HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pembahasan Lengkap Teori Corporate Social Responsibility menurut Para Ahli dan Contoh Tesis Corporate Social Responsibility

Gambaran dari Corporate Social Responsibility

Pengertian CSR

Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya), perusahaan adalah memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang di antaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Oleh karena itu, CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan“, yakni suatu organisasi, terutama perusahaan, dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi, misalnya tingkat keuntungan atau deviden, tetapi juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul dari keputusannya itu, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka yang lebih panjang. Dengan pengertian tersebut, CSR dapat dikatakan sebagai kontribusi perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dengan cara manajemen dampak (minimisasi dampak negatif dan maksimisasi dampak positif) terhadap seluruh pemangku kepentingannya

 Pembahasan Lengkap Teori Corporate Social Responsibility menurut Para Ahli dan Contoh Tesis Corporate Social Responsibility

 

Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah fenomena dan strategi yang digunakan perusahaan untuk mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder-nya. CSR dimulai sejak era dimana kesadaran akan sustainability perusahaan jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar profitability perusahaan. CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap social maupun lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada, seperti melakukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menjaga lingkungan, memberikan beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut, dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk membangun desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.

Manfaat CSR

Manfaat untuk masyarakat

Berikut ini adalah manfaat CSR bagi masyarakat:

  • Meningkatknya kesejahteraan masyarakat sekitar dan kelestarian lingkungan
  • Adanya beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut.
  • Meningkatnya pemeliharaan fasilitas umum.
  • Adanya pembangunan desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.

 

Manfaat untuk perusahaan

Berikut ini adalah manfaat CSR bagi perusahaan:

  • Meningkatkan citra perusahaan.
  • Mengembangkan kerja sama dengan perusahaan lain.
  • Memperkuat brand merk perusahaan dimata masyarakat.
  • Membedakan perusahan tersebut dengan para pesaingnya.
  • Memberikan inovasi bagi perusahaan

Tujuan dari CSR

Adapun tujuan CSR (Corporate Sosial Responbility) yang dilakukan oleh perusaahan adalah sebagai berikut:

 

Pembahasan Lengkap Teori Corporate Social Responsibility menurut Para Ahli dan Contoh Tesis Corporate Social Responsibility

 

  1. Mengharapkan social licence to operate.
  2. Peluang mendapatkan penghargaan.
  3. Memperbaiki hubungan dengan stakeholders.
  4. Mereduksi risiko bisnis perusahaan.
  5. Memperbaiki hubungan dengan regulator.
  6. Membentangkan akses menuju market.
  7. Mempertahankan dan mendongkrak reputasi dan brand image perusahaan.
  8. Mereduksi biaya.
  9. Meningkatkan semangat dan produktivitas karyawan.
  10. Melebarkan akses sumber daya.

Teori-teori dari gambar Corporate Social Responsibility

Fungsi CSR

Adapun fungsi CSR (Corporate Sosial Responbility) diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Izin Sosial untuk Beroperasi.
  2. CSR Bisa Memperbaiki Hubungan dengan Regulator.
  3. CSR Meningkatkan Semangat dan Produktivitas Karyawan.
  4. CSR Memudahkan Akses Menuju Market.
  5. CSR Dapat Memperbaiki Hubungan dengan Stakeholder.
  6. CSR Memperbesar Peluang Mendapatkan Penghargaan.
  7. CSR Dapat Memperkecil Resiko Bisnis Perusahaan.
  8. CSR Dapat Melebarkan Akses Sumber Daya.
  9. CRS Bisa Memperkecil Biaya Pengeluaran.

Contoh Perusahaan yang melakukan program CSR

Adapun contoh-contoh perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan atau melakukan program CSR (Corporate Sosial Responbility) adalah sebagai berikut:

  1. PT Pertamina
  2. Danone (Air Mineral Aqua)
  3. PT Indonesia Power
  4. PT Sinde Budi Sentosa (Larutan Cap Badak)
  5. PT Unilever Indonesia
  6. PT Freeport
  7. PT Chang Jui Fang
  8. PT Asuransi Jasa Indonesia
  9. PT Pembangunan Jaya Ancol
  10. PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung

Indikator Corporate Social Responsibility

Pengukuran CSRDI dihitung dengan Komponen Corporate Social Responsibility menurut Edy Rismanda Sembiring (2005) sebagai berikut :

