HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pengaruh Dana Bantuan Siswa Miskin Terhadap Prestasi Belajar Pada Siswa SMP

Judul Tesis : Pengaruh Dana Bantuan Siswa Miskin Terhadap Prestasi Belajar Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Se-Kabupaten Madiun Tahun 2011/2012

 

A. Latar Belakang

Menyimak isi Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom serta Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah tersebut, dapat disimpulkan bahwa fokus pelaksanaan otonomi daerah adalah di Daerah Kabupaten dan Daerah Kota. Untuk itu, sebagian besar sumber pembiayaan nasional akan dilimpahkan lebih banyak ke daerah sesuai dengan potensi dan kemampuan perekonomian daerah yang berbeda-beda. Kewenangan pemerintah terbatas dengan dukungan sumber pembiayaan yang terbatas pula. Sementara itu peranan Daerah propinsi sebagai daerah otonom maupun sebagai wilayah administrasi lebih terbatas dengan perimbangan sumber keuangan yang lebih sedikit.

Pada situasi yang demikian, baik dari segi kewenangan maupun sumber pembiayaan di bidang pendidikan dan kebudayaan, Daerah Kabupaten dan Daerah Kota akan memegang peranan penting terutama dalam pelaksanaannya. Ini perlu disadari karena semua masyarakat berharap dengan otonomi daerah layanan di bidang pendidikan khususnya dapat lebih memenuhi kebutuhan, lebih cepat, lebih efektif dan efisien, serta lebih menegakkan aparat yang bersih dan berwibawa. Kewenangan pemerintah daerah dalam hal ini adalah kota dan kabupaten, dalam bidang pendidikan sebenarnya sangat terbatas. Tujuan memberikan kewenangan dalam penyelenggaraan otonomi daerah adalah peningkatan kesejahteraan rakyat, pemerataan keadilan, demokratisasi dan penghormatan terhadap budaya lokal serta memperhatikan potensi keanekaragaman daerah.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Bagaimana pengaruh Dana BSM terhadap prestasi hasil belajar Matematika pada siswa SMP di Kabupaten Madiun menurut wilayah kota dan desa?
  2. Bagaimana pengaruh Dana BSM terhadap prestasi hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa SMP di Kabupaten Madiun menurut wilayah kota dan desa?
  3. Bagaimana pengaruh Dana BSM terhadap prestasi hasil belajar IPA pada siswa SMP di Kabupaten Madiun menurut wilayah kota dan desa?
  4. Bagaimana pengaruh Dana BSM terhadap prestasi hasil belajar Bahasa Inggris pada siswa SMP di Kabupaten Madiun menurut wilayah kota dan desa?
  5. Bagaimana pengaruh Dana BSM terhadap prestasi hasil belajar mata pelajaran non-UNAS pada siswa SMP di Kabupaten Madiun menurut wilayah kota dan desa?

 

C. Tinjauan Pustaka

Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM)

Bantuan siswa miskin merupakan bantuan dana pengganti sebagian atau seluruh iuran rutin bulanan yang dibayar oleh siswa kepada lembaga pendidikan/ sekolah dan disalurkan langsung kepada sekolah, tidak kepada siswa, dengan sasaran untuk operasional sekolah. Adapun pengelola program BSM adalah satuan tugas pengelola program dan administrasi bantuan dana di tingkat Kabupaten Madiun.

Prestasi Hasil Belajar Siswa

Setiap akhir pembelajaran selalu dilaksanakan evaluasi hasil belajar. Berdasarkan evaluasi inilah dapat diketahui tingkat penguasaan materi maupun tingkat prestasi siswa. Hasil belajar menurut taksonomo Bloom, terdiri atas tiga domain, yaitu :

  • domain kognitif
  • afektif

Ketiga ranah atau domain ini harus dimiliki siswa secara berimbang sebagai siswa secara utuh. Dengan demikian akan tercermin kualitas diri siswa setelah mendapatkan nilai sebagai hasil evaluasi secara menyeluruh.

Pendidikan dan Konsteks Sosial

Supaya produk pendidikan bisa selaras dan efektif bagi perkembangan masyarakat, maka pendidikan di samping perlu mengembangkan semangat konformitas, juga mesti mengembangkan semangat originalitas. Untuk menjadi manusia yang sepenuh dirinya, pendidikan harus tampil sebagai mesin pengharmonis antara bekerja dengan bersenang-senang, pengendalian diri dengan ekspresi diri, individualitas dengan kebersamaan, perubahan dengan tradisi, luar sekolah dengan dalam sekolah. Pendidikan tidak bisa dipandang sebagai kewajiban untuk usia-usia tertentu saja, tetapi suatu kewajiban sepanjang hidup dan arena itu perlu sekali adanya saling mengisi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

 

D. Metode Penilitian

Penelitian ini mencakup Sekolah Menengah Pertama Negeri dan Swasta se-kabupaten Madiun. Sampel yang digunakan sebanyak 25 SMP Negeri maupun swasta yang mendapatkan dana BSM.

 

E. Kesimpulan

1. Pengaruh Bantuan Siswa Miskin (BSM) terhadap prestasi hasil belajar siswa:

  • Ada pengaruh positif yang signifikan antara BSM terhadap prestasi hasil belajar Matematika di SMP se-kabupaten Madiun.
  • Ada pengaruh positif yang signifikan antara BSM terhadap prestasi hasil belajar IPA di SMP se-kabupaten Madiun.
  • Ada pengaruh positif yang signifikan antara BSM terhadap prestasi hasil belajar bahasa Indonesia di SMP se-kabupaten Madiun.
  • Ada pengaruh positif yang signifikan antara BSM terhadap prestasi hasil belajar bahasa Inggris di SMP se-kabupaten Madiun.
  • Ada pengaruh positif yang signifikan antara BSM terhadap prestasi hasil belajar Non Unas di SMP se-kabupaten Madiun

2. Perbedaan prestasi hasil belajar siswa antara wilayah kota dengan desa:

  • Tidak ada perbedaan yang signifikan antara prestasi hasil belajar Matematika antara SMP di kota dengan di desa se-kabupaten Madiun.
  • Tidak ada perbedaan yang signifikan antara prestasi hasil belajar IPA antara SMP di kota dengan di desa se-kabupaten Madiun.
  • Tidak ada perbedaan yang signifikan antara prestasi hasil belajar bahasa Indonesia antara SMP di kota dengan di desa se-kabupaten Madiun.
  • Tidak ada perbedaan yang signifikan antara prestasi hasil belajar bahasa Inggris antara SMP di kota dengan di desa se-kabupaten Madiun.
  • Ada perbedaan yang signifikan antara prestasi hasil belajar Non Unas antara SMP di kota dengan di desa se-kabupaten Madiun.
Incoming search terms:

Leave a Reply