Skripsi

  1. Apakah debt to equity ratio berpengaruh terhadap perubahan harga saham?
  2. Apakah return on equity berpengaruh terhadap perubahan harga saham?
  3. Apakah dividend payout ratio berpengaruh terhadap perubahan harga saham?
  4. Apakah kepemilikan institusional berpengaruh terhadap harga saham?
  5. Apakah debt to equity ratio, return on equity, dividend payout ratio dan kepemilikan institusional secara simultan berpengaruh terhadap perubahan harga saham?
  6. Apakah interaksi kepemilikan institusional dengan kinerja keuangan perusahaan berpengaruh terhadap perubahan harga saham?

 

C. Tinjauan Pustaka

Kinerja Keuangan (Financial Performance)

Kinerja perusahaan merupakan suatu tampilan keadaan atau tampilan secara utuh atas prestasi perusahaan selama periode tertentu. Penilaian kinerja dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan perusahaan sebagai hasil kerja yang dipengaruhi oleh kegiatan perusahaan dengan mengamati, menganalisa, dan mengevaluasi laporan keuangan, sehingga dapat mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan perusahaan tersebut.

 

Kinerja Keuangan dan Perubahan Harga Saham

Informasi mengenai kinerja keuangan perusahaan dapat digunakan investor untuk melihat apakah mereka akan mempertahankan investasinya di perusahaan tersebut atau mencari alternatif lain. Selain itu, pengukuran juga dilakukan untuk memperlihatkan kepada investor maupun pelanggan atau masyarakat secara umum bahwa perusahaan memiliki kredibilitas yang baik, sehingga membuat para investor akan tertarik untuk membeli saham perusahaan. Hal itu akan menaikkan harga saham atau nilai perusahaan. Sebaliknya, jika berita buruk mengenai kinerja keuangan perusahaan terekspos, akan menyebabkan investor tidak tertarik pada saham perusahaan tersebut sehingga akan menurunkan nilai perusahaan. Return on Equity, kebijakan dividen, dan dividend payout ratio merupakan representasi dari kinerja perusahaan (Abdelsalam et al.2008).

Kepemilikan Institusional dan Kinerja Keuangan dengan Perubahan Harga Saham

Penelitian Bhattacharya dan Graham (2007) menyatakan bahwa investor institusional dengan kepemilikan saham yang besar (large shareholders) merupakan pihak yang dapat memonitor atau mengendalikan manajemen dan memiliki hak suara yang paling efektif serta dapat mengontrol manajemen perusahaan. Investor institusional lebih banyak mengendalikan melalui hak suara dan mempunyai suatu dampak yang lebih besar terhadap harga saham dibanding investor yang individu. Dengan demikian, investor institusional dengan porsi kepemilikan saham yang besar dapat mempengaruhi kebijakan perusahaan, misalnya kebijakan pendanaan, manajemen laba, kebijakan dividen dan kebijakan lainnya demi kebaikan perusahaan dan tidak merugikan pemegang saham.

 

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini menggunakan data sekunder dari ICMD tahun 2009 dan ringkasan kinerja perusahaan yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia tahun 2009, populasi penelitian adalah seluruh perusahaan publik yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia sampai tahun 2009. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 105 perusahaan sebagai sampel. Pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis regresi berganda dan moderated regression analysis.

 

E. Kesimpulan

1. Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif signifikan terhadap perubahan harga saham. Artinya investor dapat menggunakan DER sebagai bahan pertimbangan dalam investasi dan menilai prospek perusahaan di masa depan, tingkat DER rendah menunjukkan biaya modal murah karena beban tetap berupa bunga rendah, hal ini akan mempengaruhi investor untuk membeli saham perusahaan. Kebalikannya jika tingkat DER tinggi menunjukkan biaya modal mahal karena perusahaan menanggung beban bunga yang tinggi. Penelitian ini mendukung hasil penelitian Nazir et al. (2010) dan Iturriaga dan Crisostomo (2010) serta tidak mendukung penelitian Nishat dan Irfan (2001) dan Allen dan Rachim (1996) menyatakan bahwa leverage berpengaruh positif terhadap perubahan harga saham.

2. Return on Equity (ROE) berpengaruh secara positif signifikan terhadap perubahan harga saham. Tingkat ROE yang tinggi memberi sinyal positif bagi para investor, karena tingginya tingkat pengembalian atas investasi dan hal ini akan memotivasi investor untuk membeli saham. Penelitian ini mendukung penelitian Abdelsalam et al. (2008) bahwa perusahaan dengan return on equity yang tinggi akan berdampak positif terhadap kenaikan harga saham dan Martani et al. (2005) semakin tinggi ROE menunjukkan bahwa perusahaan dapat memberikan return yang tinggi kepada para pemegang saham.

3. Dividend Payout Ratio (DPR) berpengaruh secara positif signifikan terhadap perubahan harga saham. Tingkat DPR yang tinggi berarti Perusahaan membayar dividen tunai yang tinggi kepada para pemegang saham dan hal ini akan mendorong investor untuk membeli saham perusahaan sehingga akan mendorong kenaikan harga saham. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Nazir et al. (2010), Yilmaz dan Gulay (2006) dan Nishat dan Irfan (2001).

4. Kepemilikan institusional berpengaruh secara positif tidak signifikan terhadap perubahan harga saham. Hasil ini mendukung penelitian Agrawal dan Knober (1996) bahwa kepemilikan institusional berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan.

5. Pengujian secara simultan menunujukkan bahwa DER, ROE, DPR dan kepemilikan institusional secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan harga saham.

6. Interaksi kepemilikan institusional dengan kinerja keuangan perusahaan (ROE) berpengaruh terhadap perubahan harga saham. Hasil ini mendukung penelitian Chen et al. (2008).

Incoming search terms:

Leave a Reply