  1. Lingkungan
  2. Energi
  3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  4. Lain-lain Tentang Tenaga Kerja
  5. Produk
  6. Keterlibatan Masyarakat
  7. Umum

Contoh Tesis yang membahas tentang Corporate Social Responsibility

Contoh Tesis 1 : Analisis Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Pemberdayaan Masyarakat pada PT. Perkebunan Nusantara Iv-Sosa Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang: 1) Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT. Perkebunan Nusantara IV Sosa, 2) Implementasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Perkebunan Nusantara IV Sosa dalam Pemberdayaan Masyarakat, dan 3) Tinjauan Shariah Enterprise Theory (SET) terhadap Program Corporate Social Responsibility (CSR) pada PT. Perkebunan Nusantara IV Sosa. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif-induktif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat beserta karyawan PTPN IV Sosa. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan masyarakat beserta karyawan PTPN IV Sosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Corporate Social Responsibility (CSR) PTPN IV-Sosa yang dilaksanakan adalah (1) Pemberian dana pinjaman modal usaha, dana hibah, (2) Pendidikan (memberikan bantuan beasiswa dan memperbaiki gedung-gedung sekolah). (3) Kerohanian (perbaikan rumah ibadah). (4) Infrastruktur atau sarana umum (perbaikan jalan, membantu pengadaan peralatan Sekolah). (5) Sektor kesehatan (pemberian bantuan dana untuk pemberian sembako bencana alam, obat-obatan, sunatan massal) (6) Pelestarian alam (penghijauan). Implementasi program CSR PTPN IV Sosa tersalurkan dengan baik, bagi mitra binaan diadakan pelatihan dan sesuai yang diharapkan masyarakat. Tinjauan Shariah Enterprise Theory terhadap pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) PTPN IV-Sosa jika dilihat dari segi tujuan, bahwa program ini telah sesuai dengan prinsip berbagi Adil, Ma?la?ah dan Ra?matan lil?alam?n.

 

Contoh Tesis 2 :  Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN (PERSERO) Wilayah Sulsel, Sultra & Sulbar Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Desa Ulu Saddang Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang, Sulsel

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN (Wilayah) Sulsel, Sultra & Sulbar terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Ulu Saddang serta untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh pihak PLN (Wilayah) Sulsel, Sultra & Sulbar dalam melaksanakan CSRnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh dari observasi dan wawancara dengan informan kunci baik dari masyrakat Desa Ulu Saddang maupun dari pihak PLN (Wilayah) Sulsel, Sultra & Sulbar. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi CSR PLN (Wilayah) Sulsel, Sultra & Sulbar di Desa Ulu Saddang sudah berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, namun dalam pencapaiannya memberdayakan masyarakat masih program-program yang ada masih minim kontribusi. Terkait kendala-kendala yang di hadapi pihak PLN (Wilayah) Sulsel, Sultra & Sulbar mengaku menemui beberapa kendala seperti kendala pasar untuk hasil produksi kelompok, biaya transportasi, masyarakat yang hanya mengikuti kegiatan sebatas seremonial saja/tidak ada inisiatif mengembangkan usaha serta bantuan tanaman yang kurang dijaga.

 

Contoh Tesis 3 : Implementasi Alokasi Corporate Socia Responsubility (CSR) terhadap Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus PT Tugu Pratama Indonesia General Insurance)

 Metode yang digunakan daam penelisan skripsi ini menggunakan metode kualitatif. Dalam menganalisis peneliti menggunakan analisis deskriptif yaitu menggambarkan program CSR PT Tuhu Pratama Indonesia dan pola alokasinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana implementasi dan besaran kontribusi CSR yang dilakukan oleh perusahaan asuransi PT Tugu Pratama Indonesia terutama dalam bidang pendidikan dan non pendidikan dalam upaya pemberdayaan masyarakat serta menganalisis bagaimaan pola alokasi yang dilakukan oleh PT Tugu Pratama Indonesia dalam menjaankan program CSR.

 

Hasi penelitian ini menunjukkan bahwa PT Tugu Pratama Indonesia selama tahun 2014 lebih banyak mengalokasikan anggarannya untuk bidang non pendiddikan seperti kesehatan dan keagamaan dibandingkan dengna bidang pendidikan. Pola alokasi yang diterapkan oleh PT Tugu Pratama Indonesia menggunakan dua pola, yaitu secara langsung dan bermitra dengan pihak lain dalam menjalankan program CSR-nya.

 

Contoh Tesis 4 : Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Perusahaan (Studi Di PT Sidomuncul Semarang)

 Hasil penelitian membuktikan bahwa bagi lingkungan dan masyarakat yakni bidang pendidikan, berupa pembangunan sarana pendidikan dan beasiswa. Perbaikan kesehatan, berupa pembangunan pusat kesehatan desa, pemberian suplai peralatan, penyediaan staff medis dan kendaraan yang beroperasi memberikan pelayanan ke desa-desa sekitar. Pendidikan Kejuruan dan Pengembangan Bisnis, mendukung prakarsa dan pendanaan bagi UMKM. Bagi Karyawan Implementasi program CSR diarahkan pada tercapainya peningkatan kesejahteraan hidup Karyawan seperti pemberian tunjangan, pemberian fasilitas pendidikan,pelayanan bantuan hukum, dan sebagainya.

 

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa CSR terhadap karyawan belum sepenuhnya semua karyawan memperoleh program CSR, ke depannya diharapkan semua karyawan PT. Sidomuncul memperoleh program CSR. Untuk CSR terhadap masyarakat sudah baik dalam pelaksanaan nya, perlu ditingkatkan lagi program CSR nya.

 

Contoh Tesis 5 : Pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) di PT. Indomarco Prismatama Cabang Yogyakarta Perspektif Ekonomi Islam

Subyek dalam penelitian ini adalah supervisor development bagian divisi marketing yang menangani CSR di Indomaret cabang Yogyakarta dan masyarakat yang merasakan dampak dari kegiatan CSR tersebut. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research). Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.

 

Hasil penelitian menunjukkan dalam pengelolaan CSR di Indomaret cabang Yogyakarta masih di bawah kendali divisi marketing. Secara umum, CSR Indomaret cabang Yogyakarta bergerak di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan dan sosial. Jenis programnya berbentuk cause promotions yaitu program yang mengajak konsumen Indomaret untuk berpartisipasi dalam berbagai program sosial Indomaret sehingga secara tidak langsung Indomaret cabang Yogyakarta dapat meningkatkan citra perusahaan. Ditinjau dalam perspektif ekonomi Islam, dari empat aksioma yang mencakup unity (tauh}i>d), equilibrium (‘adl), free will (ikhtiya>r), dan responsibility (al-mas’u>liyyah) ada satu aksioma yang tidak tergambar dalam program CSR Indomaret yaitu equilibrium (‘adl). Namun, setidaknya CSR Indomaret cabang Yogyakarta sudah mensinergikan konsep tripple bottom line, yaitu konektisitas antara keputusan pengambilan keuntungan (profit), kepedulian terhadap masyarakat (people) dan untuk menjaga keseimbangan lingkungan (planet).

 

Contoh Tesis 6 : Pengaruh Penerapan Program Corporate Social Responsibility Dalam Membentuk Brand Image dan Dampaknya pada Minat Beli (Survei pada Program CSR PT. Inti Daya Guna Aneka Warna di Kampung Jodipan Kota Malang Jawa Timur)

Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran CSR yang selama ini dianggap hanya sebatas menggugurkan kewajiban bagi perusahaan, padahal mampu meningkatkan citra perusahaan dan daya beli masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) pengaruh penerapan program Corporate Social Responsibility terhadap Brand Image, (2) pengaruh penerapan program Corporate Social Responsibility terhadap Minat Beli, dan (3) pengaruh Brand Image terhadap Minat Beli. Jenis penelitian ini adalah penelitan penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari Corporate Social Responsibility (CSR), Brand Image dan Minat Beli. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Kota Malang, Jawa Timur yang berusia 17 tahun ke atas dan pernah mengunjungi Kampung Jodipan Kota Malang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 116 orang responden yang diambil dengan menggunakan metode cluster random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deksriptif dan analisis jalur (path analysis).

Contoh Tesis 7 : Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) di Bank Nagari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi kegiatan CSR di Bank Nagari serta menganalisis dan memahami fokus implementasi yang dilakukan. Kegiatan CSR yang diakukan oleh kebanyakan perusahaan di Indonesia hanya sebagai strategi bisnis serta untuk menutupi dampak dari praktek perusahaan. Dengan penelitian ini diharapkan dapat menjawab tujuan dari implementasi kegiatan CSR di Bank Nagari sebagai strategi bisnis atau tanggung jawab moral.

Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan subjek penelitian adalah Bank Nagari. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dan dokumentasi. Wawancara ditujukan kepada Kepala Bagian CSR Bank Nagari, Staf Bagian CSR Bank Nagari, Staf dari Divisi Sekretaris Perusahaan, Staf dari Divisi SDM dan penerima beasiswa Bank Nagari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan CSR dilakukan oleh Bank Nagari adalah sebagai strategi bisnis serta sebagai tanggung jawab moral. Sebagai strategi bisnis karena untuk kepentingan corporate, sedangkan tanggung jawab moral sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan negeri.

 

Contoh Tesis 8 : Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Laporan Tahunan di Indonesia

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah laporan tahunan perusahaan memiliki hubungan serta pengaruh terhadap Laporan keuangan Corporate Social Responsibility (CSR) dan mengetahui karakteristik ukuran dewan komisaris, tipe industri, ukuran perusahaan, profitabilitas, kepemilikan saham asing, dan kepemilikan saham publik. Penelitian ini menggunakan pengujian analisis linier berganda. pada sektor manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011?2012, diperoleh hasil bahwa ukuran dewan komisaris, tipe industri, profitabilitas, kepemilikan saham publik berpengaruh positif terhadap corporate social responsibility (CSR) dan ukuran perusahaan dan kepemilikan saham asing berpengaruh negatif terhadap corporate social responsibility (CSR) perusahaan di Indonesia.

 

Contoh Tesis 9 : Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), Kinerja Keuangan dan Mekanisme Corporate Governance (CG) terhadap Agresivitas Pajak (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015)

Dari hasil analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

  1. Corporate social responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Nilai signifikansi CSR terhadap agresivitas pajak diatas 0,05 yaitu sebesar 0,871. Nilai thitung-0,163<ttabel 2,004.
  2. Leverage berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Nilai signifikansi leverage terhadap agresivitas pajak dibawah 0,05 yaitu sebesar 0,000. Nilai thitung -4,334 >ttabel 2,004.
  3. Profitabilitas berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Nilai signifikansi profitabilitas (ROA) terhadap agresivitas pajak dibawah 0,05 yaitu sebesar 0,000. Nilai thitung-4,091>ttabel 2,004.
  4. Komisaris independen berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Nilai signifikansi komisaris independen terhadap agresivitas pajak diatas 0,05 yaitu sebesar 0,871. Nilai thitung 1,749> ttabel 2,004.
  5. Komite audit tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Nilai signifikansi komisi audit terhadap agresivitas pajak dibawah 0,05 yaitu sebesar 0,049. Nilai thitung -2,013<ttabel 2,004.

 

Contoh Tesis 10 : Corporate Social Responsibility(CSR) dan Ketergantungan Masyarakat Miskin: (Studi Kasus Program CSR Bank Indonesia dan Universitas Bengkulu di Desa Srikaton, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah)

 

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program corporate social responsibility yang dilakukan oleh BI dan UNIB di Desa Srikaton, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, serta proses ketergantungan dan faktor-faktor yang menyebabkan ketergantungan masyarakat terhadap bantuan CSR. Pemilihan informan dilakukan berdasarkan teknik non probability sampling dengan purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik triangulasi yang menggabungkan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus-menerus sampai tuntas. Aktivitas analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori ketergantungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program CSR BI dan UNIB di Desa Srikaton pada akhir 2010 tidak sejalan dengan tujuan dan prinsip awal pelaksanaannya sebagai upaya pengentasan kemiskinan sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi keluarga melalui pengembangan dan pemberdayaan potensi yang dimiliki oleh masyarakat penerima bantuan CSR. Hal tersebut disebabkan oleh terjadinya gejala ketergantungan pada warga desa terhadap bantuan-bantuan yang diberikan dalam program CSR BI dan UNIB. Ketergantungan yang terjadi merupakan proses kemiskinan kultural yang berhubungan langsung dengan kultur masyarakat yang selalu mengharapkan bantuan-bantuan dari pihak lain. Ketergantungan ini merupakan hal yang mutlak bertolak belakang dengan prinsip-prinsip pembangunan masyarakat.

 

 

Leave a Reply

×
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?